Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.650 views

Seorang Wanita Hamil dan Bayinya Tewas dalam Bombardir Zionis Israel di Gaza

JALUR GAZA, PALESTINA (voa-islam.com) - Setidaknya tiga warga Palestina, termasuk seorang wanita hamil dan bayi laki-lakinya yang berusia 18 bulan, tewas akibat serangan udara dan tembakan artileri Zionis Israel di Jalur Gaza yang terkepung, menurut kementerian kesehatan Palestina.

Militer Zionis Israel mengatakan pihaknya meluncurkan serangan itu Rabu malam setelah sekitar 150 roket ditembakkan dari daerah kantong pantai, melukai sedikitnya enam orang di Israel.

Militer Israel pada Kamis (9/8/2018) memperingatkan Hamas terhadap eskalasi kekerasan lebih lanjut, dan media Israel mengatakan para pejabat mempertimbangkan untuk mengevakuasi warga dari daerah dekat perbatasan Gaza.

"Cara segala sesuatunya terus berjalan signifikan. Hamas akan memahami dalam beberapa jam mendatang, seperti dalam beberapa bulan terakhir, bahwa ini bukan arah yang ingin dipilih," kata seorang pejabat militer senior seperti dikutip di akun Twitter militer. .

Kantor berita Palestina WAFA, mengutip sumber-sumber kesehatan, melaporkan setidaknya 12 orang Palestina terluka. Seorang anggota sayap bersenjata Hamas, yang dilaporkan merupakan anak dari salah satu pejabat tinggi kelompok tersebut, juga ikut tewas.

Baku tembak hebat terjadi ketika upaya untuk mengamankan gencatan senjata dilaporkan membuat kemajuan.

Pasukan Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan sekitar 150 roket ditembakkan dari Gaza dan setidaknya 25 berhasil dicegat.

Satu pernyataan oleh pasukan militer Hamas mengatakan mereka bertanggung jawab atas roket-roket itu. Dikatakan bahwa "perlawanan" Palestina telah menembakkan sejumlah besar proyektil pada "posisi musuh dalam Jalur Gaza".

Sirene terdengar di wilayah Israel dekat Gaza, memperingatkan warga untuk mencari tempat perlindungan segera, kata tentara Israel.

Abdullatif al-Kanoo, juru bicara Hamas, mengatakan dalam sebuah posting Twitter pada hari Kamis: "Sehubungan dengan agresi [Israel] yang terus berlanjut ... Perlawanan Palestina dalam posisi membela diri dan memiliki kewajiban untuk menanggapi agresi terhadap orang-orang kita. "

"Eskalasi penembakan barbar Gaza dan penargetan yang disengaja terhadap warga sipil [oleh Zionis Israel] direncanakan dan pendudukan [Israel] akan menderita akibat dan membayar harga yang lebih mahal untuk kejahatannya," lanjutnya.

Baku tembak Rabu terjadi hanya sehari setelah dua anggota gerakan Hamas yang berkuasa di Jalur Gaza tewas oleh tembakan Israel.

Sayap bersenjata Hamas Selasa mengidentifikasi orang-orang Palestina yang tewas sebagai Ahmed Murjan dan Abdel-Hafez al-Silawi, keduanya berusia 23 tahun, dan menegaskan mereka adalah anggota kelompok itu.

Militer Israel, yang tampaknya mengacu pada insiden yang sama, mengatakan bahwa pihaknya membalas tembakan setelah tentara ditembaki dari pos Hamas di Jalur Gaza utara, dekat perbatasan dengan Israel.

Sumber-sumber Palestina mengatakan itu adalah serangan pesawat tak berawak, sementara pernyataan Israel mengatakan itu adalah tembakan tank.

Hamas memperingatkan Israel bahwa mereka akan membayar mahal untuk serangan hari Selasa.

Lebih dari 160 tewas

Serangan itu terjadi ketika PBB dan Mesir berusaha mengamankan kesepakatan antara Israel dan Hamas untuk gencatan senjata yang langgeng.

Nickolay Mladenov, koordinator khusus PBB untuk proses perdamaian Timur Tengah, mengatakan pada hari Rabu dia "sangat khawatir dengan eskalasi kekerasan baru-baru ini antara Gaza dan Israel, dan terutama oleh mutiple roket hari ini yang ditembakkan ke arah komunitas di Israel selatan".

Wartawan Al-Jazeera Andrew Simmons, melaporkan dari Gaza, mengatakan pada hari Rabu malam situasinya "bergerak sangat cepat".

"Ada banyak alarm di antara warga Gaza di pusat kota," kata Simmons sementara serangan sedang berlangsung.

"Adapun pembicaraan untuk gencatan senjata ... sumber Al Jazeera di Kairo mengatakan Mesir berusaha untuk menengahi sehingga situasi ini tidak meningkat lebih dari yang sudah ada," tambahnya.

Lebih dari 160 warga Palestina telah tewas oleh tembakan Zionis Israel sejak protes Bulan Maret Agung diluncurkan pada akhir Maret. Satu tentara Israel ditembak mati oleh seorang penembak jitu Palestina. Setidaknya 16.000 warga Palestina telah terluka, menurut pejabat kesehatan di Gaza.

Protes menyerukan agar warga Palestina dapat kembali ke tanah yang mereka atau keluarga tinggalkan akibat diusir dalam perang 1948 yang membentuk negara Israel.

Pasukan Zionis Israel sendiri telah meluncurkan tiga serangan militer di Jalur Gaza sejak 2008. (st/aje)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Pejuang Al-Shabaab Serbu Gedung Kementerian Tenaga Kerja Somalia di Mogadishu

Pejuang Al-Shabaab Serbu Gedung Kementerian Tenaga Kerja Somalia di Mogadishu

Sabtu, 23 Mar 2019 21:15

PM Malaysia Mahathir Mohammad: Israel Negara Perampok

PM Malaysia Mahathir Mohammad: Israel Negara Perampok

Sabtu, 23 Mar 2019 20:45

Damin Sada Optimis Prabowo Bakal Menang di Bekasi Meski Tanpa Kampanye

Damin Sada Optimis Prabowo Bakal Menang di Bekasi Meski Tanpa Kampanye

Sabtu, 23 Mar 2019 17:16

Kesetaraan Dalam Islam Memuliakan Muslimah

Kesetaraan Dalam Islam Memuliakan Muslimah

Sabtu, 23 Mar 2019 16:39

Kala Apel Kebangsaan Lebih Berharga dari Nyawa Rakyat Papua

Kala Apel Kebangsaan Lebih Berharga dari Nyawa Rakyat Papua

Sabtu, 23 Mar 2019 15:22

Muslim Selandia Baru Menangis Saat Kembali Gunakan Masjid Al Noor Setelah Pembantaian

Muslim Selandia Baru Menangis Saat Kembali Gunakan Masjid Al Noor Setelah Pembantaian

Sabtu, 23 Mar 2019 15:05

Tentara Zionis Israel Tembaki Demonstran di Perbatasan Gaza, Tewaskan 2 Pria Palestina

Tentara Zionis Israel Tembaki Demonstran di Perbatasan Gaza, Tewaskan 2 Pria Palestina

Sabtu, 23 Mar 2019 14:30

Selamatkan Keluarga dari Virus Liberalisasi

Selamatkan Keluarga dari Virus Liberalisasi

Sabtu, 23 Mar 2019 12:06

Hujan Deras Tak Surutkan Langkah Umat Islam Tasikmalaya Ikuti Solidaritas Muslim Selandia Baru

Hujan Deras Tak Surutkan Langkah Umat Islam Tasikmalaya Ikuti Solidaritas Muslim Selandia Baru

Sabtu, 23 Mar 2019 11:36

MUI Berharap Selandia Baru Pelopori Lawan Islamophobia

MUI Berharap Selandia Baru Pelopori Lawan Islamophobia

Sabtu, 23 Mar 2019 10:45

Benang Merah Teror Keji Selandia Baru dan Industri Islamophobia Global

Benang Merah Teror Keji Selandia Baru dan Industri Islamophobia Global

Sabtu, 23 Mar 2019 09:03

Wiranto Ingin Jerat Pelaku Hoax dengan UU Terorisme, Muhammadiyah: Sangat Berlebihan

Wiranto Ingin Jerat Pelaku Hoax dengan UU Terorisme, Muhammadiyah: Sangat Berlebihan

Sabtu, 23 Mar 2019 08:47

Solusi Online Bootcamp Programming di Era Industri 4.0

Solusi Online Bootcamp Programming di Era Industri 4.0

Jum'at, 22 Mar 2019 23:44

Siapakah Penjaga Mahkota Perempuan?

Siapakah Penjaga Mahkota Perempuan?

Jum'at, 22 Mar 2019 23:40

Minum Yoghurt Bisa Bantu Redakan Mag Ringan

Minum Yoghurt Bisa Bantu Redakan Mag Ringan

Jum'at, 22 Mar 2019 23:35

Jebakan Politik Kampanye

Jebakan Politik Kampanye

Jum'at, 22 Mar 2019 23:33

Yordania Tolak Permintaan Liga Arab untuk Melarang Hamas dan Ikhwanul Muslimin

Yordania Tolak Permintaan Liga Arab untuk Melarang Hamas dan Ikhwanul Muslimin

Jum'at, 22 Mar 2019 21:48

Ex Pejuang Taliban-Amerika John Walker Lindh Berencana Pindah ke Irlandia Setelah Bebas dari Penjara

Ex Pejuang Taliban-Amerika John Walker Lindh Berencana Pindah ke Irlandia Setelah Bebas dari Penjara

Jum'at, 22 Mar 2019 20:51

Unggah Pidato Erdogan, Andi Singgung Jokowi

Unggah Pidato Erdogan, Andi Singgung Jokowi

Jum'at, 22 Mar 2019 19:35

Catat! Ini Dua Kepastian Sandi untuk Kesejahteraan Anak-anak Bangsa

Catat! Ini Dua Kepastian Sandi untuk Kesejahteraan Anak-anak Bangsa

Jum'at, 22 Mar 2019 18:35


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X