Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.735 views

Ponsel Aman Tak Terlacak

JAKARTA (voa-islam.com)- Perusahaan-perusahaan teknologi telah menerima hantaman pemberitaan tentang betapa buruknya mereka dalam melindungi informasi personal penggunanya. Laporan mendalam New York Times, misalnya, mengungkap kemampuan aplikasi ponsel pintar untuk melacak lokasi penggunanya. Beberapa perusahaan, terutama Apple, mulai mempromosikan bahwa mereka menjual produk dan layanan yang melindungi privasi pengguna.

Pengguna ponsel pintar tidak pernah secara eksplisit ditanya jika mereka ingin dilacak setiap harinya. Namun perusahaan seluler, pembuat ponsel pintar, pengembang aplikasi, dan perusahaan media sosial mengklaim mereka telah mendapatkan izin pengguna untuk melakukan pengawasan pribadi (hampir) secara terus-menerus.

Masalah mendasarnya adalah kebanyakan orang tidak mengerti bagaimana teknis pelacakan yang dilakukan perusahaan teknologi.. Perusahaan teknologi pun tidak membantu mengajari penggunanya tentang hal itu. Bahkan, mereka dengan sengaja menutupi detail penting demi keuntungan ekonomi senilai triliunan dolar berdasar metode mendapatkan persetujuan yang dipertanyakan etikanya.

Kebanyakan perusahaan mengungkapkan cara mereka melindungi konsumennya melalui kebijakan mereka tentang privasi; banyak perangkat lunak yang mengharuskan penggunanya untuk mengklik tombol yang menyebutkan bahwa mereka setuju dengan syarat-syarat yang ada sebelum menggunakan programnya.

Namun, orang tidak selalu punya pilihan. Yang ada malah mereka dipaksa untuk memberikan persetujuan karena konsumen hanya bisa memakai layanannya jika mereka setuju.

Jika ada seseorang yang benar-benar ingin memahami isi kebijakan-kebijakan tersebut, dia akan menemukan rinciannya di dalam dokumen hukum yang panjang yang hampir tak seorang pun, kecuali para pengacara yang membuatnya, dapat mengerti maksudnya.

Seringkali kebijakan ini diawali dengan pernyataan “gombal” seperti “privasi Anda penting bagi kami.” Walau begitu, syarat sebenarnya menunjukkan kenyataan yang berbeda. Tidak jarang kenyataannya perusahaan tersebut dapat melakukan apapun seenaknya dengan informasi pribadi Anda, selama mereka telah memberitahu Anda sebelumnya.

Hukum federal Amerika Serikat tidak mengharuskan kebijakan privasi sebuah perusahaan untuk benar-benar melindungi privasi penggunnya. Perusahaan juga tidak diharuskan memberitahukan konsumen terkait praktiknya dengan bahasa yang jelas dan dan bukan bahasa hukum atau memberitahu konsumen dengan cara yang mudah dimengerti.

Teorinya, pengguna mungkin bisa dapat memilih dan menemukan layanan dari perusahaan dengan praktik privasi data yang lebih baik. Namun, persetujuan yang tidak memberikan pilihan sama sekali kepada konsumen untuk memilih teknologi yang lebih canggih membatasi kekuatan kompetisi di hampir seluruh industri teknologi.

 Data Terjual ke Pihak Ketika

Ada beberapa situasi di mana platform seperti Apple dan Google mengizinkan pihak lain mengumpulkan data yang mereka miliki.

Contohnya, kedua perusahaan tersebut mengizinkan pengguna mematikan pelacakan GPS mereka. Idealnya, ini seharusnya mencegah aplikasi untuk mengumpulkan data lokasi Anda–tetapi ini tidak selalu begitu. Lebih lanjut, tawaran ini tak berarti apa-apa jika penyedia layanan seluler Anda menjual informasi lokasi ponselnya ke pihak ketiga.

Pembuat aplikasi juga bisa meminta pengguna untuk tidak mematikan layanan lokasinya, lagi-lagi dengan pemberitahuan bersifat “memaksa”. Saat pengaturan aplikasi iOS, [pengguna dapat memilih] apakah aplikasi dapat mengakses lokasi ponsel “setiap saat”, “ketika menggunakan aplikasi”, atau “tidak sama sekali.”

Namun mengganti pengaturan dapat memicu pesan tidak menyenangkan: “Kami membutuhkan informasi lokasi Anda untuk meningkatkan pengalaman Anda,” kata satu aplikasi. Pengguna tidak diberikan pertanyaan penting lain, seperti apakah mereka menyetujui aplikasi tersebut menjual posisi lokasi mereka ke perusahaan lain.

Banyak pengguna juga tidak tahu bahkan ketika nama dan informasi kontak mereka dihapus dari data lokasi, maka dengan sedikit sejarah lokasi dapat mengungkap alamat rumah mereka, tempat yang sering mereka kunjungi, petunjuk terhadap identitas mereka, kondisi medis, dan hubungan personal mereka.

Mengapa Orang Tidak Keluar Saja

Banyak situs web dan aplikasi yang menyulitkan dan bahkan tidak memungkinkan pengguna untuk menolak bentuk pengawasan agresif dan praktik pengumpulan data. Dalam peran saya sebagai pakar interaksi manusia-komputer, salah satu masalah yang saya pelajari adalah kekuatan pengaturan default.

Ketika perusahaan mengatur default dalam sistem untuk menghidupkan “layanan petunjuk lokasi,” orang jarang mengganti pengaturan tersebut, apalagi jika mereka tidak sadar ada pilihan lain yang bisa mereka pilih.

Selanjutnya, ketika mengganti pengaturan tersebut dirasa merepotkan, sebagaimana yang terjadi saat ini di sistem iOS dan Android, maka lebih kecil kemungkinan orang untuk menolak data lokasinya dikumpulkan–bahkan ketika mereka membencinya sekalipun.

Kebijakan privasi yang sedikit memaksa dan pilihan default untuk pengaturan privasi pengguna telah menciptakan lingkungan di mana orang menjadi kurang awas mengenai kehidupan mereka yang menjadi subjek pengawasan menit-ke-menit.

Mereka juga kebanyakan tidak sadar jika informasi mereka secara individual dijual kembali untuk membuat lebih banyak lagi iklan yang lebih tepat sasaran. Namun perusahaan dapat secara legal, walau tidak etis, mengatakan konsumen mereka setuju akan hal tersebut.

Mengakali kekuatan pengaturan default

Peneliti privasi tahu bahwa orang tidak menyukai praktik-praktik ini, dan banyak orang akan berhenti menggunakan layanan tersebut jika mereka memahami akibat dari pengumpulan data. Jika pengawasan invasif adalah harga yang harus dibayar untuk menggunakan layanan gratis, banyak orang lebih memilih membayar atau setidaknya ingin perusahaan-perusahaan tersebut mematuhi regulasi pengumpulan data yang lebih ketat.

Perusahaan juga tahu ini, itulah sebabnya, saya berpendapat, mereka menggunakan bentuk paksaan untuk memastikan partisipasi.

Sampai pemerintah memiliki peraturan yang, setidaknya, mengharuskan perusahaan untuk meminta persetujuan eksplisit, individu perlu mengetahui cara melindungi privasi mereka. Inilah tiga saran saya:

• Mulailah dengan mempelajari cara mematikan layanan lokasi di iPhone atau perangkat Android Anda.

• Hidupkan lokasi hanya jika menggunakan aplikasi yang jelas-jelas membutuhkan lokasi Anda untuk berfungsi, seperti aplikasi peta.

• Hindari aplikasi, seperti Facebook Mobile, yang menggali dalam perangkat Anda untuk informasi pribadi sebanyak mungkin; gunakanlah peramban dengan mode rahasia, seperti Firefox.

Jangan biarkan pengaturan default membuka lebih banyak informasi mengenai Anda lebih dari yang Anda inginkan.

*Jen King, Director of Consumer Privacy, Center for Internet and Society, Stanford University, dikutip Nationalgeographic.co.id

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tekno lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Latest News
Ketua DPP PKS: Bank Syariah Perlu Berbenah untuk Jadi Lebih Baik

Ketua DPP PKS: Bank Syariah Perlu Berbenah untuk Jadi Lebih Baik

Selasa, 27 Jul 2021 10:41

Puncak Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional, PKS Serukan Kolaborasi untuk Keluarga Tangguh

Puncak Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional, PKS Serukan Kolaborasi untuk Keluarga Tangguh

Selasa, 27 Jul 2021 10:37

Politisi Gerindra: Jangan Lupakan Hak Rakyat Saat PPKM Diperpanjang

Politisi Gerindra: Jangan Lupakan Hak Rakyat Saat PPKM Diperpanjang

Selasa, 27 Jul 2021 08:45

Stunting Merusak Potensi Bonus Demografi Indonesia 2045

Stunting Merusak Potensi Bonus Demografi Indonesia 2045

Senin, 26 Jul 2021 20:20

Kementerian Sosial Resmikan Sekolah Lansia Salimah

Kementerian Sosial Resmikan Sekolah Lansia Salimah

Senin, 26 Jul 2021 20:17

Pasukan Keamanan Tunisia Serbu Kantor Al Jazeera, Usir Para Staf

Pasukan Keamanan Tunisia Serbu Kantor Al Jazeera, Usir Para Staf

Senin, 26 Jul 2021 20:05

Food Careline Services ACT: Layanan Makan Gratis untuk Orang Lapar

Food Careline Services ACT: Layanan Makan Gratis untuk Orang Lapar

Senin, 26 Jul 2021 20:01

Selandia Baru Akan Izinkan Seorang Wanita Terkait Islamic State Dan 2 Anaknya Untuk Pulang

Selandia Baru Akan Izinkan Seorang Wanita Terkait Islamic State Dan 2 Anaknya Untuk Pulang

Senin, 26 Jul 2021 19:35

Raih Gelar Doktor, Fahmi Idris Urai Strategi Cegah Korupsi

Raih Gelar Doktor, Fahmi Idris Urai Strategi Cegah Korupsi

Senin, 26 Jul 2021 19:22

Sembelih Kambing untuk Menempati Rumah Baru

Sembelih Kambing untuk Menempati Rumah Baru

Senin, 26 Jul 2021 19:09

Waduh, Studi Baru Di Inggris Temukan Orang Yang Sembuh Dari COVID-19 Alami Penurunan Kecerdasan

Waduh, Studi Baru Di Inggris Temukan Orang Yang Sembuh Dari COVID-19 Alami Penurunan Kecerdasan

Senin, 26 Jul 2021 19:05

Presiden Tunisia Kais Saied Lancarkan 'Kudeta', Tangguhkan Parlemen Dan Pecat Perdana Menteri

Presiden Tunisia Kais Saied Lancarkan 'Kudeta', Tangguhkan Parlemen Dan Pecat Perdana Menteri

Senin, 26 Jul 2021 17:15

Lewat Fatwa dan Tausyiah, MUI Berperan Besar Tangani Covid-19

Lewat Fatwa dan Tausyiah, MUI Berperan Besar Tangani Covid-19

Senin, 26 Jul 2021 14:20

Semoga Rektor UI Menjadi “Kyai Haji Ari Kuncoro”

Semoga Rektor UI Menjadi “Kyai Haji Ari Kuncoro”

Senin, 26 Jul 2021 12:48

Ahmad Syaikhu: Pada Masa Pandemi, Keluarga Perlu Tiga Penguatan

Ahmad Syaikhu: Pada Masa Pandemi, Keluarga Perlu Tiga Penguatan

Senin, 26 Jul 2021 11:39

Anak Belum Baligh Menjadi Imam Shalat

Anak Belum Baligh Menjadi Imam Shalat

Senin, 26 Jul 2021 11:00

Jika Pandemi Berlanjut, Mungkin Saja Nanti Ada Fatwa Nikah Daring

Jika Pandemi Berlanjut, Mungkin Saja Nanti Ada Fatwa Nikah Daring

Senin, 26 Jul 2021 10:51

MUI 46 Tahun, KH Cholil Nafis: Sarana Dakwah danl Perekat Umat

MUI 46 Tahun, KH Cholil Nafis: Sarana Dakwah danl Perekat Umat

Senin, 26 Jul 2021 10:29

Rakyat Buntung, Ada Yang Ambil Untung

Rakyat Buntung, Ada Yang Ambil Untung

Senin, 26 Jul 2021 08:19

Israel Larang Masuk Truk Bahan Bakar Untuk Pembangkit Listrik Di Jalur Gaza

Israel Larang Masuk Truk Bahan Bakar Untuk Pembangkit Listrik Di Jalur Gaza

Ahad, 25 Jul 2021 22:20


MUI

Must Read!
X