Rabu, 14 Syawwal 1447 H / 10 Oktober 2012 10:28 wib
3.557 views
Abu Hamza Nyatakan Tidak Bersalah Atas Dakwaan Terorisme Pemeritah AS
NEW YORK (voa-islam.com) - Ulama mujahid yang diekstradisi ke AS dari Inggris mengaku tidak bersalah atas tuduhan 11 tuduhan yang disangkakan kepadanya dan akan menghadapi pengadilan pada bulan Agustus tahun depan
Mustafa Kamel Mustafa atau lebih dikenal sebagai Abu Hamza al-Masri, mengaku tidak bersalah atas tuduhan bahwa ia bersekongkol dengan warga Amerika untuk mendirikan sebuah kamp pelatihan mujahidin di Oregon, Amerika Serikat, memberikan dukungan material kepada pejuang Islam, dan dakwaan konspirasi.
Abu Hamza, yang kehilangan kedua tangan dan terluka salah satu matanya saat melakukan pekerjaan kemanusiaan di Afghanistan pada tahun 1980-an, memasukan pembelaan tak lama sebelum hakim distrik AS Katherine Forrest menetapkan tanggal persidangan pada bulan Agustus 2013. Abu Hamza juga dituduh membantu untuk menculik 16 sandera, dua di antaranya turis Amerika, di Yaman pada tahun 1998.
Abu Hamza bisa menghadapi penjara seumur hidup jika terbukti bersalah atas tuduhan-tuduhan tersebut.
Sebelumnya, dua orang lainnya yang dibawa dari Inggris untuk menghadapi tuduhan terorisme membuat penampilan pertama mereka sebelum timbangan seorang hakim New York. Sidang mereka ditetapkan untuk Oktober tahun depan.
Khaled al-Fawwaz dan Adel Abdul Bary membantah berpartisipasi dalam pemboman kedutaan besar di Tanzania dan Kenya pada Agustus 1998 yang menewaskan 224 orang, termasuk 12 warga Amerika.
Mereka didakwa dalam kasus yang juga menyebut Syaik Usamah bin Ladin. (by/guardian)
Ket: Sketsa persidangan Abu Hamza Al-Masri di pengadilan. / foto: AFP
Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!