Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.509 views

ASN Diganti Robot, Indonesia Tak Perlu Teknologi Luar

JAKARTA (voa-islam.com) - Pakar IT sekaligus dosen Institut Teknologi Bandung (ITB), Budi Rahardjo menyebut wajar jika nantinya, pekerjaan manusia akan digantikan oleh robot atau Artificial Intelegence (Ai).

Hal itu disampaikan Budi menyikapi rencana penghapusan eselon III dan IV Aparatur Sipil Negara (ASN) dan diganti dengan robot.

“AI sendiri untuk teknologi yang sudah menjadi kenyataan itu disebut narrow AI. Narrow AI itu adalah AI yang sangat spesifik. Misalnya mengenali wajah. Sebagai contoh saya punya perusahaan AI yang buat absen, seperti wajah, untuk vaksin. Kita sudah pakai. Kemarin di Mandalika juga kita sudah pakai,” kata Budi dikutip dari Inilah.com, Selasa (30/11).

Untuk pekerjaan yang lebih spesifik, Budi menilai masih butuh waktu tahunan. Bukan hanya Indonesia, tapi juga di seluruh dunia.

“Tapi yang belum bisa itu namanya general AI. Itu yang kayak terminator. Atau yang kayak manusia benar lah. Itu seluruh dunia belum bisa. Jadi, untuk pekerjaan-pekerjaan yang rutin, misalnya ngurusin absensi, mengisi daftar hadir atau memproses surat menyurat yang rutin itu AI bisa,” ungkapnya.

Budi menilai, kebutuhan akan robot untuk efisiensi dan efektifitas adalah sebuah keharusan. Manusia, kata Budi justru harus melakukan pekerjaan yang sifatnya kreativitas, dimana robot belum bisa mengikuti.

“Jadi ada beberapa pekerjaan yang sebetulnya bukan digantikan ya, tapi dibantu robot. Itu senang kita harusnya. Karena pekerjaan itu pekerjaan yang membosankan. Manusia harusnya melakukan pekerjaan yang lebih tinggi lah,” bebernya.

Dengan rencana pemerintah menghapus jabatan ASN dan menggantinya dengan robot, Indonesia secara negara, juga sudah cukup mumpuni secara teknologi.

“Belum perlu-lah saya kira (Impor teknologi). Memang kalau hardware kita masih impor. Tapi kalau software engga perlu lah. Algoritmanya mungkin buatan orang lain, tapi programnya, codingnya kita sudah bisa,” cetusnya.

“Contoh untuk pembayaran digital. Indonesia dan Amerika juaranya, China malah kalah. Amerika pun kalah sama kita,” sambungnya.

Tinggal masalahnya, seberapa besar keinginan untuk menggunakan teknologi tersebut. Termasuk soal biaya yang harus dikeluarkan.

“Jadi bukan masalah teknologi, malasahnya habit, cost,” tandasnya. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tekno lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News

MUI

Must Read!
X