Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.768 views

Bangladesh Bantah Keras Tuduhan Myanmar, Sebut AA dan ARSA Tidak Miliki Pangkalan di Wilayahnya

DHAKA, BANGLADESH (voa-islam.com) - Pemerintah Bangladesh pada hari Rabu (9/1/2019) dengan keras membantah tuduhan oleh tetangganya Myanmar bahwa pejuang Muslim Rohingya dan Arakan mengoperasikan pangkalan di wilayah Bangladesh, setelah para pejabat di Naypyidaw bersumpah untuk "menghancurkan" pemberontak Tentara Arakan (AA) di negara bagian Rakhine.

Tidak satu pun dari kelompok-kelompok ini berada di Bangladesh, juga tidak ada negara yang "menyembunyikan organisasi teroris di dalam wilayahnya," kata Kementerian Luar Negeri Bangladesh dalam sebuah pernyataan tegas.

"Tuduhan itu sepenuhnya palsu dan tidak berdasar," kata kementerian itu.

"Tidak mungkin mengoperasikan pangkalan-pangkalan teroris di Bangladesh karena kewaspadaan yang tinggi dan langkah-langkah pencegahan yang efektif oleh pasukan keamanan" yang sejalan, tambahnya, dengan kebijakan nol toleransi pemerintah terhadap kelompok-kelompok semacam itu.

Tentara Arakan (AA) pekan lalu melancarkan serangan terhadap pos-pos polisi di kota Buthidaung yang menewaskan 13 polisi dan sembilan lainnya cedera, kata para pejabat. AA mengatakan mereka kehilangan tiga pasukannya dalam pertempuran tersebut. Kelompok ini berperang melawan militer Myanmar untuk mendapatkan otonomi yang lebih besar di Rakhine dan mengklaim mewakili kelompok etnis Budha Rakhine di kawasan itu.

Tuduhan Myanmar

Kementerian mengecam Myanmar berdasarkan komentar yang dibuat oleh Zaw Htay, juru bicara Kantor Presiden Myanmar, selama konferensi pers di Naypyidaw pada hari Senin.

“Di pihak Bangladesh, Tentara Arakan memiliki dua pangkalan dan ARSA memiliki tiga pangkalan. Oleh karena itu, tentara Myanmar telah mengajukan keluhan dengan atase militer Bangladesh atas masalah ini, ”kata Zaw Htay kepada wartawan saat itu. Juru bicara kepresidenan tidak menyebutkan sumber untuk informasi ini.

"Pemerintah Myanmar mengecam AA sebagai organisasi teroris dan memerintahkan militer untuk menerapkan langkah-langkah kontra-pemberontakan yang efektif terhadapnya," katanya.

Dia juga menuduh Tentara Arakan dan ARSA terkait, tuduhan yang ditolak mentah-mentah oleh AA pada hari Selasa, menurut Radio Free Asia.

"Kami telah memiliki informasi tentang ARSA, dan kami mengetahui sebelumnya bahwa AA akan menyerang pos polisi," kata Zaw Htay. "Kami meninjau mengapa pos-pos polisi kami diserang dan telah membahas beberapa rencana untuk dikerjakan di wilayah tersebut, tetapi kami tidak dapat memberikan detailnya sekarang."

Zaw Htay mengatakan dia yakin serangan itu adalah hasil pertemuan antara AA dan ARSA pada Juli, tetapi dia tidak memberikan bukti kontak semacam itu antara dua kelompok yang saling bermusuhan tersebut.

Sudut barat laut Rakhine berbatasan dengan Bangladesh tenggara, tempat lebih dari 700.000 pengungsi Muslim Rohingya melarikan diri dan mencari perlindungan di tengah serangan brutal oleh pasukan pemerintah Myanmar pada Agustus 2017.

Tindakan keras tahun itu terjadi setelah serangan mematikan terhadap pos-pos polisi dan tentara oleh pejuang yang tergabung dalam Tentara Keselamatan Arakan Rohingya (ARSA), sebuah kelompok bersenjata terpisah yang bertujuan untuk memperjuangkan minoritas Muslim Rohingya yang tidak berkewarganegaraan dan dianiaya.

"Bangladesh juga berkomitmen kuat untuk tidak membiarkan tanahnya digunakan oleh kelompok pembangkang dari negara tetangga mana pun," kata pernyataan Bangladesh itu, mencatat bahwa Dhaka telah menawarkan untuk melakukan patroli bersama dengan Myanmar untuk menghentikan dugaan kegiatan militan di sepanjang perbatasan bersama.

Myanmar tidak menyambut tawaran itu dengan antusias, juga tidak memberi Bangladesh "perincian spesifik dan bukti konkret tentang dugaan unsur dan tindakan teroris," tambah kementerian itu.

Mengacu pada pertempuran baru-baru ini dengan Tentara Arakan, kementerian Bangladesh menggambarkan bentrokan saat ini sebagai "hasil dari dilema politik dan sosial Myanmar sendiri."

Pemerintah Bangladesh akan "sangat menghargai" jika pemerintah Myanmar "tidak berusaha untuk mengasosiasikan Bangladesh dengan teka-teki politik internalnya," pernyataan itu melanjutkan mengatakan. (st/rfa)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Yakin Menang, Pendukung Bongkar Dugaan Kecurangan

Yakin Menang, Pendukung Bongkar Dugaan Kecurangan

Kamis, 18 Apr 2019 18:21

Menlu Rusia: Damaskus Harus Rebut Kembali Wilayah Utara Suriah

Menlu Rusia: Damaskus Harus Rebut Kembali Wilayah Utara Suriah

Kamis, 18 Apr 2019 17:45

Suara Sah Dihitung Manual KPU

Suara Sah Dihitung Manual KPU

Kamis, 18 Apr 2019 17:21

Kemenag dan Ormas Islam Harus Membuat Road Map Dakwah yang Jelas

Kemenag dan Ormas Islam Harus Membuat Road Map Dakwah yang Jelas

Kamis, 18 Apr 2019 17:20

Diperiksa Bawaslu, Luhut Tolak Disebut telah Lakukan Politik Uang

Diperiksa Bawaslu, Luhut Tolak Disebut telah Lakukan Politik Uang

Kamis, 18 Apr 2019 17:13

Otoritas Pemilu Turki Tetapkan Kandidat dari Oposisi Ekram Imamoglu Sebagai Walikota Istanbul

Otoritas Pemilu Turki Tetapkan Kandidat dari Oposisi Ekram Imamoglu Sebagai Walikota Istanbul

Kamis, 18 Apr 2019 17:05

Mahathir Protes Travel Warning AS ke Warganya Agar Tidak ke Malaysia

Mahathir Protes Travel Warning AS ke Warganya Agar Tidak ke Malaysia

Kamis, 18 Apr 2019 16:58

RSF: Kebencian Terhadap Jurnalis Beralih ke Aksi Kekerasan

RSF: Kebencian Terhadap Jurnalis Beralih ke Aksi Kekerasan

Kamis, 18 Apr 2019 16:47

Prabowo Mesti Menang

Prabowo Mesti Menang

Kamis, 18 Apr 2019 16:46

Yakin 02 Menang, Politisi “Hajar” QC

Yakin 02 Menang, Politisi “Hajar” QC

Kamis, 18 Apr 2019 16:21

Korban Tewas Melebihi 200 Orang dalam Pertempuran di Tripoli

Korban Tewas Melebihi 200 Orang dalam Pertempuran di Tripoli

Kamis, 18 Apr 2019 16:19

Tengahi Masyarakta, KPU dan Bawaslu Jangan Bisu

Tengahi Masyarakta, KPU dan Bawaslu Jangan Bisu

Kamis, 18 Apr 2019 15:21

Haruskah Generasi Muda Terpapar Games Online?

Haruskah Generasi Muda Terpapar Games Online?

Kamis, 18 Apr 2019 14:37

Bukti Kecurangan, Tim BPN Klaim 02 Menang

Bukti Kecurangan, Tim BPN Klaim 02 Menang

Kamis, 18 Apr 2019 14:21

Peran Orang Tua dalam Pendidikan Anak Zaman Now

Peran Orang Tua dalam Pendidikan Anak Zaman Now

Kamis, 18 Apr 2019 13:34

Allah Bersama Hamba yang Selalu Berdzikir

Allah Bersama Hamba yang Selalu Berdzikir

Kamis, 18 Apr 2019 13:24

Banyak Kecurangan di Pilpres?

Banyak Kecurangan di Pilpres?

Kamis, 18 Apr 2019 13:21

Opini Sesat dan Sejarah Quick Count

Opini Sesat dan Sejarah Quick Count

Kamis, 18 Apr 2019 12:21

Walau Merasa Banyak Dirugikan, Prabowo Himbau Pendukung Tenang

Walau Merasa Banyak Dirugikan, Prabowo Himbau Pendukung Tenang

Kamis, 18 Apr 2019 11:21

Pilpres 2019: KPU Jebol, Kedaulatan NKRI Runtuh

Pilpres 2019: KPU Jebol, Kedaulatan NKRI Runtuh

Kamis, 18 Apr 2019 11:14


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X