Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.264 views

Sheikh Al-Maqdisi Amir Salafi Jihadi Jordania Kembali Ditangkap

AMMAN (vos-islam.com): Badan Intelijen Yordania sampai hari ketiga ini masih menahan pengasuh Gerakan Salafi JIhadi di Yordania, Issam Barqawi, alias "Abu Muhammad Al-Maqdisi" yang penangkapannya yang baru memainkan episode lain dari sejarah panjang penangkapan di penjara-penjara Yordania.

Dari tahun 1994 sampai hari ini Al-Maqdisi menghabiskan waktu lebih dari sepuluh tahun, berpindah-pindah dari penjara keamanan publik ke penjara Intelijen Umum Yordania.

Ketika itu penangkapan awal dari Al-Maqdisi karena kasus yang disebut "Bai'ah kepada imam", bersama Abu Musab al-Zarqawi, di mana keduanya dihukum 15 tahun penjara yang dihabiskan selama lima tahun dan kemudian para terdakwa dilepaskan dalam kasus tersebut dibebaskan dengan pengampunan kerajaan pada tahun 1999 pada awal pemerintahan Raja Abdullah II.

Sejak tahun 2000, Al-Maqdisi kembali ditangkap beberapa kali, salah satunya pada tahun 2005 setelah melakukan wawancara dengan Al-Jazeera.

Orang-orang terdekat Al-Maqdisi menekankan kepada Al-Maqdisi bahwa selalu berkunjung ke Departemen Intelijen Yordania memanggilnya secara teratur, di samping beliau terus diikuti oleh mobil milik dinas keamanan.

Tahanan rumah:

Menurut Wakil pembela Al-Maqdisik, pengacara Majid Liftawi bahwa pengasuh Gerakan Salafi Jihadi hidup "seperti dalam kondisi tahanan rumah".

Liftawi mengatakan kepada Al-Jazeera bahwa Al-Maqdisi sangat berhati-hati untuk tidak keluar dari rumahnya kecuali benar-benar diperlukan "mengingat selalu diikuti oleh pihak aparat keamanan ke mana pun ia pergi, karena dia pernah ditangkap suatu saat dia pergi untuk sholat selama tiga hari setelah seorang polisi lalu lintas mengadu bahwa dia telah mengumpatnya".

Dia menambahkan bahwa Al-Maqdisi "dipanggil pada hari Jumat lalu ke Kantor Departemen Intelijen dan ini perkara rutin yang dilakukannya, tapi sampai sekarang belum pulang, dan kami tidak tahu apakah akan keluar dalam beberapa hari ini seperti yang terjadi sebelumnya, atau dia akan dikenai tuduhan dan disidang".

Liftawi mengisyaratkan bahwa pihak keamanan telah menyulitkan Al-Maqdisi untuk tidak meninggalkan rumahnya sepanjang bulan Ramadan sampai kasusnya diselesaikan secara keseluruhan setelah akhir bulan, dan dia berkata, "Kami telah menunggu akhir tahanan rumah Al-Maqdisi di rumahnya lalu datanglah penahanan ini".

Pemerintah Yordania tetap bungkam sejak tersebarnya berita penangkapan Al-Maqdisi pada hari Sabtu sore, dan jarang memberi komentar atas penangkapan-penangkapan yang dilakukan oleh Departemen Intelijen Umum.

Penangkapan bersamaan:

Penangkapan Al-Maqdisi bersamaan dengan penangkapan sejumlah pemuda dari penganut pemikiran Salafi Jihadi minggu lalu di kota Salt, di mana sumber Al-Jazeera mengungkapkan adanya penangkapan terhadap Sulaiman Al-Syamali, Raid Sharawnia dan Bilal Al-Thumuni.

Sumber-sumber tersebut mengatakan bahwa pasukan keamanan memutuskan untuk melepaskan Ma'mun 'Atheyat dan Ibrahim Khreisat dan Muadz Al-Thumuni dengan jaminan setelah ditangkap pekan lalu.

Pengacara Al-Maqdisi dan sumber-sumber kota Salt tidak menghubungkan antara penangkapan-penangkapan ini dengan penahanan pengasuh gerakan Salafi JIhadi sejak Jumat lalu.

Kesepakatan:

Menurut pakar dalam urusan kelompok Salafi Jihadi, Hasan Abu Haniya, bahwa penahanan Al-Maqdisi "mungkin tidak berlangsung lama mengingat adanya perjanjian implisit secara tidak ditulis antara Al-Maqdisi dengan pihak keamanan".

Abu Haniyeh mengungkapkan kepada Al-Jazeera bahwa perjanjian didasarkan pada tinggalnya Al-Maqdisi di luar penjara dengan konsekuensi tidak membuat pernyataan ke media atau berbicara di masjid-masjid dan tempat-tempat umum.

Dia menambahkan bahwa pihak keamanan percaya bahwa Al-Maqdisi sebagai pengasuh dakwah dalam gerakan Salafi-Jihadi dan menjauhkan diri dari manhaj ditempuh Al-Zarqawi, dan menganggap bahwa kehadirannya diperlukan untuk mengontrol ratusan pengikut Salafi Jihadi di Yordania untuk menjaga keamanan dalam negeri, meskipun ketakutannya terhadap tabiat gagasan jihadnya.

Dalam pandangan Abu Haniya, pihak berwenang mencoba untuk menekan Al-Maqdisi supaya melakukan penyadaran dalam gerakan Salafi Jihadi, tapi dia menolaknya yang keras, yang menyebabkan ketegangan antara dirinya dengan pihak keamanan dari waktu ke waktu lain.

Dia menambahkan bahwa "mayoritas pengikut Salafi Jihadis di Yordania berkumpul diskitar Al-Maqdisi dan percaya bahwa manhajnya tersebut adalah yang paling mewakili pemikiran mereka, adapun mayoritas yang meyakini manhaj Al-Zarqawi maka mereka tersingkir ke luar negeri".

Kesimpulannya, Abu Haniyeh mengatakan bahwa meskipun pihak keamanan mengurangi konfrontasi bersenjata dengan pengikut pemikiran Salafi Jihadi setelah keyakinan mereka untuk tidak melakukan tindakan bersenjata di Yordania, namun pihak keamanan ini berusaha lebih menekan untuk melemahkan kekuatan sekitar ratusan bahkan mungkin ribuan orang muda yang menganggap bahwa "Al-Maqdisi sebagai rujukan mereka".

(ar/aljazeera)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Latest News
Angkatan Bersenjata Turki Bom Konvoi 30-40 Kendaraan Bala Bantuan YPG/PKK dekat Afrin

Angkatan Bersenjata Turki Bom Konvoi 30-40 Kendaraan Bala Bantuan YPG/PKK dekat Afrin

Jum'at, 23 Feb 2018 10:38

IUMS Kecam Pembantaian Warga Sipil Suriah oleh Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur

IUMS Kecam Pembantaian Warga Sipil Suriah oleh Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur

Jum'at, 23 Feb 2018 09:36

Miris, Pemimpin Buta Sejarah Bangsa Sendiri

Miris, Pemimpin Buta Sejarah Bangsa Sendiri

Kamis, 22 Feb 2018 23:03

Politik Ibadah vs Politisasi Ibadah

Politik Ibadah vs Politisasi Ibadah

Kamis, 22 Feb 2018 22:36

Bangladesh Percepat Rencana Relokasi 100.000 Muslim Rohingya ke Pulan Terisolir

Bangladesh Percepat Rencana Relokasi 100.000 Muslim Rohingya ke Pulan Terisolir

Kamis, 22 Feb 2018 22:30

Dalam 3 Hari, Serangan Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur talah Tewaskan 250 Warga Sipil

Dalam 3 Hari, Serangan Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur talah Tewaskan 250 Warga Sipil

Kamis, 22 Feb 2018 22:15

Mesir Vonis Mati 21 Orang Karena Terkait Islamic State

Mesir Vonis Mati 21 Orang Karena Terkait Islamic State

Kamis, 22 Feb 2018 22:00

Israel Beri Lampu Hijau Pembangunan 3000 Unit Rumah bagi Warga Yahudi di Tanah Palestina

Israel Beri Lampu Hijau Pembangunan 3000 Unit Rumah bagi Warga Yahudi di Tanah Palestina

Kamis, 22 Feb 2018 21:37

Tabligh Akbar & Launching Pelatihan 100 Ribu Guru Al-Qur'an

Tabligh Akbar & Launching Pelatihan 100 Ribu Guru Al-Qur'an

Kamis, 22 Feb 2018 19:18

PBB Tidak Diloloskan KPU, Politisi Demokrat: Ini Zaman Edan

PBB Tidak Diloloskan KPU, Politisi Demokrat: Ini Zaman Edan

Kamis, 22 Feb 2018 19:15

[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

Kamis, 22 Feb 2018 15:20

Syetan Tersiksa dengan Suara Adzan

Syetan Tersiksa dengan Suara Adzan

Kamis, 22 Feb 2018 12:10

[VIDEO-1] Kisah Dewa, Mualaf Hindu yang Temukan Islam & Nabi Muhammad SAW Dalam Kitab Weda

[VIDEO-1] Kisah Dewa, Mualaf Hindu yang Temukan Islam & Nabi Muhammad SAW Dalam Kitab Weda

Kamis, 22 Feb 2018 11:21

Catat! Besok PBB Siap Melawan KPU

Catat! Besok PBB Siap Melawan KPU

Kamis, 22 Feb 2018 11:05

5 Cara Pengusaha Meningkatkan Produktivitas yang Patut Ditiru

5 Cara Pengusaha Meningkatkan Produktivitas yang Patut Ditiru

Kamis, 22 Feb 2018 11:00

[VIDEO] Gedung Pernikahan Baru di Bekasi, Konsep Garden Party dan Vintage

[VIDEO] Gedung Pernikahan Baru di Bekasi, Konsep Garden Party dan Vintage

Kamis, 22 Feb 2018 10:12

Ulama Diserang, Ini Pesan Gatot ke Polri

Ulama Diserang, Ini Pesan Gatot ke Polri

Kamis, 22 Feb 2018 05:43

Marak Proyek Roboh, Fahira Idris: Berdampak Turunkan Daya Saing Jasa Konstruksi Indonesia di ASEAN

Marak Proyek Roboh, Fahira Idris: Berdampak Turunkan Daya Saing Jasa Konstruksi Indonesia di ASEAN

Kamis, 22 Feb 2018 05:29

Dont Worry be an Entreupreneur

Dont Worry be an Entreupreneur

Rabu, 21 Feb 2018 22:47

Hamas Sebut Israel Siksa Anggota Parlemen Palestina Yang Mereka Tahan

Hamas Sebut Israel Siksa Anggota Parlemen Palestina Yang Mereka Tahan

Rabu, 21 Feb 2018 21:36


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X