Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.400 views

Bucin, Istilah dan Fenomena Baru Kaum Milenial

 

Oleh: Muzsuke Abdillah

Fenomena Butjin

Istilah Butjin (baca=bucin) yang merupakan singkatan dari "budak cinta" tengah banyak dipakai netizen negeri +62. Utamanya kata "bucin" ini paling banyak dipakai kalangan remaja untuk mengekspresikan kekagumannya pada sang idola. Contohnya seperti: A adalah bucinnya Oppa Korea, sebab ia rela berkorban dan mau melakukan apapun demi bisa mensupport sang idola.

Fenomena kebucinan menggambarkan tentang betapa seorang budak cinta itu mencintai idolanya, ingin mendukung sepenuh hati apapun yang dilakukan idolanya, berharap bisa berada dekat dengan idolanya, dan selalu menghayal bahwa idolanya adalah miliknya. Ada juga yang sudah terkategori ekstrim, yakni: menganggap bahwa idolanya adalah dewa yang tidak pernah salah.

Perilaku yang biasanya timbul dari sifat bucin adalah: seseorang jadi candu terhadap hal-hal apapun yang berkaitan dengan idolanya. Pagi, siang, malam, ia harus mencari kabar tentang sang idola. Ia pun jadi lebih agresif ketika mendapati idolanya dihujat atau direndahkan oleh orang lain. Baginya, kebahagiaan sang idola adalah prioritas utamanya.

Untuk membahagiakan sang idola, seorang bucin rela melakukan apa saja. Jika idolanya adalah seorang pemain film, maka ia akan aktif mempromosikan sang idola dan menonton setiap filmnya. Jika idolanya adalah penyanyi, maka bucinnya akan membeli banyak album walaupun harga per pcs-nya ratusan ribu, rela datang ke konser dan fansignnya, serta membeli aneka merchandise yang berkaitan dengan sang idola.

Jika idolanya adalah seorang penguasa atau politikus, maka seorang bucin biasanya akan sangat aktif menyebarkan berita-berita baik tentang sang idola, dan menampik secara tegas berita-berita negatif tentang idolanya. Apalagi di masa-masa pemilu, bucin politikus lebih masif lagi dalam membela idolanya, tak peduli walaupun caranya harus dengan melakukan black campaign dan menyebarkan fitnah-fitnah tak berdasar pada kompetitor idolanya.

Butjin dalam Pandangan Islam

Sejatinya kita semua paham bahwa kata budak identik dengan seseorang yang stratanya rendah, sebab budak adalah seseorang yang harus tunduk dan patuh pada apapun yang diperintahkan tuannya. Perbudakan yang sewenang-wenang diharamkan dalam Islam. Justru dengan turunnya Islam yang dibawa oleh sayyidina Muhammad SAW, praktik perbudakan jahiliyah ala kafir Quraisy yang tidak manusiawi dihapuskan.

Islam datang untuk mengangkat derajat manusia dan untuk menjadi rahmatan lil 'alamin. Setelah datangnya Islam, Bilal bin Rabbah yang dulunya seorang budak milik Umayyah sang pemimpin Quraisy kemudian menjadi seseorang yang merdeka. Zaid bin Haritsah yang dulunya dibeli di pasar budak, oleh Rasulullah kemudian diangkat menjadi anak angkat. Inilah bukti bahwa Islam telah memuliakan manusia.

Lalu saat ini ketika Islam telah menjadi agama kita sejak lahir, kenapa kita malah merendahkan diri dengan menjadi budak cinta dari orang lain? Padahal belum tentu idola kita itu melihat kita, melihat perjuangan kita. Bahkan belum tentu ia mengakui eksistensi kita di antara jutaan penggemarnya yang lain.

Apalagi ketika kita menjadi bucin yang radikal dengan membenarkan setiap kalimat yang disampaikan oleh idola kita. Ketika idola kita berkata: "negara kita harus banyak ngutang agar bisa membangun infrastruktur", janganlah kita amini begitu. Sebab yang dikatakannya itu adalah sebuah kekeliruan dan hal itu tidak diperkenankan dalam Islam.

Sebagai muslim, kita hanya boleh menghambakan diri pada Allah SWT. Sebab Allah adalah pencipta kita yang tahu betul apa yang kita butuhkan. Allahpun telah berfirman di dalam Al-qur'an: "Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaKu" (TQS Adz-Dzariyat:56). Ayat ini adalah seruan bagi manusia agar tidak menghambakan diri pada yang lain karena tujuan kita diciptakan adalah untuk beribadah kepada Allah SWT saja.

Oleh karena itu, berhentilah menjadi bucin. Manusia bukanlah sosok yang bisa kita agungkan, hanya Allah Yang Maha Sempurna. Mengidolakan seseorang boleh-boleh saja, seperti kita mengidolakan guru-guru kita, para alim ulama, para pengusaha yang sukses dengan cara-cara Islami, para pemimpin yang amanah, dll, hukumnya boleh. Tapi ada batasannya.

Ikutilah mereka selama mereka mengajak kita untuk taat pada Allah dan Rasul-Nya. Tinggalkan mereka saat mereka mengajak kita berma'shiyat pada Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya ketika kita mengidolakan manusia, kita harus sadar bahwa mereka hanya makhluk yang bersifat lemah dan terbatas. Jadi tidak boleh kita menghambakan diri pada mereka. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Latest News
Presiden PKS: Natuna Harga Diri Bangsa

Presiden PKS: Natuna Harga Diri Bangsa

Selasa, 21 Jan 2020 01:01

Partai Demokrat: Jiwasaraya Kejahatan yang Sempurna

Partai Demokrat: Jiwasaraya Kejahatan yang Sempurna

Senin, 20 Jan 2020 23:56

Ketua Ikatan Gay Tulungagung Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Wasekjen MUI Minta Hukum Mati atau Kebiri

Ketua Ikatan Gay Tulungagung Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Wasekjen MUI Minta Hukum Mati atau Kebiri

Senin, 20 Jan 2020 22:42

Sepertiga Pemuda Israel Tidak Mendaftar Wajib Militer Karena Alasan 'Kesehatan Mental'

Sepertiga Pemuda Israel Tidak Mendaftar Wajib Militer Karena Alasan 'Kesehatan Mental'

Senin, 20 Jan 2020 22:40

Pemberontak Syi'ah Houtsi Serang 76 Masjid Sunni di Yaman

Pemberontak Syi'ah Houtsi Serang 76 Masjid Sunni di Yaman

Senin, 20 Jan 2020 22:07

Menjadi Hamba yang Beriman

Menjadi Hamba yang Beriman

Senin, 20 Jan 2020 21:29

PKS: Revisi PP Minerba Jangan Lupakan Hak Rakyat

PKS: Revisi PP Minerba Jangan Lupakan Hak Rakyat

Senin, 20 Jan 2020 21:07

Badan Hukum Inggris Minta Presiden Mesir Al-Sisi Ditahan Karena Membunuh Mursi

Badan Hukum Inggris Minta Presiden Mesir Al-Sisi Ditahan Karena Membunuh Mursi

Senin, 20 Jan 2020 21:00

Corruption Unfinished

Corruption Unfinished

Senin, 20 Jan 2020 20:27

Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Ketua Ikatan Gay Tulungagung Diamankan Polisi

Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Ketua Ikatan Gay Tulungagung Diamankan Polisi

Senin, 20 Jan 2020 20:14

Kesaksian Munarman: Joserizal adalah Seorang Mujahid fi Sabilillah

Kesaksian Munarman: Joserizal adalah Seorang Mujahid fi Sabilillah

Senin, 20 Jan 2020 14:47

Tentara AS Halangi Pasukan Rusia Capai Ladang Minyak di Hasakah Suriah

Tentara AS Halangi Pasukan Rusia Capai Ladang Minyak di Hasakah Suriah

Senin, 20 Jan 2020 14:30

Pejuang Suriah Serang Pangkalan Udara Hmeimim Rusia di Latakia Dengan Drone

Pejuang Suriah Serang Pangkalan Udara Hmeimim Rusia di Latakia Dengan Drone

Senin, 20 Jan 2020 13:46

Pembukaan Lahan Rumput Laut Untuk Memandirikan Mahasiswa ADI Kupang

Pembukaan Lahan Rumput Laut Untuk Memandirikan Mahasiswa ADI Kupang

Senin, 20 Jan 2020 00:38

Kisah Cinta Pangeran Harry dan Megan, Happily Ever After?

Kisah Cinta Pangeran Harry dan Megan, Happily Ever After?

Ahad, 19 Jan 2020 21:33

Sektor Pariwisata di Iran Semakin Terpukul Menyusul Jatuhnya Pesawat Ukiraina

Sektor Pariwisata di Iran Semakin Terpukul Menyusul Jatuhnya Pesawat Ukiraina

Ahad, 19 Jan 2020 21:30

Ningsih Tinampi, Ajaran Sesat yang Berkembang Pesat

Ningsih Tinampi, Ajaran Sesat yang Berkembang Pesat

Ahad, 19 Jan 2020 21:19

Parlemen Yordania Lakukan Pemungutan Suara untuk Melarang Impor Gas dari Israel

Parlemen Yordania Lakukan Pemungutan Suara untuk Melarang Impor Gas dari Israel

Ahad, 19 Jan 2020 21:01

Iran 'Tidak Miliki Rencana' Kirim Kotak Hitam Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh ke Kiev

Iran 'Tidak Miliki Rencana' Kirim Kotak Hitam Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh ke Kiev

Ahad, 19 Jan 2020 20:19

Pengunjuk Rasa Irak Bakar Markas Milisi Syi'ah Hizbulata di Najaf

Pengunjuk Rasa Irak Bakar Markas Milisi Syi'ah Hizbulata di Najaf

Ahad, 19 Jan 2020 19:39


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X