Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.788 views

Warga Jerman Dinilai Tidak Toleran terhadap Pemeluk Islam

HAMBURG (voa-islam.com): Hasil kajian Universitas Münster mengungkapkan mayoritas warga Jerman lebih menunjukkan sikap yang tidak toleran terhadap pemeluk Islam dibandingkan dengan di negara Eropa lain. Kajian ini berdasarkan hasil jajak pendapat mengenai keanekaragaman agama di Eropa. Dan jajak pendapat ini dilakukan di Jerman, Perancis, Denmark, Belanda, dan Portugal bekerjasama dengan lembaga jajak pendapat Emnid.

Sosiolog Niels Friedrich mengungkapkan alasan dipilihnya negara-negara tersebut

Dipilihnya responden dari kelima negara ini, berdasarkan kepada peringkat keanekaragaman agama di negara tersebut. Di Jerman yang jumlah pemeluk agama Islam relatif lebih banyak dibandingkan dengan di negara lain di Eropa, tentu saja konflik budaya dan antar agama juga meningkat. Misalnya bila berkaitan dengan pembangunan mesjid dan masalah pemakaian jilbab.“

Sementara di negara lain, menurut sosiolog Niels Friedrich alasannya juga berbeda. Misalnya di Perancis, sehubungan dengan larangan pemakaian burka atau di Belanda di mana tadinya tatanan masyarakatnya bersikap toleran, berubah setelah terbunuhnya pengkritik Islam Theo van Gogh. Sementara di Portugal tidak terjadi hal yang menonjol, karena di negara tersebut keanekaragaman agama tidak sebanyak di negara lain.

Detlef Pollack, sosiolog agama yang mengkoordinir penyelengaraan jajak pendapat itu, mengatakan, “Kami menemukan sikap warga Jerman terhadap kelompok yang bukan beragama Kristen lebih menonjolkan sikap intoleran dibandingkan dengan di negara lain, yang juga diselenggarakan jajak pendapat mengenainya. Kami dapat menyimpulkan, warga Jerman  tidak menunjukkan kesediaan yang besar untuk dapat menerima pembangunan masjid  yang dilengkapi menara dibandingkan dengan responden di negara lain.“

Hasil analisa penting lainnya, menurut Detlef Pollack, adalah  warga Jerman juga berusaha untuk menghormati semua kelompok agama dan pada hal tertentu juga mengakui kebebasan beragama. Detlef Pollack menambahkan,  „Dapat kita katakan, hasilnya menampilkan sikap yang mendua. Di satu pihak menampilkan sejumlah keberatan terhadap Islam. Tapi di lain pihak juga berusaha untuk dapat bersikap adil dan jujur.“

Alasan lain yang dilihat  adalah mengenai adanya perbedaan persepsi di Jerman dan di negara lain. Dan itu disebabkan oleh sering atau tidaknya melakukan hubungan.  40 persen warga dibagian barat Jerman  sedikit sekali mengadakan hubungan atau kontak dengan warga pemeluk Islam. Di bagian timur Jerman jumlahnya malah lebih sedikit, yakni hanya mencapai sekitar 16 persen.

Sementara jawaban dari pertanyaan sejauh mana merasakan adanya ancaman dari budaya asing, menurut Detlef Pollack mengejutkan. Dalam hal ini tidak terdapat perbedaan yang mencolok di masing-masing negara. Di Jerman, sekitar 40 persen merasakan terancam oleh budaya asing, dalam hal ini bukan saja Islam. Lebih jauh Detlef Pollack mengatakan, „Di mana-mana terdapat pandangan yang mengatakan bahwa semakin banyak terdapat aneka ragam agama, merupakan salah satu penyebab terjadinya konflik.  Jumlahnya mencapai sekitar 70 persen di kelima negara di mana jajak pendapat tersebut dilakukan. Terdapat kesadaran yang jelas mengenai masalahnya. Yakni keanekaragaman agama juga memberikan pengaruhnya terhadap kehidupan bersama.

Sementara itu menurut hasil jajak pendapat tersebut, sekitar 34 persen warga Jerman memiliki pandangan yang positif terhadap warga Muslim. Di negara Eropa lainnya mencapai lebih dari 50 persen. Bila di Jerman ada yang mengatakan bahwa Islam termasuk ke dalam budaya kita, maka kemungkinan mayoritas warga tidak dapat menerimanya.  "Kami mengajukan pertanyaan, apakah Islam sesuai untuk dunia Barat. Di bagian barat Jerman yang mengiyakannya hanya sekitar 20 persen. Di bagian timur Jerman lebih sedikit lagi. Sedangkan di negara lainnya jumlah mencapai antara 25 sampai 30 persen. Mungkin dapat disampaikan formulasi baru dengan mengatakan, umat Islam juga bagian dari Jerman. Kemungkinan itu akan dapat lebih diterima oleh sebagian besar  warga Jerman,“ Papar Detlef Pollack.

Sosiolog Detlef Pollack tidak akan memformulasikan tuntutan yang keras kepada kalangan politik. Ini katanya bukan merupakan tugasnya sebagai imuwan sosial. Tapi ia menambahkan, „Mula-mula kami berusaha untuk menuliskan dan menggambarkan situasinya. Kemungkinan setiap politisi mendapatkan  penjelasan dan informasi yang cukup  untuk menanggapinya dengan serius. Tentu  saja  dalam hal ini, politiknya sendiri tidak ditentukan oleh gambaran situasi tersebut. Saya ingin mengatakan. bahwa yang penting adalah meningkatkan integrasi dari warga pendatang atau imigran.” (Za/Dworld)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Sepeninggal sang ayah setelah masuk Islam, enam anak berstatus muallaf yatim ini hidup prihatin serba kekurangan. Ayo bantu modal usaha dan beasiswa untuk masa depan Islam...

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Latest News
PERPPU 2/2017: Di manakah Perlindungan Negara Terhadap Ormas Islam?

PERPPU 2/2017: Di manakah Perlindungan Negara Terhadap Ormas Islam?

Selasa, 17 Oct 2017 04:32

Beda Aksi, Beda Kondisi

Beda Aksi, Beda Kondisi

Senin, 16 Oct 2017 22:47

Kekristenan dan Komunisme di Indonesia (Bagian 2 - Habis)

Kekristenan dan Komunisme di Indonesia (Bagian 2 - Habis)

Senin, 16 Oct 2017 22:30

Anies-Sandi Diingatkan jangan Dahulukan Kepentingan Ormas Pendukung daripada Publik

Anies-Sandi Diingatkan jangan Dahulukan Kepentingan Ormas Pendukung daripada Publik

Senin, 16 Oct 2017 22:21

Turki Siap Bantu Pemerintah Syi'ah Irak Usir Petempur Komunis Kurdi dari Kirkuk

Turki Siap Bantu Pemerintah Syi'ah Irak Usir Petempur Komunis Kurdi dari Kirkuk

Senin, 16 Oct 2017 21:00

Penerbitan Sertifikasi Halal Diambil Alih Pemerintah?

Penerbitan Sertifikasi Halal Diambil Alih Pemerintah?

Senin, 16 Oct 2017 20:41

Ini Pola Komunikasi untuk Anies-Sandi dalam Menghadapi Reklamasi

Ini Pola Komunikasi untuk Anies-Sandi dalam Menghadapi Reklamasi

Senin, 16 Oct 2017 20:21

Filipina Klaim Bunuh Amir IS Asia Tenggara Isnilon Hapilon dan Omarkhayam Maute di Marawi

Filipina Klaim Bunuh Amir IS Asia Tenggara Isnilon Hapilon dan Omarkhayam Maute di Marawi

Senin, 16 Oct 2017 19:42

Anies-Sandi Diminta Hidupkan Kebiasaan Pemprov DKI yang Hilang

Anies-Sandi Diminta Hidupkan Kebiasaan Pemprov DKI yang Hilang

Senin, 16 Oct 2017 18:21

Tak Hanya Djarot, Megawati pun Pernah Tolak Hadiri Pelantikan Penggantinya

Tak Hanya Djarot, Megawati pun Pernah Tolak Hadiri Pelantikan Penggantinya

Senin, 16 Oct 2017 17:46

SMAN 3 Cimahi Tangkal Dampak Negatif Gadget Dengan Akhlak Islam

SMAN 3 Cimahi Tangkal Dampak Negatif Gadget Dengan Akhlak Islam

Senin, 16 Oct 2017 17:42

Sejarawan Berharap Tidak Ada Lagi Uang yang Dianggap Tuhan di Kepemimpinan Baru DKI

Sejarawan Berharap Tidak Ada Lagi Uang yang Dianggap Tuhan di Kepemimpinan Baru DKI

Senin, 16 Oct 2017 16:21

Freeport, Tak Perlu Negosiasi dan Divestasi

Freeport, Tak Perlu Negosiasi dan Divestasi

Senin, 16 Oct 2017 15:49

Djarot Lebih Memilih Liburan daripada Hadiri Sertijab Gubernur Baru

Djarot Lebih Memilih Liburan daripada Hadiri Sertijab Gubernur Baru

Senin, 16 Oct 2017 15:23

Ada Penunggang Gelap di Gerbong Anies-Sandi, dan Sudah Teridentifikasi

Ada Penunggang Gelap di Gerbong Anies-Sandi, dan Sudah Teridentifikasi

Senin, 16 Oct 2017 14:21

Perbandingan Peran Audit di Indonesia & Pakistan

Perbandingan Peran Audit di Indonesia & Pakistan

Senin, 16 Oct 2017 13:45

Anies-Sandi Menjabat, Caci Maki terhadap Birokrat Pemprov DKI di Era Ahok kan Hilang

Anies-Sandi Menjabat, Caci Maki terhadap Birokrat Pemprov DKI di Era Ahok kan Hilang

Senin, 16 Oct 2017 12:21

Tim Advokasi: Putusan Sela Perkara Alfian Tanjung Sangat Menentukan

Tim Advokasi: Putusan Sela Perkara Alfian Tanjung Sangat Menentukan

Senin, 16 Oct 2017 12:00

Setiap Muslim Wajib Berpolitik

Setiap Muslim Wajib Berpolitik

Senin, 16 Oct 2017 11:46

Hadiri Ijtima Haraky, PII: Perkuat Hubungan Organisasi Pelajar Islam Asia Tenggara

Hadiri Ijtima Haraky, PII: Perkuat Hubungan Organisasi Pelajar Islam Asia Tenggara

Senin, 16 Oct 2017 11:33


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X