Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.381 views

Membakar Lahan Kering Perlawanan Mahasiswa

Oleh: Ari Farouq (Ketua Gema Pembebasan Surabaya)

 

“Langit semakin suram oleh aroma busuk kedzhaliman

Sedang bumi kering kerontang kehilangan oase keadilan

Rakyat semakin sengsara dalam terpaan sistem durjana

Pejabat makin merajalela dengan kekuasaan yang fana

Sedang para pemagang masa depan sibuk berpesta

Apa yang terjadi ?

Kemana para Mahasiswa?

Kemana suara anak muda dengan kepalan tangannya, Dengan semangat didada dan gagasan dikepala ?

Hilang, mengjihlang, Kini seakan hilang ditelan zaman. Lenyap bagai senja yang dibungkam mendung hitam.”

 

Sudah 72 tahun bangsa ini memproklamirkan kemerdekaan atas negara penjajah yang telah lebih 3 abad merampas kekayaan bangsa ini. Meski nyatanya tangan-tangan penjajah masih saja mencengkeram dan mengoyak kekayaan alam yang semestinya menjadi hak bagi rakyat. Tidak perlu lagi dengan senjata atau tank-tank perang, maka kini cukup dengan undang-undang yang dibuat dan disahkan oleh para boneka imperialis. Dan anehnya, justru mereka inilah yang merasa paling Pancasilais dan cinta pada negeri. Omong kosong!

Masalah Neoimperialisme dan penguasaan SDA hanyalah segelintir masalah dari krisis multidimensi yang melanda bangsa ini. Sistem ekonomi kapitalistik menghasilkan kemiskinan struktural dan kesenjangan. Begitupun persoalan dalam aspek sosial dan budaya masih menjadi peer yang belum terselesaikan. Setiap hari berbagai kasus yang menimpa remaja Indonesia mulai dari narkoba, miras, tawuran pelajar dan pergaulan bebas. Konflik sosial juga menjadi problem yang masih sulit terselesaikan, bahkan di era digital ini semakin memanas, nyatanya sistem Demokrasi tidak mampu mengakomodir keragaman dan perbedaan yang ada. Di aspek lainya pendidikan dan kesehatan yang harusnya menjadi hak rakyat justru menjadi komoditas yang diperjualbelikan, rakyat miskin masih sulit mengaksesnya.

Dalam konsisi seperti inilah rakyat harusnya sadar dan bergerak melakukan perubahan, namun ternyata kondisi yang sedemikian rusak masih saja tidak membuat sadar sebagian besar rakyat. Kalaupun ada yang sadar hanya sampai dalam angan-anganya, paling jauh hanya memaki dan diceritakan ke teman nongkrong di warung kopi. 

***

Bagi kalangan mahasiswa ini merupakan problem yang harus diperhatikan, meskipun hakikatnya ini adalah tugas dan PR kita semua sebagai rakyat. Namun mahasiswa sebagai entitas yang terdidik, memiliki segala hal yang lebih dibanding dengan masyarakat pada umumnya. Mahasiswa sebagai agent of change harus segera bangun dari tidur panjangnya. Mitos mahasiswa sebagai agent of change jangan sampai malah menjauh dari realita yang ada.

Meskipun tidak bisa dipungkiri kondisi mahasiwa hari ini jauh dari harapan akan perannya di masyarakat. Para mahasiswa disibukkan dengan kehidupanya sendiri, mereka lebih banyak duduk manis di cafe dan jalan-jalan di pusat perbelanjaan. Mereka lebih sering muncul di layar tv sebagai juru keprok, bersorak-sorak meneriakkan nama artis idolanya. Yang dibicarakanpun bukan lagi kondisi bangsa atau nasib rakyat melainkan tentang artis idola,  trend atau mode pakaian terbaru dan gaya glamor lainya. Gaya hidup hedonis ini juga telah merambah ke dalam ruang-ruang kampus, baik negeri maupun swasta. Mahasiswa lupa menyadari perannya sebagai agen perubahan sosial. Tidak ada lagi yang berani lantang melawan kediktatoran rezim ini.

Mungkin mahasiswa sudah terlena dalam zona nyaman, kuliah, nongkrong, bersolek ala artis. Sehingga mahasiswa seperti berada di menara gading. Tak heran, suara-suara masyarakat yang tertindas oleh sistem hanya terdengar sayup-sayup sampai ke telinganya.

Inilah keberhasilan sistem hari ini, mampu mendesain para pemuda dan mahasiswa yang Individualis, apatis dan apolitis.

Hal ini semakin diperparah dengan kondisi kampus yang seolah berganti fungsi menjadi sebuah pabrik yang memproduksi mahasiswa sebagai komoditi layak jual. Mereka dituntut harus lulus tepat waktu. Kampus sebagai pabrik yang merupakan perpanjangtanganan pasar, berusaha mencetak komoditi yang dibutuhkan pasar. Mencetak mahasiswa agar sesuai dengan kebutuhan konsumen. Maka mahasiswa dituntut dengan IPK tinggi dan lulus cepat yang menjadi salah satu kriteria utama untuk menentukan kualitas produk kampus tersebut. Miris memang, namun seperti inilah realitasnya.

Melihat kehidupan mahasiswa yang seperti ini, tanpa sadar telah terlupakan peran-peran besar mahasiswa yang pernah direkam sejarah sebelumnya. Dan sebenarnya para cendekia muda ini pun secara latah menerobos norma-norma intelektualitas.

 

***

Masihkah ada harapan bagi gerakan mahasiswa untuk kembali memainkan perannya?

Yang dibutuhkan hari ini adalah membangkitkan kembali kesadaran mahasiswa, membangunkan intelektual muda dari tidur panjangnya. Inilah saatnya membakar lahan yang telah kering sekian lama. Mahasiswa harus kembali menjadi  garda terdepan sebagai penyambung lidah masyarakat. Tentu melawan dengan sebuah konsep solusi yang sistemtis, karena hanya bermodal semangat hanya akan melahirkan gerakan yang pragmatis yang hanya berkutat pada solusi-solusi parsial, tentu tidak akan menyelesaikan masalah karena problem yang dihadapi bangsa ini merupakan problem multidimensi. Maka saatnya Mahasiswa terus menerus berjalan, mencerna, dan refleksi diri.

Mungkin kita perlu menengok kembali sejarah bangsa ini, atau berbagai peristiwa revolusioner yang selalu diawali dengan gagasan pemudan dan mahasiswa. Sehingga kita mampu memposisikan gerakan mahasiswa sebagaimana mestinya. 

Kawan mari kesini kembali berpikir, berdiskusi, kita teriakan perlawanan pada setiap kedzholiman yang terencana, kita ramaikan kembali kampus dengan gagasan-gagasan Revolusioner. Simpan dulu gadget dan pesona merah jambumu. Redam dulu pupularitas dan angan-angan panjangmu. Rakyat menunggu kita, bangsa ini menanti solusi dari kita Mahasiswa. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Jelang Keberangkatan Haji dan Umrah, Politisi PAN Minta Pemerintah Waspadai Virus Omicron

Jelang Keberangkatan Haji dan Umrah, Politisi PAN Minta Pemerintah Waspadai Virus Omicron

Ahad, 05 Dec 2021 12:18

Ekonomi Syariah Tetap Tangguh di Masa Pandemi

Ekonomi Syariah Tetap Tangguh di Masa Pandemi

Ahad, 05 Dec 2021 11:56

Rusia Siapkan Serangan Multi-Front Terhadap Ukraina Dengan Kekuatan 175.000 Tentara

Rusia Siapkan Serangan Multi-Front Terhadap Ukraina Dengan Kekuatan 175.000 Tentara

Sabtu, 04 Dec 2021 21:45

Polisi Tahan Puluhan Orang Yang Dituduh Membunuh Penista Agama Asal Sri Lanka Di Pakistan Timur

Polisi Tahan Puluhan Orang Yang Dituduh Membunuh Penista Agama Asal Sri Lanka Di Pakistan Timur

Sabtu, 04 Dec 2021 21:16

Arab Saudi Akan Jadi Tuan Rumah Festival Musik Terbesar Di Timur Tengah

Arab Saudi Akan Jadi Tuan Rumah Festival Musik Terbesar Di Timur Tengah

Sabtu, 04 Dec 2021 20:05

IDEAS Proyeksi Jumlah Orang Miskin Melonjak Jadi 29,3 Juta pada Tahun 2022

IDEAS Proyeksi Jumlah Orang Miskin Melonjak Jadi 29,3 Juta pada Tahun 2022

Sabtu, 04 Dec 2021 17:18

Ketum MUI Ajak Semua Pihak Dukung Kongres Ekonomi Umat II

Ketum MUI Ajak Semua Pihak Dukung Kongres Ekonomi Umat II

Sabtu, 04 Dec 2021 17:10

 Partai Gelora Bakal Terapkan Strategi 'O Poin O' untuk Menghadapi Pemilu 2024

Partai Gelora Bakal Terapkan Strategi 'O Poin O' untuk Menghadapi Pemilu 2024

Sabtu, 04 Dec 2021 16:47

Munas Wanita Al Irsyad ke-13 Fokuskan Soal Ketahanan Keluarga

Munas Wanita Al Irsyad ke-13 Fokuskan Soal Ketahanan Keluarga

Sabtu, 04 Dec 2021 15:25

Lewat Lomba Baca Kitab Kuning, PKS Ajak Masyarakat Hormati Ulama

Lewat Lomba Baca Kitab Kuning, PKS Ajak Masyarakat Hormati Ulama

Sabtu, 04 Dec 2021 15:20

Kemenag Beri Apresiasi kepada Lembaga-Pegiat Zakat dan Wakaf

Kemenag Beri Apresiasi kepada Lembaga-Pegiat Zakat dan Wakaf

Sabtu, 04 Dec 2021 15:03

Serangan Drone AS Tewaskan Komandan Senior Al-Qaidah di Idlib Suriah

Serangan Drone AS Tewaskan Komandan Senior Al-Qaidah di Idlib Suriah

Sabtu, 04 Dec 2021 15:02

AIDS di Kalangan Anak Muda Tinggi, Legislator Kritik Strategi Pemerintah

AIDS di Kalangan Anak Muda Tinggi, Legislator Kritik Strategi Pemerintah

Sabtu, 04 Dec 2021 11:50

Wapres Minta Umat Islam Siap Hadapi Era Masyarakat 5.0

Wapres Minta Umat Islam Siap Hadapi Era Masyarakat 5.0

Sabtu, 04 Dec 2021 11:39

Capres Potensial Jadi Korban Sistem, Fahri Hamzah: Presiden Threshold Mesti Nol Persen

Capres Potensial Jadi Korban Sistem, Fahri Hamzah: Presiden Threshold Mesti Nol Persen

Sabtu, 04 Dec 2021 10:13

Asosiasi Muslim Kanada Luncurkan Situs Web Baru Untuk Perangi Islamofobia

Asosiasi Muslim Kanada Luncurkan Situs Web Baru Untuk Perangi Islamofobia

Jum'at, 03 Dec 2021 21:15

Ilmuan Temukan Area Pertempuran Mohacs Di Hungaria

Ilmuan Temukan Area Pertempuran Mohacs Di Hungaria

Jum'at, 03 Dec 2021 20:45

Menko Polhukam Dijadwalkan Menjadi Narasumber di Muktamar IV Wahdah Islamiyah

Menko Polhukam Dijadwalkan Menjadi Narasumber di Muktamar IV Wahdah Islamiyah

Jum'at, 03 Dec 2021 16:24

Rusia Peringatkan 'Skenario Mimpi Buruk' Dari Konfrontasi Militer Di Eropa

Rusia Peringatkan 'Skenario Mimpi Buruk' Dari Konfrontasi Militer Di Eropa

Jum'at, 03 Dec 2021 16:15

Pengadilan Akhirnya Izinkan Saif Al-Islam Khadafi Ikut Pencalonan Dalam Pilpres Libya

Pengadilan Akhirnya Izinkan Saif Al-Islam Khadafi Ikut Pencalonan Dalam Pilpres Libya

Jum'at, 03 Dec 2021 15:15


MUI

Must Read!
X