Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
5.688 views

Taushiyah Sesepuh Bangsa Prof.Dr.KH. Ali Yafie Untuk Umat Islam

BINTARO (voa-islam.com) - Prof. Dr.KH. Ali Yafie, ulama ahli fiqih kelahiran Donggala, Sulteng, 1 September 1924 ini adalah mantan Ketua Umum MUI yang menjabat antara 1998-2000 setelah KH. Hasan Basri wafat. Ia juga merupakan tokoh Nahdiyin yang pernah menjadi Rais ‘Aam PBNU pada tahun (1991-1992) menggantikan K.H. Achmad Siddiq yang wafat.

Kyai Ali, sapaan akrabnya dikenal kritis, beliau adalah orang yang sangat tegas menolak maraknya judi SDSB di zaman Orde Baru. Namun demikian Kyai yang banyak berkiprah di dunia akademis ini dikenal sebagai sosok yang lembut dan santun.

Alhamdulillah, Kamis siang (5/1/2012) voa-islam.com bersama KH. Muhammad Said Abdus Shamad dari Makasar bersilaturahmi ke kediaman Prof.Dr.KH. Ali Yafie di Menteng Residence, kawasan Bintaro, Tangerang Selatan.

Di ruang tamu rumahnya Kyai sepuh berumur 87 tahun ini terlihat berjalan tertatih ingin menyambut tamunya sendiri. Setelah bersalaman kami pun berbincang mengenai kondisi umat Islam di Indonesia saat ini yang sedang dilanda berbagai masalah terutama maraknya aliran sesat.

Usai mendengar situasi dan kondisi umat Islam yang kami perbincangkan, cucu dari Syaikh Abdul Hafidz Bugis ulama terkemuka yang menjadi guru besar di Saudi  ini dengan tawadhu mengatakan bahwa dirinya sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi, bahkan berjalan saja adalah sesuatu yang sulit baginya. Ia juga mengatakan jarang ke luar rumah lantaran dirinya saat ini sering sakit-sakitan.

Namun demikian, meski raganya mulai ringkih tak menjadikannya luput untuk memperhatikan kondisi  umat Islam di negeri ini. Sosok sesepuh bangsa ini pun menitipkan dua point taushiyah kepada voa-islam.com untuk umat Islam pada umumnya dan khususnya para tokoh Islam. Berikut ini adalah kutipan taushiyah Prof.Dr. KH. Ali Yafie.  

“Pertama, saya ingin menyampaikan salam hormat saya kepada seluruh umat Islam, saya ingin mengatakan bahwa kita umat Islam yang mayoritas di Indonesia ini memang harus kita sadari bahwa kita berada di tengah-tengah tantangan yang berat. Oleh karena itu kita harus selalu berlapang dada, bertawakkal kepada Allah Subhanahu wa ta’ala, karena memang umat Islam ini dari segi populasinya mayoritas tapi dari segi potensinya minoritas, itu kenyataan. Umat Islam yang dalam posisi seperti itu tidak bisa berbuat banyak kalau keadaannya masih seperti sekarang, bercerai-berai, tidak utuh persatuannya.  

Kedua, bahwa di Indonesia ini ada unsur-unsur umat Islam yang memang biasa diadu domba satu dengan yang lain, baik oleh pihak luar maupun oleh intern sendiri. Jadi sekarang di Indonesia ini mengenai masalah yang menimpa umat Islam Ahlus Sunnah terhadap Syi’ah ditambah Ahmadiyah, adalah masalah yang rumit. Lembaga-lembaga yang memimpin umat Islam seperti MUI, Muhammadiyah, NU itu diharapkan bisa menangani permasalahan itu sehingga dapat membawa umat kita ini kepada posisi yang lebih baik dari yang sekarang. Cuma itu saja pernyataan dari saya, singkat.”

Usai menyampaikan taushiyah, menjelang Ashar kami pun berpamitan. Lagi-lagi beliau berbaik hati mempersilahkan asisten pribadinya yang bernama Mahmud mengantarkan kami dengan mobil pribadi sang Kyai hingga kami mendapatkan kendaraan umum. Semoga taushiyah sesepuh bangsa ini bisa didengar dan dijalankan demi menuju umat Islam yang lebih baik. (Ahmed Widad)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Upclose lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

19 Video Debat Islam-kristen

Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab ulama, serta nasyid walimah dan jihad. Kunjungi sekarang !
http://www.digitalhuda.com

Panduan SEO Lengkap: SEO Linking Guide

Panduan komprehensif tentang teknik SEO ninja dan penjelasan menyeluruh tentang SEO, plus bonus Ultimate On Page & Link Building Manual. Agar website anda jadi no.1 di Google.
http://produk.syamsulalam.net/sl/seo-linking-guide/

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Untuk meningkatkan dakwah dan kesejahteraan umat Islam, IDC mensinergikan dakwah Islamiyah, misi kemanusiaan dan medis. Ayo bantu program KLINIK UMMAT di berbagai daerah....

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Gadis yatim syuhada ini wafat di RS Adam Malik Medan setelah menderita penyakit Lupus. Ayahnya gugur tahun 2010 saat menegakkan syariat i'dad bersama kafilah Mujahidin Aceh....

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Setelah dua pekan opname di rumah sakit, akhirnya Luqman Rivai bisa pulang ke rumah. Biaya operasi sebesar 33,5 juta rupiah dilunasi, IDC turut membantu biaya 8,5 juta rupiah...

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Sudah dua pekan Luqman opname di rumah sakit, usai operasi penyumbatan usus. Ia tak bisa pulang karena terganjal biaya operasi 33,5 juta rupiah yang belum dilunasi. Ayo bantu!! ...

Hijrah Memeluk Islam, Nurul Hutabarat Menuai Banyak Ujian Hidup. Ayo Bantu!!

Hijrah Memeluk Islam, Nurul Hutabarat Menuai Banyak Ujian Hidup. Ayo Bantu!!

Keputusan masuk Islam disusul ujian yang bertubi-tubi: fitnah, pengasingan, intimidasi, penculikan, dan penodaan kehormatan. Setitik pun ia tak menyesali keputusan jadi muallaf....

Latest News


Must Read!
X