Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.618 views

Tidak Sekedar Program OPOP, Pengasuh Ponpes Harapkan Adanya Asosiasi Ekonomi Pesantren

BANDUNG (voa-islam.com) - Para pengasuh pondok pesantren di Jawa Barat mengharapkan upaya nyata Pemerintah Provinsi Jawa Barat  dalam pengembangan pesantren.

Tidak sekadar mengusung program One Pesantren One Product (OPOP) yang digulirkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, melainkan adanya asosiasi ekonomi pesantren.

Hal tersebut diungkapkan anggota Panitia Khusus (Pansus) VII Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Barat Asep Wahyuwijaya saat melakukan kunjungan kerja ke beberapa pondok pesantren di Jawa Barat.

Kunjungan kerja digelar Pansus VII DPRD sebagai tindak lanjut pembahasan rancangan peraturan daerah (Raperda) pengembangan pesantren di Jawa Barat.

“Dari hasil silaturahmi dengan beberapa pengurus pondok pesantren di Jawa Barat, dalam memperkaya materi dan substansi Raperda Pengembangan Pesantren ini, kami mendapatkan masukan dari para pengurus pondok pesantren. Keinginan para pengurus pesantren ini justru ingin menjadikan pesantren. mandiri secara ekonomi, sekaligus dapat menjadi pusat perputaran ekonomi umat dengan membentuk semacam serikat atau asosiasi ekonomi pesantren,” ungkap Asep di Bandung, Selasa 30 Juni 2020.

Dengan adanya masukan dan harapan para pengurus pondok pesantren ini, lanjut Asep, diharapkan dapat diakomodir dalam Peraturan Daerah Pengembangan Pesantren di Jawa Barat.

Pasalnya, kata dia, pemberdayaan ekonomi di pondok pesantren ini menjadi salah satu isu strategis dalam pengembangan pesantren. Hal itu pun seharusnya dapat segera difasilitasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Namun, dari berbagai upaya pengembangan pesantren.yang dituangkan dalam raperda ini, kata Asep, justru pihaknya menemukan persoalan baru. Raperda pengembangan pesantren tidak bisa segera disahkan menjadi perda. Alasannya, kata Asep, saat ini masih menunggu peraturan turunan dari Undang-undang 18 tahun 2019 tentang pesantren.

“Secara yuridis, meskipun Undang-undang Nomor 18 tahun 2019 tentang pesantren telah disahkan menjadi undang-undang, namun raperda tentang penyelenggaraan pesantren ini tidak bisa dengan segera dan serta merta menjadi perda. Hal itu karena kewenangannya masih ada di pemerintah pusat dalam hal ini di Kementerian Agama,” tutur Asep seperti dikutip dari pikiran-rakyat.com.

Sebagai dasar dari pelaksanaan otonomi daerah, lanjut dia, urusan kewenangan pemerintahan konkuren sudah dibagi dalam Undang-undang Nomor 23/2014 tentang pemerintahan daerah. Dalam lampiran undang-undang tersebut, kata dia, urusan pesantren itu masih menjadi domainnya pemerintah pusat.

“Namun, jika merujuk pada Pasal 15 ayat (3) undang-undang tentang pemerintahan daerah, itu bisa saja ada kewenangan yang dibagikan ke pemerintah daerah asal ada Peraturan Presiden. Nah, ternyata, Undang-undang Pesantren pun mengamanatkan perlunya Perpres agar undang-undang tersebut bisa segera berlaku dengan efektif,” ucap dia

Dengan demikian, kata Asep, maka terkait dengan kewenangan pemerintah daerah dalam urusan pesantren ini, pengesahan raperda pengembangan pesantren ini harus menunggu terbitnya Perpres terlebih dahulu sebelum dapat disahkan menjadi Perda Pengembangan Pesantren. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Syariah Biz lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Latest News
Angka Pernikahan Dini Melejit saat Pandemi; Akar Masalah dan Solusi

Angka Pernikahan Dini Melejit saat Pandemi; Akar Masalah dan Solusi

Senin, 03 Aug 2020 22:09

Ujicoba Vaksin Asal China, Netty Aher: Pastikan Vaksin Aman

Ujicoba Vaksin Asal China, Netty Aher: Pastikan Vaksin Aman

Senin, 03 Aug 2020 20:31

Cegah Nikah Dini atau Legalkan Seks Bebas?

Cegah Nikah Dini atau Legalkan Seks Bebas?

Senin, 03 Aug 2020 19:59

Investasi Bodong, Berharap Untung Malah Buntung

Investasi Bodong, Berharap Untung Malah Buntung

Senin, 03 Aug 2020 19:49

Setelah 9 Tokoh Oposisi, Kini Lahir Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia

Setelah 9 Tokoh Oposisi, Kini Lahir Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia

Senin, 03 Aug 2020 19:36

Izinkan Aku menjadi Sahabat Jannahmu

Izinkan Aku menjadi Sahabat Jannahmu

Senin, 03 Aug 2020 19:26

Sejumlah Pria Bersenjata Bersenjata Serang Penjara di Jalalabad Afghanistan Timur

Sejumlah Pria Bersenjata Bersenjata Serang Penjara di Jalalabad Afghanistan Timur

Senin, 03 Aug 2020 16:00

Jet-jet Tempur Israel Serang Jalur Gaza

Jet-jet Tempur Israel Serang Jalur Gaza

Senin, 03 Aug 2020 15:15

Kuwait Larang Penerbangan dari 31 Negara Yang Dianggap 'Berisiko Tinggi' Virus Corona

Kuwait Larang Penerbangan dari 31 Negara Yang Dianggap 'Berisiko Tinggi' Virus Corona

Senin, 03 Aug 2020 14:28

Pengangguran 10 Juta! Ikuti Training & Praktek 5 hari di RM Padang Express

Pengangguran 10 Juta! Ikuti Training & Praktek 5 hari di RM Padang Express

Senin, 03 Aug 2020 09:46

Djoko S Tjandra Tertangkap Setelah 3 Jenderal Dicopot

Djoko S Tjandra Tertangkap Setelah 3 Jenderal Dicopot

Senin, 03 Aug 2020 08:32

AS Usulkan Agar Para Pejuang Taliban Berbahaya Ditempatkan Dalam Tahanan Rumah

AS Usulkan Agar Para Pejuang Taliban Berbahaya Ditempatkan Dalam Tahanan Rumah

Ahad, 02 Aug 2020 23:15

Warga Israel Lakukan Demonstrasi Anti-Netanyahu Terbesar di Al-Quds Yerusalem

Warga Israel Lakukan Demonstrasi Anti-Netanyahu Terbesar di Al-Quds Yerusalem

Ahad, 02 Aug 2020 22:55

Arti Cinta

Arti Cinta

Ahad, 02 Aug 2020 21:52

Menjaga yang Berharga

Menjaga yang Berharga

Ahad, 02 Aug 2020 21:46

Bumi Pertiwi Disapa Resesi

Bumi Pertiwi Disapa Resesi

Ahad, 02 Aug 2020 21:46

7 Tentara Suriah Tewas 9 Lainnya Terluka Dalam Bentrokan Dengan Pejuang Oposisi Suriah di Idlib

7 Tentara Suriah Tewas 9 Lainnya Terluka Dalam Bentrokan Dengan Pejuang Oposisi Suriah di Idlib

Ahad, 02 Aug 2020 21:44

Terimakasih Nak, Kau Ajarkan Ibumu Beretika

Terimakasih Nak, Kau Ajarkan Ibumu Beretika

Ahad, 02 Aug 2020 21:39

Idul Adha: Refleksi Pengorbanan dan Ketaatan Berbuah Keridhaan

Idul Adha: Refleksi Pengorbanan dan Ketaatan Berbuah Keridhaan

Ahad, 02 Aug 2020 21:32

Badan Intelijen Afghanistan Klaim Tewaskan Seorang Pemimpin Senior Islamic State

Badan Intelijen Afghanistan Klaim Tewaskan Seorang Pemimpin Senior Islamic State

Ahad, 02 Aug 2020 21:30


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X