Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.124 views

3 Wanita Asal Prancis yang Bergabung dengan Islamic State (IS) Terancam Hukuman Mati di Irak

BAGHDAD, IRAK (voa-islam.com) - Tiga wanita Prancis yang bergabung dengan Islamic State (IS) sebelum akhirnya ditangkap oleh pasukan Syi'ah Irak bisa menghadapi hukuman mati saat mereka menunggu persidangan di Baghdad, beberapa sumber yang dekat dengan kasus mereka menceritakan kepada AFP.

Para wanita itu ditahan setelah pasukan Syi'ah Irak dan sekutunya mengusir pejuang IS dari Mosul pada Juli lalu, satu sumber mengatakan, membenarkan sebuah laporan tentang radio RMC.

Seorang wanita berusia 28 tahun meninggalkan negaranya pada tahun 2015 ke "kekhalifahan" kelompok tersebut yang membentang di atas wilayah Suriah dan Irak bersama suaminya, yang dilaporkan telah terbunuh. Dia ditahan bersama putrinya, yang lahir setelah mereka tiba.

"Kami tidak tahu apa sebenarnya yang dituduhkan kepadanya, seperti apa kondisi penahanannya dan apakah dia diizinkan untuk membela diri," kata pengacara wanita itu, Martin Pradel.

Dia mengatakan bahwa dia telah menerima "tidak ada tanggapan" dari Kementerian Luar Negeri Prancis mengenai kasus tersebut, yang Palang Merah merupakan satu-satunya sumber informasinya.

Seorang wanita kedua, berusia 27 tahun bernama Melina, juga berangkat ke wilayah itu pada tahun 2015, dan ditahan bersama bayinya. Tiga anaknya yang lebih tua telah kembali ke Prancis.

"Kami mengharapkan Prancis, jika Melina dijatuhi hukuman mati, untuk memobilisasi dengan intensitas yang sama dengan warga negara Prancis lainnya yang dijatuhi hukuman mati, khususnya Serge Atlaoui," kata pengacaranya, William Bourdon dan Vincent Brengarth.

Diplomat Prancis telah melakukan kampanye intens untuk membebaskan Atlaoui, yang ditahan di Indonesia dan menghadapi hukuman mati atas tuduhan perdagangan narkoba.

Namun pejabat pemerintah mengatakan bahwa pejuang Prancis yang ditangkap di Suriah dan Irak harus diadili di sana jika mereka dapat dijamin pengadilan yang adil.

Menteri Pertahanan Florence Parly mengatakan pada hari Ahad bahwa "kita tidak bisa naif" mengenai warga negara Prancis yang pergi untuk bergabung dengan Islamic State.

"Ketika mereka ditangkap oleh pemerintah setempat, sejauh mungkin mereka harus diadili oleh pemerintah daerah ini," katanya kepada televisi Prancis 3.

Pengadilan Syi'ah Irak pada hari Ahad memvonis mati dengan cara digantung seorang wanita Jerman setelah menyatakan dia bersalah karena menjadi anggota IS, hukuman pertama dalam sebuah kasus yang melibatkan wanita Eropa.

Pada bulan Desember, seorang pria Irak-Swedia digantung bersama 37 orang lainnya yang dituduh sebagai anggota Islamic State atau Al-Qaidah, meskipun ada upaya oleh Swedia agar narapidana itu menjalani hukuman seumur hidup.

Otoritas Irak belum mengungkapkan berapa banyak pejuang asing IS yang ditahan sejak serangan balasan yang mencabut Islamic State dari pusat kota negara itu tahun lalu.

Sekitar 40 warga negara Prancis, baik pria maupun wanita, saat ini berada di kamp penahanan atau penjara di Suriah dan Irak, termasuk sekitar 20 anak-anak, sebuah sumber yang dekat dengan masalah tersebut mengatakan.

Parly pada hari Ahad mengulangi bahwa dia "tidak ragu" mengenai nasib pejuang Prancis yang telah melakukan perjalanan ke luar negeri, meski ada permintaan dari beberapa dari mereka untuk dipulangkan.

"Jihadis ini tidak pernah memiliki keraguan tentang apa yang mereka lakukan, dan saya tidak melihat mengapa kita harus memilikinya untuk mereka," katanya. (st/AFP) 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Latest News
Istighfar Menangkal Datangnya Bencana

Istighfar Menangkal Datangnya Bencana

Kamis, 18 Oct 2018 14:29

Kasus Jamal Khashoggi: Penyidik Turki Kembali Lakukan Penggeledahan di Konsulat Saudi

Kasus Jamal Khashoggi: Penyidik Turki Kembali Lakukan Penggeledahan di Konsulat Saudi

Kamis, 18 Oct 2018 11:30

Dua Aktivis Lingkungan Hidup Ditangkap, WALHI Bereaksi Keras dan Singgung Orba

Dua Aktivis Lingkungan Hidup Ditangkap, WALHI Bereaksi Keras dan Singgung Orba

Kamis, 18 Oct 2018 08:37

Pakistan Hukum Gantung Pria Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 6 Tahun Zainab Fatima Ameen

Pakistan Hukum Gantung Pria Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 6 Tahun Zainab Fatima Ameen

Rabu, 17 Oct 2018 21:15

UEA Sewa Tentara Bayaran Asal AS untuk Bunuh Politisi, Ulama dan jihadis di Yaman

UEA Sewa Tentara Bayaran Asal AS untuk Bunuh Politisi, Ulama dan jihadis di Yaman

Rabu, 17 Oct 2018 20:35

Mengkritisi Setahun Anies Memimpin Jakarta

Mengkritisi Setahun Anies Memimpin Jakarta

Rabu, 17 Oct 2018 20:00

Satu Warga Palestina Tewas dalam Serangan Udara Terbaru Zionis Israel di Gaza

Satu Warga Palestina Tewas dalam Serangan Udara Terbaru Zionis Israel di Gaza

Rabu, 17 Oct 2018 17:15

Konsul Jenderal Saudi Mendadak 'Pulang Kampung' Saat Penyelidikan Kasus Hilangnya Khashoggi Meluas

Konsul Jenderal Saudi Mendadak 'Pulang Kampung' Saat Penyelidikan Kasus Hilangnya Khashoggi Meluas

Rabu, 17 Oct 2018 14:15

FPI Tasikmalaya: Kaum LGBT yang Terang-terangan adalah Para Bencong Pelacur

FPI Tasikmalaya: Kaum LGBT yang Terang-terangan adalah Para Bencong Pelacur

Rabu, 17 Oct 2018 13:18

Kado Fahri di Milad Prabowo dan untuk Rakyat Indonesia

Kado Fahri di Milad Prabowo dan untuk Rakyat Indonesia

Rabu, 17 Oct 2018 12:33

Reklamasi dan Meikarta, Fahri: Biasanya Berhenti di Pejabat Rendahan

Reklamasi dan Meikarta, Fahri: Biasanya Berhenti di Pejabat Rendahan

Rabu, 17 Oct 2018 11:33

Dianggap Kampanye di Forum Internasional, Luhut dan Sri Mulyani dilaporkan ke Bawaslu

Dianggap Kampanye di Forum Internasional, Luhut dan Sri Mulyani dilaporkan ke Bawaslu

Rabu, 17 Oct 2018 10:47

UAS Akan Hadiri Tabligh Akbar FORDAI di Cikarang

UAS Akan Hadiri Tabligh Akbar FORDAI di Cikarang

Rabu, 17 Oct 2018 10:37

Gubernur Sulteng: Hari Pertama Gempa Pemda Lumpuh

Gubernur Sulteng: Hari Pertama Gempa Pemda Lumpuh

Rabu, 17 Oct 2018 10:33

Kecurigaan Mantan Stafsus ESDM di Kasus Meikarta tak Meleset

Kecurigaan Mantan Stafsus ESDM di Kasus Meikarta tak Meleset

Rabu, 17 Oct 2018 10:33

Dinilai tak Netral di Kasus Ratna Sarumpaet, Fadli: 2019 Kita Tempatkan Polisi Profesional

Dinilai tak Netral di Kasus Ratna Sarumpaet, Fadli: 2019 Kita Tempatkan Polisi Profesional

Rabu, 17 Oct 2018 09:33

Sisi Kelam Tasikmalaya Oktober Festival 2018

Sisi Kelam Tasikmalaya Oktober Festival 2018

Rabu, 17 Oct 2018 09:01

[VIDEO] Massa Umat Islam Desak Pemkab Tasikmalaya Berantas LGBT

[VIDEO] Massa Umat Islam Desak Pemkab Tasikmalaya Berantas LGBT

Rabu, 17 Oct 2018 07:37

Lakukan 6 Hal Ini agar Jin Tidak Menggangu Kaum Perempuan

Lakukan 6 Hal Ini agar Jin Tidak Menggangu Kaum Perempuan

Selasa, 16 Oct 2018 22:59

Arus LGBT di Era Digital, Kaum Millenial Terancam Punah?

Arus LGBT di Era Digital, Kaum Millenial Terancam Punah?

Selasa, 16 Oct 2018 22:36


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X