Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.401 views

Fahmi Salim: Liberalisasi Pemikiran Gagal, Liberalisasi Budaya Sukses!

JAKARTA (VoA-Islam) – Bicara soal fashion, tak dipungkiri sudah terjadi secara massif. Di Indonesia, persentase wanita berjibab masih jauh di bawah wanita yang tidak berjilbab. Di masyarakat bawah, sebelum proses modernisasi dan liberalisasi, wanita Indonesia masih tampil berpakaian secar sopan, walaupun tidak berjilbab.

“Semakin ke sini, setelah reformasi, di era kerbukaan, liberalisasi tayangan televisi, kemajuan internet, dan teknologi informasi semakin mudah diakses oleh seluruh strata usia,  sehingga terjadilah penurunan atau degradasi dari segi kesadaran masyarakat untuk berpakaian secara sopan dan santun, walaupu tidak berjilbab,” kata Wakil Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Ustadz Fahmi Salim kepada Voa-Islam di kantor Kementerian Agama (Kemenag) RI, Jakarta.

Dalam perspektif  umat Islam yang berpegang teguh pada ajaran Islam, salah satu indikator kesopanan, tentu dengan berjilab, menutup aurat. Setidaknya, jika belum berjilbab pun, masyarakat yang mengedepankan etika, masih berpakaian dalam batas-batas kesopanan. Tapi, sekarang hotpants dan tank top (pakaian yang memperlihatkan ketiak) menjadi trend, dengan menonjolkan lekuk aurat tubuh wanita. Ini memprihatinkan.

“Mulai dari anak-anak SMP, SMA, Perguruan Tinggi hingga ibu rumah tangga, suka dan pakai hotpants. Ini menunjukkan, masyarakat kita sedang sakit dan kian jauh dari nilai-nilai agama. Fenomena hotpants itu tidak akan terjadi jika tidak ditopang oleh liberalisasi media massa, mulai dari tayangan televisi hingga akses teknologi informasi, sehingga menciptakan nalar kolektif di tengah masyarakat, lalu berpandangan, pakaian tidak sopan itu dianggap tidak masalah. Akhirnya, pakaian seronok pun jadi budaya dan sesuatu yang biasa (permisif),” kata Fahmi Salim yang juga pemerhati paham sekularisme, pluralisme dan liberalisme.

Liberalisasi Budaya Gagal

Ketika masyarakat menjadi permisif, apakah ini membuktikan program liberalisasi telah berhasil di Indonesia? Menurut Fahmi Salim, liberalisasi dari segi pemikiran memang tidak berhasil. Namun usaha kaum liberal tidak berhenti sampai disitu. Mereka terus menyesatkan umat Islam dengan merubah haluan, masuk ke dunia politik.

“Tak bisa dipungkiri, liberalisasi dalam hal perilaku dan budaya sangat massif, sehingga boleh dibilang sukses. Jadi, meski masyarakat tidak mengenal ide-ide pemikiran yang diusung oleh kalangan liberal, liberalisasi melalui budaya adalah pintu masuk yang sangat efektif untuk melibelisasikan umat Islam Indoenia, khususnya muslimahnya dalam hal berpakaian.”

Tapi ingat, kata Fahmi Salim, liberalisasi budaya, teknologi, dan industri tayangan televisi, bukan soal pemikiran, tapi lebih mengikuti budaya pop. Metode inilah yang dibentuk, dimana ada permainan industri media, dengan pola mencari rating , untuk meraih sebanyak mungkin keuntungan. Ketika budaya pop telah terbentuk, masyarakat akan mudah  menjadi permisif, dan memandang sesuatu yang tabu menjadi biasa.

Untuk menghadang gencarnya liberalisasi budaya, harus ada gerakan dari umat Islam yang dipelopori ulama dan aktivis dakwah untuk mencounter melalui budaya pula. “Tugas para dai dan ulama adalah , bukan hanya membentengi umat secara passif, tapi juga pro aktif, dengan memberi edukasi kepada masyarakat tentang perilaku, cara berpakaian sopan dan sesuai syariat, dan tentu saja mengantispasi serta menghindari budaya-budaya pop dari Barat yang tidak sesuai dengan jatidiri bangsa .”

Bagaimana cara mengconter liberalisasi budaya? Fahmi Salim memberi masukan, hendaknya kita membuat program alternative, media harus disampaikan amar maruf nahi mungkar, mengarahkan pada hal-hal yang positif, menggalang petensi umat Islam yang sudah ada, dan bagaimana berdakwah lebih gencar lagi ke tengah masyarakat, sehingga umat jadi tahu tentang nilai-nilai Islam dalam budaya. “Ini bukan tanggungjawab dai saja, tapi juga tanggungjawab guru di sekolah, tokoh masyakat, pemerintah, dan orangtua.”

Keberhasilan liberalisasi di bidang budaya, berawal ketika generasi muda Islam mengidolakan tokoh Barat atau Asia yang telah ter-Baratkan (weternisasi). Itu sangat mungkin. Mereka mengidolak suatu figur, lalu mulai meniru, apa yang menjadi gaya dan ikon tokoh yang diidolakannya itu.

“Ini harus kita tekan, agar tidak menjadi mainstream. Permasalahannya, media kita tidak berpihak pada nilai-nilai luhur budaya bangsa, apalagi agama Islam. Persoalan besarnya justru ada di media. Lady Gaga jika tak dibesarkan oleh media, mustahil diidolakan remaja di seluruh dunia,” tandas Fahmi. Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Upclose lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Pembangunan rumah korban banjir Tasikmalaya ini masih butuh dana 14 juta rupiah untuk. Rumah ini sangat dibutuhkan warga sekitar untuk menimba ilmu agama, ibadah, aqidah, tajwid, tahfizh, akhlaq...

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

Di dalam harta kita terdapat hak orang lain, maka wajib hukumnya bagi umat Islam untuk mengeluarkan zakat. Di dalam zakat itu ada senyum masa depan fakir miskin yatim dan dhuafa....

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

Latest News
Lifestyle kekinian: Ala Korea atau Islam?

Lifestyle kekinian: Ala Korea atau Islam?

Kamis, 13 Dec 2018 23:23

Virus Islamophobia di Balik Stigma Radikal

Virus Islamophobia di Balik Stigma Radikal

Kamis, 13 Dec 2018 22:08

Pasukan Penjajah Israel Tankap Bocah Palestina Berusia 6 Tahun di Hebron

Pasukan Penjajah Israel Tankap Bocah Palestina Berusia 6 Tahun di Hebron

Kamis, 13 Dec 2018 21:16

2019, Siapa Yang Menang?

2019, Siapa Yang Menang?

Kamis, 13 Dec 2018 19:42

21 Tahanan Islamic State Melarikan Diri dari Penjara di Irak Utara

21 Tahanan Islamic State Melarikan Diri dari Penjara di Irak Utara

Kamis, 13 Dec 2018 17:15

Doa Khusus Hari Jum'at ini Boleh Diamalkan?

Doa Khusus Hari Jum'at ini Boleh Diamalkan?

Kamis, 13 Dec 2018 17:06

Bom 212, Teror Terhadap Elektabilitas Jokowi

Bom 212, Teror Terhadap Elektabilitas Jokowi

Kamis, 13 Dec 2018 16:05

Saat BlackPink Dibela, Petisi Peduli Generasi Dihina

Saat BlackPink Dibela, Petisi Peduli Generasi Dihina

Kamis, 13 Dec 2018 14:02

Erdogan: Turki Akan Luncurkan Operasi Militer Terhadap YPG di Suriah dalam Beberapa Hari

Erdogan: Turki Akan Luncurkan Operasi Militer Terhadap YPG di Suriah dalam Beberapa Hari

Kamis, 13 Dec 2018 12:00

Setara Institute Sebut Jakarta Kota Intoleran, Fahira: Mungkin Karena Kasus Penodaan Agama Ahok

Setara Institute Sebut Jakarta Kota Intoleran, Fahira: Mungkin Karena Kasus Penodaan Agama Ahok

Kamis, 13 Dec 2018 11:40

[VIDEO] BPJPH Tak Berfungsi, Pemerintah Didesak Tugaskan MUI Urus Halal

[VIDEO] BPJPH Tak Berfungsi, Pemerintah Didesak Tugaskan MUI Urus Halal

Kamis, 13 Dec 2018 11:28

Targetkan Ribuan Pengunjung Wahdah Islamiyah Gelar Ummat Fest 2018

Targetkan Ribuan Pengunjung Wahdah Islamiyah Gelar Ummat Fest 2018

Kamis, 13 Dec 2018 11:05

Interpol Hapus Nama Syaikh Yusuf Al-Qaradawi dari Daftar Buronan

Interpol Hapus Nama Syaikh Yusuf Al-Qaradawi dari Daftar Buronan

Kamis, 13 Dec 2018 11:00

Sukamta: Pemerintah Cina Harus Hormati Keyakinan Warga Muslim Uyghur

Sukamta: Pemerintah Cina Harus Hormati Keyakinan Warga Muslim Uyghur

Kamis, 13 Dec 2018 10:52

Setelah Tolak Perda Syariah, Kini PSI Tolak Praktik Poligami

Setelah Tolak Perda Syariah, Kini PSI Tolak Praktik Poligami

Kamis, 13 Dec 2018 10:44

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Kamis, 13 Dec 2018 09:57

Kenapa e-KTP Kelebihan Cetak? Ada Penggelembungan Data?

Kenapa e-KTP Kelebihan Cetak? Ada Penggelembungan Data?

Rabu, 12 Dec 2018 22:31

Berkali-kali Kasus Tercecernya e-KTP

Berkali-kali Kasus Tercecernya e-KTP

Rabu, 12 Dec 2018 21:31

31 Juta DPT, Politisi: Pemilu 2019 Terduga tidak Jujur

31 Juta DPT, Politisi: Pemilu 2019 Terduga tidak Jujur

Rabu, 12 Dec 2018 20:31

Seorang Pengacara di Mesir Ditangkap Karena Kenakan 'Rompi Kuning' yang Dilarang

Seorang Pengacara di Mesir Ditangkap Karena Kenakan 'Rompi Kuning' yang Dilarang

Rabu, 12 Dec 2018 19:00


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X