Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.832 views

Rezim Teroris Assad Ancam Akan Hilangkan Pos Pengamatan Militer Turki di Morek Hama Utara

DAMASKUS, SURIAH (voa-islam.com) - Seorang tokoh senior dalam rezim teroris Assad pada hari Jum'at (24/8/2019) mengancam akan 'menghilangkan' pos pengamatan Turki di desa Morek di provinsi Hama utara.

Ancaman itu datang setelah kemajuan rezim pada hari Jum'at yang menangkap serangkaian desa di Hama utara. Desa-desa itu sebelumnya adalah kubu pejuang oposisi anti-Assad.

Turki telah mendirikan 12 pos pengamatan militer di Idlib yang dikuasai oposisi dan provinsi Hama utara sejak 2017, untuk memantau perjanjian de-eskalasi Astana.

Rezim Suriah melancarkan serangan berkelanjutan pada Idlib dan Hama utara pada April 2019, yang melanggar perjanjian, menewaskan ratusan warga sipil dan memaksa ratusan ribu lainnya meninggalkan rumah mereka.

Pos pengamatan di Morek dikepung oleh tentara Suriah pada hari Jum'at setelah rezim maju.

Bouthaina Shaaban, penasihat kebijakan dan media untuk Presiden Suriah Bashar al-Assad dan mantan menteri kabinet, mengatakan kepada TV Al-Mayadeen bahwa "pos Turki di Morek dikepung dan tentara Suriah akan dapat menghilangkan semua pos Turki dan menghilangkannya para teroris. "

Rezim Suriah biasanya menyebut semua lawannya sebagai teroris. Shaaban menuduh Turki menggunakan pos pengamatan untuk mentransfer senjata ke "teroris" dan menggambarkan mereka sebagai "pos pendudukan".

Sekutu rezim Rusia juga mempertahankan pos-pos pengamatan dan pangkalan-pangkalan militer di Suriah dan melakukan serangan udara di wilayah-wilayah sipil di samping rezim tersebut.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavosuglu pada hari Jum'at tidak mau mengakui bahwa pos pengamatan militer mereka  dikepung, dengan mengklaim "tidak ada yang bisa mengepung pasukan kami".

Juru bicara kepresidenan Turki Ibrahim Kalin mengatakan bahwa pos pengamatan tidak akan dihapus dari Morek.

Pada hari Sabtu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memperingatkan mitranya dari Rusia, Vladimir Putin, tentang krisis kemanusiaan di Idlib.

Kehidupan tiga juta orang di provinsi itu berisiko, menurut PBB. Kedua presiden dijadwalkan bertemu akhir bulan ini untuk membahas Suriah. (st/TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Latest News
Fenomena Generasi Z

Fenomena Generasi Z

Selasa, 19 Nov 2019 13:24

Mengukur Integritas dan Ketegasan Anies

Mengukur Integritas dan Ketegasan Anies

Selasa, 19 Nov 2019 13:06

GPII Minta PBB Beri Sanksi Israel

GPII Minta PBB Beri Sanksi Israel

Selasa, 19 Nov 2019 12:50

3 Pilot Rezim Assad Tewas Saat Bom Barel yang Dimuat di Helikopter Meledak

3 Pilot Rezim Assad Tewas Saat Bom Barel yang Dimuat di Helikopter Meledak

Selasa, 19 Nov 2019 11:45

Politisi PDIP Minta Kasus Sukmawati Tak Diperpanjang, Wasekjen MUI: Enak Saja

Politisi PDIP Minta Kasus Sukmawati Tak Diperpanjang, Wasekjen MUI: Enak Saja

Selasa, 19 Nov 2019 11:26

Heboh Maulid Nabi di Vihara, Tokoh Kristen Papua: Itu Bukan Toleransi

Heboh Maulid Nabi di Vihara, Tokoh Kristen Papua: Itu Bukan Toleransi

Selasa, 19 Nov 2019 10:42

Mevlut Cavusoglu: Turki Akan Luncurkan Serangan ke Suriah Jika YPG Tidak Dibersihkan

Mevlut Cavusoglu: Turki Akan Luncurkan Serangan ke Suriah Jika YPG Tidak Dibersihkan

Selasa, 19 Nov 2019 10:15

Kapolda Sumut: Latihan Berkuda dan Memanah untuk Apa?

Kapolda Sumut: Latihan Berkuda dan Memanah untuk Apa?

Selasa, 19 Nov 2019 09:28

AS Nyatakan Pemukiman Israel di Tepi Barat yang Diduduki Sekarang 'Legal'

AS Nyatakan Pemukiman Israel di Tepi Barat yang Diduduki Sekarang 'Legal'

Selasa, 19 Nov 2019 09:15

Al-Shabaab Rebut Sebuah Kota di Wilayah Somaliland Untuk Pertama Kali

Al-Shabaab Rebut Sebuah Kota di Wilayah Somaliland Untuk Pertama Kali

Selasa, 19 Nov 2019 08:46

DPR Setuju Regulasi Investasi Disederhanakan

DPR Setuju Regulasi Investasi Disederhanakan

Selasa, 19 Nov 2019 08:21

Adakah Manusia yang Mampu Menandingi Nabi Muhammad?

Adakah Manusia yang Mampu Menandingi Nabi Muhammad?

Selasa, 19 Nov 2019 07:40

Dukungan kepada MUI Jatim, Cukup Satu Salam

Dukungan kepada MUI Jatim, Cukup Satu Salam

Selasa, 19 Nov 2019 02:44

Fatwa MUI Bukan Hukum Positif?

Fatwa MUI Bukan Hukum Positif?

Selasa, 19 Nov 2019 01:54

Kebijakan Publik yang Tepat untuk SDA

Kebijakan Publik yang Tepat untuk SDA

Selasa, 19 Nov 2019 00:42

Menolak Deislamisasi

Menolak Deislamisasi

Senin, 18 Nov 2019 23:51

Gotaba Rajapaksa Disumpah Sebagai Presiden Baru Sri Lanka

Gotaba Rajapaksa Disumpah Sebagai Presiden Baru Sri Lanka

Senin, 18 Nov 2019 22:35

MUI Mulai Lakukan Standarisasi Dai

MUI Mulai Lakukan Standarisasi Dai

Senin, 18 Nov 2019 22:32

12 Anggota Milisi Syi'ah Dukungan Iran Tewas dalam Ledakan Ranjau di Suriah Tengah

12 Anggota Milisi Syi'ah Dukungan Iran Tewas dalam Ledakan Ranjau di Suriah Tengah

Senin, 18 Nov 2019 22:15

Sedikitnya 40 Orang Tewas Sejak Protes Anti Pemerintah Meletus di Iran Akibat Kenaikan BBM

Sedikitnya 40 Orang Tewas Sejak Protes Anti Pemerintah Meletus di Iran Akibat Kenaikan BBM

Senin, 18 Nov 2019 21:46


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X