Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.926 views

3 Wanita Asal Prancis yang Bergabung dengan Islamic State (IS) Terancam Hukuman Mati di Irak

BAGHDAD, IRAK (voa-islam.com) - Tiga wanita Prancis yang bergabung dengan Islamic State (IS) sebelum akhirnya ditangkap oleh pasukan Syi'ah Irak bisa menghadapi hukuman mati saat mereka menunggu persidangan di Baghdad, beberapa sumber yang dekat dengan kasus mereka menceritakan kepada AFP.

Para wanita itu ditahan setelah pasukan Syi'ah Irak dan sekutunya mengusir pejuang IS dari Mosul pada Juli lalu, satu sumber mengatakan, membenarkan sebuah laporan tentang radio RMC.

Seorang wanita berusia 28 tahun meninggalkan negaranya pada tahun 2015 ke "kekhalifahan" kelompok tersebut yang membentang di atas wilayah Suriah dan Irak bersama suaminya, yang dilaporkan telah terbunuh. Dia ditahan bersama putrinya, yang lahir setelah mereka tiba.

"Kami tidak tahu apa sebenarnya yang dituduhkan kepadanya, seperti apa kondisi penahanannya dan apakah dia diizinkan untuk membela diri," kata pengacara wanita itu, Martin Pradel.

Dia mengatakan bahwa dia telah menerima "tidak ada tanggapan" dari Kementerian Luar Negeri Prancis mengenai kasus tersebut, yang Palang Merah merupakan satu-satunya sumber informasinya.

Seorang wanita kedua, berusia 27 tahun bernama Melina, juga berangkat ke wilayah itu pada tahun 2015, dan ditahan bersama bayinya. Tiga anaknya yang lebih tua telah kembali ke Prancis.

"Kami mengharapkan Prancis, jika Melina dijatuhi hukuman mati, untuk memobilisasi dengan intensitas yang sama dengan warga negara Prancis lainnya yang dijatuhi hukuman mati, khususnya Serge Atlaoui," kata pengacaranya, William Bourdon dan Vincent Brengarth.

Diplomat Prancis telah melakukan kampanye intens untuk membebaskan Atlaoui, yang ditahan di Indonesia dan menghadapi hukuman mati atas tuduhan perdagangan narkoba.

Namun pejabat pemerintah mengatakan bahwa pejuang Prancis yang ditangkap di Suriah dan Irak harus diadili di sana jika mereka dapat dijamin pengadilan yang adil.

Menteri Pertahanan Florence Parly mengatakan pada hari Ahad bahwa "kita tidak bisa naif" mengenai warga negara Prancis yang pergi untuk bergabung dengan Islamic State.

"Ketika mereka ditangkap oleh pemerintah setempat, sejauh mungkin mereka harus diadili oleh pemerintah daerah ini," katanya kepada televisi Prancis 3.

Pengadilan Syi'ah Irak pada hari Ahad memvonis mati dengan cara digantung seorang wanita Jerman setelah menyatakan dia bersalah karena menjadi anggota IS, hukuman pertama dalam sebuah kasus yang melibatkan wanita Eropa.

Pada bulan Desember, seorang pria Irak-Swedia digantung bersama 37 orang lainnya yang dituduh sebagai anggota Islamic State atau Al-Qaidah, meskipun ada upaya oleh Swedia agar narapidana itu menjalani hukuman seumur hidup.

Otoritas Irak belum mengungkapkan berapa banyak pejuang asing IS yang ditahan sejak serangan balasan yang mencabut Islamic State dari pusat kota negara itu tahun lalu.

Sekitar 40 warga negara Prancis, baik pria maupun wanita, saat ini berada di kamp penahanan atau penjara di Suriah dan Irak, termasuk sekitar 20 anak-anak, sebuah sumber yang dekat dengan masalah tersebut mengatakan.

Parly pada hari Ahad mengulangi bahwa dia "tidak ragu" mengenai nasib pejuang Prancis yang telah melakukan perjalanan ke luar negeri, meski ada permintaan dari beberapa dari mereka untuk dipulangkan.

"Jihadis ini tidak pernah memiliki keraguan tentang apa yang mereka lakukan, dan saya tidak melihat mengapa kita harus memilikinya untuk mereka," katanya. (st/AFP) 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Dai yang aktif berdakwah melawan pemurtadan misionaris ini tinggal di rumah sederhana tanpa kamar mandi mck. Sang istri yang berhijab kesulitan, setiap mandi, buang air dan buang hajat harus...

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Di usia senja, Bu Janih bersama 5 anak yatimnya tinggal di rumah rombeng yang kumuh, lapuk dan sering roboh. Upah sebagai buruh cuci serabutan pun tak menentu sehingga tidak bisa memasak nasi...

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Sudah 23 hari tangan Ramdani remuk dalam insiden tabrak lari. Ia harus segera dioperasi supaya patahan tulang tidak berantakan dan dagingnya tidak membusuk. Butuh dana puluhan juta untuk operasi....

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

Latest News
Menteri Israel: Kami Tidak Akan Biarkan Hamas Kembangkan Kemampuan Militer Mereka

Menteri Israel: Kami Tidak Akan Biarkan Hamas Kembangkan Kemampuan Militer Mereka

Sabtu, 26 May 2018 22:12

Pemerintah seperti Gali Kuburannya Sendiri ketika Video Tidak Lucu Dianggap Lucu-lucuan

Pemerintah seperti Gali Kuburannya Sendiri ketika Video Tidak Lucu Dianggap Lucu-lucuan

Sabtu, 26 May 2018 15:37

109 Demonstran Palestina Terluka Oleh Tembakan Pasukan Israel hari Jum'at

109 Demonstran Palestina Terluka Oleh Tembakan Pasukan Israel hari Jum'at

Sabtu, 26 May 2018 15:15

Ini yang Ditemukan SBY dalam Lawatannya di 44 Kabupaten di tengah Naiknya Gaji ASN

Ini yang Ditemukan SBY dalam Lawatannya di 44 Kabupaten di tengah Naiknya Gaji ASN

Sabtu, 26 May 2018 14:37

Ini Kata Wakil Ketua DPR paska UU Terorisme Disahkan

Ini Kata Wakil Ketua DPR paska UU Terorisme Disahkan

Sabtu, 26 May 2018 13:37

Keadilan Negeri Ini Tercabik, Ada Kasta dalam Berbangsa?

Keadilan Negeri Ini Tercabik, Ada Kasta dalam Berbangsa?

Sabtu, 26 May 2018 12:37

GNPF Ulama: Bentuk Tim Independen Soal Terorisme

GNPF Ulama: Bentuk Tim Independen Soal Terorisme

Sabtu, 26 May 2018 12:15

Buletin Gelap Adu Domba Ulama Resahkan Bekasi

Buletin Gelap Adu Domba Ulama Resahkan Bekasi

Sabtu, 26 May 2018 12:10

GAN: Indonesia Butuh Pemimpin Pengurai Masalah Ekonomi

GAN: Indonesia Butuh Pemimpin Pengurai Masalah Ekonomi

Sabtu, 26 May 2018 12:02

[VIDEO] MUI: Sibuk Dukung Mendukung Calon Presiden, Lupa Persoalan Bangsa, Lupa Hutang Negara

[VIDEO] MUI: Sibuk Dukung Mendukung Calon Presiden, Lupa Persoalan Bangsa, Lupa Hutang Negara

Sabtu, 26 May 2018 11:12

Rezim Assad Jatuhkan Selebaran di Daraa, Desak Pejuang Oposisi untuk Pergi

Rezim Assad Jatuhkan Selebaran di Daraa, Desak Pejuang Oposisi untuk Pergi

Jum'at, 25 May 2018 22:50

ASN Rezim Jokowi Penuh dengan Ancaman?

ASN Rezim Jokowi Penuh dengan Ancaman?

Jum'at, 25 May 2018 19:39

Tergesa-gesa Meresmikan Kertajati, Jokowi Dianggap Pencitraan

Tergesa-gesa Meresmikan Kertajati, Jokowi Dianggap Pencitraan

Jum'at, 25 May 2018 18:39

Raksasa Konstruksi Saudi Binladin Group Akan Dirampingkan dan Berganti Nama

Raksasa Konstruksi Saudi Binladin Group Akan Dirampingkan dan Berganti Nama

Jum'at, 25 May 2018 18:15

Pasukan SDF Tangkap Komandan Islamic State (IS) Terkemuka asal Prancis

Pasukan SDF Tangkap Komandan Islamic State (IS) Terkemuka asal Prancis

Jum'at, 25 May 2018 17:45

Himbaun: Sebarkan 'Virus' 2019 Ganti Presiden di Kampung Halaman

Himbaun: Sebarkan 'Virus' 2019 Ganti Presiden di Kampung Halaman

Jum'at, 25 May 2018 17:39

Israel Setujui Pembangunan 3900 Pemukiman Ilegal Baru di Tepi Barat

Israel Setujui Pembangunan 3900 Pemukiman Ilegal Baru di Tepi Barat

Jum'at, 25 May 2018 17:15

Sudan Akan Terus Dukung Saudi Perangi Pemberontak Syi'ah Houtsi di Yaman

Sudan Akan Terus Dukung Saudi Perangi Pemberontak Syi'ah Houtsi di Yaman

Jum'at, 25 May 2018 16:45

Kinerja Jokowi di Bidang Ini Masih Buruk

Kinerja Jokowi di Bidang Ini Masih Buruk

Jum'at, 25 May 2018 16:39

Video Hot Interview (2): Lagu #2019GantiPresiden Pesanan Partai Politik & Plagiat ?

Video Hot Interview (2): Lagu #2019GantiPresiden Pesanan Partai Politik & Plagiat ?

Jum'at, 25 May 2018 15:22


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X