Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.374 views

Mursi Dimakamkan di Kairo Setelah Rezim Mesir Larang Jenazahnya Dikuburkan di Kampung Halaman

KAIRO, MESIR (voa-islam.com) - Mantan Presiden Mesir Muhammad Mursi dimakamkan pada hari Selasa (18/6/2019) di Kairo timur, kata putranya, sehari setelah ia pingsan di pengadilan dan meninggal tak lama setelah itu.

Mursi dimakamkan pagi-pagi bersama tokoh senior Ikhwanul Muslimin, putranya, Ahmed Morsi, mengatakan di halaman Facebook-nya.

Pemakaman itu dihadiri oleh anggota keluarga di Madinat Nasr di Kairo setelah pihak berwenang menolak memberikan izin untuk penguburan di provinsi asal Mursi di Sharqiya, Delta Nil, kata Ahmed Morsi.

"Kami memandikan jenazah mulianya di rumah sakit penjara Tora, menshalatkannya di rumah sakit penjara ... dan pemakamannya dilakukan di pemandu spiritual Ikhwanul Muslimin," tulis Ahmed.

Pengacara Mursi, Abdel Moneim Abdel Maksoud, membenarkan pemakaman itu terjadi di pemakaman umum Selasa pagi.

Muhammad Mursi, yang merupakan tokoh terkemuka dalam Ikhwanul Muslimin, menjadi presiden Mesir pertama yang terpilih secara demokratis pada 2012, satu tahun setelah pemberontakan Musim Semi Arab menyaksikan berakhirnya 30 tahun pemerintahan Presiden Hosni Mubarak.

Dia digulingkan pada Juli 2013 menyusul protes massa yang dimmotori oleh kelompok sekuler-liberal dan kudeta militer yang dipimpin oleh Presiden Mesir saat ini Abdel Fattah al-Sisi setelah itu dia segera ditangkap. Sejak itu dia ditahan.

Ikhwanul Muslimin, yang sejak itu dilarang, mengatakan kematian Mursi adalah "pembunuhan penuh" dan meminta warga Mesir untuk berkumpul untuk pemakaman massal.

Dalam sebuah pernyataan di situs webnya, Ikhwan juga menyerukan agar orang banyak berkumpul di luar kedutaan besar Mesir di seluruh dunia.

'Perlakuan buruk terhadap tahanan'

Ada berbagai laporan selama bertahun-tahun bahwa Mursi telah dianiaya dan disiksa di penjara, dengan para aktivis mengatakan pada hari Senin kematiannya harus dilihat dalam konteks isolasi sistematis pemerintah Mesir dan penganiayaan tahanan politik.

Human Rights Watch (HRW) menyebut berita kematian Morsi "mengerikan" tetapi "sepenuhnya dapat diprediksi", mengutip "kegagalan pemerintah untuk memberinya perawatan medis yang memadai".

"Pemerintah Mesir hari ini memikul tanggung jawab atas kematiannya, mengingat kegagalan mereka untuk menyediakan perawatan medis yang memadai atau hak-hak dasar tahanan," kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan kepada Al Jazeera.

Amnesty International mengatakan pemerintah Mesir memikul tanggung jawab atas kematian mantan presiden itu, di tengah desakan tuntutan internasional untuk penyelidikan yang adil dan transparan mengenai keadaan di sekitar jam-jam terakhirnya.

Menurut klaim pihak berwenang, mantan presiden meninggal pada hari Senin setelah pingsan di pengadilan di Kairo saat diadili atas tuduhan spionase. Jaksa penuntut umum Mesir mengklaim sebuah laporan medis tidak menunjukkan adanya luka baru-baru ini di tubuh Morsi.

Masalah kesehatan

Pria berusia 67 tahun, yang telah berada di balik jeruji besi selama hampir enam tahun, memiliki sejarah panjang masalah kesehatan, termasuk menderita diabetes, serta penyakit hati dan ginjal.

Mursi, yang menghadapi setidaknya enam persidangan, menjalani hukuman penjara 20 tahun karena hukuman yang timbul dari pembunuhan demonstran selama demonstrasi pada tahun 2012. Dia juga menjalani hukuman seumur hidup karena spionase dalam kasus yang berkaitan dengan negara Teluk. Qatar.

Tuduhan lain terhadap mantan presiden itu termasuk pembobolan penjara, menghina pengadilan dan keterlibatan dalam "terorisme".

Para pendukungnya mengatakan tuduhan terhadapnya bermotivasi politik.

Pada November 2016, Pengadilan Kasasi membatalkan hukuman penjara seumur hidup untuk Mursi dan 21 terdakwa lainnya, termasuk beberapa yang telah menerima hukuman mati dalam kasus yang sama, dan memerintahkan pengadilan ulang.

Sepanjang penahanannya, Mursi hanya diizinkan tiga kunjungan dari keluarganya.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan adalah pemimpin dunia pertama yang memberikan penghormatan kepada Mursi, menyebutnya sebagai "syuhada."

"Semoga Allah mengistirahatkan saudara kita, Mursi, jiwa syuhada kita dalam damai," kata Erdogan, yang telah menjalin hubungan dekat dengan almarhum mantan presiden.

Erdogan menyalahkan "tiran" Mesir atas kematian Mursi.

"Sejarah tidak akan pernah melupakan para tiran yang menyebabkan kematiannya dengan memenjarakannya dan mengancamnya dengan eksekusi," kata Erdogan dalam pidato televisi di Istanbul. (st/TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Tempe Supreme VS Oreo Supreme, Ada Apa dengan Keduanya?

Tempe Supreme VS Oreo Supreme, Ada Apa dengan Keduanya?

Senin, 01 Jun 2020 22:59

Siaran Di Interent Belum Diatur, Anggota DPR Dorong Revisi UU Penyiaran Dipercepat

Siaran Di Interent Belum Diatur, Anggota DPR Dorong Revisi UU Penyiaran Dipercepat

Senin, 01 Jun 2020 22:50

Mengapa Vaksin Covid-19 Masih Belum Ditemukan?

Mengapa Vaksin Covid-19 Masih Belum Ditemukan?

Senin, 01 Jun 2020 22:10

Pihak Berwenang Dubai Perbaharui Peraturan Penggunaan Masker Wajah di Depen Umum

Pihak Berwenang Dubai Perbaharui Peraturan Penggunaan Masker Wajah di Depen Umum

Senin, 01 Jun 2020 21:30

Mengapa Pesantren Kurang Siap Saat New Normal?

Mengapa Pesantren Kurang Siap Saat New Normal?

Senin, 01 Jun 2020 21:30

Kluster Baru Jika New Normal Dipaksakan Berlaku

Kluster Baru Jika New Normal Dipaksakan Berlaku

Senin, 01 Jun 2020 21:27

Amnesty Internasional: Pasukan Israel Latih Polisi AS dalam Skala Besar

Amnesty Internasional: Pasukan Israel Latih Polisi AS dalam Skala Besar

Senin, 01 Jun 2020 21:15

Legislator PKS Nilai Luhur Pancasila Kunci Indonesia Kesejahteraan, Adil dan Bermartabat

Legislator PKS Nilai Luhur Pancasila Kunci Indonesia Kesejahteraan, Adil dan Bermartabat

Senin, 01 Jun 2020 20:56

Militer Somalia Klaim Tewaskan 18 Pejuang Al-Shabaab dalam Operasi di Selatan Shabelle

Militer Somalia Klaim Tewaskan 18 Pejuang Al-Shabaab dalam Operasi di Selatan Shabelle

Senin, 01 Jun 2020 20:30

Saudi Buka Kembali Bandara King Abdulaziz Setelah 2 Bulan Ditutup Akibat Pembatasan COVID-19

Saudi Buka Kembali Bandara King Abdulaziz Setelah 2 Bulan Ditutup Akibat Pembatasan COVID-19

Senin, 01 Jun 2020 19:30

Pejabat Fatah: Palestina Akan Hadapi Rencana Pencaplokan Tepi Barat Oleh Israel dengan Intifada

Pejabat Fatah: Palestina Akan Hadapi Rencana Pencaplokan Tepi Barat Oleh Israel dengan Intifada

Senin, 01 Jun 2020 18:30

Protes Atas Pembunuhan Pria Kulit Hitam oleh Opsir Kulit Putih Menyebar ke Negara di Luar AS

Protes Atas Pembunuhan Pria Kulit Hitam oleh Opsir Kulit Putih Menyebar ke Negara di Luar AS

Senin, 01 Jun 2020 17:00

Politisi PPP Minta Polisi Tidak Asal Tangkap Ruslan Buton

Politisi PPP Minta Polisi Tidak Asal Tangkap Ruslan Buton

Senin, 01 Jun 2020 11:24

Idul Fitri, Makna Takwa dan Kemenangan Kala Pandemi Corona

Idul Fitri, Makna Takwa dan Kemenangan Kala Pandemi Corona

Senin, 01 Jun 2020 10:39

Covid-19, Menguji Kelayakan dan Kepatutan Pejabat Publik

Covid-19, Menguji Kelayakan dan Kepatutan Pejabat Publik

Senin, 01 Jun 2020 06:55

Heboh, Tatkala Mobil BSL-2 Jadi Rebutan di Jatim

Heboh, Tatkala Mobil BSL-2 Jadi Rebutan di Jatim

Senin, 01 Jun 2020 00:14

Polisi Harus Usut Tuntas Pelaku Teror Wartawan dan Panitia Diskusi UGM

Polisi Harus Usut Tuntas Pelaku Teror Wartawan dan Panitia Diskusi UGM

Ahad, 31 May 2020 23:29

Jadilah Umat Rabbani Bukan Umat 'Ramadhani'

Jadilah Umat Rabbani Bukan Umat 'Ramadhani'

Ahad, 31 May 2020 23:09

AS Siapkan Militernya untuk Dikirim ke Kota Dilanda Kerusuhan Minneapolis Jika Diminta

AS Siapkan Militernya untuk Dikirim ke Kota Dilanda Kerusuhan Minneapolis Jika Diminta

Ahad, 31 May 2020 22:45

Patroli Garda Nasional AS Tembaki Penduduk di Lingkungan Minneapolis dengan Peluru Cat

Patroli Garda Nasional AS Tembaki Penduduk di Lingkungan Minneapolis dengan Peluru Cat

Ahad, 31 May 2020 22:30


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X