Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.831 views

Bangladesh Bantah Keras Tuduhan Myanmar, Sebut AA dan ARSA Tidak Miliki Pangkalan di Wilayahnya

DHAKA, BANGLADESH (voa-islam.com) - Pemerintah Bangladesh pada hari Rabu (9/1/2019) dengan keras membantah tuduhan oleh tetangganya Myanmar bahwa pejuang Muslim Rohingya dan Arakan mengoperasikan pangkalan di wilayah Bangladesh, setelah para pejabat di Naypyidaw bersumpah untuk "menghancurkan" pemberontak Tentara Arakan (AA) di negara bagian Rakhine.

Tidak satu pun dari kelompok-kelompok ini berada di Bangladesh, juga tidak ada negara yang "menyembunyikan organisasi teroris di dalam wilayahnya," kata Kementerian Luar Negeri Bangladesh dalam sebuah pernyataan tegas.

"Tuduhan itu sepenuhnya palsu dan tidak berdasar," kata kementerian itu.

"Tidak mungkin mengoperasikan pangkalan-pangkalan teroris di Bangladesh karena kewaspadaan yang tinggi dan langkah-langkah pencegahan yang efektif oleh pasukan keamanan" yang sejalan, tambahnya, dengan kebijakan nol toleransi pemerintah terhadap kelompok-kelompok semacam itu.

Tentara Arakan (AA) pekan lalu melancarkan serangan terhadap pos-pos polisi di kota Buthidaung yang menewaskan 13 polisi dan sembilan lainnya cedera, kata para pejabat. AA mengatakan mereka kehilangan tiga pasukannya dalam pertempuran tersebut. Kelompok ini berperang melawan militer Myanmar untuk mendapatkan otonomi yang lebih besar di Rakhine dan mengklaim mewakili kelompok etnis Budha Rakhine di kawasan itu.

Tuduhan Myanmar

Kementerian mengecam Myanmar berdasarkan komentar yang dibuat oleh Zaw Htay, juru bicara Kantor Presiden Myanmar, selama konferensi pers di Naypyidaw pada hari Senin.

“Di pihak Bangladesh, Tentara Arakan memiliki dua pangkalan dan ARSA memiliki tiga pangkalan. Oleh karena itu, tentara Myanmar telah mengajukan keluhan dengan atase militer Bangladesh atas masalah ini, ”kata Zaw Htay kepada wartawan saat itu. Juru bicara kepresidenan tidak menyebutkan sumber untuk informasi ini.

"Pemerintah Myanmar mengecam AA sebagai organisasi teroris dan memerintahkan militer untuk menerapkan langkah-langkah kontra-pemberontakan yang efektif terhadapnya," katanya.

Dia juga menuduh Tentara Arakan dan ARSA terkait, tuduhan yang ditolak mentah-mentah oleh AA pada hari Selasa, menurut Radio Free Asia.

"Kami telah memiliki informasi tentang ARSA, dan kami mengetahui sebelumnya bahwa AA akan menyerang pos polisi," kata Zaw Htay. "Kami meninjau mengapa pos-pos polisi kami diserang dan telah membahas beberapa rencana untuk dikerjakan di wilayah tersebut, tetapi kami tidak dapat memberikan detailnya sekarang."

Zaw Htay mengatakan dia yakin serangan itu adalah hasil pertemuan antara AA dan ARSA pada Juli, tetapi dia tidak memberikan bukti kontak semacam itu antara dua kelompok yang saling bermusuhan tersebut.

Sudut barat laut Rakhine berbatasan dengan Bangladesh tenggara, tempat lebih dari 700.000 pengungsi Muslim Rohingya melarikan diri dan mencari perlindungan di tengah serangan brutal oleh pasukan pemerintah Myanmar pada Agustus 2017.

Tindakan keras tahun itu terjadi setelah serangan mematikan terhadap pos-pos polisi dan tentara oleh pejuang yang tergabung dalam Tentara Keselamatan Arakan Rohingya (ARSA), sebuah kelompok bersenjata terpisah yang bertujuan untuk memperjuangkan minoritas Muslim Rohingya yang tidak berkewarganegaraan dan dianiaya.

"Bangladesh juga berkomitmen kuat untuk tidak membiarkan tanahnya digunakan oleh kelompok pembangkang dari negara tetangga mana pun," kata pernyataan Bangladesh itu, mencatat bahwa Dhaka telah menawarkan untuk melakukan patroli bersama dengan Myanmar untuk menghentikan dugaan kegiatan militan di sepanjang perbatasan bersama.

Myanmar tidak menyambut tawaran itu dengan antusias, juga tidak memberi Bangladesh "perincian spesifik dan bukti konkret tentang dugaan unsur dan tindakan teroris," tambah kementerian itu.

Mengacu pada pertempuran baru-baru ini dengan Tentara Arakan, kementerian Bangladesh menggambarkan bentrokan saat ini sebagai "hasil dari dilema politik dan sosial Myanmar sendiri."

Pemerintah Bangladesh akan "sangat menghargai" jika pemerintah Myanmar "tidak berusaha untuk mengasosiasikan Bangladesh dengan teka-teki politik internalnya," pernyataan itu melanjutkan mengatakan. (st/rfa)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan yang penuh berkah ini Infaq Dakwah Center memberikan santunan kepada anak-anak yatim dhuafa. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan acara buka bersama anak yatim dhuafa yang diadakan...

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Latest News
Kontroversi Sistem Zonasi, Islam sebagai Solusi

Kontroversi Sistem Zonasi, Islam sebagai Solusi

Kamis, 27 Jun 2019 05:26

Undang Ustaz Felix Siauw Dipersoalkan, Ini Jawaban Cerdas Gubernur Anies

Undang Ustaz Felix Siauw Dipersoalkan, Ini Jawaban Cerdas Gubernur Anies

Kamis, 27 Jun 2019 01:04

Guru dan Dosen sebagai Komoditi Impor?

Guru dan Dosen sebagai Komoditi Impor?

Kamis, 27 Jun 2019 00:21

Riba Harta Haram

Riba Harta Haram

Rabu, 26 Jun 2019 23:13

Detik-Detik Menanti Putusan MK

Detik-Detik Menanti Putusan MK

Rabu, 26 Jun 2019 22:44

Usul Mustafa Bagi Mereka yang Menolak Felix Siauw Isi Kajian

Usul Mustafa Bagi Mereka yang Menolak Felix Siauw Isi Kajian

Rabu, 26 Jun 2019 22:25

Pernyataan Moeldoko Soal Teroris Akan Manfaatkan Aksi di Depan MK Dinilai Provokatif

Pernyataan Moeldoko Soal Teroris Akan Manfaatkan Aksi di Depan MK Dinilai Provokatif

Rabu, 26 Jun 2019 22:23

Syawal Menyapa, Istiqomah Tetap Menyala

Syawal Menyapa, Istiqomah Tetap Menyala

Rabu, 26 Jun 2019 22:21

Berlangsung Lancar, PPDB Jakarta Bisa Jadi Rujukan Kota Lain

Berlangsung Lancar, PPDB Jakarta Bisa Jadi Rujukan Kota Lain

Rabu, 26 Jun 2019 21:49

Felix Siauw: Korpri DKI Tak Permasalahkan Cap Penyebar Khilafah dan HTI

Felix Siauw: Korpri DKI Tak Permasalahkan Cap Penyebar Khilafah dan HTI

Rabu, 26 Jun 2019 20:57

Bagi-bagi Ayam Gratis di Yogyakarta Berlangsung Ricuh

Bagi-bagi Ayam Gratis di Yogyakarta Berlangsung Ricuh

Rabu, 26 Jun 2019 20:45

Arkeolog: Masjid Tertua di Eropa Kemungkinan Berada di Madrid Spanyol

Arkeolog: Masjid Tertua di Eropa Kemungkinan Berada di Madrid Spanyol

Rabu, 26 Jun 2019 20:37

Jangan Saling Menghujat

Jangan Saling Menghujat

Rabu, 26 Jun 2019 20:25

Tujuh Polisi Mesir Tewas dalam Serangan Gerilyawan di Sinai Utara

Tujuh Polisi Mesir Tewas dalam Serangan Gerilyawan di Sinai Utara

Rabu, 26 Jun 2019 20:24

Sebuah Kota di Lebanon Larang Muslim Beli dan Sewa Properti

Sebuah Kota di Lebanon Larang Muslim Beli dan Sewa Properti

Rabu, 26 Jun 2019 20:14

QQ HEALING 9: Sembuhkan Kanker, Ubah Masalah jadi Masya Allah ala Quranic Quantum Healing

QQ HEALING 9: Sembuhkan Kanker, Ubah Masalah jadi Masya Allah ala Quranic Quantum Healing

Rabu, 26 Jun 2019 19:50

Ramadhan 1440 H Harus Jadi Energi Umat Islam untuk Berjuang Lillah Sampai Akhir Hayat

Ramadhan 1440 H Harus Jadi Energi Umat Islam untuk Berjuang Lillah Sampai Akhir Hayat

Rabu, 26 Jun 2019 18:26

Anak Adalah Ujung Tombak Peradaban Masa Depan

Anak Adalah Ujung Tombak Peradaban Masa Depan

Rabu, 26 Jun 2019 17:55

Rekonsialisasi Partai

Rekonsialisasi Partai

Rabu, 26 Jun 2019 17:41

Soal Giant dan Krakatau Steel, MUI: Jika Dibiarkan Indonesia Terancam Krisis Ekonomi

Soal Giant dan Krakatau Steel, MUI: Jika Dibiarkan Indonesia Terancam Krisis Ekonomi

Rabu, 26 Jun 2019 16:33


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X