Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.556 views

Pengalaman Ngaji dan Fitnah Media

By: Eko Warsiyanto

Kurang lebih delapan tahun yang lalu di saat aku mulai memasuki hari pertama di salah satu SMK negeri di Lampung, SMK Negeri yang bersebelahan dengan Universitas Negeri juga. Dan aku pun satu kos dengan teman-temanku yang kebetulan dua orang temanku satu kampung, dua orang tetangga kampung, satu orang lagi tetangga kabupaten. Kami berenam ngekos karena kampung kami jauh dari sekolah. Selang berapa bulan kami sekolah, dan kami pun aktif pergi Masjid Ar-Raudhoh Kampung Baru untuk menjalankan kewajiban shalat. Kami pun bertemu dengan seorang kakak mahasiswa, dan kami pun mengobrol dengannya. Setelah cukup lama ngobrol, tiba-tiba kakak tersebut menawarkan mau mengajari kami ngaji. Dan dengan senang hati kami pun tertarik dengan tawarannya.

Pertemuan pertama pun dilaksanakan di kosan bersama teman-teman pada malam hari ba’da isya mengaji mengisi waktu luang anak kos. Namun, apa yang terjadi? Pagi-pagi sekali ba’da subuh kami mendapat teguran sama bapak kos, beliau tidak mengijinkan di kosan ada agenda pengajian tanpa memberikan alasan yang tepat kepada kami.

Karena lugunya kami, karena kemarahan bapak kos tanpa adanya sebuah alasan yang membuat kami tidak faham, di minggu ke dua kami adakan pertemuan lagi. Tapi apa yang terjadi?

Waktu itu hari Sabtu sepulang kami dari sekolah, ternyata kami telah ditunggu-tunggu oleh bapak dan ibu kos mau disidang. ”Rinto (teman kosan tertuau), semua ke sini kalian! Kalian ini bandel ya, siapa yang beri izin kalian ngaji lagi?” Dengan nada yang amat garang bapak kos (watak seorang scurity) memanggil kami, seperi darah marinir pun mengalir pada beliau. ”Maaf pak, semalam kami sudah izin ke ibu,” jawab Rinto sekenanya. “Oo jadi ibu yang beri kalian izin ngaji, saya pecahin kepalamu Mah!” bapak kos marah dengan serius. Diarahkan benda keras yang menyerupai palu itu ke kepala ibu. Kami pun seraya teriak ”Jangan, pak.., jangan!” sambil memegangi tangan bapak kos. Alhamdulillah tak sampai mengenai kepala ibu.

Dan kami pun telah membuat kesepakatan untuk tidak mengadakan pertemuan ngaji lagi. Bapak kos memberikan alasan, tetangga curiga kalau kami ikut sebagai jaringan teroris. Karena kala itu, masih hangat-hanyatnya di berbagai media tentang teroris, dan media pun menyebutkan bahwa ciri-ciri jaringannya itu seperti bergerombol, perkumpulan-perkumpulan meski itu agenda ngaji dan lain-lain. Dan telah menjadi peraturan di kampung kos kami, di berbagai kosan, pelajar atau mahasiswa dilarang melakukan hal-hal yang menyerupai apa yang telah diberitakan di media-media. Kami pun tak bisa berbuat apa-apa. Dan kami pun putus kontak dengan kakak yang mengajari kami. Sehingga kami waktu itu merasa cukup, cukup kalau hidup sudah bisa shalat lima waktu, cukup bisa membaca Al-Qur’an. Tidak tahu-menahu dengan kewajiban dakwah.

Singkat cerita di tahun 2007, akhirnya kami semua lulus sekolah, selesai sekolah kembali ke kampung masing-masing.

Beberapa bulan di kampung saya masih menganggur sedang menunggu panggilan kerja. Kebetulan waktu itu saya diundang untuk menghadiri pertemuan RISMA. Ternyata di kampung saya ada penggerak atau pelopor membentuk sebuah program “MENTORING”. Pikir saya sambil mengisi aktivitas di rumah saya mengikuti agenda-agenda tersebut.

Waktu terus berjalan, pertemuan demi  pertemuan saya semakin berpikir agenda mentoring ini sama persis seperti agenda ngaji waktu di kosan dulu. Akhirnya saya bercerita dengan guru saya kejadian tentang masa laluku ngaji di kosan, yang beliau juga mahasiswa dari Universitas Negeri juga. Ternyata programnya sama yang dinamakan “Liqo’at”. Saya baru tahu kalau ini liqo’at.

Dan sedikit merasa ada penyesalan kenapa liqo’at tidak berlangsung sejak dulu saya masih SMK. Karena ternyata program mentoring atau liqo’at menjadikan perubahan besar pada diri, perubahan positif bagi saya. Mengetahui tujuan hidup. Tidak sekedar shalat-shalat saja sudah merasa baik. Tapi saya menjadi tahu kalau menuntut ilmu itu wajib dari belaian ibu sampai ke liang lahat. Saya menjadi tahu dakwah (menyampaikan kebenaran) menegakkan kalimatillah itu wajib. Dan kini menjadi Agent of Change (Agen Perubahan). Tidak hanya mengubah diri pribadi menjadi lebih baik, tetapi mengajak orang-rang di sekitar kita untuk berubah menjadi lebih baik dan mencari predikat “Khairu Ummah”. Yuk ngaji, yuk ikut MENTORING!!!

~True story by Ikhwan Perindu Syahid~

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Dilihat Sebagai Oposisi Terkuat, KAMI Akan Ditekan Terus

Dilihat Sebagai Oposisi Terkuat, KAMI Akan Ditekan Terus

Rabu, 21 Oct 2020 17:45

Hatice Cengiz Gugat Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Atas Pembunuhan Jamal Khashoggi

Hatice Cengiz Gugat Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Atas Pembunuhan Jamal Khashoggi

Rabu, 21 Oct 2020 14:05

Warga Tolak Pendirian Gereja Jemaat Allah Mojolaban Sukoharjo

Warga Tolak Pendirian Gereja Jemaat Allah Mojolaban Sukoharjo

Rabu, 21 Oct 2020 09:58

Indonesia Rekor Utang Terbanyak, DPR: Lewati Batas Aman yang Direkomendasikan IMF

Indonesia Rekor Utang Terbanyak, DPR: Lewati Batas Aman yang Direkomendasikan IMF

Rabu, 21 Oct 2020 09:29

Ulama dan Pemimpin Muslim Filipina Kecam Rencana Militer Untuk Mengawasi Madrasah

Ulama dan Pemimpin Muslim Filipina Kecam Rencana Militer Untuk Mengawasi Madrasah

Selasa, 20 Oct 2020 22:35

Kemunafikan Eropa: Kata-kata Kosong Untuk Palestina, Senjata Mematikan Untuk Israel

Kemunafikan Eropa: Kata-kata Kosong Untuk Palestina, Senjata Mematikan Untuk Israel

Selasa, 20 Oct 2020 22:15

Kepala Mossad Sebut Israel dan Arab Saudi Pelihara Hubungan Perdamaian Tidak Resmi

Kepala Mossad Sebut Israel dan Arab Saudi Pelihara Hubungan Perdamaian Tidak Resmi

Selasa, 20 Oct 2020 21:15

AS Cantumkan Pebisnis Batu Permata Di Australia Dalam Daftar Teroris yang Ditunjuk Global

AS Cantumkan Pebisnis Batu Permata Di Australia Dalam Daftar Teroris yang Ditunjuk Global

Selasa, 20 Oct 2020 20:45

Koalisi Advokat Bersiap Somasi Menteri Kesehatan

Koalisi Advokat Bersiap Somasi Menteri Kesehatan

Selasa, 20 Oct 2020 19:41

PKS: Setahun Jokowi, Semua Ambyar!

PKS: Setahun Jokowi, Semua Ambyar!

Selasa, 20 Oct 2020 17:59

Satu Tahun Pemerintahan Jokowi, Anis: Kinerja Bidang Ekonomi Belum Memuaskan

Satu Tahun Pemerintahan Jokowi, Anis: Kinerja Bidang Ekonomi Belum Memuaskan

Selasa, 20 Oct 2020 17:26

Hasil Survei: 40% Gen-Z Inginkan Jaringan Stabil

Hasil Survei: 40% Gen-Z Inginkan Jaringan Stabil

Selasa, 20 Oct 2020 09:33

Mau Tanya, Video Kawal Jogging dan Helikopter Itu Hoax Apa Tidak?

Mau Tanya, Video Kawal Jogging dan Helikopter Itu Hoax Apa Tidak?

Selasa, 20 Oct 2020 07:02

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Senin, 19 Oct 2020 21:43

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Senin, 19 Oct 2020 21:32

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Senin, 19 Oct 2020 21:18

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Senin, 19 Oct 2020 21:09

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Senin, 19 Oct 2020 20:05

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan karena Pandemi Corona

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan karena Pandemi Corona

Senin, 19 Oct 2020 16:45

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Senin, 19 Oct 2020 15:35


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X