Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.887 views

Gerakan Bersenjata di Sudan: Deklarasi Politik Tidak Akan Mencapai Perdamaian

KHARTOUM, SUDAN (voa-islam.com) - Gerakan bersenjata di Sudan hari Rabu (17/7/2019) mengumumkan keberatan mereka tentang deklarasi politik yang ditandatangani antara Dewan Militer dan Kekuatan Kebebasan dan Perubahan. Dinyatakan bahwa deklarasi tersebut tidak memenuhi aspirasi untuk mencapai perdamaian komprehensif di negara itu.

“Kami sangat menghargai motif mereka yang menandatangani perjanjian. Namun, partai-partai ini tidak mewakili semua Kekuatan Kebebasan dan Perubahan. Perjanjian tersebut mengabaikan masalah-masalah penting yang sedang dibahas di Addis Ababa yang menjadi dasar kemajuan,” kata pemimpin Gerakan Pembebasan Rakyat Sudan-Utara, Malek Akar.

"Ada dialog mendalam antara para pemimpin aktif di Kekuatan Kebebasan dan Perubahan dan Front Revolusioner Sudan," kata Akar dalam sebuah pernyataan yang dilihat oleh Anadolu Agency.

Dia melanjutkan: "Perjanjian itu telah memengaruhi dialog ini secara negatif dan apa yang dicakupnya tentang perdamaian tidak melampaui hubungan masyarakat."

"Kami adalah Kakuatan untuk Kebebasan dan Perubahan, dan perjanjian ini akan mengarah pada posisi yang berbeda ... Kami sedang belajar dengan kawan-kawan kami di Front Revolusioner posisi yang akan kami umumkan hari ini," tambah Akar.

Gibril Ibrahim, kepala Gerakan Keadilan dan Persamaan, mengatakan di Twitter: "penandatanganan perjanjian politik antara Dewan Militer Transisi dan pihak-pihak dari Kekuatan Kebebasan dan Perubahan mengabaikan konsultasi yang berlangsung di Addis Ababa."

"Front Revolusioner Sudan bukan merupakan pihak dalam perjanjian ini," tambah Ibrahim.

Ada konsultasi di ibukota Ethiopia Addis Ababa antara Front Revolusi Sudan dan Kekuatan Kebebasan dan Perubahan untuk mencapai pemahaman tentang mencapai perdamaian di daerah konflik.

Sejak 2003, wilayah Darfur telah mengalami konflik antara pemerintah Sudan dan gerakan pemberontak, menewaskan lebih dari 300.000 orang dan menggusur sekitar 2,5 juta orang dari total 7 juta orang, menurut PBB.

Sejak Juni 2011, Gerakan Pembebasan Rakyat Sudan - utara - telah mengobarkan pemberontakan bersenjata di provinsi Kordofan Selatan (selatan) dan Nil Biru (tenggara), yang memengaruhi satu juta dua ratus orang, menurut statistik PBB.

Pada hari Rabu pagi, pihak-pihak Sudan menandatangani dengan inisial dokumen Perjanjian Fase Transisi antara Dewan Militer dan Kekuatan Kebebasan dan Perubahan di Khartoum setelah penundaan dan negosiasi selama tiga hari sejak Selasa malam.

Perjanjian tersebut mengatur pembentukan dewan yang terdiri dari 11 anggota, dengan lima perwira militer yang akan dipilih oleh Dewan Militer, lima warga sipil akan dipilih oleh Kekuatan Perubahan, di samping seorang tokoh sipil yang akan ditentukan dengan konsensus antara kedua sisi.

Seorang anggota militer akan memimpin Dewan Kedaulatan selama 21 bulan sejak tanggal penandatanganan Perjanjian, diikuti oleh Presidensi anggota sipil selama 18 bulan tersisa dari masa transisi (39 bulan).

Dewan Militer telah berkuasa sejak kepemimpinan militer menggulingkan Omar Al-Bashir pada 11 April dari kepresidenan (1989-2019), di bawah tekanan dari protes luas yang telah dimulai sejak akhir 2018, mengecam kondisi ekonomi yang memburuk. (st/MeMo)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Kemenkes: 88 dari 100 ribu Orang Meninggal Akibat Rokok

Kemenkes: 88 dari 100 ribu Orang Meninggal Akibat Rokok

Kamis, 01 Oct 2020 22:18

Bangkitnya Komunis Satukan Umat

Bangkitnya Komunis Satukan Umat

Kamis, 01 Oct 2020 22:07

Iran Seludupkan Senjata Ke Pemberontak Syi'ah Houtsi di Yaman Melalui Pangkalan di Somalia

Iran Seludupkan Senjata Ke Pemberontak Syi'ah Houtsi di Yaman Melalui Pangkalan di Somalia

Kamis, 01 Oct 2020 21:45

Islamic State Perintahkan Anggotanya Lancarkan Serangan di Turki Setiap Bulan

Islamic State Perintahkan Anggotanya Lancarkan Serangan di Turki Setiap Bulan

Kamis, 01 Oct 2020 20:45

Mesir Hukum 2 Influencer TikTok Wanita Enam Tahun Penjara Karena 'Mendorong Prostitusi'

Mesir Hukum 2 Influencer TikTok Wanita Enam Tahun Penjara Karena 'Mendorong Prostitusi'

Kamis, 01 Oct 2020 20:30

Jajak Pendapat: Hampir Setengah Anggota Partai Konservatif Inggris Percaya Islam Adalah Ancaman

Jajak Pendapat: Hampir Setengah Anggota Partai Konservatif Inggris Percaya Islam Adalah Ancaman

Kamis, 01 Oct 2020 20:05

Turki Akan Kirim Dukungan Militer ke Azerbaijan Jika Diminta

Turki Akan Kirim Dukungan Militer ke Azerbaijan Jika Diminta

Kamis, 01 Oct 2020 19:47

Menjaga Pelita Kehidupan

Menjaga Pelita Kehidupan

Kamis, 01 Oct 2020 16:37

Hati-hati, Hallyu Cuma Bikin Halu

Hati-hati, Hallyu Cuma Bikin Halu

Kamis, 01 Oct 2020 16:14

Film G30S/PKI, Jejak Sejarah ideologi

Film G30S/PKI, Jejak Sejarah ideologi

Kamis, 01 Oct 2020 16:10

Indonesia Darurat Keamanan Ulama?

Indonesia Darurat Keamanan Ulama?

Kamis, 01 Oct 2020 16:06

IDEAS: Penciptaan Lapangan Kerja Jangan Korbankan Kesejahteraan Pekerja

IDEAS: Penciptaan Lapangan Kerja Jangan Korbankan Kesejahteraan Pekerja

Kamis, 01 Oct 2020 16:03

PKI Subur Bersama Rezim Otoriter

PKI Subur Bersama Rezim Otoriter

Kamis, 01 Oct 2020 15:59

BWA Ubah Lahan Tidur di Cireunghas Jadi Wakaf Produktif

BWA Ubah Lahan Tidur di Cireunghas Jadi Wakaf Produktif

Kamis, 01 Oct 2020 15:56

Satu Pekan Diberlakukan PSBB, Kasus COVID-19 Klaster Perkantoran di DKI Menurun

Satu Pekan Diberlakukan PSBB, Kasus COVID-19 Klaster Perkantoran di DKI Menurun

Kamis, 01 Oct 2020 11:47

Tak Terbayangkan Kalau Dulu PKI Menang dan Berkuasa

Tak Terbayangkan Kalau Dulu PKI Menang dan Berkuasa

Kamis, 01 Oct 2020 11:21

 Orang dengan Obesitas Lebih Mudah Terpapar Virus

Orang dengan Obesitas Lebih Mudah Terpapar Virus

Kamis, 01 Oct 2020 11:16

Mushola Jadi Sasaran Vandalisme, Kearifan Warga Sekitar Patut Diapresiasi

Mushola Jadi Sasaran Vandalisme, Kearifan Warga Sekitar Patut Diapresiasi

Kamis, 01 Oct 2020 11:08

Muslim India Kecewa Pengadilan Vonis Bebas Terdakwa Konspirator Penghancuran Masjid Babri

Muslim India Kecewa Pengadilan Vonis Bebas Terdakwa Konspirator Penghancuran Masjid Babri

Rabu, 30 Sep 2020 22:40

Pemberontak Syi'ah Houtsi Lakukan 65.971 Pelanggaran Terhadap Anak-anak Yaman

Pemberontak Syi'ah Houtsi Lakukan 65.971 Pelanggaran Terhadap Anak-anak Yaman

Rabu, 30 Sep 2020 20:55


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Kamis, 01/10/2020 16:14

Hati-hati, Hallyu Cuma Bikin Halu