Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
55.607 views

RR Maria Anastasia Ria Utami: Biarawati Jadi Mualaf Karena Sering Dengar Azan

BEKASI (voa-islam.com) - Ada yang berbeda dalam acara bertajuk Semalam Bersama Dewan Dakwah Bekasi yang dilaksanakan di Masjid Nurul Islam Islamic Centre, Jl. Ahmad Yani No. 22, Kota Bekasi. Acara ini biasanya di selenggarakan pada hari Sabtu malam Ahad, namun kemarin diselenggarakan pada hari Jum’at (25/11) malam Sabtu.

Dalam acara rutin yang diselenggarakan DDII Bekasi kali ini juga menampilkan testimoni (kesaksian) dari mantan biarawati yang menjadi mualaf. Beliau adalah RR Maria Anastasia Ria Utami.

Di hadapan ratusan para hadirin yang hadir, Ibu Maria Anastasia menceritakan pengalaman masa lalunya saat menjadi biarawati.  

“Selama berkecimpung sebagai seorang biarawati saya adalah sebagai pelayan. Jadi saya hanya sebagai pendidik, pengajar dan hanya membantu sebagai perawat di Rumah Sakit. Itu yang saya kerjakan selama menjadi biarawati.” kenangnya.

Ibu Maria Anastasia ternyata adalah kakak kandung dari mantan misionaris yang juga masuk Islam dan menjadi da'i Ustadz Bernad Abdul Jabar. Meski demikian dirinya mengaku bahwa ia masuk Islam bukan lantaran bujukan dari adiknya, melainkan karena kesadaran dan panggilan dari Allah.

“Saya menjadi seorang muslimah karena ini adalah panggilan dari Allah, panggilan yang sangat kuat sekali yang begitu menghentakkan jiwa saya. Saya hanya ingin melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar.” Ujar kakak kandung Ustadz Bernad ini.

Beliau juga menambahkan bahwa lantunan adzan yang setiap hari ia dengarkan merupakan salah satu daya tarik yang mendorongnya menjadi mualaf.

“Semua terjadi dengan sederhana, saya merasa ditarik oleh sesuatu yang sangat luar biasa yaitu suatu cahaya, cahaya itu begitu kuat dan lantunan adzan yang terus menerus setiap hari saya dengarkan menarik jiwa saya untuk kembali dan membesarkan nama Allah.” imbuhnya.

Subhanallah, hidayah Allah datang lewat berbagai cara, barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak seorang pun yang dapat menyesatkannya. Semoga testimoni dari Ibu Maria Anastasia bisa menjadi inspirasi kawan-kawannya yang lain untuk menjadi mualaf.  

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Upclose lainnya:

+Pasang iklan

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Orang dewasa saja belum tentu sanggup menahan nyeri yang hebat selama dua tahun pada mata dan kepala. Tapi balita Nuraini ini bisa bersabar menghadapi ujian Allah, tumor mata ganas....

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Untuk meningkatkan dakwah dan kesejahteraan umat Islam, IDC mensinergikan dakwah Islamiyah, misi kemanusiaan dan medis. Ayo bantu program KLINIK UMMAT di berbagai daerah....

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Gadis yatim syuhada ini wafat di RS Adam Malik Medan setelah menderita penyakit Lupus. Ayahnya gugur tahun 2010 saat menegakkan syariat i'dad bersama kafilah Mujahidin Aceh....

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Setelah dua pekan opname di rumah sakit, akhirnya Luqman Rivai bisa pulang ke rumah. Biaya operasi sebesar 33,5 juta rupiah dilunasi, IDC turut membantu biaya 8,5 juta rupiah...

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Sudah dua pekan Luqman opname di rumah sakit, usai operasi penyumbatan usus. Ia tak bisa pulang karena terganjal biaya operasi 33,5 juta rupiah yang belum dilunasi. Ayo bantu!! ...

Latest News


Must Read!
X