Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.993 views

2 Pemimpin Senior Khmer Merah Pembantai Muslim Cham dan Etnis Vietnam Divonis Seumur Hidup

PHOM PHEN, KAMBOJA (voa-islam.com) - Pengadilan Khmer Merah yang didukung PBB pada hari Jum'at (16/11/2018) mendakwa dua pemimpin tertinggi rezim Pol Pot Kamboja bersalah melakukan genosida, dalam sebuah peristiwa penting dari pemerintahan yang berkuasa hampir 40 tahun setelah jatuhnya rezim brutal yang membawa kematian seperempat penduduknya.

Nuon Chea, 92 tahun, adalah wakil Pol Pot, dan Khieu Samphan, 87 tahun, adalah kepala negara rezim Kamboja.

Mereka diadili karena menargetkan penghapusan dua etnis minoritas di Kamboja: Muslim Cham dan etnis Vietnam.

Pemerintahan teror yang dipimpin oleh "Saudara Nomor 1" Pol Pot menewaskan sekitar dua juta orang Kamboja yang mati karena terlalu banyak kerja, kelaparan dan eksekusi massal di bawah rezim Khmer Merah yang singkat namun brutal antara 1975 hingga 1979.

Putusan itu adalah pengakuan resmi pertama bahwa apa yang dilakukan rezim Khmer Merah sebenarnya adalah genosida sebagaimana didefinisikan di bawah hukum internasional.

Namun wartawan BBC Jonathan Head mengatakan pembunuhan skala besar warga Kamboja itu tidak masuk ke dalam definisi international yang terlalu sempit akan genosida, dan telah didakwa sebagai kejahatan atas kemanusiaan.

Kedua pria yang diadili tersebut - telah menjalani hukuman seumur hidup setelah mereka dinyatakan bersalah atas beberapa kejahatan terhadap kemanusiaan pada tahun 2014 - kembali didakwa penjara seumur hidup.

Mereka adalah dua dari tiga orang yang pernah dijatuhi hukuman oleh pengadilan.

Hakim Nil Nonn membacakan putusan yang panjang dan banyak ditunggu di ruang sidang di Phnom Penh oleh kalangan penyintas yang menderita di bawah Khmer Merah.

Mereka dinyatakan bersalah atas daftar panjang kejahatan yang mereka lakukan termasuk diantaranya kawin paksa, pemerkosaan dan persekusi terkait agama.

Namun momen penting terjadi saat Nuon Chea dinyatakan bersalah melakukan genosida karena upaya menghapus Muslim Cham dan etnis Kamboja, dan Khieu Samphan dinyatakan bersalah melakukan genosida terhadap etnis Vietnam.
Mengapa vonis genosida itu penting?

Kejahatan Khmer Merah telah lama disebut sebagai "genosida Kamboja", namun para akademisi dan jurnalis berdebat soal ini selama bertahun-tahun tentang apakah mereka benar melakukan kejahatan sebanyak itu.

Meski banyak Muslim Cham dan etnis Vietnam yang tewas, Konvensi PBB tentang Genosida berbicara tentang "niat untuk menghancurkan, secara keseluruhan atau sebagian, kelompok nasional, etnis, ras atau agama".

Jadi para jaksa di pengadilan mencoba membuktikan bahwa Khmer Merah secara khusus mencoba melakukan itu kepada kelompok-kelompok ini - sesuatu yang menurut para ahli termasuk penulis biografi Pol Pot, Philip Short katakan mereka tidak melakukannya.

Selama persidangan, pengadilan mengutip pidato Pol Pot pada tahun 1978 yang mengatakan bahwa "tidak ada satu pun bibit" orang Vietnam dapat ditemukan di Kamboja. Dan sejarawan mengatakan bahwa memang komunitas yang terdiri atas beberapa ratus ribu orang lantas dihilangkan menjadi nol dengan cara deportasi atau pembunuhan.

Selain menjadi sasaran dalam pembunuhan besar-besaran, para penyintas Muslim Cham mengatakan mereka dilarang menjalankan ibadah dan dipaksa untuk makan daging babi di bawah rezim tersebut.

Mungkin putusan yang dijatuhkan saat ini tidak akan sepenuhnya mengakhiri perdebatan, namun beberapa kelompok penyintas sudah lama menantikan vonis ini sebagai simbol keadilan.

"Mereka membuat anggota keluarga saya menderita", kata Los Sat, orang Muslim Cham berusia 82 tahun, yang kehilangan banyak anggota keluarga, kepada kantor berita AFP di pengadilan. "Saya sangat puas dengan hasil dakwaan."

Siapa Khmer Merah itu?

Dipimpin oleh Saloth Sar, yang lebih dikenal dengan nama Pol Pot, Khmer Merah adalah gerakan Mao radikal yang didirikan oleh para intelektual yang mendapat pendidikan di Prancis.

Mereka berusaha menciptakan masyarakat yang mandiri dan agraris: kota-kota dikosongkan dan rakyat dipaksa bekerja di koperasi pedesaan. Banyak diantaranya yang dipaksa bekerja hingga tewas, sementara yang lainnya menderita kelaparan saat ekonomi runtuh.

Selama empat tahun berkuasa dari tahun 1975 hingga 1979, Khmer Merah menyiksa dan membunuh semua yang dianggap musuh - mulai dari kalangan intelektual, minoritas, mantan pejabat pemerintah - bahkan anggota keluarga mereka.

Skala dan kebrutalan pembunuhan - didokumentasikan secara cermat oleh para petugas - menunjukkan rezim ini tetap menjadi salah satu yang paling berdarah di abad ke-20.

Rezim ini ditumbangkan dalam sebuah invasi Vietnam pada tahun 1979. Pol Pot melarikan diri dan tetap bebas sampai tahun 1997, dan setahun kemudian meninggal dalam statusnya sebagai tahanan rumah.
Mengapa pengadilan ini kontroversial?

Ini bisa menjadi keputusan akhir pengadilan, yang secara resmi disebut Pengadilan Luar Biasa di Pengadilan Kamboja (Extraordinary Chambers in the Courts of Cambodia, ECCC).

Dibentuk pada tahun 2006 dengan pendanaan sebesar $300 juta. sejauh ini pengadilan yang di dalamnya terdiri dari para hakim Kamboja dan internasional, telah mengadili tiga orang terkait kekejaman rezim Khmer Merah.

Pada tahun 2010, pengadilan tersebut menjatuhkan vonis terhadap Kaing Guek Eav, yang juga dikenal dengan nama Duch, ia bertanggung jawab di pusat penyiksaan Tuol Sleng dan penjara di Phnom Penh.

Mantan menteri luar negeri Khmer Merah, Ieng Sary awalnya menyandang status terdakwa bersama Khieu Samphan dan Nuon Chea, namun meninggal sebelum hakim mengeluarkan putusan dalam persidangan pertama pada tahun 2014.

Istrinya, Thirith, yang merupakan menteri urusan sosial dalam negeri rezim tersebut beserta keempat rekan terdakwa, dinyatakan mengalami masalah mental sehingga tidak diadili dan meninggal pada tahun 2015.

Meski ada beberapa dakwaan yang dijatuhkan pada empat anggota Khmer Merah lainnya, Perdana Menteri Kamboja Hun Sen bersuara lantang menentang dilakukannya persidangan baru dan kecil kemungkinan hal ini akan terjadi.

Sebagai mantan anggota tingkat menengah rezim Khmer Merah sendiri, ia mengatakan rakyatnya ingin melanjutkan hidup dan bahwa penuntutan lebih lanjut bisa mengarah pada kekerasan.

Khmer Merah melancarkan pemberontakan setelah mereka digulingkan dari kekuasaan, meskipun ribuan orang membelot ke pemerintah pada tahun 1990-an sebelum kelompok itu dibubarkan sepenuhnya pada tahun 1999.

Di beberapa tempat di negara ini, para penyintas dan pelaku bahkan tinggal berdampingan di wilayah-wilayah pedesaan.

Namun banyak orang Kamboja yang tidak terlalu memperhatikan proses pengadilan ini, dan anak-anak muda khususnya lebih ingin agar negara mereka dikenal karena sesuatu, selain "Ladang Pembantaian". (st/BBC, AFP)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Komitmen Prabowo-Sandi Hapus UN

Komitmen Prabowo-Sandi Hapus UN

Senin, 18 Mar 2019 19:27

Janji Ma’ruf seperti Janji Manis Jokowi

Janji Ma’ruf seperti Janji Manis Jokowi

Senin, 18 Mar 2019 17:27

Free Konsultasi Quantum Healing, Sel Penyakit Pun Bunuh Diri

Free Konsultasi Quantum Healing, Sel Penyakit Pun Bunuh Diri

Senin, 18 Mar 2019 17:00

Jihadis Terkait Al-Qaidah Kuasai Pangkalan Militer Mali di Kota Dioura

Jihadis Terkait Al-Qaidah Kuasai Pangkalan Militer Mali di Kota Dioura

Senin, 18 Mar 2019 16:45

Satu Kartu (KTP) untuk Semua

Satu Kartu (KTP) untuk Semua

Senin, 18 Mar 2019 15:27

Polisi Australia Geledah 2 Rumah yang Terkait dengan Teroris Pembantai Muslim di Selandia Baru

Polisi Australia Geledah 2 Rumah yang Terkait dengan Teroris Pembantai Muslim di Selandia Baru

Senin, 18 Mar 2019 15:15

Masya Allah, Ini 10 Manfaat Ajaib 'Quranic Quantum Healing', Tanpa Obat, Operasi, Jin dan Dukun!

Masya Allah, Ini 10 Manfaat Ajaib 'Quranic Quantum Healing', Tanpa Obat, Operasi, Jin dan Dukun!

Senin, 18 Mar 2019 13:53

Mau Sehat ? Baca terus Al Quran, Sel Kanker pun Bunuh Diri

Mau Sehat ? Baca terus Al Quran, Sel Kanker pun Bunuh Diri

Senin, 18 Mar 2019 13:00

Gagalnya Perempuan sebagai Ibu, Apakah Penyebabnya?

Gagalnya Perempuan sebagai Ibu, Apakah Penyebabnya?

Senin, 18 Mar 2019 12:17

QLOAN (1) : Menarik Rizki dan Impian tanpa Korupsi dan Dukun

QLOAN (1) : Menarik Rizki dan Impian tanpa Korupsi dan Dukun

Senin, 18 Mar 2019 12:13

Korban Terbesar Terorisme adalah Umat Islam, Benarkah?

Korban Terbesar Terorisme adalah Umat Islam, Benarkah?

Senin, 18 Mar 2019 11:42

Innalillahi, Ibunda Ustaz Abdul Somad Meninggal Dunia

Innalillahi, Ibunda Ustaz Abdul Somad Meninggal Dunia

Senin, 18 Mar 2019 10:58

PM Australia Bela Remaja yang Timpuk Kepala Senator Anning dengan Telur

PM Australia Bela Remaja yang Timpuk Kepala Senator Anning dengan Telur

Senin, 18 Mar 2019 10:40

Pakistan Berikan Penghargaan atas Keberanian Warganya yang Tewas dalam Pembantaian Christchurch

Pakistan Berikan Penghargaan atas Keberanian Warganya yang Tewas dalam Pembantaian Christchurch

Senin, 18 Mar 2019 10:30

Sejuta Orang Lebih Tandatangani Petisi Tuntut Senator Fraser Anning Dipecat

Sejuta Orang Lebih Tandatangani Petisi Tuntut Senator Fraser Anning Dipecat

Senin, 18 Mar 2019 10:28

Suami yang Istrinya Tewas dalam Pembantaian di Masjid Christchurh Maafkan Teroris Brenton Tarrant

Suami yang Istrinya Tewas dalam Pembantaian di Masjid Christchurh Maafkan Teroris Brenton Tarrant

Senin, 18 Mar 2019 09:45

Ma'ruf Amin Pamer Tiga Kartu Sakti, Sandiaga Bungkam dengan Kartu Super Canggih

Ma'ruf Amin Pamer Tiga Kartu Sakti, Sandiaga Bungkam dengan Kartu Super Canggih

Senin, 18 Mar 2019 07:03

Will 'The Eggboy' akan Dihadiahi Jalan-jalan ke Turki

Will 'The Eggboy' akan Dihadiahi Jalan-jalan ke Turki

Ahad, 17 Mar 2019 22:59

Lima Propaganda Politik

Lima Propaganda Politik

Ahad, 17 Mar 2019 21:42

Yuk Terapi IQ anak & Konflik Rumah Tangga Dengan Quranic Quantum Healing

Yuk Terapi IQ anak & Konflik Rumah Tangga Dengan Quranic Quantum Healing

Ahad, 17 Mar 2019 17:23


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X