Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.557 views

Tahun Baru Berlalu, Masalah Kian Bertalu-talu

Oleh: Wulan Citra Dewi

            Selayaknya manusia yang berakal, tentu kita tidak menghendaki kerugian apatah lagi celaka. Sebaliknya, tentu kita inginkan keberuntungan dan keselamatan. Lebih-lebih bagi manusia yang beriman, tentu menjadi baik dari hari ke hari adalah asa yang terus diusahakan. Ya, karena manusia beruntung adalah ia yang hari-harinya selalu diliputi dengan kebaikan. Menghabiskan waktu demi waktu dalam ketakwaan, adalah rutinitas yang menjadi poros hidupnya. Sehingga ampunan dan berkah Allah Swt. tercurah. Ridha Allah Swt. pun menyelimuti setiap langkah dan helaan nafasnya. Nikmat, karena ridha inilah puncak bahagianya orang yang bertakwa.

            Namun demikian, tentu kenikmatan tersebut tidaklah elok jika hanya diperjuangkan bagi seorang diri. kita pun perlu menengok dan berempati, bagaimana kondisi keluarga, masyarakat bahkan bangsa kita? Hari, minggu, bulan bahkan tahun telah berganti. Apa yang telah berlaku, bukan hanya pada diri tapi juga negeri yang kita cintai? Evaluasi atau refleksi, perlu sesekali kita detaili. 2017 telah berlalu, 2018 baru saja bertamu. Sepanjang tahun lalu, apa yang telah berlaku? Di tahun baru ini pula, apa yang bisa kita rancang untuk masa depan bangsa yang lebih maju berperadaban?

2017 Berlalu, Masalah Justru Berpadu

            Berkerut keriput rasanya dahi ketika harus memikirkan masalah. Banyak, ya?! Tapi inilah fitrahnya kehidupan. Setiap yang hidup, pasti akan bertemu dengan masalah. Jadi, mari belajar akrab dengan masalah. Jangan cuek, apalagi sampai melarikan diri. bukan pula, mengendap dan larut dengan permasalahan yang mendera, ya! Setiap masalah pasti ada solusinya. Maka, akrablah dengan masalah yang ada agar kita dapatkan solusi jitu dari permasalahan yang sedang berlaku. Ingat ya, solusi jitu! Bukan solusi abal-abal semisal ”daging mahal, ayo makan keong!” atau ”HIV/AIDS meningkat, mari pakai kondom!”. Hadeh, parah!

            Setelah persekusi yang berujung kriminalisasi pada ajaran, syariat, dan para penyeru Islam di sepanjang akhir tahu 2017. Kini di awal tahun episode berlanjut lagi. Kriminalisasi ulama kembali terjadi. Ustad akhir zaman, ditersangkakan dengan tuduhan yang lagi-lagi ambigu untuk diterjemahkan. Ulama yang mukhlis menyampaikan risalah Islam, mengingatkan umat untuk bersiap dengan datangnya fitnah akhir zaman serta menyampaikan kabar gembira tentang kembalinya kekhilafahan ‘ala min hajinubuah, mengajak umat untuk bertauhid dengan menghamba hanya pada Allah Swt., justru di cap provokator dan menyinggung SARA. Semua jajaran sigap untuk memproses. Tidak pakai lama, bahkan kalau bisa langsung dipenjara. Ajaib!

            Bila diibaratkan, hati umat islam ini masih bernanah-nanah dengan kedzaliman rezim di tahun lalu. Bukan tidak terlihat, bagaimana para ulama diperlakukan secara anarkis oleh gerombolan preman bertitel. Ada yang dikejar dengan parang sampai di tangga pesawat. Ada yang digerudug di tempat acara, padahal jamaah sudah tumpah ruah menunggu petuah dari lisan sang guru. Ada pula yang diintimidasi, bahkan juga diserbu sampai ke lobi hotel lengkap dengan senjata tajam serta kata serapah yang tidak pantas dilontarkan. Kini, bertambah lagi guru umat yang dikriminalisasi, padahal ia hanya menyampaikan apa yang ada dalam ajaran Islam. Umat melihat itu semua. Lantas kemana perginya penguasa? Jangan dulu bicara pembelaan, komentarpun nyaris tak terdengar.

            Kecemasan hati juga menderu tatkala menatap masa depan generasi bangsa yang jelas terancam  oleh arus liberalisasi. Elgibiti, perzinaan, narkoba, bahkan bunuh membunuh sudah biasa di kalangan generasi muda.

           Nasib keluarga pun tidak kalah tragis, kasus perceraian terus meningkat setiap tahunnya. Kemiskinan juga sama, turun temurun menjadi warisan bagi anak dan cucu. Di sisi lain, para koruptor berdasi semakin bertambah saja jumlahnya. Bahkan tidak lagi di bawah meja, di atas mejapun sudah biasa. Tertangkap KPK bukan soalan, meski telah berompi orange toh masih bisa melambai ke kamera dengan tawa menawan. Tidak perlu heran, karena inilah konsekuensi logis dari liberalisme. Bebas, bablas, amblas!

Tiada Putus Harapan Bagi Orang Beriman

            Tiada putus harapan bagi orang yang beriman. Karena tidaklah sia-sia segala apa yang ada pada dirinya. Jika ia diberi kenikmatan, ia bersyukur. Bilapun musibah yang menyambangi, maka ia bersabar. Selalu ada hikmah dalam setiap kejadian. Begitupun dengan apa yang tengah berlaku pada bangsa ini, pasti akan berlalu. Tidak ada yang kekal dalam kehidupan dunia. Nyawa, jabatan, kolega, harta bahkan kekuasaan, semua ada masanya. Sesudah hujan badai, akan ada pelangi nan elok. Semakin pekat malam, pertanda fajar segera datang. Yakin, perubahan adalah sebuah keniscayaan.

            Ketika tahun baru telah terbit, harapan barupun turut terbesit. Berharap masalah yang lalu usai, di tahun ini pula hanya kebaikan yang tersisa. Namun masalah agaknya enggan beranjak, ingin bercengkrama lebih lama dalam episode hidup kita. Ia tak jua berlalu, justru semakin berpadu. Tiada kata menyerah apalagi lari dari masalah. Sikap seorang hamba yang bertakwa adalah kesatria. Terus berjuang, pudarkan gulita kedzaliman dengan pendar cahaya Islam.

            Memang demikian, solusi hakiki atas berbagai soalan hidup sebenarnya telah lengkap dalam kitab suci alquran dan as sunnah. Kembali pada syariah secara kaffah itulah kuncinya. Secara syar’i, history, bahkan teori sekalipun telah terbukti kesuksesannya dalam mengampu peradaban dunia. Rahmat yang tercurah bukan hanya untuk manusia, tapi juga alam semesta. Tiada perlu takut, cemas, bahkan khawatir. Karena semua mendapat hak yang sama. Anti diskriminasi dan propaganda. Damai, adem, sejahtera dan aman sentosa. Tidak ada salahnya untuk sekali lagi kita coba. Mengutip perkataan Tuan guru Ustad Abdul Somad, ”NKRI bersyariah, bukan ancaman!”. Sungguh, tiada putus harapan bagi orang yang beriman. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Ahmad Syukri, dai penghafal Al-Qur'an 30 juz yang bersanad tujuh riwayat ini terlindas mobil dan banyak mengalami patah tulang. Dioperasi berulang kali, tagihan melonjak 58 juta rupiah....

Tebar Qurban untuk Korban Bencana, Pesantren, Penjara, Pedalaman, Muallaf dan Rawan Pemurtadan

Tebar Qurban untuk Korban Bencana, Pesantren, Penjara, Pedalaman, Muallaf dan Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama. Mari berqurban ke pesantren, penjara, dakwah pedalaman, kampung muallaf dan rawan pemurtadan....

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Setelah bertarung melawan tumor selama 15 bulan, akhirnya Fatkhur menyerah kepada takdir kematian. Semoga para donatur mengganjar infaknya dengan keberkahan, pahala dan surga Firdaus...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Bila kambuh, biji testis santri Rumah Tahfizh Qur?an ini bengkak dan nyeri hebat. Almarhum ayahnya adalah aktivis Nahi Munkar yang gencar memerangi rentenir, kemaksiatan dan pemurtadan. Ayo...

Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Mushalla korban gempa ini hancur dan belum selesai dibangun sampai saat ini. Mari sisihkan harta untuk investasi akhirat. Kita raih pahala amal jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Latest News
Terkait Paslon Pilpres, Fahri Sindir Orang yang Kerap Hujat Ulama

Terkait Paslon Pilpres, Fahri Sindir Orang yang Kerap Hujat Ulama

Selasa, 14 Aug 2018 22:11

Jihadis Suriah Kembali Serangan Pangkalan Udara Hmeymim Rusia dengan Drone

Jihadis Suriah Kembali Serangan Pangkalan Udara Hmeymim Rusia dengan Drone

Selasa, 14 Aug 2018 21:55

Pasukan Yaman yang Didukung Saudi Rebut Duraihemi di Selatan Hodeidah dari Syi'ah Houtsi

Pasukan Yaman yang Didukung Saudi Rebut Duraihemi di Selatan Hodeidah dari Syi'ah Houtsi

Selasa, 14 Aug 2018 21:35

Turki Ciptakan Sebuah 'Tentara Nasional' Baru di Utara Suriah

Turki Ciptakan Sebuah 'Tentara Nasional' Baru di Utara Suriah

Selasa, 14 Aug 2018 21:20

Demo Mahasiswa: Usut Tuntas Mafia Tanah

Demo Mahasiswa: Usut Tuntas Mafia Tanah

Selasa, 14 Aug 2018 21:11

[Video] Pekik Orasi Neno Warisman 'Bakar' Deklarasi #2019GantiPresiden di Makassar

[Video] Pekik Orasi Neno Warisman 'Bakar' Deklarasi #2019GantiPresiden di Makassar

Selasa, 14 Aug 2018 20:43

Rindu Ulama Pewaris Nabi

Rindu Ulama Pewaris Nabi

Selasa, 14 Aug 2018 20:34

Sebut Jokowi Bohong tidak Butuh Biaya Pilpres, Fahri Apresiasi Sandi karena Transparan

Sebut Jokowi Bohong tidak Butuh Biaya Pilpres, Fahri Apresiasi Sandi karena Transparan

Selasa, 14 Aug 2018 20:11

Konsisten Tolak Islam Nusantara, Ketua MUI Sumbar Pilih Mundur dari PNS

Konsisten Tolak Islam Nusantara, Ketua MUI Sumbar Pilih Mundur dari PNS

Selasa, 14 Aug 2018 19:44

Ketika Jokowers dan Ahokers Galau dengan Ulama Jadi Cawapres Jokowi

Ketika Jokowers dan Ahokers Galau dengan Ulama Jadi Cawapres Jokowi

Selasa, 14 Aug 2018 19:08

Islam Nusantara Bahayakan Persatuan Umat

Islam Nusantara Bahayakan Persatuan Umat

Selasa, 14 Aug 2018 19:06

Emak-Emak Militan Makassar Minta Ganti Presiden, Ini Alasannya

Emak-Emak Militan Makassar Minta Ganti Presiden, Ini Alasannya

Selasa, 14 Aug 2018 18:45

Saat Ini Sedang Terjadi Perang Terminologi

Saat Ini Sedang Terjadi Perang Terminologi

Selasa, 14 Aug 2018 18:21

Pengamat: Jokowi Berada Ditik Puncak, Prabowo Dinamis

Pengamat: Jokowi Berada Ditik Puncak, Prabowo Dinamis

Selasa, 14 Aug 2018 16:53

[VIDEO] Neno Warisman Usai #2019GantiPresiden Makassar Akan Deklarasi di Eropa dan Amerika

[VIDEO] Neno Warisman Usai #2019GantiPresiden Makassar Akan Deklarasi di Eropa dan Amerika

Selasa, 14 Aug 2018 15:12

Pernyataan Politisi Ini buat Netizen Ragu Demokrat Dukung Prabowo-Sandi

Pernyataan Politisi Ini buat Netizen Ragu Demokrat Dukung Prabowo-Sandi

Selasa, 14 Aug 2018 14:27

Perisai Minta Pemerintah Seriusi Kesehatan Napi

Perisai Minta Pemerintah Seriusi Kesehatan Napi

Selasa, 14 Aug 2018 14:10

Pasangan Capres Diminta Adu Kualitas Bukan Klaim Wakili Umat

Pasangan Capres Diminta Adu Kualitas Bukan Klaim Wakili Umat

Selasa, 14 Aug 2018 14:03

Ingin Tebus Kesalahan karena Antarkan Jokowi jadi Presiden, Politisi Ini kini Dukung Prabowo

Ingin Tebus Kesalahan karena Antarkan Jokowi jadi Presiden, Politisi Ini kini Dukung Prabowo

Selasa, 14 Aug 2018 13:27

HRW Serukan Penyelidikan Internasional atas 'Pembantaian Rabaa' 2013 oleh Junta Militer Mes

HRW Serukan Penyelidikan Internasional atas 'Pembantaian Rabaa' 2013 oleh Junta Militer Mes

Selasa, 14 Aug 2018 13:25


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X