Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.139 views

Rohingya: Tak Bernegara di Lautan atau Bagian dari Umat Terbaik?

Oleh : Zahbia Dina Latifah

(Mahasiswi Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Yogyakarta)

“Kalian adalah umat terbaik yang dilahirkan ke tengah-tengah manusia agar kalian memerintahkan kebajikan & mencegah kemungkaran, sementara kalian beriman kepada Allah ” (QS. Ali-Imran : 110)

Masalah Rohingya Adalah Masalah Kita

Umat Islam adalah umat yang satu. Semua umat Islam di dunia pada hakikatnya adalah sama. Sama-sama dalam satu yang disembah yaitu Allah, satu suri tauladan yaitu Rasulullah, satu pedoman hidup yaitu Al-Qur’an, dan satu ikatan ukhuwah yaitu aqidah. Dan kita semua adalah bagian dari kaum muslimin.

Namun, saudari kita di Rohingya (Myanmar) mengalami nasib yang mengerikan atas status ke’muslim’annya dan mengalami penderitaan. Mereka menjadi sasaran kekerasan fisik berupa pemerkosaan, pembunuhan dan pembakaran rumah-rumah serta masjid oleh etnis Budha yang mayoritas. Seluruh desa dibakar. Perempuan dan anak-anak dibacok dan tubuhnya dibakar. Sebagian diperkosa secara brutal.

Puluhan ribu perempuan dan anak-anak terusir dari rumah mereka sendiri. Tak diaukui sebagai warga negara. Rezim Myanmar mencabut hak kesehatan, pendidikan, kebebasan, dan menolak tenaga kerja laki-laki dari kalangan mereka. Mereka juga ditempatkan di kamp-kamp pengungsi yang jauh dari kata kayak. Pilu.

Bagaimana tidak? Seperti yang dialami oleh Jamal (8 tahun) & adiknya Rauzana (3 tahun) yang masih meninggalkan luka hati yang menganga. Mereka menyaksikan dengan mata telanjang pembunuhan ayah dan ibunya sendiri di kapal pengungsian. Bisakah kita membayangkan bagaimana perasaan anak-anak itu melihat  jenazah  orang terkasihnya dilempar bak seonggok bangkai ke lautan? Kini keduanya yatim piatu, tapi juga tak punya rumah, tak punya negara, bahkan tak punya masa depan. Demikianlah secuil gambaran episode drama horor yang dialami saudari kita. Sungguh mengerikan.

 

Mereka Terombang-ambing Di Lautan, Masa Depan Suram, Dunia Bungkam

Mereka berjumlah ribuan, melarikan diri dari Burma (Myanmar) dan keluar melalui jalur laut. Mereka meminta pertolongan ke negara tetangganya, Thailand. Tetapi bukannya selamat di Thailand, mereka malah ditahan oleh kapal patroli Thailand selama 3 hari. Tidak hanya itu, penderitaan kembali terjadi. Mereka dipaksa berkelahi dengan warga Bangladesh dan mereka dipaksa meninggalkan Thailand. Mereka kembali ke lautan. Negara lainnya? Dunia yang menyaksikan dengan jelas kondisi ini bungkam.

Hak Asasi Manusia (HAM) hanya omong kosong. Negeri-negeri muslim lainnya juga sama. Mereka terkatung-katung selama kurang lebih 3 bulan di tengah lautan tanpa persediaan makanan & air yang cukup

 

Hak Asasi Manusia (HAM) hanya omong kosong. Negeri-negeri muslim lainnya juga sama. Mereka terkatung-katung selama kurang lebih 3 bulan di tengah lautan tanpa persediaan makanan & air yang cukup. UNCHR melansir, saat ini ada sekitar 4.000-6.000 orang Myanmar dan Bangladesh yang masih terkatung di lautan. Hampir 40% diantarnya adalah anak-anak dan wanita. Di tengah susasa permusuhan diatas kapal akibat adu domba pula, mereka ditolong oleh para nelayan Aceh di dibawa ke pelabuhan Kuala Langsa.

 

Rohingya Butuh Khilafah Segera

Adalah sebuah kewajiban bagi kita dan seluruh kaum muslim untuk menolong saudara muslim lainnya, sebab kita ibarat satu tubuh. “Orang-orang Muslim itu ibarat satu tubuh; apabila matanya marasa sakit, seluruh tubuh ikut merasa sakit; jika kepalanya merasa sakit, seluruh tubuh ikut pula merasakan sakit.” (Riwayat Muslim)

Ya, tragedi mengerikan yang dialami mulim Rohingya membutuhkan solusi segera dan harus bersifat permanen. Atas penyikapan saat ini, sudah sangat nyata dan terbukti bahwa  negara-negara muslim masih bersasas Sekuler dengan sekat Nasionalismenya, tak begitu peduli dengan kondisi Rohingya. Bahkan mereka dianggap sebagai beban ekonomi dibandingkan dengan ikatan yang seharusnya terjalin, yakni ikatan saudara seiman.

Memberikan solusi atas apa yang benar-benar mereka butuhkan juga tidak cukup jika hanya sebatas dengan banuan-bantuan sosial dan kemanusiaan yang bersifat parsial seperti bantuan dana, pakaian, obat-obatan, makanan dan sejenisnya sebab sifatnya hanya sementara dan tidak dapat berlangsung jangka panjang untuk bertahan hidup. Namun bagaimana nasb mereka kedepan, masih samar.

Oleh karena itu, satu-satunya yang dapat menyelamatkan mereka adalah instiusi (negara) yang akan memeluk hangat dan mengayomi perempuan serta anak-anak Rohingya hanyalah negara dengan sistem Islam, yaitu Khilafah. Muslim Rohingya adalah bagian dari umat terbaik (khairu ummah), bukan umat yang terhina dan terlunta. Sudah seharusnya Rohingya mendapatkan perlakuan terbaik.

Khilafah yang menerapkan Islam sepenuhnya (kaffah) akan menyelamatkan mereka dengan memberikan tempat tinggal yang aman untuk hidup bermartabat. Negara Khilafah akan menetapkan mereka sebagai warga negara penuh, mereka diberikan perlindungan dan tempat sebagai hak yang harus mereka dapatkan. Hanyalah Khilafah berdasarkan metode kenabian (‘ala minhaj nubuwah) saja lah yang akan dapat memobilisasi tentaranya untuk memerangi orang-orang yang berani menindas kaum muslim Rohingya. Jelas, kebutuhan akan negara ini sangat mendesak. Rohingya dan semua muslimin merindukan dan menginginkan penerapan syariat Islam secara menyeluruh dan perlindungan negara Khilafah Islamiyah. Wallhu’alam bissawab. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Latest News
Pengusah Aceh Sumbang Rp2 Triliun, Anis: Gerakan Filantropi Saat Pandemi Jangan Terhenti

Pengusah Aceh Sumbang Rp2 Triliun, Anis: Gerakan Filantropi Saat Pandemi Jangan Terhenti

Kamis, 29 Jul 2021 23:53

Catatan Ibadah Haji 1442 Hijriyyah

Catatan Ibadah Haji 1442 Hijriyyah

Kamis, 29 Jul 2021 23:36

DSKS Desak Kepolisian Usut Motif Pembunuhan Ketua MUI Labura

DSKS Desak Kepolisian Usut Motif Pembunuhan Ketua MUI Labura

Kamis, 29 Jul 2021 22:19

Indonesia Sudah Lampu Kuning, Anis Matta: Kita Harus Hati-hati Membaca Tanda-tanda Ini

Indonesia Sudah Lampu Kuning, Anis Matta: Kita Harus Hati-hati Membaca Tanda-tanda Ini

Kamis, 29 Jul 2021 21:42

Soal Polemik Baha’i, Bukhori Yusuf Ingatkan Menteri Agama untuk Tidak Buat Gaduh Publik

Soal Polemik Baha’i, Bukhori Yusuf Ingatkan Menteri Agama untuk Tidak Buat Gaduh Publik

Kamis, 29 Jul 2021 21:10

Bentrokan Baru Pecah Di Kota Daraa Al-Balad Suriah Setelah Serbuan Pasukan Rezim Teroris Assad

Bentrokan Baru Pecah Di Kota Daraa Al-Balad Suriah Setelah Serbuan Pasukan Rezim Teroris Assad

Kamis, 29 Jul 2021 21:00

Pendiri Ben & Jerry's: 'Kami Bangga Sebagai Yahudi Dan Mendukung Israel Tapi Menentang Pemukiman'

Pendiri Ben & Jerry's: 'Kami Bangga Sebagai Yahudi Dan Mendukung Israel Tapi Menentang Pemukiman'

Kamis, 29 Jul 2021 19:35

7 Tentara Suriah Tewas Dalam Serangan Islamic State Di Gurun Deir Al-Zor

7 Tentara Suriah Tewas Dalam Serangan Islamic State Di Gurun Deir Al-Zor

Kamis, 29 Jul 2021 19:06

Bocah 12 Tahun Mohammed Al-Allami Jadi Anak Palestina Ke-77 Yang Dibunuh Oleh Israel Tahun Ini

Bocah 12 Tahun Mohammed Al-Allami Jadi Anak Palestina Ke-77 Yang Dibunuh Oleh Israel Tahun Ini

Kamis, 29 Jul 2021 18:35

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-4)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-4)

Kamis, 29 Jul 2021 11:14

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-3)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-3)

Kamis, 29 Jul 2021 11:11

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayorandi Surabaya (Bagian-2)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayorandi Surabaya (Bagian-2)

Kamis, 29 Jul 2021 11:02

Kritik ''Cuitan'' Komunikasi Publik Mahfud MD

Kritik ''Cuitan'' Komunikasi Publik Mahfud MD

Kamis, 29 Jul 2021 11:02

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-1)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-1)

Kamis, 29 Jul 2021 10:54

Pemuda Muhammadiyah Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19

Pemuda Muhammadiyah Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19

Kamis, 29 Jul 2021 06:58

Ketua FPKS: Isoman Anggota Tak Perlu di Hotel, Cukup Manfaatkan Fasilitas Milik DPR

Ketua FPKS: Isoman Anggota Tak Perlu di Hotel, Cukup Manfaatkan Fasilitas Milik DPR

Rabu, 28 Jul 2021 23:56

Alumni IPB Kumpulkan Donasi 1,3 M untuk Pengadaan Tabung Oksigen Medis

Alumni IPB Kumpulkan Donasi 1,3 M untuk Pengadaan Tabung Oksigen Medis

Rabu, 28 Jul 2021 22:45

Peningkatan Kompetensi SDM Bank Syariah Harus Menjadi Perhatian

Peningkatan Kompetensi SDM Bank Syariah Harus Menjadi Perhatian

Rabu, 28 Jul 2021 22:27

Indonesia Juara Angka Kematian Covid, Anggota DPR: Pantau Pasien Isoman!

Indonesia Juara Angka Kematian Covid, Anggota DPR: Pantau Pasien Isoman!

Rabu, 28 Jul 2021 22:09

Bertemu Menlu Cina, Delegasi Taliban Bahas Proses Perdamaian Dan Masalah Keamanan Di Afghanistan

Bertemu Menlu Cina, Delegasi Taliban Bahas Proses Perdamaian Dan Masalah Keamanan Di Afghanistan

Rabu, 28 Jul 2021 22:00


MUI

Must Read!
X