Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.244 views

Ponsel Aman Tak Terlacak

JAKARTA (voa-islam.com)- Perusahaan-perusahaan teknologi telah menerima hantaman pemberitaan tentang betapa buruknya mereka dalam melindungi informasi personal penggunanya. Laporan mendalam New York Times, misalnya, mengungkap kemampuan aplikasi ponsel pintar untuk melacak lokasi penggunanya. Beberapa perusahaan, terutama Apple, mulai mempromosikan bahwa mereka menjual produk dan layanan yang melindungi privasi pengguna.

Pengguna ponsel pintar tidak pernah secara eksplisit ditanya jika mereka ingin dilacak setiap harinya. Namun perusahaan seluler, pembuat ponsel pintar, pengembang aplikasi, dan perusahaan media sosial mengklaim mereka telah mendapatkan izin pengguna untuk melakukan pengawasan pribadi (hampir) secara terus-menerus.

Masalah mendasarnya adalah kebanyakan orang tidak mengerti bagaimana teknis pelacakan yang dilakukan perusahaan teknologi.. Perusahaan teknologi pun tidak membantu mengajari penggunanya tentang hal itu. Bahkan, mereka dengan sengaja menutupi detail penting demi keuntungan ekonomi senilai triliunan dolar berdasar metode mendapatkan persetujuan yang dipertanyakan etikanya.

Kebanyakan perusahaan mengungkapkan cara mereka melindungi konsumennya melalui kebijakan mereka tentang privasi; banyak perangkat lunak yang mengharuskan penggunanya untuk mengklik tombol yang menyebutkan bahwa mereka setuju dengan syarat-syarat yang ada sebelum menggunakan programnya.

Namun, orang tidak selalu punya pilihan. Yang ada malah mereka dipaksa untuk memberikan persetujuan karena konsumen hanya bisa memakai layanannya jika mereka setuju.

Jika ada seseorang yang benar-benar ingin memahami isi kebijakan-kebijakan tersebut, dia akan menemukan rinciannya di dalam dokumen hukum yang panjang yang hampir tak seorang pun, kecuali para pengacara yang membuatnya, dapat mengerti maksudnya.

Seringkali kebijakan ini diawali dengan pernyataan “gombal” seperti “privasi Anda penting bagi kami.” Walau begitu, syarat sebenarnya menunjukkan kenyataan yang berbeda. Tidak jarang kenyataannya perusahaan tersebut dapat melakukan apapun seenaknya dengan informasi pribadi Anda, selama mereka telah memberitahu Anda sebelumnya.

Hukum federal Amerika Serikat tidak mengharuskan kebijakan privasi sebuah perusahaan untuk benar-benar melindungi privasi penggunnya. Perusahaan juga tidak diharuskan memberitahukan konsumen terkait praktiknya dengan bahasa yang jelas dan dan bukan bahasa hukum atau memberitahu konsumen dengan cara yang mudah dimengerti.

Teorinya, pengguna mungkin bisa dapat memilih dan menemukan layanan dari perusahaan dengan praktik privasi data yang lebih baik. Namun, persetujuan yang tidak memberikan pilihan sama sekali kepada konsumen untuk memilih teknologi yang lebih canggih membatasi kekuatan kompetisi di hampir seluruh industri teknologi.

 Data Terjual ke Pihak Ketika

Ada beberapa situasi di mana platform seperti Apple dan Google mengizinkan pihak lain mengumpulkan data yang mereka miliki.

Contohnya, kedua perusahaan tersebut mengizinkan pengguna mematikan pelacakan GPS mereka. Idealnya, ini seharusnya mencegah aplikasi untuk mengumpulkan data lokasi Anda–tetapi ini tidak selalu begitu. Lebih lanjut, tawaran ini tak berarti apa-apa jika penyedia layanan seluler Anda menjual informasi lokasi ponselnya ke pihak ketiga.

Pembuat aplikasi juga bisa meminta pengguna untuk tidak mematikan layanan lokasinya, lagi-lagi dengan pemberitahuan bersifat “memaksa”. Saat pengaturan aplikasi iOS, [pengguna dapat memilih] apakah aplikasi dapat mengakses lokasi ponsel “setiap saat”, “ketika menggunakan aplikasi”, atau “tidak sama sekali.”

Namun mengganti pengaturan dapat memicu pesan tidak menyenangkan: “Kami membutuhkan informasi lokasi Anda untuk meningkatkan pengalaman Anda,” kata satu aplikasi. Pengguna tidak diberikan pertanyaan penting lain, seperti apakah mereka menyetujui aplikasi tersebut menjual posisi lokasi mereka ke perusahaan lain.

Banyak pengguna juga tidak tahu bahkan ketika nama dan informasi kontak mereka dihapus dari data lokasi, maka dengan sedikit sejarah lokasi dapat mengungkap alamat rumah mereka, tempat yang sering mereka kunjungi, petunjuk terhadap identitas mereka, kondisi medis, dan hubungan personal mereka.

Mengapa Orang Tidak Keluar Saja

Banyak situs web dan aplikasi yang menyulitkan dan bahkan tidak memungkinkan pengguna untuk menolak bentuk pengawasan agresif dan praktik pengumpulan data. Dalam peran saya sebagai pakar interaksi manusia-komputer, salah satu masalah yang saya pelajari adalah kekuatan pengaturan default.

Ketika perusahaan mengatur default dalam sistem untuk menghidupkan “layanan petunjuk lokasi,” orang jarang mengganti pengaturan tersebut, apalagi jika mereka tidak sadar ada pilihan lain yang bisa mereka pilih.

Selanjutnya, ketika mengganti pengaturan tersebut dirasa merepotkan, sebagaimana yang terjadi saat ini di sistem iOS dan Android, maka lebih kecil kemungkinan orang untuk menolak data lokasinya dikumpulkan–bahkan ketika mereka membencinya sekalipun.

Kebijakan privasi yang sedikit memaksa dan pilihan default untuk pengaturan privasi pengguna telah menciptakan lingkungan di mana orang menjadi kurang awas mengenai kehidupan mereka yang menjadi subjek pengawasan menit-ke-menit.

Mereka juga kebanyakan tidak sadar jika informasi mereka secara individual dijual kembali untuk membuat lebih banyak lagi iklan yang lebih tepat sasaran. Namun perusahaan dapat secara legal, walau tidak etis, mengatakan konsumen mereka setuju akan hal tersebut.

Mengakali kekuatan pengaturan default

Peneliti privasi tahu bahwa orang tidak menyukai praktik-praktik ini, dan banyak orang akan berhenti menggunakan layanan tersebut jika mereka memahami akibat dari pengumpulan data. Jika pengawasan invasif adalah harga yang harus dibayar untuk menggunakan layanan gratis, banyak orang lebih memilih membayar atau setidaknya ingin perusahaan-perusahaan tersebut mematuhi regulasi pengumpulan data yang lebih ketat.

Perusahaan juga tahu ini, itulah sebabnya, saya berpendapat, mereka menggunakan bentuk paksaan untuk memastikan partisipasi.

Sampai pemerintah memiliki peraturan yang, setidaknya, mengharuskan perusahaan untuk meminta persetujuan eksplisit, individu perlu mengetahui cara melindungi privasi mereka. Inilah tiga saran saya:

• Mulailah dengan mempelajari cara mematikan layanan lokasi di iPhone atau perangkat Android Anda.

• Hidupkan lokasi hanya jika menggunakan aplikasi yang jelas-jelas membutuhkan lokasi Anda untuk berfungsi, seperti aplikasi peta.

• Hindari aplikasi, seperti Facebook Mobile, yang menggali dalam perangkat Anda untuk informasi pribadi sebanyak mungkin; gunakanlah peramban dengan mode rahasia, seperti Firefox.

Jangan biarkan pengaturan default membuka lebih banyak informasi mengenai Anda lebih dari yang Anda inginkan.

*Jen King, Director of Consumer Privacy, Center for Internet and Society, Stanford University, dikutip Nationalgeographic.co.id

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tekno lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

Latest News
Negara Lebay (Lebay State)

Negara Lebay (Lebay State)

Ahad, 05 Jul 2020 09:23

Menelisik Sarung RUU HIP Diganti Menjadi RUU PIP

Menelisik Sarung RUU HIP Diganti Menjadi RUU PIP

Ahad, 05 Jul 2020 09:19

Denny Siregar Teror Santri Penghafal Alqur’an

Denny Siregar Teror Santri Penghafal Alqur’an

Sabtu, 04 Jul 2020 23:11

Lebih dari 40 Petempur Tewas dalam Bentrokan Antara Pasukan Suriah dan Pejuang IS di Homs

Lebih dari 40 Petempur Tewas dalam Bentrokan Antara Pasukan Suriah dan Pejuang IS di Homs

Sabtu, 04 Jul 2020 22:35

Menlu Pakistan  Shah Mahmood Qureshi Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Corona

Menlu Pakistan Shah Mahmood Qureshi Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Corona

Sabtu, 04 Jul 2020 22:18

Turki: UEA Sedang Lakukan Kampanye Untuk Mendominasi Timur Tengah dan Afrika Utara

Turki: UEA Sedang Lakukan Kampanye Untuk Mendominasi Timur Tengah dan Afrika Utara

Sabtu, 04 Jul 2020 21:45

Jihadis Prancis Divonis 30 Tahun Penjara Karena Mengawasi Eksekusi 2 Tahanan di Suriah

Jihadis Prancis Divonis 30 Tahun Penjara Karena Mengawasi Eksekusi 2 Tahanan di Suriah

Sabtu, 04 Jul 2020 21:28

Wakil Ketua FPKS: Penerimaan Negara dari Freeport Jeblok

Wakil Ketua FPKS: Penerimaan Negara dari Freeport Jeblok

Sabtu, 04 Jul 2020 21:26

Jangan Terjebak Isu Reshuffle

Jangan Terjebak Isu Reshuffle

Sabtu, 04 Jul 2020 21:09

Tidak Ada Negara Lain Selain AS yang Mendukung Rencana Pencaplokan Wilayah Palestina

Tidak Ada Negara Lain Selain AS yang Mendukung Rencana Pencaplokan Wilayah Palestina

Sabtu, 04 Jul 2020 18:20

Kasus Kematian Akibat Virus Corona Melonjak di Oman, Bahrain, Sudan dan Kuwait

Kasus Kematian Akibat Virus Corona Melonjak di Oman, Bahrain, Sudan dan Kuwait

Sabtu, 04 Jul 2020 18:00

[VIDEO] Bagaimana Cara Mendakwahi Pemerintah?

[VIDEO] Bagaimana Cara Mendakwahi Pemerintah?

Sabtu, 04 Jul 2020 10:52

Ada Apa dengan Big Data?

Ada Apa dengan Big Data?

Sabtu, 04 Jul 2020 10:37

Ribuan Massa di Bogor Hadiri Apel Siaga Tolak RUU HIP

Ribuan Massa di Bogor Hadiri Apel Siaga Tolak RUU HIP

Jum'at, 03 Jul 2020 20:35

Sabtu – Senin ini, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Dzulqo’dah 1441 H

Sabtu – Senin ini, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Dzulqo’dah 1441 H

Jum'at, 03 Jul 2020 20:13

Abdulmanap Nurmagomedov, Ayah dari Juara UFC Khabib, Meninggal Karena komplikasi COVID-19

Abdulmanap Nurmagomedov, Ayah dari Juara UFC Khabib, Meninggal Karena komplikasi COVID-19

Jum'at, 03 Jul 2020 19:46

Turki Sebut Prancis Harus Meminta Maaf Terkait Insiden Angkatan Laut di Mediterania

Turki Sebut Prancis Harus Meminta Maaf Terkait Insiden Angkatan Laut di Mediterania

Jum'at, 03 Jul 2020 18:00

Fatah dan Hamas Berjanji Untuk Bersatu Melawan Rencana Aneksasi Tepi Barat Oleh Israel

Fatah dan Hamas Berjanji Untuk Bersatu Melawan Rencana Aneksasi Tepi Barat Oleh Israel

Jum'at, 03 Jul 2020 17:05

Dari New Normal ke New Indonesia

Dari New Normal ke New Indonesia

Jum'at, 03 Jul 2020 16:47

Virus Corona Diduga Menyebar di Kedutaan Besar AS di Riyadh Saudi, Lusinan Karyawan Jatuh Sakit

Virus Corona Diduga Menyebar di Kedutaan Besar AS di Riyadh Saudi, Lusinan Karyawan Jatuh Sakit

Jum'at, 03 Jul 2020 15:00


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X