Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.940 views

Palang Merah Internasional: Kehidupan 'Terhenti' di Rakhine Myanmar

RAKHINE, MYANMAR (voa-islam.com) - Komite Internasional Palang Merah mengatakan bahwa kehidupan telah "terhenti" di negara bagian Rakhine karena ketakutan akan kekerasan, hampir empat bulan setelah sebuah gelombang baru tindakan keras oleh pemerintah meletus terhadap Muslim Rohingya yang dianiaya.

Direktur operasi ICRC, Dominik Stillhart, mengatakan pada hari Rabu (13/12/2017) bahwa ketegangan antara Muslim dan komunitas mayoritas Budha mencegah pedagang Muslim membuka kembali toko dan pasar.

"Situasi di Rakhine utara telah benar-benar stabil, ada insiden yang sangat sporadis, namun ketegangan sangat besar di antara masyarakat," kata Stillhart setelah misi tiga hari ke daerah terpencil.

"Anda bisa merasakan, terutama dari dua komunitas utama yang saling takut satu sama lain."

Dia mengunjungi kota Maungdaw, Buthidaung dan Rathedaung di Rakhine utara, tempat ICRC, satu-satunya badan bantuan yang beroperasi di wilayah yang dilanda kekerasan tersebut, menyediakan makanan, air dan bantuan lainnya kepada 150.000 orang.

Stillhart mengatakan bahwa Palang Merah berharap untuk menjangkau 180.000 orang Rohingya yang diperkirakan tinggal di wilayah "sensitif secara politis" setelah lebih dari 600.000 orang melarikan diri ke Bangladesh.

"Anda bepergian melalui pedesaan dan Anda benar-benar melihat di kedua sisi desa jalan yang hancur total, itu hanya memberi sedikit rasa penghancuran, ada juga rasa ketidakhadiran yang meluas ini."

"Seolah-olah hidup telah berhenti di jalurnya, orang tidak bergerak, pasar ditutup di kota Muangdaw," kata Stillhart.

Dia mengatakan bahwa masalah utama yang dihadapi umat Islam adalah "kemungkinan yang sangat terbatas bagi mereka untuk mengakses mata pencaharian mereka sendiri seperti ladang, dan terutama pasar dan layanan."

Akhir bulan lalu, Bangladesh dan Myanmar mencapai kesepakatan untuk mengembalikan pengungsi Rohingya dalam beberapa bulan ke depan.

Palang Merah mengatakan bahwa pengembalian tersebut harus bersifat sukarela dan aman.

"Tapi untuk saat ini kita benar-benar tidak melihat pergerakan kembali yang signifikan dan saya juga tidak mengharapkan kita akan melihat pengembalian besar dalam waktu dekat," kata Stillhart.

Mengutip tokoh PBB, ia menambahkan bahwa hampir 300 Muslim masih melarikan diri setiap harinya.

Sekitar 650.000 Muslim Rohingya telah meninggalkan Myanmar ke Bangladesh sejak akhir tahun lalu, ketika tentara Myanmar dan gerombolan Budha radikal memulai serangan biadab terhadap minoritas Muslim di Rakhine.

Tindakan keras terhadap Rohingya telah meningkat sejak 25 Agustus.

Selama ini, pasukan pemerintah dan massa Budha Myanmar telah membunuh, memperkosa, dan secara sewenang-wenang menangkap anggota komunitas Muslim.

Mereka juga telah membakar rumah-rumah kaum Muslim di ratusan desa Rohingya yang didominasi mayoritas Muslim di bagian utara Rakhine, di mana hampir semua orang Rohingya tinggal.

Pemerintah Myanmar menolak memberikan kewarganegaraan penuh kepada Rohingya, yang dianggap imigran ilegal dari Bangladesh.

Dhaka, pada gilirannya, menganggap pengungsi yang putus asa itu sebagai orang Myanmar.

PBB telah menggambarkan Rohingya sebagai komunitas yang paling teraniaya di dunia, yang menyebut situasi di Rakhine serupa dengan "contoh buku teks tentang pembersihan etnis." (st/ptv) 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

Relawan IDC, menunaikan amanah para donatur menyerahkan bantuan untuk anak-anak yatim Abdullah Fitri Setiawan atau yang akrab disapa Dufi....

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Tergolek kritis di rumah sakit karena terpapar virus yang menjalar ke otak, biaya perawatan 13 hari sudah mencapai 28 juta. Kedua orang tuanya adalah aktivis pejuang dakwah berekonomi dhuafa,...

Latest News
Dapat Remisi Natal, Ahok Sang Penista Agama akan Bebas pada 24 Januari 2019

Dapat Remisi Natal, Ahok Sang Penista Agama akan Bebas pada 24 Januari 2019

Selasa, 11 Dec 2018 14:17

Pemindahan BPN ke Jateng, Fadli: Kita Berusaha Kuasai Basis Lawan

Pemindahan BPN ke Jateng, Fadli: Kita Berusaha Kuasai Basis Lawan

Selasa, 11 Dec 2018 14:12

Petisi Online Maimon Herawati Berhasil, KPI Desak Iklan Shopee Blackpink Dihentikan

Petisi Online Maimon Herawati Berhasil, KPI Desak Iklan Shopee Blackpink Dihentikan

Selasa, 11 Dec 2018 14:01

Strategi Sandi untuk Pemerataan Ekonomi

Strategi Sandi untuk Pemerataan Ekonomi

Selasa, 11 Dec 2018 13:27

Pemilu tidak Perlu Dilanjutkan

Pemilu tidak Perlu Dilanjutkan

Selasa, 11 Dec 2018 12:27

560.000 Orang Telah Tewas Akibat Perang di Suriah Selama Hampir 8 Tahun Terakhir

560.000 Orang Telah Tewas Akibat Perang di Suriah Selama Hampir 8 Tahun Terakhir

Selasa, 11 Dec 2018 11:35

BPN Prabowo-Sandi akan Ambil Langkah Hukum Soal 31 Juta Pemilih Tambahan

BPN Prabowo-Sandi akan Ambil Langkah Hukum Soal 31 Juta Pemilih Tambahan

Selasa, 11 Dec 2018 11:27

Keadilan Ekonomi dan Kebebasan Sipil Alami Kemunduran

Keadilan Ekonomi dan Kebebasan Sipil Alami Kemunduran

Senin, 10 Dec 2018 21:13

Hari HAM di Rezim Jokowi, Fadli Singgung Kasus Ini

Hari HAM di Rezim Jokowi, Fadli Singgung Kasus Ini

Senin, 10 Dec 2018 20:13

Zionis Israel Tangkap 337.000 Warga Palestina Sejak Intifada Pertama Meletus

Zionis Israel Tangkap 337.000 Warga Palestina Sejak Intifada Pertama Meletus

Senin, 10 Dec 2018 19:30

Memasuki Tahun Politik, KH Aceng Tegaskan Persis Konsisten dalam Pendidikan dan Dakwah Islam

Memasuki Tahun Politik, KH Aceng Tegaskan Persis Konsisten dalam Pendidikan dan Dakwah Islam

Senin, 10 Dec 2018 19:06

SIPRI: AS Kuasai 57 Persen Penjualan Senjata Dunia Tahun Lalu, Rusia No 2

SIPRI: AS Kuasai 57 Persen Penjualan Senjata Dunia Tahun Lalu, Rusia No 2

Senin, 10 Dec 2018 18:45

Polisi Malaysia Tangkap 7 Tersangka Terkait Islamic State dan Abu Sayyaf

Polisi Malaysia Tangkap 7 Tersangka Terkait Islamic State dan Abu Sayyaf

Senin, 10 Dec 2018 17:30

Persis Komitmen untuk Menjaga Keutuhan Bangsa

Persis Komitmen untuk Menjaga Keutuhan Bangsa

Senin, 10 Dec 2018 15:10

2 Senapan Mesin Milik Israel Hilang di Perbatasan dengan Libanon

2 Senapan Mesin Milik Israel Hilang di Perbatasan dengan Libanon

Senin, 10 Dec 2018 14:05

Menlu Saudi Tegaskan Tidak Akan Ekstradisi Para Tersangka Pembunuh Jamal Khashoggi

Menlu Saudi Tegaskan Tidak Akan Ekstradisi Para Tersangka Pembunuh Jamal Khashoggi

Senin, 10 Dec 2018 10:00

Lindswell Kwok, Sang Ratu Wushu yang Telah Jadi Ratu Sejati

Lindswell Kwok, Sang Ratu Wushu yang Telah Jadi Ratu Sejati

Senin, 10 Dec 2018 00:27

Tentara India Tewaskan 3 Pejuang Kashmir Setelah 18 Jam Pertempuran di Srinagar

Tentara India Tewaskan 3 Pejuang Kashmir Setelah 18 Jam Pertempuran di Srinagar

Ahad, 09 Dec 2018 21:15

Umat Hindu Berdemo Desak Pemerintah India Bangun Kuil di Bekas Lokasi Masjid Babri

Umat Hindu Berdemo Desak Pemerintah India Bangun Kuil di Bekas Lokasi Masjid Babri

Ahad, 09 Dec 2018 20:45

Peringati 31 Tahun Intifada Pertama, Hamas Berjanji untuk Lanjutkan Perjuangan Bersenjata

Peringati 31 Tahun Intifada Pertama, Hamas Berjanji untuk Lanjutkan Perjuangan Bersenjata

Ahad, 09 Dec 2018 20:09


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Selasa, 11/12/2018 13:27

Strategi Sandi untuk Pemerataan Ekonomi