Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
24.572 views

Petasan Bukan Budaya Kita

 

Oleh: Aily Natasya

Dilansir dari CNN Indonesia, bayi berusia 38 hari di Gresik, Jawa Timur, berinisial HDN meninggal dunia diduga karena kaget mendengar kerasnya ledakan petasan yang disulut tetangga saat malam takbir Lebaran. Nufus, tante korban menuturkan korban saat itu kemudian menangis, ibunya lalu memberikan ASI. Namun, karena lidah N terbalik ke atas, ibunya kesulitan memberikan ASI. Bayi perempuan itu sempat dirawat selama lima hari di rumah sakit sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.

Dari Dokter Farhan, melalui video tiktoknya, ia menyampaikan, bahwa bayi, terutama di bawah usia 2 sampai dengan tiga bulan rentan terjadi pendarahan di otak. Bisa Karena berbagai penyebab termasuk tekanan yang hebat, benturan, dan lain-lain. Dan bayi di bawah usia 6 bulan punya yang namanya refleks moro. Di mana bayi melempar kepala atau tangan ke belakang (terjengkang) karena suara kencang atau gerakan mendadak.

Dzalim

Jumlah korban akibat petasan, kasus ini bukanlah yang pertama kalinya. Namun kali ini kita kembali ditegur tentang betapa ber-mudharat-nya petasan ini. Dari yang ringan, parah, hingga yang merenggang nyawa. Namun hingga sekarang, petasan sama sekali belum bersih dari lingkungan kita. Masih saja ada anak-anak bahkan orang dewasa yang memainkannya. Meski ada beberapa kalangan yang masih menganggap bahwa petasan sebagai sebuah perayaan yang wajar di hari lebaran, namun tetap saja, akibatnya sendiri sangat bertentangan dengan cerminan Islam.

“Seorang muslim adalah seseorang yang lisan dan tangannya tidak mengganggu orang lain.” (HR. Bukhari no. 10 dan Muslim no. 41).

Dan merunut dari hadits di atas, apakah petasan itu wajar untuk menjadi budaya perayaan kita? Tentu tidak. Entah itu disengaja atau tidak, dampaknya sama sekali tidak bisa dipungkiri sangat mendzalimi saudara-saudara kita yang lain sebagaimana kasus yang sedang kita bahas ini.

Hal ini juga masuk kepada batas kebisingan yang ditimbulkan oleh aktivitas tetangga. Kebisingan yang ditimbulkan dalam kasus ini sama sekali tidak bisa ditolerir lagi, maka hukumnya tentu saja tidak boleh. Sebagaimana penjelasan Syekh Muhammad Mahfud bin Abdullah At-Tarmasi:

“Diharamkan bagi semua orang yang mengeraskan (bacaan) dalam shalat dan di luar shalat, jika bisa mengganggu pada orang lain, mulai dari orang shalat, orang yang membaca Al-Qur’an, dan orang tidur, karena hal itu berbahaya (mengganggu).”

Bacaan yang jika sampai mengganggu saja tidak boleh, apalagi dari sebuah petasan yang sama sekali entah manfaatnya untuk apa, namun jelas ke-mudharatan-nya. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin berfatwa bahwa membeli dan menjual petasan hukumnya haram. Hal itu dikarenakan dua hal:

1. Termasuk perbuatan menyia-nyiakan harta, sedangkan menyia-nyiakan harta itu haram. Dan Nabi shallallahu’alaihi wasallam melarang hal itu.

2. Di dalamnya terdapat gangguan, baik dari suaranya yang mengganggu, dan terkadang bisa menyebabkan kebakaran jika mengenai benda yang mudah terbakar dan tidak cepat dipadamkan.

Regulasi

Pertama sekali, sudah seharusnya pemerintah memberikan pengimbauan serta regulasi lebih sering mengenai hal ini. Tidak hanya bagi yang membeli, namun juga bagi yang menjual. Pemerintah harus mencegah agar tidak ada lagi korban jiwa maupun korban materi. Hal ini merupakan hal yang harus diseriusi karena ini masuk ke dalam kemanusiaan dan soal mencegah orang lain tidak dirugikan.

Dan yang kedua, regulasi ini diperuntukkan bagi orang dewasa kepada anak-anak. Yup, harap para orang tua yang memiliki anak, anaknya diawasi dan diedukasi mengenai ini. Agar tidak hanya membahayakan orang lain, namun juga demi keselamatan diri sendiri.

Demikian pembahasan kita. Semoga kita juga selalu punya empati untuk tidak bertindak ceroboh. Tidak hanya dalam hal petasan, namun juga hal yang lain. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Ustadzah Salma Khoirunnisa, salah satu pengajar di Pesantren Tahfizul Quran Darul Arqom Sukoharjo mengalami kecelakaan. Kondisinya masih belum sadar, dan sempat koma selama 5 hari karena diperkirakan...

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Diawali dengan berniat karena Allah, berperan aktif menebarkan amal sholeh dan turut serta membantu pemerintah memberikan kemudahan kepada umat mendapatkan pelayanan kesehatan, maka Ulurtangan...

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Rafli Bayu Aryanto (11) anak yatim asal Weru, Sukoharjo ini membutuhkan biaya masuk sekolah tingkat SMP (Sekolah Menengah Pertama). Namun kondisi ibu Wiyati (44) yang cacat kaki tak mampu untuk...

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Alhamdulillah, pada Sabtu, (18/11/2023), Yayasan Ulurtangan.com dengan penuh rasa syukur berhasil melaksanakan program Sedekah Barangku sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama umat Islam....

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Sungguh miris kondisi Arga Muhammad Akbar (2) anak kedua pasangan Misran dan Sudarti ini, sudah sebulan ini perutnya terus membesar bagai balon yang mau meletus. Keluarganya butuh biaya berobat...

Latest News

MUI

Sedekah Al Quran

Sedekah Air untuk Pondok Pesantren

Must Read!
X