Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.366 views

Muslim Burma, Umat Islam Paling Teraniaya?

Bangladesh (Voa-Islam.com) - Sebuah tindakan keras terhadap pengungsi Muslim Rohingya yang tidak memiliki kewarganegaraan di Bangladesh memaksa ribuan orang untuk melarikan diri dalam ketakutan, pejabat Médecins Sans Frontieres (MSF) mengatakan.

Lebih dari 6.000 orang telah melarikan diri ke sebuah kamp darurat di perbatasan Burma-Banglades sejak Oktober - 2.000 di antaranya tiba pada bulan Januari hanya seorang diri - kata Paulus Critchly, kepala misi MSF di Bangladesh.

"Muslim Rohingya di Bangladesh saat ini merupakan korban dari kekerasan dan usaha-usaha pemulangan paksa yang belum pernah terjadi sebelumnya," katanya.

"Banyak laporan dari orang-orang yang dipaksa untuk kembali menyeberangi perbatasan. Usaha-usaha pemulangan paksa oleh Pasukan Keamanan Perbatasan Bangladesh didokumentasikan dengan baik oleh media lokal dan akan diulang dalam cerita-cerita tentang pengungsi Muslim Rohingya di seluruh distrik Cox's Bazar [sepanjang perbatasan Burma]. "

..Muslim Rohingya di Burma dilarang untuk memiliki tanah dan harus mendapat izin dari pemerintah rezim militer untuk menikah atau melakukan perjalanan. Mereka juga dilarang mempraktikkan keyakinan mereka sebagai orang yang beragama Islam..

Rohingya, sebuah kelompok etnis minoritas Muslim dari Burma, merupakan diantara kaum pengungsi yang paling miskin dan paling teraniaya di dunia. Mula-mula dari negara bagian Arakan, mereka telah kehilangan kewarganegaraan Burma sejak 1982 dan secara terus-menerus dianiaya dan dieksploitasi oleh rezim pemerintah militer.

Muslim Rohingya di Burma dilarang untuk memiliki tanah dan harus mendapat izin dari pemerintah rezim militer untuk menikah atau melakukan perjalanan. Mereka juga dilarang mempraktikkan keyakinan mereka sebagai orang yang beragama Islam dan tidak diberi akses untuk mendapat pendidikan umum atau layanan kesehatan.

Mereka secara teratur diganggu dan diusir dari rumah mereka dan sering dipaksa bekerja sebagai budak pekerja bagi militer Burma.

Tidak mengherankan, ratusan ribu dari mereka telah mengungsi, sebagian besar menyeberang ke Bangladesh, di mana mereka telah mendirikan kamp-kamp penghuni liar di distrik Cox's Bazar dan Banderban di dekat perbatasan.

Namun, negara Bangladesh yang penuh sesak dan miskin menolak untuk mengakui mereka sebagai pengungsi yang sah. Dari hampir 500,000 orang pengungsi Muslim Rohingya yang ada di negara itu, hanya 28,000 yang diakui pemerintah Bangladesh sebagai pengungsi terdaftar sedangkan sisanya mereka anggap sebagai pedatang haram.

Akibatnya, sebagian besar Muslim Rohingya yang ada di Bangladesh tinggal dalam kemiskinan dan keputusasaan.

"Mereka tetap terjebak dalam situasi putus asa tanpa masa depan, rentan terhadap serangan, perlakuan kejam dan manipulasi, serta jenis tindakan kekerasan yang intens yang mereka derita sekarang," kata MSF dalam laporan yang dikeluarkan hari ini (Kamis,18/02).

Tindakan keras Bangladesh terhadap Muslim Rohingya baru-baru ini menciptakan sebuah "bencana kemanusiaan," MSF mengingatkan.

..Mereka tetap terjebak dalam situasi putus asa tanpa masa depan, rentan terhadap serangan, perlakuan kejam dan manipulasi, serta jenis tindakan kekerasan yang intens yang mereka derita sekarang..

Dicegah dari bekerja dan menolak memberi bantuan pangan bagi para pengungsi Rohingya, Bangladesh menganggap para pengungsi Muslim Rohingya sebagai beban dan ancaman bagi pasar kerja lokal. Ketidak populeran mereka, "yang dipicu oleh media lokal, membuat mereka mudah dijadikan alat bagi politisi lokal tidak bermoral yang mengharapkan keuntungan sesaat" kata laporan itu.

Sejak Bangladesh mulai mengumpulkan orang-orang Rohingya yang tidak mereka inginkan musim gugur lalu, para pejabat MSF, yang telah memberikan pelayanan medis di Bangladesh sejak 1992, telah melihat peningkatan jumlah muslim Rohingya yang dirawat karena pemukulan, luka sabetan akibat benda tajam dan perkosaan.

Belum selesai permasalahan pengungsi Rohingya di Cox Bazaar Tiba-tiba gelombang baru pengungsi Rohingya di kamp darurat Kutupalong, dekat perbatasan Burma, juga telah menetapkan alarm berdering.

Maret tahun lalu, sebuah survei MSF menunujukkan dari lebih 20.000 pengungsi yang tidak diakui di tempat tersebut, 90% ditemukan dalam kondisi kekurangan gizi.

Dalam satu bulan, dokter MSF mendokumentasikan lebih dari 1.000 anak-anak kekurangan gizi dan merawat lebih dari 4.000 anak di bawah usia lima tahun.

"Kekurangan gizi dan angka kematian sudah melewati ambang batas darurat dan orang-orang kurang memiliki akses untuk air minum yang aman, sanitasi atau perawatan medis," kata laporan MSF. (aa/National Post)

Baca berita terkait :

1. Bangladesh Usir Kembali Pengungsi Rohingya ke Burma

2. Pengungsi Rohingya Terintimidasi di Bangladesh

3. Pengungsi Muslim Rohingya Tolak Dipulangkan ke Myanmar

4. Muslim Rohingya Dijadikan Pekerja Paksa di Burma

5. Derita Muslim Rohingnya


Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Islamic World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lima Tahun Mangkrak, Masjid di Pelosok ini Mengenaskan. Ayo Bantu.!!

Lima Tahun Mangkrak, Masjid di Pelosok ini Mengenaskan. Ayo Bantu.!!

Nasib masjid di Kampung Cilumbu ini sungguh mengenaskan. Lima tahun mangkrak, kini nyaris tak berbentuk masjid, dipenuhi rumput liar, berlumut, dan menghitam terpapar panas dan hujan....

Lima Tahun Mangkrak, Masjid di Pelosok ini Mengenaskan. Ayo Bantu.!!

Lima Tahun Mangkrak, Masjid di Pelosok ini Mengenaskan. Ayo Bantu.!!

Nasib masjid di Kampung Cilumbu ini sungguh mengenaskan. Lima tahun mangkrak, kini nyaris tak berbentuk masjid, dipenuhi rumput liar, berlumut, dan menghitam terpapar panas dan hujan....

Palestina Masih Berduka, Ayo Ulurkan Tangan Bantu Mereka

Palestina Masih Berduka, Ayo Ulurkan Tangan Bantu Mereka

Sahabat, Ulurtangan mari kirimkan dukungan terbaikmu untuk warga Palestina di Gaza demi menguatkan mereka menghadapi situasi mencekam ini. Mari dukung mereka dengan berdonasi dengan cara:...

Open Donasi Wakaf Pembangunan Rumah Qur'an & TK Islam Terpadu An Najjah di Jonggol

Open Donasi Wakaf Pembangunan Rumah Qur'an & TK Islam Terpadu An Najjah di Jonggol

Saat ini, Ulurtangan bersama Yayasan An Najjahtul Islam Jonggol sedang merintis pembangunan Rumah Qur’an dan Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (TKIT) An Najjah dan Gedung Majelis Taklim di Jonggol,...

Ulurtangan Bersama PDUI Kota Bekasi Safari Wakaf Qur'an dan Tebar Sembako ke Pelosok Negeri

Ulurtangan Bersama PDUI Kota Bekasi Safari Wakaf Qur'an dan Tebar Sembako ke Pelosok Negeri

Mari bergabung dalam memperkuat jaringan kebaikan di pelosok negeri dengan Wakaf Al-Qur'an. Jangan ragu untuk menjadi bagian dari kebaikan ini. Abadikan harta dengan wakaf Al-Qur'an dan saksikan...

Latest News
PUASA DAN IKHLAS #1

PUASA DAN IKHLAS #1

Kamis, 19 Feb 2026 14:06

Pencuri Licik di Ramadhan itu: Ponselmu!

Pencuri Licik di Ramadhan itu: Ponselmu!

Kamis, 19 Feb 2026 12:05

Doa Memasuki Ramadhan 1447 H

Doa Memasuki Ramadhan 1447 H

Selasa, 17 Feb 2026 14:36


MUI

Sedekah Al Quran

Sedekah Air untuk Pondok Pesantren

Must Read!
X

Selasa, 17/02/2026 14:36

Doa Memasuki Ramadhan 1447 H