Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
36.152 views

Sedang Jima', Berkumandang Adzan, Apa yang Harus Dilakukan?

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta Alam. Shalawat dan salam atas Rasulillah –Shallallahu 'Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.

Saat suami istri sedang berjima’ di siang hari lalu terdengar kumandang adzan Ashar apa yang harus mereka lakukan. Apakah Harusmenghentikan jima’ untuk segera menjawab adzan dan mendatangi masjid?

Markaz Fatawa Islamweb melansir Tanya jawab tentang masalah ini. Dijawab di situs dengan konten dakwah Islam ini dengan title, “Hukum melanjutkan Jima’ saat Mendengar Adzan”,

إن كان المراد أنه هل يلزمهما الكف عن الجماع لأجل سماع الأذان فالجواب أنه لا يلزمهما ذلك

 “Jika maksudnya adalah apakah keduanya harus berhenti dari jima’ karena mendengar adzan, maka jawabannya adalah tidak wajib bagi kedua melakukan itu.” Artinya, tidak harus menghentikan aktifitas jima’ mereka. Boleh melanjutkan sampai tersampaikan hajat keduanya.

Jawaban lain yang disebutkan di link, “orang yang sedang berjima’ tidak berdosa melanjutkan jima’nya walau ia sudah dengar adzan. Ia juga tidak wajib berhenti jima’ hanya karena mendengar adzan. Kecuali adzan Shubuh yang kedua di hari yang ia wajib puasa padanya. Maka wajib baginya segera menghentikan jima’, pada kondisi ini.”

Ditambahkan, bagi orang yang berjima’ tidak harus mengucapkan seperti yang diucapkan muadzin. Para ulama telah menetapkan makruhnya hal itu, mengiyaskan dengan orang yang sedang buang hajat. [Baca: 4 Bacaan Dzikir Saat Kumandang Adzan]

Imam Al-Nawai rahimahullahu berkata di Syarh Muslim,

ويكره للقاعد على قضاء الحاجة أن يذكر الله تعالى بشيء من الاذكار فلا يسبح ولا يهلل ولا يرد السلام ولا يشمت العاطس ولا يحمد الله تعالى اذا عطس ولا يقول مثل ما يقول المؤذن. قالوا وكذلك لا يأتي بشيء من هذه الأذكار في حال الجماع، وإذا عطس في هذه الاحوال يحمد الله تعالى في نفسه ولا يحرك به لسانه. وهذا الذي ذكرناه من كراهة الذكر في حال البول والجماع هو كراهة تنزيه لا تحريم فلا إثم على فاعله

“Orang yang sedang duduk buang hajat makruh berdzikir kepada Allah dengan salah satu bacaan dzikir. Dia tidak boleh bertasbih, bertahllil, menjawab salam, mendoakan orang bersin. Dia tidak boleh memuji Allah Ta’ala apabila bersin dan tidak boleh mengucapkan seperti yang diucapkan muadzin. Para ulama berkata: begitu juga ia tidak boleh mengamalkan dzikir-dzikir ini saat jima’. Apabila ia bersin dalam kondisi-kondisi ini, ia memuji Allah Ta’ala (bertahmid) dalam hatinya dengan tidak menggerakkan lisannya. Ini yang kami sebutkan dari makruhnya berdzikir saat buang air kecil dan jima’. Ini adalah makruh tanzih, bukan tahrim. Tidak ada dosa bagi pelakunya.”

. . . bagi orang yang berjima’ tidak harus mengucapkan seperti yang diucapkan muadzin. Para ulama telah menetapkan makruhnya hal itu . . .

Haruskan Berhenti untuk Shalat Berjama’ah di Masjid?

Begitu juga orang yang sedang berjima’ tidak harus segera menghentikan jima’nya hanya untuk mendapatkan shalat jama’ah di masjid. Ini diqiyaskan dengan kondisi orang yang dihadapkan kepada makanan terhidang atau sedang makan.

Dari ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,

لَا صَلَاة بِحَضْرَةِ طَعَام ، وَلَا وَهُوَ يُدَافِعُهُ الْأَخْبَثَانِ

“Janganlah seseorang shalat dekat dengan makanan terhidang dan jangan pula shalat sambil menahan buang air kecil dan besar. (HR. Muslim)

Imam Al-Nawawi Rahimahullah di Shahih Muslim berkata,

في هذه الأحاديث كراهة الصلاة بحضرة الطعام الذي يريد أكله لما فيه من اشتغال القلب به وذهاب كمال الخشوع، وكراهتها مع مدافعة الأخبثين وهما البول والغائط، ويلحق بهذا ما كان في معناه مما يشغل القلب ويذهب كمال الخشوع.

“Di dalam hadits-hadits ini ada kemakruhan shalat dengan makanan terhidang yang ia ingin menyantapnya, dikarenakan hatinya sibuk dengan makanan itu dan hilang kesempurnaan khusyu’. Dan dimakruhkan shalat sambil menahan dua kotoran, yaitu buang air besar dan buang air kecil. Masuk dalam makna ini, segala sesuai yang membuat hari tersibukkan dan hilang kesempurnaan khusyu’.”

“Kemakruhan ini, menurut jumhur ulama dari sahabat kami dan selainnya, apabila shalat tersebut di waktu lapang. Jika waktunya sempit, yang maksudnya kalau ia makan atau bersuci akan habis waktu shalat, maka ia shalat dengan kondisinya untuk menjaga kemuliaan waktu. Dan tidak boleh menundanya.” Tambahan dari pengarang Riyadhus Shalihin ini.

Imam Al-Munawi dalam Faidhul Qadir berkata, “dan di dalamnya untuk mendahulukan keutamaan hadirnya hati atas keutamaan awal waktu.”

Kondisi sedang berjima’ menjadi udzur untuk tidak mendatangi shalat berjama’ah. Bahkan makruh baginya memaksakan diri untuk ke masjid dengan “ngempet” syahwatnya.

Diterangkan dalam Hasyiyah Al-Raudh Al-Murbi’, milik Ibnu Al-Qasim Al-Najdi Rahimahullah,

وكذا إذا كان تائقا إلى شراب أو جماع، فيبدأ بما تاق إليه ولو فاتته الجماعة

“Dan begitu juga apabila ia ‘kebelet’ (sangat berkeinginan) minum atau jima’, maka ia mulai dengan apa yang sangat ia inginkan itu walau ia tertinggal jama’ah.”

. . . sedang berjima’ menjadi udzur untuk tidak mendatangi shalat berjama’ah. Bahkan makruh baginya memaksakan diri untuk ke masjid dengan “ngempet” syahwatnya . . .

Tentu ini dengan catatan, jika waktunya masih longgar sehingga ia bisa shalat tepat pada waktunya.  Kedua, ia tidak jadikan itu sebagai kebiasaan.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin di Syarh Riyadush Shalihin saat menjelaskan hadits udzur mendatangi shalat berjama’ah karena terhidang makanan di atas, berkata:

ولكنه لا ينبغي أن يجعل ذلك عادة له بحيث لا يقدم عشاءه أو غداءه إلا عند إقامة الصلاة

“Tetapi ia tidak boleh menjadikan hal itu sebagai kebiasaan baginya, yaitu makan malam atau makan siang tidak dihidangkan kecuali saat ditegakkanya shalat.” Wallahu A’lam. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tsaqofah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Rabu, 27 May 2020 10:35

Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SIKM

Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SIKM

Rabu, 27 May 2020 09:45

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Rabu, 27 May 2020 07:32

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Selasa, 26 May 2020 23:32

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Selasa, 26 May 2020 23:31

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Selasa, 26 May 2020 23:27

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Selasa, 26 May 2020 21:57

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Selasa, 26 May 2020 21:30

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

Selasa, 26 May 2020 20:44

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Selasa, 26 May 2020 20:35

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 20:15

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Selasa, 26 May 2020 19:51

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 19:44

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Selasa, 26 May 2020 18:57

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Selasa, 26 May 2020 17:38

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Selasa, 26 May 2020 16:56

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Selasa, 26 May 2020 16:28

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Selasa, 26 May 2020 15:06

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Selasa, 26 May 2020 14:02

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Selasa, 26 May 2020 13:29


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X