Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.788 views

Sistem Full Day School, Cocok Untuk Siapa?

Oleh: Fadh Ahmad Arifan

Bulan romadhon tahun ini sebagian besar umat Islam dibuat gaduh oleh dua permasalahan. Pertama, tarif listrik yang naik bertahap secara diam-diam. Pastinya makin memberatkan bagi wong cilik. Kedua, tiba-tiba Mendikbud RI mulai tahun ini akan memberlakukan sistem full day school. Tahun lalu hanya sebatas wacana. Namun sebagian besar menolak hingga menulis Surat terbuka. Penolakan tersebut dilakukan kalangan yang selama ini mempercayakan penanaman nilai keislaman anak-anak kepada Madrasah diniyah (Madin).

Bukan hanya madin, Taman pendidikan al-Quran (TPQ) akan kena imbas dari kebijakan full day school yang digulirkan Mendikbud. Partai berlambang ka’bah adalah yang pertama melakukan penolakan.

"Kebijakan memaksakan perubahan jam belajar siswa sekolah akan memunculkan kegaduhan baru. Kami meminta Mendikbud untuk mengurungkan kebijakan itu," kara Arwani Tomafi seperti dikutip oleh situs Antaranews.

PBNU juga bersikap senada, “Hal mendasar yang terjadi saat full day school diterapkan adalah matinya madrasah-madrasah diniyyah, belajar agama sore hari, interaksi santri-kiai di sore hari," kata Ketua PBNU Muhammad Sulton Fatoni di situs Detikcom.

Hingga artikel ini terbit, dari kalangan Muhammadiyah dan PAN belum saya temukan sikap penolakan terhadap sistem full day school. Gelombang penolakan terhadap full day School bukan terjadi tahun lalu dan sekarang.

Berdasarkan informasi yang saya peroleh dari Alvan Fathony M.HI, dosen Institut agama Islam Nurul jadid (IANJ) kabupaten Probolinggo, pada tahun 1994 pengasuh Pondok Pesantren Sukorejo KH. R. Fawaid As'ad bersama 200 kiai yang hadir dalam acara Khaul KH As’ad Syamsul Arifin, membuat surat pernyataan penolakan dan menandatangani penolakan terhadap 5 hari sekolah dalam sepekan.

Alasan utama kala itu, kebijakan sekolah lima hari akan menggusur keberadaan TPQ yang kegiatannya berlangsung di sore hari dan makin membebani orang tua dari segi finansial. Pertama tama sebelum mengkritisi sistem full day school ala Mendikbud. Yang penting diketahui pembaca adalah apa latar belakang dari Mendikbud. Dengan latar belakang beliau, kita akan mengetahui kompeten atau tidaknya seseorang saat diamani suatu jabatan.

Pak menteri yang mengenyam pendidikan doktoral di Unair Surabaya ini sebetulnya pantas disebut “pengamat Militer”. Disertasi beliau mengulas Pemahaman tentang Profesionalisme perwira Menengah TNI-AD. Bisa ditebak bukan apa jadinya kalau pemangku kebijakan tidak linier dengan kementerian dimana ia bekerja dan membaktikan diri kepada negara. Pendidikan akan “amburadul” jika pemangku kebijakannya bukan jebolan fakultas Tarbiyah atau ilmu keguruan.

Kebijakan full day school yang akan digulirkan sejak juli 2017 ini durasinya delapan jam tiap hari. Sepertinya, guru-guru diminta berada di sekolah mulai hari senen hingga jum’at. Sabtunya libur mengajar. Masalahnya adalah sudahkah pemerintah memberi gaji sesuai upah minimum regional dengan beban mengajar seperti itu?

Kemudian bagaimana dengan sekolah yang krisis guru, apa tidak kian sengsara guru yang mengampu 3-4 mapel yang berbeda. Mereka adalah guru, bukan seorang buruh. Sejatinya full day School berdurasi lima hari ini untuk siapa? Untuk menjawab pertanyaan ini, perlu melihat lagi latar belakang Mendikbud. Dimana anak-anaknya ternyata sekolah di SD Islam tersohor dan dihuni kalangan berduit di Kota Malang. Sekolah ini menganut sistem full day.

Pasti cocok dengan selera Mendikbud yang sidak kesana kemari, ke berbagai daerah terutama di luar Jawa. Sementara sang istri belum tentu siap siaga di rumah dengan padatnya jadwal Mendikbud RI. Full day school hanya cocok untuk kalangan berduit dan yang malas mengirim anaknya ke pesantren. Cocok bagi suami istri yang sibuk memburu harta dari pagi hingga malam tiba. Bagi saya, sekolah yang menerapkan sistem full day adalah sekolah yang mirip dengan tempat penitipan anak. Pagi mengantar anak, saat senja tiba sang anak dijemput pulang.

Jadi mereka sepenuhnya memasrahkan kognitif, penanaman karakter dan kedekatan emosional anak-anak kepada gurunya. Apakah dengan begitu, pendidikan karakter model begini akan berhasil? Bagaimana dengan wilayah pedesaan dan perbatasan negara, apakah cocok untuk diterapkan sistem full day school? Sudahkah Pak Menteri meninjau kondisi pendidikan di sana?

Terakhir sebelum menutup artikel ini, ingatlah satu hal, bahwa anak kita bukanlah robot. Yang tidak punya perasaan, rasa lelah dan jenuh saat menjalani aktivitas pembelajaran yang sangat padat. Anak kita adalah manusia yang perlu menikmati masa tumbuh kembangnya. Ia harus banyak interaksi dengan orang tua, ulama dan masyarakat sekitar.

Jangan sampai ia terasing dengan lingkungan di luar sekolah. Idealnya durasi belajar itu yang singkat. Buat apa berlama-lama di sekolah jika nanti ketika berakhirnya kegiatan belajar, anak kita masih ikut les privat dan diberi banyak pekerjaan rumah (PR). Rugi sekali bukan?

Sebagai orang yang pernah merasakan rutinitas full day school, saya minta dengan hormat supaya Mendikbud RI segera meninjau ulang kebijakan yang satu ini. Wallahu’allam. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
4 Tentara Prancis Terluka Dalam Ledakan Bom Rakitan Di Burkina Faso Utara

4 Tentara Prancis Terluka Dalam Ledakan Bom Rakitan Di Burkina Faso Utara

Rabu, 19 Jan 2022 18:30

Turki Akan Kirim 3.250 Personel Keamanan Ke Qatar Untuk Amankan Piala Dunia 2022

Turki Akan Kirim 3.250 Personel Keamanan Ke Qatar Untuk Amankan Piala Dunia 2022

Rabu, 19 Jan 2022 17:27

Hancur-hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Hancur-hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Rabu, 19 Jan 2022 07:17

DPR Sahkan RUU IKN dan RUU TPKS, PP KAMMI: Jangan Arogan

DPR Sahkan RUU IKN dan RUU TPKS, PP KAMMI: Jangan Arogan

Rabu, 19 Jan 2022 06:57

Calon Presiden Prancis Didenda € 10.000 Karena Sebut Migran Anak 'Pencuri' dan 'Pemerkosa'

Calon Presiden Prancis Didenda € 10.000 Karena Sebut Migran Anak 'Pencuri' dan 'Pemerkosa'

Selasa, 18 Jan 2022 21:20

Mantan Ajudan Tuduh Boris Johnson Bohong Terkait Pesta Di Downing Street Selama Penguncian COVID-19

Mantan Ajudan Tuduh Boris Johnson Bohong Terkait Pesta Di Downing Street Selama Penguncian COVID-19

Selasa, 18 Jan 2022 20:44

KH. Aceng Zakaria: Umat Islam Harus Tahu Ekonomi Syariah dan Ekonomi Non-Syariah

KH. Aceng Zakaria: Umat Islam Harus Tahu Ekonomi Syariah dan Ekonomi Non-Syariah

Selasa, 18 Jan 2022 14:50

Sekum Persis: Umat Ini Harus Baik Ekonominya

Sekum Persis: Umat Ini Harus Baik Ekonominya

Selasa, 18 Jan 2022 12:45

Manuver Cawapres Tak Kalah Gesit dengan Capres

Manuver Cawapres Tak Kalah Gesit dengan Capres

Selasa, 18 Jan 2022 12:19

Terkait Khalid Basalamah, Tokoh Muda Alkhairaat Kritik HPA dan Pemkot Palu

Terkait Khalid Basalamah, Tokoh Muda Alkhairaat Kritik HPA dan Pemkot Palu

Selasa, 18 Jan 2022 10:20

Muslimat Dewan Da’wah Lampung Gelar Tablig Akbar Peradaban Qur’an

Muslimat Dewan Da’wah Lampung Gelar Tablig Akbar Peradaban Qur’an

Selasa, 18 Jan 2022 10:14

Bea Cukai Saudi Gagalkan Penyeludupan 8.3 Juta Pil Narkoba Jenis Captagon

Bea Cukai Saudi Gagalkan Penyeludupan 8.3 Juta Pil Narkoba Jenis Captagon

Senin, 17 Jan 2022 23:00

Kuwait Tunda Rencana Untuk Mulai Latih Tentara Wanita Menyusul Penolakan Dari Otoritas Agama

Kuwait Tunda Rencana Untuk Mulai Latih Tentara Wanita Menyusul Penolakan Dari Otoritas Agama

Senin, 17 Jan 2022 22:45

Marak Klithih, Butuh Penguatan Beragama

Marak Klithih, Butuh Penguatan Beragama

Senin, 17 Jan 2022 22:31

Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman Klaim Serang UEA

Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman Klaim Serang UEA

Senin, 17 Jan 2022 22:15

Perpres Bank Tanah Penuh Pelanggaran

Perpres Bank Tanah Penuh Pelanggaran

Senin, 17 Jan 2022 14:47

Ghozali, Mendulang Milyaran Rupiah dari Foto Selfi

Ghozali, Mendulang Milyaran Rupiah dari Foto Selfi

Senin, 17 Jan 2022 14:31

Korupsi, Kado Pahit dari Manifestasi Kapitalisme

Korupsi, Kado Pahit dari Manifestasi Kapitalisme

Senin, 17 Jan 2022 13:57

Hebat! Dua Tahun, Cendekiawan Muslim Adian Husaini Hasilkan 1000 Artikel Ilmiah

Hebat! Dua Tahun, Cendekiawan Muslim Adian Husaini Hasilkan 1000 Artikel Ilmiah

Senin, 17 Jan 2022 11:38

Muswil VII FLP Jatim, Muchlisin BK Terpilih Jadi Ketua

Muswil VII FLP Jatim, Muchlisin BK Terpilih Jadi Ketua

Senin, 17 Jan 2022 10:34


MUI

Must Read!
X