Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.133 views

Mualaf Tim Humble: Agama Barat dan Timur Mistik Kupelajari Hingga Bertemu Islam (Bagian 1 dari 2)

 

Assalamu’alaikum. Namaku Tim Humble dan aku masuk Islam di usia 14 tahun. Usia yang masih sangat muda untuk bisa memilih agama dengan benar. Tapi Alhamdulillah, Allah telah menuntunku di jalan kebenaran ini.

Masa remaja sebelum mengenal Islam, aku adalah sosok yang sangat pemberontak. Orang tua, sekolah, pihak yang berwenang atau kepolisian, semua aku tentang. Nilai akademisku bagus tapi selalu saja aku membuat masalah bagi orang-orang di sekelilingku. Aku tidak mau patuh pada siapa pun. Bahkan tidak jarang, aku berbuat sesuatu sekadar ingin membuat marah pihak lain. Merokok misalnya. Kemudian pertarungan antar pelajar, saling menjerumuskan teman, berkhianat satu sama lain, dan sebagainya.

Sikap memberontak ini pula yang membuatku menolak konsep agama orang tua. Aku tidak percaya dengan apa yang mereka yakini. Aku merasa bahwa aku lebih tahu daripada orang lain yang bahkan tidak tahu apa yang sedang mereka bicarakan. Berbekal rasa sok tahu ini pula, aku memilih membaca untuk meningkatkan wawasanku.

Di usia sekitar 11 tahun, aku sudah gila membaca. Orang tuaku bilang, memang sedari kecil aku tidak suka nonton TV. Daripada duduk manis di depan TV, aku lebih suka dibacakan puisi, cerita, dinyanyikan lagu anak-anak dan semacamnya. Dari hobi membaca inilah nantinya, Allah menuntunku untuk mengenal Islam.

...Daripada duduk manis di depan TV, aku lebih suka dibacakan puisi, cerita, dinyanyikan lagu anak-anak dan semacamnya. Dari hobi membaca inilah nantinya, Allah menuntunku untuk mengenal Islam...

Dalam rentang waktu 2 tahun yaitu mulai usia 11 hingga 13 tahun, aku membaca ‘gila-gilaan’. Semua koleksi buku ayahku sudah habis kubaca bahkan buku tentang filosofi. Aku ingat membaca buku-buku tersebut yang mayoritas isinya tentang agama. Dan aku tidak percaya terhadap konsep tuhan yang ada di buku-buku koleksi ayahku tersebut. Aku tetap percaya adanya Tuhan, tapi aku tidak tahu Tuhan seperti apa yang layak untuk kupercaya.

Aku ingat, aku selalu membutuhkan kekuatan doa saat benar-benar menginginkan sesuatu. Saat itu di usia 11 atau 12 tahun, aku memanjatkan doa meskipun aku tidak tahu kepada siapa aku berdoa.

Keyakinan Kristen Protestan tidak membuatku bahagia dan puas. Agama ini penuh hal-hal yang tidak masuk akal terutama konsep triniti atau tiga dalam satu. Dengan terus terang kukatakan hal ini kepada setiap orang Kristen yang kutemui.

Kemudian aku berpaling pada Katolik. Saat itu kupikir agama ini lebih masuk akal sedikit daripada Kristen Protestan. Tapi konsep pengakuan  dosa di dalam Katolik terasa aneh untukku: kita masuk ke dalam ruang sempit dan mengaku dosa pada manusia. Ya sudahlah, agama ini tak bisa kupilih.

...Di satu titik aku menyimpulkan bahwa semua konsep agama-agama tersebut salah. Aku pun kembali melanjutkan pencarian dengan apa yang kuyakini sebelumnya: Tuhan itu ada tapi Tuhan yang bagaimana yang layak aku sembah?..

Aku pun mulai melirik agama-agama timur yang penuh mistik, salah satunya Budha. Lagi, aku tidak menemukan substansi hidup yang sebenarnya. Aku hanya mencari satu hal: tujuan hidup kita di dunia. Mengapa sesuatu hal terjadi padaku? Mengapa aku merasa mudah depresi? Mengapa aku merasa tidak bahagia? Mengapa aku? Kucari jawaban di agama timur ini. Ketemu konsep ide reinkarnasi, menurutku ide ini malah makin konyol saja.

Di satu titik aku menyimpulkan bahwa semua konsep agama-agama tersebut salah. Aku pun kembali melanjutkan pencarian dengan apa yang kuyakini sebelumnya: Tuhan itu ada tapi Tuhan yang bagaimana yang layak aku sembah?

Menginjak SMP, situasi mulai sedikit membaik. Aku bertemu dengan teman-teman yang baik dan mulai meninggalkan bacaan filosofi di hal-hal tertentu. Aku ikut kelas Pendidikan Agama yang merupakan kurikulum nasional.

Pengajar di mata pelajaran ini adalah seorang perempuan penganut neo Budha. Ibu guru ini sangat membenci Islam. Dia menganggap Islam itu bagus di teori tapi pemeluknya sendiri tak ada yang menjalankan teori tersebut. Pendapat seperti ini tak bisa diikuti begitu saja, pikirku saat itu. Tentu saja antara ajaran dengan pemeluknya tidak bisa disamakan begitu saja. Kita tak bisa menilai Islam dari perilaku pemeluknya, tapi seharusnya dari ajaran konsep Islam itu sendiri.

Selain membenci Islam, Bu Guru ini juga tidak percaya dengan agama Semit lainnya yaitu Kristen. Konsep Kristianity menurutnya tidak masuk akal. Ketidakpercayaan Bu Guru ini membantuku dalam menemukan Islam.

Di mata pelajaran ini diajarkan juga konsep Tuhan dalam Islam yang hanya ada satu Tuhan. Wow...konsep yang sangat masuk akal. Berawal dari sinilah, perkenalanku dengan Islam dimulai. (riafariana/voa-islam.com)

Sumber: imaancentral

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News
Selamatkan Bumi, Selamatkan Kehidupan

Selamatkan Bumi, Selamatkan Kehidupan

Kamis, 25 Apr 2019 23:02

Gereja-gereja Katolik di Sri Lanka Tangguhkan Layanan Pasca Serangan Bom

Gereja-gereja Katolik di Sri Lanka Tangguhkan Layanan Pasca Serangan Bom

Kamis, 25 Apr 2019 22:38

Arab Saudi Eksekusi 37 Orang Mayoritas Syiah Terkait Terorisme

Arab Saudi Eksekusi 37 Orang Mayoritas Syiah Terkait Terorisme

Kamis, 25 Apr 2019 21:48

Presiden PKS: Meninggalnya 119 Petugas KPPS Merupakan Duka Nasional

Presiden PKS: Meninggalnya 119 Petugas KPPS Merupakan Duka Nasional

Kamis, 25 Apr 2019 21:23

Pemilu 2019: Nyawa, Kerja Rodi. dan Hilangnya Harapan

Pemilu 2019: Nyawa, Kerja Rodi. dan Hilangnya Harapan

Kamis, 25 Apr 2019 20:01

UE Desak Mesir Patuhi Janji Setelah Referendum

UE Desak Mesir Patuhi Janji Setelah Referendum

Kamis, 25 Apr 2019 20:00

KPU dan Bawaslu, kepada Manusia Kalian Bisa Sembunyi

KPU dan Bawaslu, kepada Manusia Kalian Bisa Sembunyi

Kamis, 25 Apr 2019 19:48

Pasukan Haftar Tewaskan Enam Migran Gelap di Libya

Pasukan Haftar Tewaskan Enam Migran Gelap di Libya

Kamis, 25 Apr 2019 19:40

Ketua BPN: Pemilu 2019 Paling Jelek

Ketua BPN: Pemilu 2019 Paling Jelek

Kamis, 25 Apr 2019 19:30

KPU yang Seharusnya Mikir

KPU yang Seharusnya Mikir

Kamis, 25 Apr 2019 19:01

Prabowo kepada Pendukungnya: Kita Jangan Lengah!

Prabowo kepada Pendukungnya: Kita Jangan Lengah!

Kamis, 25 Apr 2019 19:00

Kapal TNI Dilengkapi Cat Anti Deteksi Radar

Kapal TNI Dilengkapi Cat Anti Deteksi Radar

Kamis, 25 Apr 2019 18:37

Biro Kontra-Terorisme Israel Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Sri Lanka

Biro Kontra-Terorisme Israel Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Sri Lanka

Kamis, 25 Apr 2019 18:30

Rizal Ramli ke Mahfud MD: Status KPU seperti Boeing 737 MAX 8

Rizal Ramli ke Mahfud MD: Status KPU seperti Boeing 737 MAX 8

Kamis, 25 Apr 2019 18:01

Sedikitnya 11 Tentara Suriah Tewas dalam Serangan HTS di Barat Laut Hama

Sedikitnya 11 Tentara Suriah Tewas dalam Serangan HTS di Barat Laut Hama

Kamis, 25 Apr 2019 17:44

Said Didu Tak Ingin Mahfud MD Dimanfaatkan KPU

Said Didu Tak Ingin Mahfud MD Dimanfaatkan KPU

Kamis, 25 Apr 2019 17:01

Jokowi vs People Power

Jokowi vs People Power

Kamis, 25 Apr 2019 16:05

Bukan Perang tapi Banyak yang Mati

Bukan Perang tapi Banyak yang Mati

Kamis, 25 Apr 2019 16:01

3 Anggota Dewan Militer Sudan Mengundurkan Diri Setelah Mencapai Kesepakatan dengan Demonstran

3 Anggota Dewan Militer Sudan Mengundurkan Diri Setelah Mencapai Kesepakatan dengan Demonstran

Kamis, 25 Apr 2019 15:15

AS Dukung Jenderal Pemberontak Khalifa Haftar Serang ibukota Libya Tripoli

AS Dukung Jenderal Pemberontak Khalifa Haftar Serang ibukota Libya Tripoli

Kamis, 25 Apr 2019 14:30


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X