Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.134 views

Sheikh Al-Maqdisi Amir Salafi Jihadi Jordania Kembali Ditangkap

AMMAN (vos-islam.com): Badan Intelijen Yordania sampai hari ketiga ini masih menahan pengasuh Gerakan Salafi JIhadi di Yordania, Issam Barqawi, alias "Abu Muhammad Al-Maqdisi" yang penangkapannya yang baru memainkan episode lain dari sejarah panjang penangkapan di penjara-penjara Yordania.

Dari tahun 1994 sampai hari ini Al-Maqdisi menghabiskan waktu lebih dari sepuluh tahun, berpindah-pindah dari penjara keamanan publik ke penjara Intelijen Umum Yordania.

Ketika itu penangkapan awal dari Al-Maqdisi karena kasus yang disebut "Bai'ah kepada imam", bersama Abu Musab al-Zarqawi, di mana keduanya dihukum 15 tahun penjara yang dihabiskan selama lima tahun dan kemudian para terdakwa dilepaskan dalam kasus tersebut dibebaskan dengan pengampunan kerajaan pada tahun 1999 pada awal pemerintahan Raja Abdullah II.

Sejak tahun 2000, Al-Maqdisi kembali ditangkap beberapa kali, salah satunya pada tahun 2005 setelah melakukan wawancara dengan Al-Jazeera.

Orang-orang terdekat Al-Maqdisi menekankan kepada Al-Maqdisi bahwa selalu berkunjung ke Departemen Intelijen Yordania memanggilnya secara teratur, di samping beliau terus diikuti oleh mobil milik dinas keamanan.

Tahanan rumah:

Menurut Wakil pembela Al-Maqdisik, pengacara Majid Liftawi bahwa pengasuh Gerakan Salafi Jihadi hidup "seperti dalam kondisi tahanan rumah".

Liftawi mengatakan kepada Al-Jazeera bahwa Al-Maqdisi sangat berhati-hati untuk tidak keluar dari rumahnya kecuali benar-benar diperlukan "mengingat selalu diikuti oleh pihak aparat keamanan ke mana pun ia pergi, karena dia pernah ditangkap suatu saat dia pergi untuk sholat selama tiga hari setelah seorang polisi lalu lintas mengadu bahwa dia telah mengumpatnya".

Dia menambahkan bahwa Al-Maqdisi "dipanggil pada hari Jumat lalu ke Kantor Departemen Intelijen dan ini perkara rutin yang dilakukannya, tapi sampai sekarang belum pulang, dan kami tidak tahu apakah akan keluar dalam beberapa hari ini seperti yang terjadi sebelumnya, atau dia akan dikenai tuduhan dan disidang".

Liftawi mengisyaratkan bahwa pihak keamanan telah menyulitkan Al-Maqdisi untuk tidak meninggalkan rumahnya sepanjang bulan Ramadan sampai kasusnya diselesaikan secara keseluruhan setelah akhir bulan, dan dia berkata, "Kami telah menunggu akhir tahanan rumah Al-Maqdisi di rumahnya lalu datanglah penahanan ini".

Pemerintah Yordania tetap bungkam sejak tersebarnya berita penangkapan Al-Maqdisi pada hari Sabtu sore, dan jarang memberi komentar atas penangkapan-penangkapan yang dilakukan oleh Departemen Intelijen Umum.

Penangkapan bersamaan:

Penangkapan Al-Maqdisi bersamaan dengan penangkapan sejumlah pemuda dari penganut pemikiran Salafi Jihadi minggu lalu di kota Salt, di mana sumber Al-Jazeera mengungkapkan adanya penangkapan terhadap Sulaiman Al-Syamali, Raid Sharawnia dan Bilal Al-Thumuni.

Sumber-sumber tersebut mengatakan bahwa pasukan keamanan memutuskan untuk melepaskan Ma'mun 'Atheyat dan Ibrahim Khreisat dan Muadz Al-Thumuni dengan jaminan setelah ditangkap pekan lalu.

Pengacara Al-Maqdisi dan sumber-sumber kota Salt tidak menghubungkan antara penangkapan-penangkapan ini dengan penahanan pengasuh gerakan Salafi JIhadi sejak Jumat lalu.

Kesepakatan:

Menurut pakar dalam urusan kelompok Salafi Jihadi, Hasan Abu Haniya, bahwa penahanan Al-Maqdisi "mungkin tidak berlangsung lama mengingat adanya perjanjian implisit secara tidak ditulis antara Al-Maqdisi dengan pihak keamanan".

Abu Haniyeh mengungkapkan kepada Al-Jazeera bahwa perjanjian didasarkan pada tinggalnya Al-Maqdisi di luar penjara dengan konsekuensi tidak membuat pernyataan ke media atau berbicara di masjid-masjid dan tempat-tempat umum.

Dia menambahkan bahwa pihak keamanan percaya bahwa Al-Maqdisi sebagai pengasuh dakwah dalam gerakan Salafi-Jihadi dan menjauhkan diri dari manhaj ditempuh Al-Zarqawi, dan menganggap bahwa kehadirannya diperlukan untuk mengontrol ratusan pengikut Salafi Jihadi di Yordania untuk menjaga keamanan dalam negeri, meskipun ketakutannya terhadap tabiat gagasan jihadnya.

Dalam pandangan Abu Haniya, pihak berwenang mencoba untuk menekan Al-Maqdisi supaya melakukan penyadaran dalam gerakan Salafi Jihadi, tapi dia menolaknya yang keras, yang menyebabkan ketegangan antara dirinya dengan pihak keamanan dari waktu ke waktu lain.

Dia menambahkan bahwa "mayoritas pengikut Salafi Jihadis di Yordania berkumpul diskitar Al-Maqdisi dan percaya bahwa manhajnya tersebut adalah yang paling mewakili pemikiran mereka, adapun mayoritas yang meyakini manhaj Al-Zarqawi maka mereka tersingkir ke luar negeri".

Kesimpulannya, Abu Haniyeh mengatakan bahwa meskipun pihak keamanan mengurangi konfrontasi bersenjata dengan pengikut pemikiran Salafi Jihadi setelah keyakinan mereka untuk tidak melakukan tindakan bersenjata di Yordania, namun pihak keamanan ini berusaha lebih menekan untuk melemahkan kekuatan sekitar ratusan bahkan mungkin ribuan orang muda yang menganggap bahwa "Al-Maqdisi sebagai rujukan mereka".

(ar/aljazeera)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Puluhan muallaf Desa Bombanon hidup menumpang di rumah-rumah Kristen yang kental dengan suasana Salib. Makanan tidak terjamin dari babi dan makanan haram lainnya. ...

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Infakkan Saja Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Infakkan Saja Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Latest News
Aksi FDPM Cimahi Mengecam Keras Pelaku Pembantaian Muslim Rohingya

Aksi FDPM Cimahi Mengecam Keras Pelaku Pembantaian Muslim Rohingya

Sabtu, 23 Sep 2017 23:04

Rohingya, Walaupun Disebut Masalah Etnis, Tetap Adili Myanmar

Rohingya, Walaupun Disebut Masalah Etnis, Tetap Adili Myanmar

Sabtu, 23 Sep 2017 19:13

Petempur Yazidi Terlibat Bentrok dengan Milisi Syi'ah Irak Dukungan Iran di Sinjar

Petempur Yazidi Terlibat Bentrok dengan Milisi Syi'ah Irak Dukungan Iran di Sinjar

Sabtu, 23 Sep 2017 18:00

Ada yang Catut Nama Jokowi untuk Pesan 5000 Senjata, Politisi: Siapa Ingin Buat Angkatan Kelima?

Ada yang Catut Nama Jokowi untuk Pesan 5000 Senjata, Politisi: Siapa Ingin Buat Angkatan Kelima?

Sabtu, 23 Sep 2017 17:49

Ketua DPA RI pun jadi Korban Keganasan PKI, Ini Dia Penampakannya

Ketua DPA RI pun jadi Korban Keganasan PKI, Ini Dia Penampakannya

Sabtu, 23 Sep 2017 16:49

MSF: Kamp Pengungsi Rohingya di Bangladesh di Ambang 'Bencana Kesehatan'

MSF: Kamp Pengungsi Rohingya di Bangladesh di Ambang 'Bencana Kesehatan'

Sabtu, 23 Sep 2017 16:30

Menakar Untung Rugi Divestasi Freeport

Menakar Untung Rugi Divestasi Freeport

Sabtu, 23 Sep 2017 16:26

Fadli: PKI Musuh NKRI, Pengkhianat Bangsa, Musuhi TNI dan Islam

Fadli: PKI Musuh NKRI, Pengkhianat Bangsa, Musuhi TNI dan Islam

Sabtu, 23 Sep 2017 15:49

Yusril: Komunisme Bertentangan dengan Pancasila dan Tidak dapat Dikompromikan dengan Islam

Yusril: Komunisme Bertentangan dengan Pancasila dan Tidak dapat Dikompromikan dengan Islam

Sabtu, 23 Sep 2017 14:49

Forum Jurnalis Muslim Luncurkan Program One Masjid One Journalist

Forum Jurnalis Muslim Luncurkan Program One Masjid One Journalist

Sabtu, 23 Sep 2017 13:22

Hadirilah! Tabligh 'Rohingya Panggilan Jihad Akhir Zaman' di Bandung

Hadirilah! Tabligh 'Rohingya Panggilan Jihad Akhir Zaman' di Bandung

Sabtu, 23 Sep 2017 13:21

Rohingya: Nestapa Umat Tanpa Persatuan

Rohingya: Nestapa Umat Tanpa Persatuan

Sabtu, 23 Sep 2017 13:11

Hanibal : G-30-S/PKI Jalan Buntu Rekonsiliasi dan Cornell Paper

Hanibal : G-30-S/PKI Jalan Buntu Rekonsiliasi dan Cornell Paper

Sabtu, 23 Sep 2017 10:32

Dilema Sistem Perekonomian Indonesia

Dilema Sistem Perekonomian Indonesia

Sabtu, 23 Sep 2017 10:08

Ini 88 Kronologis Sejarah Kejam PKI di Indonesia, Merinding..

Ini 88 Kronologis Sejarah Kejam PKI di Indonesia, Merinding..

Sabtu, 23 Sep 2017 09:43

COVER STORY September 2017: Kata Siapa PKI Tak Akan Bangkit? Ini Indikasi Menurut Habib Rizieq

COVER STORY September 2017: Kata Siapa PKI Tak Akan Bangkit? Ini Indikasi Menurut Habib Rizieq

Sabtu, 23 Sep 2017 07:26

Sembuhkan Amnesia dengan Al Aqsha Awareness Week

Sembuhkan Amnesia dengan Al Aqsha Awareness Week

Sabtu, 23 Sep 2017 07:07

Mantan Pemimpin Umum Ikhwanul Muslimin Mesir Mohammed Mahde Akef Meninggal Dunia

Mantan Pemimpin Umum Ikhwanul Muslimin Mesir Mohammed Mahde Akef Meninggal Dunia

Sabtu, 23 Sep 2017 06:48

COVER STORY September 2017: Kejam, Beginilah Hasil Otopsi Tujuh Jenderal Korban PKI

COVER STORY September 2017: Kejam, Beginilah Hasil Otopsi Tujuh Jenderal Korban PKI

Sabtu, 23 Sep 2017 06:47

Implementasi Dakwah Ala Mahasiswa

Implementasi Dakwah Ala Mahasiswa

Sabtu, 23 Sep 2017 06:19


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X