Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.061 views

Sheikh Al-Maqdisi Amir Salafi Jihadi Jordania Kembali Ditangkap

AMMAN (vos-islam.com): Badan Intelijen Yordania sampai hari ketiga ini masih menahan pengasuh Gerakan Salafi JIhadi di Yordania, Issam Barqawi, alias "Abu Muhammad Al-Maqdisi" yang penangkapannya yang baru memainkan episode lain dari sejarah panjang penangkapan di penjara-penjara Yordania.

Dari tahun 1994 sampai hari ini Al-Maqdisi menghabiskan waktu lebih dari sepuluh tahun, berpindah-pindah dari penjara keamanan publik ke penjara Intelijen Umum Yordania.

Ketika itu penangkapan awal dari Al-Maqdisi karena kasus yang disebut "Bai'ah kepada imam", bersama Abu Musab al-Zarqawi, di mana keduanya dihukum 15 tahun penjara yang dihabiskan selama lima tahun dan kemudian para terdakwa dilepaskan dalam kasus tersebut dibebaskan dengan pengampunan kerajaan pada tahun 1999 pada awal pemerintahan Raja Abdullah II.

Sejak tahun 2000, Al-Maqdisi kembali ditangkap beberapa kali, salah satunya pada tahun 2005 setelah melakukan wawancara dengan Al-Jazeera.

Orang-orang terdekat Al-Maqdisi menekankan kepada Al-Maqdisi bahwa selalu berkunjung ke Departemen Intelijen Yordania memanggilnya secara teratur, di samping beliau terus diikuti oleh mobil milik dinas keamanan.

Tahanan rumah:

Menurut Wakil pembela Al-Maqdisik, pengacara Majid Liftawi bahwa pengasuh Gerakan Salafi Jihadi hidup "seperti dalam kondisi tahanan rumah".

Liftawi mengatakan kepada Al-Jazeera bahwa Al-Maqdisi sangat berhati-hati untuk tidak keluar dari rumahnya kecuali benar-benar diperlukan "mengingat selalu diikuti oleh pihak aparat keamanan ke mana pun ia pergi, karena dia pernah ditangkap suatu saat dia pergi untuk sholat selama tiga hari setelah seorang polisi lalu lintas mengadu bahwa dia telah mengumpatnya".

Dia menambahkan bahwa Al-Maqdisi "dipanggil pada hari Jumat lalu ke Kantor Departemen Intelijen dan ini perkara rutin yang dilakukannya, tapi sampai sekarang belum pulang, dan kami tidak tahu apakah akan keluar dalam beberapa hari ini seperti yang terjadi sebelumnya, atau dia akan dikenai tuduhan dan disidang".

Liftawi mengisyaratkan bahwa pihak keamanan telah menyulitkan Al-Maqdisi untuk tidak meninggalkan rumahnya sepanjang bulan Ramadan sampai kasusnya diselesaikan secara keseluruhan setelah akhir bulan, dan dia berkata, "Kami telah menunggu akhir tahanan rumah Al-Maqdisi di rumahnya lalu datanglah penahanan ini".

Pemerintah Yordania tetap bungkam sejak tersebarnya berita penangkapan Al-Maqdisi pada hari Sabtu sore, dan jarang memberi komentar atas penangkapan-penangkapan yang dilakukan oleh Departemen Intelijen Umum.

Penangkapan bersamaan:

Penangkapan Al-Maqdisi bersamaan dengan penangkapan sejumlah pemuda dari penganut pemikiran Salafi Jihadi minggu lalu di kota Salt, di mana sumber Al-Jazeera mengungkapkan adanya penangkapan terhadap Sulaiman Al-Syamali, Raid Sharawnia dan Bilal Al-Thumuni.

Sumber-sumber tersebut mengatakan bahwa pasukan keamanan memutuskan untuk melepaskan Ma'mun 'Atheyat dan Ibrahim Khreisat dan Muadz Al-Thumuni dengan jaminan setelah ditangkap pekan lalu.

Pengacara Al-Maqdisi dan sumber-sumber kota Salt tidak menghubungkan antara penangkapan-penangkapan ini dengan penahanan pengasuh gerakan Salafi JIhadi sejak Jumat lalu.

Kesepakatan:

Menurut pakar dalam urusan kelompok Salafi Jihadi, Hasan Abu Haniya, bahwa penahanan Al-Maqdisi "mungkin tidak berlangsung lama mengingat adanya perjanjian implisit secara tidak ditulis antara Al-Maqdisi dengan pihak keamanan".

Abu Haniyeh mengungkapkan kepada Al-Jazeera bahwa perjanjian didasarkan pada tinggalnya Al-Maqdisi di luar penjara dengan konsekuensi tidak membuat pernyataan ke media atau berbicara di masjid-masjid dan tempat-tempat umum.

Dia menambahkan bahwa pihak keamanan percaya bahwa Al-Maqdisi sebagai pengasuh dakwah dalam gerakan Salafi-Jihadi dan menjauhkan diri dari manhaj ditempuh Al-Zarqawi, dan menganggap bahwa kehadirannya diperlukan untuk mengontrol ratusan pengikut Salafi Jihadi di Yordania untuk menjaga keamanan dalam negeri, meskipun ketakutannya terhadap tabiat gagasan jihadnya.

Dalam pandangan Abu Haniya, pihak berwenang mencoba untuk menekan Al-Maqdisi supaya melakukan penyadaran dalam gerakan Salafi Jihadi, tapi dia menolaknya yang keras, yang menyebabkan ketegangan antara dirinya dengan pihak keamanan dari waktu ke waktu lain.

Dia menambahkan bahwa "mayoritas pengikut Salafi Jihadis di Yordania berkumpul diskitar Al-Maqdisi dan percaya bahwa manhajnya tersebut adalah yang paling mewakili pemikiran mereka, adapun mayoritas yang meyakini manhaj Al-Zarqawi maka mereka tersingkir ke luar negeri".

Kesimpulannya, Abu Haniyeh mengatakan bahwa meskipun pihak keamanan mengurangi konfrontasi bersenjata dengan pengikut pemikiran Salafi Jihadi setelah keyakinan mereka untuk tidak melakukan tindakan bersenjata di Yordania, namun pihak keamanan ini berusaha lebih menekan untuk melemahkan kekuatan sekitar ratusan bahkan mungkin ribuan orang muda yang menganggap bahwa "Al-Maqdisi sebagai rujukan mereka".

(ar/aljazeera)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Infaq Dakwah Center

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Puluhan muallaf Desa Bombanon hidup menumpang di rumah-rumah Kristen yang kental dengan suasana Salib. Makanan tidak terjamin dari babi dan makanan haram lainnya. ...

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim putra Makassar ini mendapatkan beasiswa program S1 di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, tapi terkendala biaya transport. Ayahnya sudah wafat, ibunya seorang guru ngaji....

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Anak mujahid ini tergolek di rumah sakit, sementara sang ayah sedang menjalani ujian penjara akibat amaliah jihad bersama Kafilah Mujahidin Aceh beberapa tahun silam. ...

Balita Ahmad Alvaro Komplikasi Jantung, Otak, Pernafasan dan Paru-paru. Ayo Bantu..!!!

Balita Ahmad Alvaro Komplikasi Jantung, Otak, Pernafasan dan Paru-paru. Ayo Bantu..!!!

Dalam usia dua tahun sudah menderita komplikasi lahir batin. Lahir tanpa belaian sang ayah, ia mengidap penyakit jantung, pengecilan otak, gangguan pernafasan dan paru-paru. Ia sudah dioperasi...

Mari Salurkan Zakat Urgent kepada Keluarga Muallaf, Mujahidin dan Yatim Syuhada

Mari Salurkan Zakat Urgent kepada Keluarga Muallaf, Mujahidin dan Yatim Syuhada

Sempurnakan amaliah Ramadhan dengan menunaikan kewajiban Zakat. IDC siap menerima zakat fitrah untuk disalurkan dalam bentuk beras kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah....

Latest News
Memberi Nama Anak Tidak Harus di Hari Ketujuh

Memberi Nama Anak Tidak Harus di Hari Ketujuh

Jum'at, 28 Jul 2017 16:35

Wartawan Inggris Jhon Cantlie yang Ditawan IS Dilaporkan Telah Meninggal di Mosul

Wartawan Inggris Jhon Cantlie yang Ditawan IS Dilaporkan Telah Meninggal di Mosul

Jum'at, 28 Jul 2017 16:35

Presiden Boneka Rusia Ramzan Kadyrov Sesumbar Siap Turun Jabatan untuk Lindungi Al-Aqsa

Presiden Boneka Rusia Ramzan Kadyrov Sesumbar Siap Turun Jabatan untuk Lindungi Al-Aqsa

Jum'at, 28 Jul 2017 15:05

Bangun Negara, Gerindra: Perpektif Islam Kelola SDA, Ekonomi Liberal dengan Utang

Bangun Negara, Gerindra: Perpektif Islam Kelola SDA, Ekonomi Liberal dengan Utang

Jum'at, 28 Jul 2017 11:49

Syuhada Al-Qaryatain Tinggalkan Koalisi Pimpinan AS Setelah Dilarang Perangi Rezim Assad

Syuhada Al-Qaryatain Tinggalkan Koalisi Pimpinan AS Setelah Dilarang Perangi Rezim Assad

Jum'at, 28 Jul 2017 11:30

Negara Kapitalis Sengaja Berikan Utang agar dapat Cengkram Indonesia Lebih Kuat

Negara Kapitalis Sengaja Berikan Utang agar dapat Cengkram Indonesia Lebih Kuat

Jum'at, 28 Jul 2017 10:49

[VIDEO] Syariat Islam tidak Toleran? Simak Penjelasan Gubernur Ini

[VIDEO] Syariat Islam tidak Toleran? Simak Penjelasan Gubernur Ini

Jum'at, 28 Jul 2017 09:56

Utang Jokowi Setara Lima Tahun SBY, Gerindra: Negara Darurat Utang

Utang Jokowi Setara Lima Tahun SBY, Gerindra: Negara Darurat Utang

Jum'at, 28 Jul 2017 09:49

10.000 Tentara AS Bunuh Diri Antara tahun 2004 hingga 2009

10.000 Tentara AS Bunuh Diri Antara tahun 2004 hingga 2009

Jum'at, 28 Jul 2017 09:15

Inilah Nasehat Syaikh Khalid Al Hamudi kepada Santri AFKN

Inilah Nasehat Syaikh Khalid Al Hamudi kepada Santri AFKN

Jum'at, 28 Jul 2017 09:11

Subyektivitas Negara melalui Perppu No. 2/2017 Mulai Makan

Subyektivitas Negara melalui Perppu No. 2/2017 Mulai Makan "Korban"

Jum'at, 28 Jul 2017 08:49

Menristek Dikti dan Menpora Dinilai Lakukan Persekusi terhadap Anggota HTI

Menristek Dikti dan Menpora Dinilai Lakukan Persekusi terhadap Anggota HTI

Jum'at, 28 Jul 2017 07:47

Ikut Cara Pikir Ekonomi Komprador, Rizal Ramli: RI Hancur ikut IMF

Ikut Cara Pikir Ekonomi Komprador, Rizal Ramli: RI Hancur ikut IMF

Jum'at, 28 Jul 2017 06:47

Melindungi Anak dari Kekerasan, Dimulai dari Mana?

Melindungi Anak dari Kekerasan, Dimulai dari Mana?

Kamis, 27 Jul 2017 22:47

Jangan Labil, Sabar Hadapi Ujian

Jangan Labil, Sabar Hadapi Ujian

Kamis, 27 Jul 2017 22:34

Ribuan Orang Hadiri Pemakaman 3 Pejuang Palestina Pembunuh 2 Polisi Israel di Al-Aqsa

Ribuan Orang Hadiri Pemakaman 3 Pejuang Palestina Pembunuh 2 Polisi Israel di Al-Aqsa

Kamis, 27 Jul 2017 22:05

Perpppu Pembubaran Ormas yang  Dianggap Radikal, Mencerminkan Rezim Anti Islam?

Perpppu Pembubaran Ormas yang Dianggap Radikal, Mencerminkan Rezim Anti Islam?

Kamis, 27 Jul 2017 21:18

Substansi Pokok Cederai Hak Individu dan Hak Berserikat, HIMI Persis Tolak Perppu 2/2017

Substansi Pokok Cederai Hak Individu dan Hak Berserikat, HIMI Persis Tolak Perppu 2/2017

Kamis, 27 Jul 2017 21:10

Bullying: Efek Terkikisnya Akidah Anak Bangsa

Bullying: Efek Terkikisnya Akidah Anak Bangsa

Kamis, 27 Jul 2017 21:04

Politisi: Sehari Jokowi Utang 1,1 Trilyun, Program Bangun Utang?

Politisi: Sehari Jokowi Utang 1,1 Trilyun, Program Bangun Utang?

Kamis, 27 Jul 2017 20:59


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X