Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.791 views

Generasi Tik Tok, Satu dari Seribu Jebakan Gadget

Oleh : Sumirah, M.Si (Ibu Pemerhati Masalah Umat)

Beberapa hari terakhir, ajakan untuk memblokir aplikasi Tik Tok gencar sekali, sempat penasaran ini aplikasi apa? isinya apaan? Kok sampai harus diblokir. Akhirnya cari-cari info mengenai aplikasi ini.

Ternyata aplikasi ini digunakan untuk menciptakan video musik singkat menggunakan sejumlah musik yang sudah disediakan dalam aplikasi, kemudian pengguna bisa merekam apa pun selama 60 detik, dan menggabungkan video tersebut dengan musik yang sudah tersedia.

Tik Tok pertama kali merambah Indonesia pada September 2017, dan menjadi aplikasi yang sangat populer di sejumlah kalangan, terutama remaja.

Di medsos pun ternyata sudah ramai mengenai aplikasi Tik Tok ini. Dalam unggahan Yuni Rusmini terdapat foto status dari seorang ayah yang mengatakan bahwa anaknya rela mencuri uang sebesar Rp500 ribu untuk menghadiri acara jumpa penggemar (meet and greet) dengan salah seorang selebritas Tik Tok.

Kemudian ada pula unggahan status seorang remaja yang mengatakan ingin membuat agama baru dengan menjadikan selebritas Tik Tok ini sebagai Tuhan mereka. Ada lagi seorang fans yang dengan bangganya upload foto dan mengatakan tak segan menjual ginjal demi bertemu selebritas Tik Toknya.

Itulah sekelumit cerita tentang aplikasi Tik Tok. Aplikasi-aplikasi semacam ini pasti jumlahnya banyak di dunia maya. Memang perkembangan teknologi terutama teknologi gadget telah maju pesat dan penggunanyapun sangat banyak sekali, tidak hanya para orangtua tetapi kaum muda bahkan anak-anak seusia 2 tahun pun sudah dikasih gadget.

Telah banyak juga fakta bahwa gadget ini memberikan efek negatif. Lihatlah kasus aplikasi Tik Tok tadi, bahwa pengguna Tik Tok yang mampu mencari dukungan popularitas sampai fans-nya sudah tidak lagi memperhatikan norma, menghalalkan segala cara hanya untuk bisa bertamu fans mereka, sampai kepada kebebasan yang membahayakan aqidah mereka. Inikah anak muda sekarang? Mau dikemanakan generasi muda sekarang jika mereka menjadi generasi Alay?

Bukan hanya kasus Tik Tok yang membuat kita sebagai orangtua miris. Bulan Januari kita mendapatkan berita adanya siswa Bondowoso yang gila karena gadget, terjadi juga dengan bocah kelas 6 SD yang tinggal di Blimbing, Kota Malang, bocah tersebut kecanduan gadget, berteriak sekencang-kencangnya ketika gadget tersebut diambil orangtuanya, bahkan buku LKS dirobeknya dan baru menghentikan perilakunya setelah diberi gadget. Perubahan sikap tersebut dialami sejak sering bermain gadget.

”Hal yang menimpa bocah ini (Royhan) karena kecanduan gadget. Sejak berusia dua tahun, dia sudah bermain gadget,” ujar Daniel Sember, konsultan psikologi yang mengobati Royhan di Biro Konsultasi Psikologi, Psychosense Training and Consulting Malang, kemarin (23/1).  (https://www.radarmalang.id/karena-gadget-gila-hingga-sayat-nadi/)

Di pusat rehabilitasi pecandu gadget juga banyak ditemukan pasien yang sama, bahkan anak SMP yang sampai ingin bunuh diri dengan menyayat nadinya. Menurut Dokter Dewi Prisca Sembiring, Poli jiwa RSUD Dokter Koesnadi, Bondowoso Jawa Timur penggunaan gadget menyebabkan gangguan jiwa karena menyebabkan pengecilan pada otak yang seharusnya mampu membedakan mana yang benar dan salah.

Sementara otak yang menginginkan kemauan agar dituruti membesar. Padahal normalnya nggak demikian, terlebih dengan usia 15 tahun dan 17 tahun seharusnya sudah memahami apa itu yang benar dan salah.

Adalagi masalah pornografi yang begitu mudahnya didapatkan dari gadget ini. Dan menurut Dr Mark, B. Kastlemaan, pakar adiksi pornografi dari USA, pornografi dapat menyebabkan kerusakan pada lima bagian otak, terutama pada Pre Frontal Corteks (bagian otak yang tepat berada di belakang dahi). Sedangkan kecanduan narkoba menyebabkan kerusakan pada tiga bagian otak.

Jika kita lihat gadget memang menjadi kebutuhan kondisi saat ini. Beragam aplikasi yang bisa kita pakai, mulai dari telp, sms, wa, peta, medsos, alarm pengingat, sampai kepada aplikasi hiburan berupa music, sampai kepada game. Gadget memang seperti pedang bermata dua. Jika bisa menggunakannya dengan bijak maka kita akan memperoleh manfaat, tetapi jika tidak bisa menggunakannya maka mudharot yang didapat.

Istilahnya gadget dengan fasilitas internet seperti dunia luar yang terbuka hanya dengan sebuah layar. Bisa berselancar kemanapun dengan layer kecil itu. Terbayang kan jika seorang anak kecil atau anak-anak yang belum tahu hal mana yang benar mana yang salah menggunakan gadget. Bisa salah melangkah dan fatal akibatnya.

 

Bagaimana Islam memandang gadget?

Gadget adalah suatu benda/barang hasil teknologi. Islam memandang bahwa gadget adalah sesuatu yang mubah atau boleh selama masih dalam bentuk yang umum atau normal tanpa dipengaruhi oleh suatu ideologi. Untuk gadget dengan aplikasi-aplikasi tertentu yang menghantarkan pada kelalaian atau bahkan membawa pada kerusakan aqidah seperti pada kasus aplikasi Tik Tok diatas maka aplikasinya ini yang dilarang bukan gadgetnya, karena gadget hanyalah sebuah benda.

Sebagai orangtua yang peduli dengan generasi muda, seharusnya ada rambu-rambu ketika memberikan gadget kepada anak. Menurut Abah Ihsan, pakar Parenting, rambu-rambu ketika menggunakan gadget adalah 3D yaitu didampingi, dibutuhkan dan dipinjamkan.

Didampingi artinya seorang anak ketika menggunakan gadget harus didampingi, tidak sendirian, jika ada yang tidak tahu dijelaskan.

Dibutuhkan artinya memang menggunakan gadget untuk kebutuhan, misalnya untuk mengerjakan tugas sekolah, komunikasi. Selain hal-hal yang tidak dibutuhkan tidak dibolehkan. Gadget untuk anak-anak belum dibutuhkan, anak-anak yang masih dalam tahap berkembang mereka justru butuh untuk beraktifitas fisik, bergerak, bukan duduk manis di depan layar.

Dipinjamkan artinya anak tidak punya gadget sendiri, tapi dipinjami orangtuanya.

Jadi ketika orangtua mau tegas dan menerapkan hal ini kepada anak, hal-hal negative yang muncul akibat berselancar menggunakan gadget plus fasilitas internetnya bisa dihindari.

Selain peran orangtua, diperlukan juga peran masyarakat yang mengawasi. Seperti sekarang, adanya pengaduan dari masyarakat mengenai aplikasi Tik Tok dan ajakan untuk memblokir aplikasi ini juga merupakan salah satu contoh wujud dari peran serta masyarakat dalam menjaga generasi dari hal-hal yang merusak.

Dibutuhkan juga peran negara yang serius untuk mengurusi masalah ini, misalnya :

  1. Negara seharusnya membatasi kepemilikan gadget. Gadget dengan beragam aplikasinya dikhususkan hanya untuk orang dewasa, buka untuk anak-anak atau balita. Misalnya dibatasi diumur 17 th baru boleh memegang gadget.
  2. Negara seharusnya membatasi aplikasi-aplikasi yang tidak bermanfaat, situs-situs yang berbau pornografi dan pornoaksi, game-game yang berbau kekerasan, karena aplikasi-aplikasi ini membawa banyak hal negative, kelalaian, bahkan pada perusakan akidah.
  3. Negara juga wajib menanamkan pendidikan bagi generasi muda mengenai sistem pergaulan dalam Islam, bagaimana bergaul dengan lawan jenis, bagaimana seorang perempuan menjaga izzah (kemuliaan) sehingga tidak dengan begitu bebasnya mengumbar pergaulan seperti di aplikasi Tik Tok. Jika generasi muda paham akan syariat islam mengenai hukum pergaulan, hukum media maka insyaAllah generasi muda akan terselamatkan.

Jadi dalam hal ini memang dibutuhkan kontrol baik dari keluarga, masyarakat dan negara pada khususnya. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tekno lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Muslim Prancis Gugat Facebook dan YouTube Terkait Siaran Langung Pembantaian di Christchurch

Muslim Prancis Gugat Facebook dan YouTube Terkait Siaran Langung Pembantaian di Christchurch

Selasa, 26 Mar 2019 22:12

Suasana yang Tak Biasa Dihadapi Fahri saat Sambut Prabowo

Suasana yang Tak Biasa Dihadapi Fahri saat Sambut Prabowo

Selasa, 26 Mar 2019 20:23

Video Teknologi (2): Cara Ruqyah Terbaru Dengan Cahaya Bermuatan Al Quran, Temuan Driver Gojek

Video Teknologi (2): Cara Ruqyah Terbaru Dengan Cahaya Bermuatan Al Quran, Temuan Driver Gojek

Selasa, 26 Mar 2019 19:32

Akan Rasakan Kekalahan bukan Berarti ingin Ajak Menteri Kampanye

Akan Rasakan Kekalahan bukan Berarti ingin Ajak Menteri Kampanye

Selasa, 26 Mar 2019 19:23

Serangan Rezim Assad ke Sekolah di Idlib Tewaskan 2 Anak

Serangan Rezim Assad ke Sekolah di Idlib Tewaskan 2 Anak

Selasa, 26 Mar 2019 19:21

Israel Terus Bombardir Gaza Meski Ada Gencatan Senjata

Israel Terus Bombardir Gaza Meski Ada Gencatan Senjata

Selasa, 26 Mar 2019 19:08

Anies: Tarif MRT Jangan Dipolitisasi buat Pilpres

Anies: Tarif MRT Jangan Dipolitisasi buat Pilpres

Selasa, 26 Mar 2019 18:46

Gamer di India Serukan Boikot PUBG karena Jadikan Kabah Sebagai Target Sasaran

Gamer di India Serukan Boikot PUBG karena Jadikan Kabah Sebagai Target Sasaran

Selasa, 26 Mar 2019 18:39

Pernyataan KPU Basa-basi, Politisi Serukan Undang Carter Centre

Pernyataan KPU Basa-basi, Politisi Serukan Undang Carter Centre

Selasa, 26 Mar 2019 18:23

Prabowo lebih Dulu Dikenal daripada Jokowi

Prabowo lebih Dulu Dikenal daripada Jokowi

Selasa, 26 Mar 2019 17:23

Di Utara Jakarta Sandi Bicara Semangat Betawi dan Perubahan

Di Utara Jakarta Sandi Bicara Semangat Betawi dan Perubahan

Selasa, 26 Mar 2019 16:23

Video Teknologi (1): 7 Manfaat Terapi Cahaya Al Quran, Temuan Asli Indonesia

Video Teknologi (1): 7 Manfaat Terapi Cahaya Al Quran, Temuan Asli Indonesia

Selasa, 26 Mar 2019 13:01

Jendral AS: Pasukan Amerika Siap Mati Membela Israel Jika Diminta

Jendral AS: Pasukan Amerika Siap Mati Membela Israel Jika Diminta

Selasa, 26 Mar 2019 11:35

Bagus, Polisi Mulai Netral

Bagus, Polisi Mulai Netral

Selasa, 26 Mar 2019 10:41

Bergabung dalam Kampanye 'Hello Brother', Mesut Ozil Serukan Persatuan Melawan Teror

Bergabung dalam Kampanye 'Hello Brother', Mesut Ozil Serukan Persatuan Melawan Teror

Selasa, 26 Mar 2019 10:30

7 Warga Palestina Terluka dalam Serangan Udara Terbaru Israel di Gaza

7 Warga Palestina Terluka dalam Serangan Udara Terbaru Israel di Gaza

Selasa, 26 Mar 2019 08:35

Klaim MRT Jokowi: Perlawanan Diam Anies Baswedan

Klaim MRT Jokowi: Perlawanan Diam Anies Baswedan

Selasa, 26 Mar 2019 07:05

Benang Merah Teror Keji Selandia Baru dan Industri Islamophobia Global

Benang Merah Teror Keji Selandia Baru dan Industri Islamophobia Global

Selasa, 26 Mar 2019 02:45

Serangan Udara AS di Kunduz Tewaskan 13 Warga Sipil Afghanistan, Sebagian Besar Anak-anak

Serangan Udara AS di Kunduz Tewaskan 13 Warga Sipil Afghanistan, Sebagian Besar Anak-anak

Senin, 25 Mar 2019 21:15

Gaza Diambang Perang, Israel Kerahkan 2 Brigade Infanteri dan Unit Lapis Baja ke Perbatasan

Gaza Diambang Perang, Israel Kerahkan 2 Brigade Infanteri dan Unit Lapis Baja ke Perbatasan

Senin, 25 Mar 2019 21:00


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Senin, 25/03/2019 17:40

Di MRT, Jokowi Kehilangan Simpati