Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.041 views

Pesawat Koalisi Saudi Serang Wilayah yang Dikuasai Pemberontak Syi'ah Houtsi di Sana'a

SANA'A, YAMAN (voa-islam.com) - Pesawat-pesawat tempur menyerang di dan sekitar ibukota Yaman yang dikuasai pemberontak Syi'ah Houtsi pada Kamis (16/5/2019), dua hari setelah kaki tangan Iran itu mengklaim serangan pesawat tak berawak yang menutup pipa minyak utama di negara tetangga Arab Saudi, kata pemberontak dan saksi mata.

Seorang saksi mengatakan kepada AFP bahwa dia mendengar ledakan keras di jantung Sanaa.

Televisi Al-Masirah milik pemberontak Syi'ah Houtsi menyalahkan "pesawat agresi [yang dipimpin] Saudi."

Dalam sebuah tweet awal, penyiar melaporkan enam serangan di distrik Arhab di provinsi Sana'a. Kemudian melaporkan serangan lebih lanjut, termasuk satu di Sana'a sendiri.

Seorang saksi kedua mengatakan kepada AFP bahwa serangan itu dimulai sekitar pukul 8 pagi ketika banyak warga Yaman tertidur.

"Ada banyak serangan," tambahnya.

Koalisi pimpinan Saudi yang mendukung pemerintah Yaman membenarkan bahwa pesawat tempurnya membom sasaran pemberontak.

"Kami telah mulai meluncurkan serangan udara yang menargetkan situs-situs yang dioperasikan oleh milisi Houtsi, termasuk di Sana'a," kata seorang pejabat koalisi, yang menolak disebutkan namanya, kepada AFP.

Serangan udara itu menewaskan sedikitnya enam orang dan melukai 10 lainnya, kata seorang dokter di rumah sakit Sana kepada AFP.

Semua korban dibawa ke Rumah Sakit Republik dari lingkungan Sana'a yang sama, kata Dr Mokhtar Mohammed.

Pada hari Selasa, pemberontak Syi'ah Houtsi mengklaim bertanggung jawab atas serangan pesawat tak berawak kembar pada pipa minyak utama timur-barat Arab Saudi, mengatakan bahwa mereka adalah respons terhadap "kejahatan" yang dilakukan oleh Riyadh selama perang udara berdarah yang telah dipimpinnya di Yaman sejak Maret 2015.

Pipa tersebut, yang dapat menyalaurkan lima juta barel minyak mentah per hari, menyediakan rute alternatif yang strategis untuk ekspor Saudi jika jalur pengiriman dari Teluk Persia melalui Selat Hormuz ditutup.

Wakil menteri pertahanan Arab Saudi, Khalid bin Salman, menuduh Iran memerintahkan serangan drone pada dua stasiun pompa minyaknya.

Dia mengatakan "serangan oleh milisi Houtsi yang didukung Iran terhadap dua stasiun pompa Aramco membuktikan bahwa milisi ini hanyalah alat yang digunakan rezim Iran untuk mengimplementasikan agenda ekspansionisnya di wilayah tersebut."

"Aksi-aksi teroris, yang diperintahkan oleh rezim di Teheran, dan dilakukan oleh Houtsi, mempererat jerat seputar upaya politik yang sedang berlangsung," ia mentweet Kamis.

Iran telah berulang kali mengancam akan menutup saluran vital untuk pasokan minyak global jika terjadi konfrontasi militer dengan Amerika Serikat.

Mohammed Ali al-Houtsi, kepala Komite Revolusi Tertinggi Syi'ah Houthi, tidak mau mengakui para pemberontak Syi'ah tersebut bertindak atas nama Iran, mengklaim mereka membela diri melawan koalisi Saudi.

Kabinet Saudi menyerukan pada hari Rabu untuk "menghadapi entitas teroris yang melakukan tindakan sabotase seperti itu, termasuk milisi Houtsi yang didukung Iran di Yaman."

Sekutu kunci Uni Emirat Arab menggemakan seruan itu.

"Kami akan membalas dan kami akan membalas dengan keras ketika kami melihat Houtsi mengenai sasaran sipil seperti yang terjadi di Arab Saudi," kata menteri negara Urusan Luar Negeri UEA, Anwar Gargash, pada hari Rabu.

Arab Saudi dan sekutu-sekutunya campur tangan di Yaman ketika Presiden Abd Rabbo Mansour Hadi melarikan diri ke pengasingan Saudi ketika para pemberontak Syi'ah mendekati tempat perlindungan terakhirnya di kota kedua Yaman, Aden, setelah menyapu sebagian besar bagian lain negara berpenduduk mayoritas Sunni tersebut

Intervensi telah menguasai kembali sebagian besar wilayah selatan tetapi ibukota dan sebagian besar dataran tinggi tengah yang padat tetap di tangan pemberontak.

PBB menyebut situasi di Yaman sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia, dengan sekitar 10.000 orang tewas dan jutaan orang didorong ke ambang kelaparan. (st/AFP)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Dua Garis Biru, Edukasi atau Racuni Remaja?

Dua Garis Biru, Edukasi atau Racuni Remaja?

Selasa, 23 Jul 2019 04:12

Investasi Asing, Penjajahan atau Menguntungkan?

Investasi Asing, Penjajahan atau Menguntungkan?

Selasa, 23 Jul 2019 00:57

Nunung Bukanlah yang Terakhir

Nunung Bukanlah yang Terakhir

Senin, 22 Jul 2019 23:52

Kurbanmu Bentuk Syukurmu

Kurbanmu Bentuk Syukurmu

Senin, 22 Jul 2019 23:22

Dewan Dakwah Bahas Perkembangan Pembangunan Akademi Dakwah Provinsi Jawa Barat

Dewan Dakwah Bahas Perkembangan Pembangunan Akademi Dakwah Provinsi Jawa Barat

Senin, 22 Jul 2019 23:03

Sudah 30 Tahun Berlalu, Direktur Jamiah An-Nuury Kuwait Kembali Shalat di Masjid Dewan Dakwah

Sudah 30 Tahun Berlalu, Direktur Jamiah An-Nuury Kuwait Kembali Shalat di Masjid Dewan Dakwah

Senin, 22 Jul 2019 22:59

Merenunggi Hakikat Bencana yang Mengintai Negeri

Merenunggi Hakikat Bencana yang Mengintai Negeri

Senin, 22 Jul 2019 22:56

Milad IPM ke 58, Haedar: Kader IPM Harus Menjadi Kader yang Berilmu dan Berwawasan Luas

Milad IPM ke 58, Haedar: Kader IPM Harus Menjadi Kader yang Berilmu dan Berwawasan Luas

Senin, 22 Jul 2019 22:54

Islamic State Lancarkan Serangan Besar-besaran Terhadap SAA di Kota Perbatasan Albukamal

Islamic State Lancarkan Serangan Besar-besaran Terhadap SAA di Kota Perbatasan Albukamal

Senin, 22 Jul 2019 21:15

Pejuang Oposisi di Hama Gunakan Rudal Anti-Tank Baru untuk Hancurkan Tank Tentara Suriah

Pejuang Oposisi di Hama Gunakan Rudal Anti-Tank Baru untuk Hancurkan Tank Tentara Suriah

Senin, 22 Jul 2019 20:45

"Warning" Aplikasi FaceApp Mengalihkan Duniamu

Senin, 22 Jul 2019 20:23

Turki Ancam Membalas Jika AS Berlakukan Sanksi Menyusul Pembelian Rudal S-400 Rusia

Turki Ancam Membalas Jika AS Berlakukan Sanksi Menyusul Pembelian Rudal S-400 Rusia

Senin, 22 Jul 2019 20:15

Semakin Berprestasi, Anies Akan Semakin Dicaci

Semakin Berprestasi, Anies Akan Semakin Dicaci

Senin, 22 Jul 2019 19:54

6 Polisi Pakistan Tewas, Puluhan Luka-luka Akibat Serangan Pejuang TTP di Dera Ismail Khan

6 Polisi Pakistan Tewas, Puluhan Luka-luka Akibat Serangan Pejuang TTP di Dera Ismail Khan

Senin, 22 Jul 2019 19:35

Saudi Pulangkan 300 Jamaah Mesir yang Akan Menunaikan Ibadah Haji dengan Visa Wisata

Saudi Pulangkan 300 Jamaah Mesir yang Akan Menunaikan Ibadah Haji dengan Visa Wisata

Senin, 22 Jul 2019 19:00

Dihajar ''Buzzer Bayaran'', Anies Banjir Dukungan

Dihajar ''Buzzer Bayaran'', Anies Banjir Dukungan

Senin, 22 Jul 2019 19:00

Serangan Udara Rusia Tewaskan 17 Warga Sipil di Pasar Idlib

Serangan Udara Rusia Tewaskan 17 Warga Sipil di Pasar Idlib

Senin, 22 Jul 2019 18:41

Iran Jatuhi Hukuman Mati untuk Mata-mata CIA

Iran Jatuhi Hukuman Mati untuk Mata-mata CIA

Senin, 22 Jul 2019 17:31

Menteri Israel Klaim Negaranya Bunuh Warga Israel Selama 2 Tahun

Menteri Israel Klaim Negaranya Bunuh Warga Israel Selama 2 Tahun

Senin, 22 Jul 2019 17:24

Setidaknya 18 Tewas dalam Serangan Rezim Assad di Idlib Suriah

Setidaknya 18 Tewas dalam Serangan Rezim Assad di Idlib Suriah

Senin, 22 Jul 2019 17:16


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Ahad, 21/07/2019 15:09

Ketika Sibuk Dianggap Sukses