Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
14.332 views

Momamad Noer: Gubernur Legendaris Kaya Kisah Inspiratif

KEPERGIAN Raden Panji Mohammad Noer, mantan Gubernur Jawa Timur, menyisakan duka yang mendalam bagi warga Jawa Timur, terutama masyarakat Madura. Kebaikan, keshalehan dan kedermawanan pria yang akrab disapa M. Noer atau Pak Noer ini  terukir di hati sanubari rakyat. Namanya menjadi melegenda seolah-olah menjadi gubernur seumur hidup. Di akhir perjalanannya, ribuan orang memberikan penghormatan dan mengantarkan jenazah penggagas Jembatan Suramadu itu.

Mengenang kepergian mantan Gubernur Jawa Timur M. Noer, ada kisah menarik dan inspiratif yang sering disampaikannya.  Dalam berbagai acara, ada satu cerita yang selalu disampaikan dalam sambutan Pak Noer,  yakni keuletan orang Madura.

”Coba lihat di Kantor Pos Kebonrojo  Surabaya,” kata Pak Noer di sebuah acara di gubernuran beberapa tahun lalu. ”Di situ orang-orang Madura justru berjualan perangko di pabriknya perangko, ternyata laku.”

Menurut Pak Noer, secara logika dagang mustahil menyaingi kantor pos untuk berjualan perangko, tapi itu dilakukan oleh orang Madura meskipun hanya sebagai pedagang kaki lima.

”Harga perangko di PKL Madura ini tentu lebih mahal tapi orang Madura tidak kurang akal, dia sediakan barang tambahan yaitu kertas surat, amplop, dan pulpen sehingga orang yang mendadak ingin menulis surat bisa dikerjakan di situ,” tuturnya bangga.

”Hidupnya PKL di situ karena banyak orang malas masuk kantor pos hanya untuk beli perangko saja, dengan tambahan Rp 500 di PKL bisa minta penjualnya sekalian titip memasukkan surat ke kotak pos,” jelas Pak Noer lagi.

…Saking dekatnya dia dengan Madura sehingga namanya menjadi melegenda seolah-olah menjadi gubernur seumur hidup…

Tapi, sambung Pak Noer, orang Madura juga punya kelemahan. ”Kalau  merasa sukses di rantau, lantas kawin lagi karena punya istri lebih dari satu itu dianggap kebanggaan,” katanya yang disambut tawa hadirin.

Kisah-kisah tentang orang Madura itu menunjukkan kepahamanan Mohammad Noer terhadap rakyat Madura, tempat kelahiran dan pengabdiannya sebelum menjadi Gubernur Jatim. Saking dekatnya dia dengan Madura sehingga namanya menjadi melegenda seolah-olah menjadi gubernur seumur hidup.
 
Anekdot tentang orang Madura dan gubernur menggambarkan soal itu. Jika ditanyakan siapa gubernur Jatim? Orang Madura menjawab, “Pak Noer.” Lho, bukannya Pakde Karwo? Orang Madura menjawab, ” Pakde Karwo kan cuma penggantinya.”  Para tetangga dan saudara di Sampang pun punya cerita kebiasaan mantan Duta Besar RI untuk Prancis itu. Seperti dituturkan H. Ismail, kemenakannya.

…Jika ditanyakan siapa gubernur Jatim, orang Madura menjawab, ”Pak Noer.” Lho, bukannya Pakde Karwo? Orang Madura menjawab, ”Pakde Karwo kan cuma penggantinya” …

Menurut Ismail, kalau berkunjung ke Sampang saat Lebaran maupun acara lain, selalu singgah di rumah  KH Raden Panji Ahmad Nuruddin, kakak kandungnya di Jl. Trunojoyo Kelurahan Rongtengah, Kec. Kota. Baik saat kakaknya masih hidup maupun setelah meninggal dunia.

Di situ, cerita dia, Pak Noer yang menikahi Mas Ayoe Siti Rachma dan dikarunia 8 anak suka mencarter dokar bersama warga.

Naik dokar menjadi tradisi warga Sampang setiap menjelang Lebaran. Itu tetap dilakukan ketika masih sehat. Naik dokar itu sampai ke Sumber Otok di Desa Taddan, Kec. Camplong, dengan jarak tempuh 7 kilometer. ”Pak Noer itu warga lainnya merasakan bahagia naik dokar sambil rekreasi di tempat pemandian Sumber Otok,” tutur Ismail.

Jauhariyah, tetangganya di Kampung Somor Pompa, Jl. Merapi, menuturkan,  jika datang ke Sampang, putra Madura kelahiran 13 Januari 1918 itu memberi sedekah.

… Pak Noer itu orangnya dermawan, setiap datang  terutama pas Lebaran pasti menyantuni orang miskin dan anak yatim. Kami benar-benar bangga dan kehilangan atas kepergiannya…

”Pak Noer itu orangnya dermawan, setiap datang  terutama pas Lebaran pasti menyantuni orang miskin dan anak yatim. Kami benar-benar bangga dan kehilangan atas kepergiannya,” katanya.

Ismail kembali bertutur, Pak Noer itu prihatin dengan kondisi Madura. Menurut Pak Noer, kata Ismail, Madura dari tahun ke tahun tidak ada kemajuan sama sekali. ”Setiap kali saya datang ke Madura, pemandangannya tidak pernah berubah. Padahal kalau melihat perkembangan daerah lain, sudah maju pesat,” keluh Pak Noer seperti ditirukan kemenakannya itu.

Karena itu begitu jembatan Suramadu yang digagasnya bertahun-tahun itu jadi, Pak Noer senang bukan main. Diharapkan, jembatan itu menjadi jalan kemajuan Madura.

Akrab dengan wartawan, prima dengan Pola hidup 'SEHAT' dan Shalat Subuh

Semasa menjabat sebagai Gubernur Jatim pada 1967–1976, M. Noer sangat akrab dengan kalangan wartawan. Pak Noer memiliki kebiasaan meminta masukan kepada para wartawan sebelum melakukan kunjungan kerja ke suatu daerah.

“Selain sebagai bahan, Pak Noer selalu meminta masukan wartawan karena tak ingin mendapat informasi asal bapak senang saja,” kata Mochtar, salah satu wartawan senior.

Selain kebiasaannya mencari second opinion, M. Noer terkenal karena kesehatannya yang prima. Terbukti, lelaki kelahiran Kampung Beler, Desa Rong Tengah, pinggiran kota Sampang ini baru menderita sakit cukup parah setahun belakangan atau saat usianya menginjak 92 tahun.

SEHAT, inilah singkatan khusus M. Noer bagi kesehatannya yang pria. “SEHAT itu adalah Seimbangkan gizi, Enyahkan rokok, Hindari stress, Ambil tensi secara teratur, dan Teratur berolahraga. Kalau semua bisa dijalankan dengan baik, semua orang bisa panjang umur,” katanya saat masih sehat dulu.

...M Noer tidur pukul 22.00 dan bangun pukul 04.30. Setelah shalat subuh dan mandi, koran dan majalah menjadi sarapan...

Keteraturan memang menjadi salah satu ciri utamanya. Mantan anggota Dewan Pertimbangan Agung (DPA) di masa Presiden Soeharto itu tidur pukul 22.00 dan bangun pukul 04.30. Setelah shalat subuh dan mandi, koran dan majalah menjadi sarapan berikutnya. Sarapan yang asli baru disantapnya pukul 08.00.

Soal olahraga, M. Noer tak hanya berbicara. Tiap hari ia upayakan untuk gerak badan, paling tidak 15 menit. Selain itu, ia juga berenang secara teratur.

Penggagas Jembatan Suramadu

M. Noer telah tiada, tapi keringat dan pikirannya masih bisa dinikmati warga Jawa Timur setiap hari. Bagi siapapun yang melintasi Jembatan Suramadu sepanjang 5,4 km yang menghubungkan Surabaya dan Madura, mereka tidak bisa lepas dari perasan otak cerdas Pak Noer.

“Sebagai pemimpin, kita memang harus berpikir ke depan, jangan hanya berpikir saat ini,” katanya kepada sebuah koran.

...Sebagai pemimpin, kita memang harus berpikir ke depan, jangan hanya berpikir saat ini...

Ide jembatan penghubung pulau Jawa dan Madura itu konon sudah muncul di benaknya sejak 1950. Tak heran bila dia menjadi salah satu undangan penting saat peresmian jembatan sepanjang 5,4 km itu. Atas jasanya itu, Bupati Bangkalan, Fuad Amin mengusulkan agar M. Noer dijadikan nama jalan akses Suramadu.

Putra Terbaik Madura yang melayani dan mengayomi rakyat

Raden Panji Mohammad Noer dilahirkan di Sampang Madura, 13 Januari 1918. M. Noer putra ketujuh dari 12 anak pasangan Raden Aria Condropratikto dan Raden Ayu Siti Nursiah, dua-duanya keturunan bangsawan Madura. M. Noer menikahi Mas Ayu Siti Rachma, tahun 1941. Mereka dikaruniai empat putri dan empat putra. Putra Madura ini memulai karir pangreh prajanya tahun 1939, magang di Kantor Kabupaten Sumenep, begitu tamat dari MOSVIA Magelang. Sejak itu sampai menjadi gubernur, M. Noer mengabdikan dirinya sebagai pamong praia. la pernah menjadi anggota MPR dan DPA. Tahun 1976-1980, M. Noer mendapat tugas menjadi Duta Besar RI di Prancis.

Mohammad Noer Menjabat Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Timur selama dua periode tahun 1967-1976. Pada periode pertama menjabat gubernur mengedepankan tiga program kerja, pertama: meningkatkan kewibawaan dan martabat aparatur dikantor gubernuran, kedua: memupuk sikap kegotongroyongan, ketiga: Pembangunan ekonomi yang produktif serta tidak bersifat Mercu Suar dan berorientasi pada rakyat di daerah minus dan terisolasi. Dalam kepemimpinannya Mohammad Noer lebih banyak ke Daerah tingkat II untuk bertatap muka dengan rakyatnya.

Pada Repelita I mencanangkan program 3 P, yaitu Pendidikan, Pangan dan Perhubungan. Reputasi Gubernur Muhammad Noer memuncak sejak Propinsi Jawa Timur dinyatakan sebagai Propinsi terbaik dalam melaksanakan pembangunan selama REPELITA I. Oleh karena itu penghargaan Pemerintah Republik Indonesia diserahkan langsung Oleh Presiden Soeharto kepada Gubernur Mohammad Noer atas nama rakyat Jawa Timur menerima Parasamya Purnakarya Nugraha pada tanggal 21 Agustus 1974 di Surabaya.

...pemimpin harus mau melayani rakyat, tahu menempatkan diri serta mampu mengayomi rakyat...

M. Noer dikenal sebagai sesepuh masyarakat Jawa Timur. Ketika menjadi pemimpin nomor satu di Jawa Timur, ia sangat menekankan pelayanan kepada masyarakat, dengan pesan khusus "bahwa masyarakat Jawa Timur adalah masyarakat yang dinamis, agresif dan memiliki karakteristik khusus. Agar diterima menjadi pimpinan di Provinsi Jawa Timur maka pemimpin harus mau melayani rakyat, tahu menempatkan diri serta mampu mengayomi rakyat.

Pemimpin juga harus mampu memberdayakan rakyat secara baik. Insya Allah ia tidak mendapatkan masalah berarti, bahkan bisa memimpin Jawa Timur selama 2 periode seperti dirinya". Bahkan hingga di usia lebih dari 90 tahun masih aktif dalam berbagai kegiatan sosial, keagamaan, kemasyarakatan, ilmiah dan lain-lain. M. Noer tak pernah berhenti berpikir dan berkarya. Tujuan utamanya meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui pendidikan sumber daya manusia. Sebab, tujuan kemerdekaan adalah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, membuat wong cilik biso minggo kemuyu (orang kecil bisa sejahtera).

Wasiat Shalat di Tiga Masjid

Mantan Gubernur Jatim, H Muhammad Noer meninggal dunia, Jumat (16/4/2010) di Rumah Sakit (RS) Darmo, Surabaya, meninggalkan 8 orang anak dan 21 orang cucu. Sedemikian tinggi kecintaannya kepada masjid, sebelum menghembuskan nafas terakhir, pria yang berusia 93 tahun ini meninggalkan wasiat agar jenazahnya dishalatkan di tiga masjid besar, yaitu Masjid Al-Falah Surabaya, Masjid Agung Bangkalan dan Masjid Agung Sampang.

...Sedemikian tinggi kecintaannya kepada masjid, sebelum menghembuskan nafas terakhir, M. Noer meninggalkan wasiat agar jenazahnya dishalatkan di tiga masjid, yaitu Masjid Al-Falah Surabaya, Masjid Agung Bangkalan dan Masjid Agung Sampang...

Rakyat Jawa Timur berduka. Ribuan orang memberikan penghormatan dan mengantarkan jenazah penggagas Jembatan Suramadu itu ke makam keluarga Ghurung Porba, Desa Somor Kompa, Rongtengah, Sampang, (17/4/2010).

Ya Allah, ampunilah Pak Noer. Maafkanlah dia dan tempatkanlah di tempat yang mulia (Surga), luaskan kuburannya, mandikan dia dengan air salju dan air es. Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran, berilah rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), berilah keluarga (atau istri di Surga) yang lebih baik daripada keluarganya (di dunia), istri (atau suami) yang lebih baik daripada istrinya (atau suaminya), dan masukkan dia ke surga, jagalah dia dari siksa kubur dan Neraka. [taz/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Upclose lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Anies Berpeluang Diusung Capres 2024 Oleh Partai-partai Ini

Anies Berpeluang Diusung Capres 2024 Oleh Partai-partai Ini

Sabtu, 13 Aug 2022 21:01

Qatar Setuju Biayai Renovasi Rumah-rumah Di Gaza Yang Hancur Selama Konflik Israel-Jihad Islam

Qatar Setuju Biayai Renovasi Rumah-rumah Di Gaza Yang Hancur Selama Konflik Israel-Jihad Islam

Sabtu, 13 Aug 2022 20:05

Saudi Izinkan Pemegang Visa Turis Untuk Melakukan Umrah

Saudi Izinkan Pemegang Visa Turis Untuk Melakukan Umrah

Sabtu, 13 Aug 2022 17:00

FBI Temukan Dokumen 'Sangat Rahasia' Saat Penggerebegan Di Kediaman Donald Trump

FBI Temukan Dokumen 'Sangat Rahasia' Saat Penggerebegan Di Kediaman Donald Trump

Sabtu, 13 Aug 2022 15:45

Penulis Novel Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Ditikam Dalam Acara Di New York

Penulis Novel Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Ditikam Dalam Acara Di New York

Sabtu, 13 Aug 2022 12:11

Islam Mampu Mewujudkan Anak Terlindungi dan Indonesia Maju

Islam Mampu Mewujudkan Anak Terlindungi dan Indonesia Maju

Sabtu, 13 Aug 2022 10:46

Salimah Dukung Ekosistem Rantai Nilai Halal

Salimah Dukung Ekosistem Rantai Nilai Halal

Jum'at, 12 Aug 2022 22:04

Ketauhidan Lawan Kesyirikan

Ketauhidan Lawan Kesyirikan

Jum'at, 12 Aug 2022 21:58

Taliban Setuju Pasok Iran Dengan Air Dari Sungai Helmand

Taliban Setuju Pasok Iran Dengan Air Dari Sungai Helmand

Jum'at, 12 Aug 2022 21:30

Fraksi PKS Tegas Tolak Wacana Kembalinya Dwifungsi TNI

Fraksi PKS Tegas Tolak Wacana Kembalinya Dwifungsi TNI

Jum'at, 12 Aug 2022 21:01

Demonstrasi Meledak Di Suriah Utara Setelah Seruan Rekonsiliasi Dengan Rezim Assad Oleh Menlu Turki

Demonstrasi Meledak Di Suriah Utara Setelah Seruan Rekonsiliasi Dengan Rezim Assad Oleh Menlu Turki

Jum'at, 12 Aug 2022 21:00

Militer Ukraina Klaim Telah Membunuh 43.000 Lebih Pasukan Rusia Sejak Perang Dimulai

Militer Ukraina Klaim Telah Membunuh 43.000 Lebih Pasukan Rusia Sejak Perang Dimulai

Jum'at, 12 Aug 2022 20:21

Sudah Masuk Indonesia, 92% Masyarakat Tertarik Menggunakan Jaringan 5G di Masa Depan

Sudah Masuk Indonesia, 92% Masyarakat Tertarik Menggunakan Jaringan 5G di Masa Depan

Jum'at, 12 Aug 2022 17:56

Siap Muktamar, Waketum PERSIS: Transformasikan Gagasan untuk Kemaslahatan Umat Islam & Indonesia

Siap Muktamar, Waketum PERSIS: Transformasikan Gagasan untuk Kemaslahatan Umat Islam & Indonesia

Jum'at, 12 Aug 2022 11:09

AQL Islamic Center Gelar Khatam Quran Kemerdekaan

AQL Islamic Center Gelar Khatam Quran Kemerdekaan

Jum'at, 12 Aug 2022 06:09

Dua Pemimpin Komunitas Rohingya Ditembak Mati Di Kamp Pengungsi Bangladesh

Dua Pemimpin Komunitas Rohingya Ditembak Mati Di Kamp Pengungsi Bangladesh

Kamis, 11 Aug 2022 21:35

Puluhan Ekonom Desak AS Kembalikan Aset Afghanistan Senilai $7 Miliar Yang Dibekukan

Puluhan Ekonom Desak AS Kembalikan Aset Afghanistan Senilai $7 Miliar Yang Dibekukan

Kamis, 11 Aug 2022 20:45

42 Tentara Mali Tewas Dalam Serangan Islamic State Di Kota Tessit

42 Tentara Mali Tewas Dalam Serangan Islamic State Di Kota Tessit

Kamis, 11 Aug 2022 19:45

Yuk Mulai usaha Siomay Tenggiri & Dimsum Modal Rp. 250 Ribu

Yuk Mulai usaha Siomay Tenggiri & Dimsum Modal Rp. 250 Ribu

Kamis, 11 Aug 2022 14:35

Dari Duren Tiga Menuju KM 50

Dari Duren Tiga Menuju KM 50

Kamis, 11 Aug 2022 14:19


MUI

Must Read!
X