Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.101 views

Generasi Milenial, Kepada Siapa Mesti Berkaca?

Oleh: Salsabila Maghfoor (Jurnalis, Pegiat Literasi)

Beberapa waktu lalu, dunia sempat digegerkan oleh kematian salah satu artis Korea yang dikabarkan meninggal bunuh diri. Entah sudah kali keberapa, yang jelas ini bukanlah kali pertama kasus ini terjadi.

Ada banyak spekulasi yang beredar terkait penyebab kematian Sang artis. Beberapa menceritakan bahwa ia mengalami depresi. Ada pula yang mengatakan, ia mengalami suatu kondisi dimana seseorang merasa bingung untuk apa ia hidup.

Semacam mengalami kerancuan pemaknaan hidup. Yang mengherankan, selepas itu justru bermunculan para pemuja sang artis yang sampai ingin melakukan hal yang serupa. Di Malang juga sempat ditemukan seorang 'Shawol' yang coba melakukan percobaan bunuh diri pasca kematian Kim Jonghyun 'Shinee'.

Bagi sebagian orang, mengidolakan sesuatu atau seseorang adalah satu hal yang akan memuaskannya. Hal ini memang diakui dalam Islam. Syaikh Taqiyuddin An-Nabhani menjelaskan dalam kitab Nidzamul Islam, bahwa manusia memang memiliki 3 naluri yakni naluri berkasih sayang (gharizah Nau'), naluri mensucikan/ mengquduskan sesuatu (gharizah tadayyun), dan naluri untuk mempertahankan diri (gharizah baqa'). Nah, keinginan untuk mengidolakan seseorang atau sesuatu ini tergolong dalam kategori gharizah tadayyun ; inginnya men-spesial-kan.

Dalam konteks idola, ia adalah cerminan yang dijadikan patokan, dijadikan teladan dan inspirasi setiap perbuatan. Maka tidak berlebihan bila dikatakan, salah menemukan idola akan menyebabkan kita nantinya terjerumuskan.

Sebagai seorang muslim, sampai hari ini tidak ada yang paling patut dijadikan idola selain Rasulullah SAW. Banyak penulis non-muslim yang juga mengagumi keagungan pribadi beliau. Bahkan ada yang menobatkan beliau sebagai tokoh yang paling berpengaruh karena kepemimpinan dan kepribadiannya yang menginspirasi banyak kalangan.

 

Tapikan, itu Rasulullah, wajarlah jika seperti itu

Baiklah kalau begitu, marilah kita belajar dari tokoh sekaliber Umar bin Abdul Aziz, atau Salahuddin Al-Ayyubi, atau Muhammad Al-Fatih. Mereka bukanlah golongan Sahabat yang hidup pada zaman Rasulullah dan dapat meneladani beliau secara langsung. Namun mereka mampu menjadi tokoh-tokoh hebat pada masanya, bahkan sangat fenomenal dan dikenang hingga hari ini. Gambaran sosok penakluk ada pada Salahuddin dan Al-Fatih. Gambaran sosok pemimpin yang bijaksana, ada pada Umar bin Abdul Aziz.

 

Apa yang menjadikan mereka layak untuk diidolakan?

Tentu saja karena ketaatan dan keimanannya yang akhirnya membuat kita -bila mengidolakannya- minimal akan selalu terinspirasi untuk melakukan banyak ketaatan yang serupa. Motivasi keimanan inilah yang paling patut untuk diperhitungkan. Kita tentu tahu, sosok Al-Fatih tidak pernah meninggalkan sholat malam semenjak ia baligh, dan dengan itu ia mendorong pasukannya untuk tidak meninggalkan ketaatan barang setitik pun. Sebab itu justru akan menjauhkan pertolongan Allah atas Ummatnya.

Tapi sayangnya, potret semacam itu sangat jauh dari benak anak-anak remaja muslim pada umumnya. Bila ditanya siapa idolanya, bisa dipastikan yang paling banyak keluar dari lisan-lisan mereka adalah nama-nama dari public figure yang seringnya menghiasi layar kaca atau media.

Tidak heran, bila pada akhirnya arah pandang hidupnya juga akan sama seperti para figure kebanyakan. Yang dicari hanya yang berlandas materi, hanya ingin eksistensi dan segala yang berasas duniawi. Jauh dari pandangan capaian akhirat kedepan. Padahal nantinya kita akan dibangkitkan, dan kita akan dikumpulkan bersama orang yang kita cintai. Sungguh merugi bukan, bila selama di dunia hanya mengidolakan mereka yang justru nantinya akan menjerumuskan.

Semua ini tidak terjadi secara tiba-tiba. Anak-anak kita diracuni secara massif oleh media mainstream soal Food, Fun, serta Fashion. Gambaran kehidupan yang dipertontonkan hanyalah soal kesenangan. Secara tidak langsung, tentu saja ini mematikan mentalitas mereka dalam hidup. Mereka cenderung menjadi pribadi yang tidak siap bila harus menghadapi tantangan, atau dihadapkan pada pilihan langkah perjuangan. Mereka didesain untuk menjadi generasi pragmatis yang krisis.

 

Siapa aktor dibalik itu?

Tentu saja negara adidaya yang tidak menginginkan kebaikan berkembang dari anak-anak kaum muslimin. Hal ini mereka anggap sebagai suatu ancaman yang membahayakan, dan akan mengancam eksistensi mereka sebagai negara superpower, yang padahal saat ini sedang diambang batas pesakitan dan akan menemui ajalnya.

Maka dari itu kita mesti melawan narasi jahat yang berusaha menghancurkan generasi kita lewat segala entertaint yang merusak. Kita mesti mengambil peranan terdepan untuk melindungi generasi kita.

Namun, upaya lingkungan saja tidak cukup. Mesti ada upaya sistematis sebagaimana yang dipaparkan oleh Dr. Euis, guru besar IPB, yang nantinya akan melindungi rakyatnya juga dengan upaya yang tersistem. Tidak sekedarnya, tidak ala kadarnya. Dan ini tentu hanya akan lahir dari potret negara yang secara serius ingin mengurusi kesejahteraan rakyatnya.

Sayangnya, hari ini kebanyakan potret negara hanyalah soal kepentingan dan pesanan. Semacam industri, ada uang ada barang. Atau semacam: anda membayar, kami melayani. Maka jangan heran bila pengurusan rakyat sangat jauh dari yang diharapkan.

Terlebih lagi soal masa depan generasi, seperti luput dari perhatian Pemerintah. Revolusi mental yang dicanangkan nyatanya tidak memberikan pengaruh lain selain hanya angan kosong yang menghiasi iklan kampanye. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Pembangunan rumah korban banjir Tasikmalaya ini masih butuh dana 14 juta rupiah untuk. Rumah ini sangat dibutuhkan warga sekitar untuk menimba ilmu agama, ibadah, aqidah, tajwid, tahfizh, akhlaq...

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

Di dalam harta kita terdapat hak orang lain, maka wajib hukumnya bagi umat Islam untuk mengeluarkan zakat. Di dalam zakat itu ada senyum masa depan fakir miskin yatim dan dhuafa....

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

Latest News
Virus Islamophobia di Balik Stigma Radikal

Virus Islamophobia di Balik Stigma Radikal

Kamis, 13 Dec 2018 22:08

Pasukan Penjajah Israel Tankap Bocah Palestina Berusia 6 Tahun di Hebron

Pasukan Penjajah Israel Tankap Bocah Palestina Berusia 6 Tahun di Hebron

Kamis, 13 Dec 2018 21:16

2019, Siapa Yang Menang?

2019, Siapa Yang Menang?

Kamis, 13 Dec 2018 19:42

21 Tahanan Islamic State Melarikan Diri dari Penjara di Irak Utara

21 Tahanan Islamic State Melarikan Diri dari Penjara di Irak Utara

Kamis, 13 Dec 2018 17:15

Doa Khusus Hari Jum'at ini Boleh Diamalkan?

Doa Khusus Hari Jum'at ini Boleh Diamalkan?

Kamis, 13 Dec 2018 17:06

Bom 212, Teror Terhadap Elektabilitas Jokowi

Bom 212, Teror Terhadap Elektabilitas Jokowi

Kamis, 13 Dec 2018 16:05

Saat BlackPink Dibela, Petisi Peduli Generasi Dihina

Saat BlackPink Dibela, Petisi Peduli Generasi Dihina

Kamis, 13 Dec 2018 14:02

Erdogan: Turki Akan Luncurkan Operasi Militer Terhadap YPG di Suriah dalam Beberapa Hari

Erdogan: Turki Akan Luncurkan Operasi Militer Terhadap YPG di Suriah dalam Beberapa Hari

Kamis, 13 Dec 2018 12:00

Setara Institute Sebut Jakarta Kota Intoleran, Fahira: Mungkin Karena Kasus Penodaan Agama Ahok

Setara Institute Sebut Jakarta Kota Intoleran, Fahira: Mungkin Karena Kasus Penodaan Agama Ahok

Kamis, 13 Dec 2018 11:40

[VIDEO] BPJPH Tak Berfungsi, Pemerintah Didesak Tugaskan MUI Urus Halal

[VIDEO] BPJPH Tak Berfungsi, Pemerintah Didesak Tugaskan MUI Urus Halal

Kamis, 13 Dec 2018 11:28

Targetkan Ribuan Pengunjung Wahdah Islamiyah Gelar Ummat Fest 2018

Targetkan Ribuan Pengunjung Wahdah Islamiyah Gelar Ummat Fest 2018

Kamis, 13 Dec 2018 11:05

Interpol Hapus Nama Syaikh Yusuf Al-Qaradawi dari Daftar Buronan

Interpol Hapus Nama Syaikh Yusuf Al-Qaradawi dari Daftar Buronan

Kamis, 13 Dec 2018 11:00

Sukamta: Pemerintah Cina Harus Hormati Keyakinan Warga Muslim Uyghur

Sukamta: Pemerintah Cina Harus Hormati Keyakinan Warga Muslim Uyghur

Kamis, 13 Dec 2018 10:52

Setelah Tolak Perda Syariah, Kini PSI Tolak Praktik Poligami

Setelah Tolak Perda Syariah, Kini PSI Tolak Praktik Poligami

Kamis, 13 Dec 2018 10:44

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Kamis, 13 Dec 2018 09:57

Kenapa e-KTP Kelebihan Cetak? Ada Penggelembungan Data?

Kenapa e-KTP Kelebihan Cetak? Ada Penggelembungan Data?

Rabu, 12 Dec 2018 22:31

Berkali-kali Kasus Tercecernya e-KTP

Berkali-kali Kasus Tercecernya e-KTP

Rabu, 12 Dec 2018 21:31

31 Juta DPT, Politisi: Pemilu 2019 Terduga tidak Jujur

31 Juta DPT, Politisi: Pemilu 2019 Terduga tidak Jujur

Rabu, 12 Dec 2018 20:31

Seorang Pengacara di Mesir Ditangkap Karena Kenakan 'Rompi Kuning' yang Dilarang

Seorang Pengacara di Mesir Ditangkap Karena Kenakan 'Rompi Kuning' yang Dilarang

Rabu, 12 Dec 2018 19:00

Pemberontak Syi'ah Houtsi dan Pemerintah Yaman Setujui Pertukaran 15.000 Lebih Tahanan

Pemberontak Syi'ah Houtsi dan Pemerintah Yaman Setujui Pertukaran 15.000 Lebih Tahanan

Rabu, 12 Dec 2018 18:15


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Selasa, 11/12/2018 21:20

Enough Pak Jokowi!