Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.369 views

Prinsip-prinsip Islam Dalam Kehidupan (19)

Al-Qur'an menasakh (menghapus) kitab-kitab samawi terdahulu

Kita juga mengimani bahwa Al-Qur'an telah menasakh seluruh kitab-kitab samawi terdahulu karena telah mengalami perubahan dan pemalsuan oleh tangan-tangan manusia yang tidak lagi boleh diamalkan.

Adapun kabar berita dan hukum-hukum syariat yang terdapat di dalamnya, terbagi menjadi tiga. Pertama, bagian yang dibenarkan oleh Al-Qur'an, maka kita wajib mengimaninya. Kedua, bagian yang dinyatakan kebatilannya oleh Al-Qur'an, maka kita menolaknya dan meyakini bahwa bagian itu termasuk yang dirubah oleh tangan manusia. Ketiga, bagian yang tidak dikomentari oleh Al-Qur'an, maka kita diam dan tidak memastikan statusnya agar kita tidak termasuk yang mendustakan kebenaran dan membenarkan yang batil.

Allah menjelaskan bahwa Al-Qur'an membenarkan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan menjadi timbangan bagi kitab-kitab tersebut.

وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتَابِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْه

"Dan Kami telah turunkan kepadamu Al-Qur'an dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab itu." (QS. Al-Maidah: 38).

Kabar berita dan hukum-hukum syariat dalam kitab-kitab terdahulu yang dibenarkan oleh Al-Qur'an, maka kita wajib mengimaninya.

Turunnya Al-Qur'an untuk membenarkan kitab-kitab sebelumnya yang telah menyebut akan turunnya Al-Qur'an dan memujinya, bahwa Al-Qur'an akan turun kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam. Orang yang berilmu akan bertambah pembenarannya lalu tunduk kepada perintah Allah dan masuk ke dalam agama-Nya.

Allah menjelaskan bahwa Al-Qur'an meliput kitab-kitab sebelumnya. Al-Qur'an itu adalah pengemban amanat, saksi dan hakim bagi kitab sebelumnya. Apa saja yang sesuai dengannya berarti haq (kebenaran) sedangkan yang menyelisihinya adalah batil.

Kabar berita dan hukum-hukum syariat dalam kitab-kitab terdahulu yang dinyatakan kebatilannya oleh Al-Qur'an, maka kita menolaknya dan meyakini bahwa bagian itu termasuk yang dirubah oleh tangan manusia.

Allah berfirman tentang orang-orang Yahudi yang telah mendustakan-Nya dan merubah kitab-Nya.

فَوَيْلٌ لِلَّذِينَ يَكْتُبُونَ الْكِتَابَ بِأَيْدِيهِمْ ثُمَّ يَقُولُونَ هَذَا مِنْ عِنْدِ اللَّهِ لِيَشْتَرُوا بِهِ ثَمَنًا قَلِيلا فَوَيْلٌ لَهُمْ مِمَّا كَتَبَتْ أَيْدِيهِمْ وَوَيْلٌ لَهُمْ مِمَّا يَكْسِبُونَ

"Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al-Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: "Ini dari Allah", (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan." (QS. Al-Baqarah : 79)

وَإِنَّ مِنْهُمْ لَفَرِيقًا يَلْوُونَ أَلْسِنَتَهُمْ بِالْكِتَابِ لِتَحْسَبُوهُ مِنَ الْكِتَابِ وَمَا هُوَ مِنَ الْكِتَابِ وَيَقُولُونَ هُوَ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ وَمَا هُوَ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ وَيَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ وَهُمْ يَعْلَمُونَ

"Sesungguhnya di antara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Al-Kitab, supaya kamu menyangka yang dibacanya itu sebagian dari Al-Kitab, padahal ia bukan dari Al-Kitab dan mereka mengatakan: "Ia (yang dibaca itu datang) dari sisi Allah", padahal ia bukan dari sisi Allah. Mereka berkata dusta terhadap Allah, sedang mereka mengetahui." (QS. Ali Imran: 79)

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjelaskan bahwa Allah telah memilih umat ini dan melipatgandakan pahala mereka dalam sabdanya, "sesungguhnya keberadaan kamu di antara umat-umat terdahulu laksana antara shalat Ashar sampai terbenamnya matahari. Ahli Taurat diberikan Taurat, lalu mereka melaksanakan ajarannya hingga tengah hari sampai mereka tidak sanggup lagi, dan mereka diberi pahala masing-masing satu qirath. Kemudian ahli Injil diberi Injil, lalu mereka melaksanakan ajarannya hingga waktu shalat Ashar sampai mereka tidak sanggup lagi, dan mereka diberi masing-masing satu qirath. Kemudian kalian diberi Al-Qur'an lalu kalian melaksanakan ajaran-ajarannya hingga terbenamnya matahari, lalu kalian diberi masing-masing dua qirath. Ahli kitab berkata: 'amal mereka lebih sedikit dari kami, tetapi pahala mereka lebih banyak?' Allah berfirman, 'Apakah Aku mendzalimi hak kalian?' mereka menjawab: 'tidak.' Allah berfirman: 'Itulah karunia-Ku, Kuberikan kepada siapa saja yang Kukehendaki'." (HR. Bukhari)

Sedangkan anjuran bertawaqquf (diam) terhadap keterangan yang disebutkan dalam kitab-kitab terdahulu yang tidak disebutkan oleh Al-Qur'an adalah sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam,

لَا تُصَدِّقُوا أَهْلَ الْكِتَابِ وَلَا تُكَذِّبُوهُمْ وَقُولُوا آَمَنَّا بِالَّذِي أُنْزِلَ إِلَيْنَا وَأُنْزِلَ إِلَيْكُمْ وَإِلَهُنَا وَإِلَهُكُمْ وَاحِدٌ وَنَحْنُ لَهُ مُسْلِمُونَ

"Janganlah kalian benarkan ahli kitab dan jangan pula dustakan mereka, dan katakanlah: "Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu; Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu; dan kami hanya kepada-Nya berserah diri"." (HR. al-Bukhari)

Dalam Shahih Bukhari disebutkan, ada seorang Yahudi membacakan Taurat dengan bahasa Ibrani lalu menjelaskannya kepada kaum muslimin dengan bahasa Arab, Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda seperti di atas.

"Janganlah kalian benarkan ahli kitab dan jangan pula dustakan mereka, dan katakanlah: "Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu; Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu; dan kami hanya kepada-Nya berserah diri"." (HR. Al-Bukhari)

Ibnu Abbas radliyallah 'anhu berkata: "Bagaimana bisa kalian bertanya sesutu kepada Ahli Kitab, padahal kitab kalian yang diturunkan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah kitab yang paling dekat kepada kalian. Jika kalian membacanya tidak akan sesat. Dan (Al-Qur'an) memberitahu kepada kalian bahwa Ahli Kitab telah mengganti kitab Allah dan mengacak-acaknya, lalu mereka menulis Al-Kitab dengan tangan mereka sendiri dan dikatakannya: "Ini dari Allah", dengan maksud untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Tidakkah Ilmu yang telah sampai kepada kalian mencegah untuk tidak bertanya kepada mereka? Tidak, demi Allah, kami tidak pernah melihat salah seorang mereka bertanya kepada kalian tentang kitab yang diturunkan kepada kalian." (HR. Bukhari)

[PurWD/voa-islam]

Bersambung . . . .  Insya Allah

Klik DI-SINI untuk membaca edisi sebelumnya

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Latest News
Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Sabtu, 16 Jan 2021 07:51

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Sabtu, 16 Jan 2021 07:37

Pesan Syeikh Ali Jaber kepada Putranya: Jaga Shalat dan Ibu!

Pesan Syeikh Ali Jaber kepada Putranya: Jaga Shalat dan Ibu!

Sabtu, 16 Jan 2021 06:27

PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Wafatnya Syekh Ali Jaber

PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Wafatnya Syekh Ali Jaber

Sabtu, 16 Jan 2021 02:14

Memilih Pemimpin

Memilih Pemimpin

Jum'at, 15 Jan 2021 21:15

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Jum'at, 15 Jan 2021 19:45

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Jum'at, 15 Jan 2021 16:56

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 12:59

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Jum'at, 15 Jan 2021 11:35

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Jum'at, 15 Jan 2021 11:10

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Jum'at, 15 Jan 2021 10:59

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 10:47

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

Jum'at, 15 Jan 2021 00:16

Ketua KPU Arief Budiman Dipecat

Ketua KPU Arief Budiman Dipecat

Jum'at, 15 Jan 2021 00:10

Unduhan WhatsApp Menyusut Buntut Pengumuman Kebijakan Privasi Baru

Unduhan WhatsApp Menyusut Buntut Pengumuman Kebijakan Privasi Baru

Kamis, 14 Jan 2021 21:05

Pemberonak Syi'ah Houtsi Bantai 20 Petani di Taiz Yaman

Pemberonak Syi'ah Houtsi Bantai 20 Petani di Taiz Yaman

Kamis, 14 Jan 2021 20:45

Ngenes, Kematian Nakes Tertinggi se-Asia?

Ngenes, Kematian Nakes Tertinggi se-Asia?

Kamis, 14 Jan 2021 18:54

Ketua STAI PTDII: Syekh Ali Jaber Inspirasi Program Tahfiz

Ketua STAI PTDII: Syekh Ali Jaber Inspirasi Program Tahfiz

Kamis, 14 Jan 2021 16:21

Orang Meninggal dengan Izin Allah, Apa Maksudnya?

Orang Meninggal dengan Izin Allah, Apa Maksudnya?

Kamis, 14 Jan 2021 14:45

Meski Sempat Jadi WN Arab Saudi, MUI Sebut Syekh Ali Jaber Cinta Indonesia Sepenuh Hati

Meski Sempat Jadi WN Arab Saudi, MUI Sebut Syekh Ali Jaber Cinta Indonesia Sepenuh Hati

Kamis, 14 Jan 2021 14:36


MUI

Must Read!
X