Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.739 views

Mahmoud Abbas Tolak Panggilan Telepon dari Presiden AS Donald Trump

TEPI BARAT, PALESTINA (voa-islam.com) - Seorang pejabat senior mengatakan pada hari Ahad (27/1/2020) bahwa Presiden Palestina Mahmoud Abbas  dalam beberapa hari terakhir menolak panggilan telepon dari Presiden AS Donald Trump, menyusul kemarahan atas apa yang disebut rencana perdamaian "Kesepakatan Abad Ini".

Pejabat Palestina tersebut, yang memilih untuk tetap anonim, mengatakan kepada kantor berita Turki Anadolu, "Ada upaya oleh Trump untuk berbicara di telepon dengan Abbas, tetapi Abbas menolak".

Pejabat Palestina itu mengatakan panggilan telepon tersebut dilakukan dalam beberapa hari terakhir tanpa menentukan tanggal tertentu.

Otoritas Palestina telah memboikot pemerintahan Trump sejak 2017, menyusul pengakuan AS atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Yerusalem Timur Palestina diduduki secara ilegal oleh Israel pada tahun 1967 dan kekuatan dunia telah lama sepakat bahwa nasib kota harus diselesaikan melalui negosiasi antara Israel dan Palestina.

Sejak 2017, AS juga telah memotong dana untuk UNRWA, badan PBB yang bertanggung jawab untuk memberikan bantuan kepada para pengungsi Palestina dan mengatakan bahwa mereka tidak lagi menganggap permukiman Israel di Tepi Barat sebagai ilegal.

Trump telah mengundang Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan pemimpin oposisi Benny Gantz ke Gedung Putih untuk membahas "rencana perdamaian" terbaru Presiden AS untuk Timur Tengah. Dia dijadwalkan bertemu dengan para pemimpin Israel pekan ini.

Tidak ada warga Palestina yang diundang ke pertemuan itu. Pada hari Ahad, Otoritas Palestina mengancam akan menarik diri dari Kesepakatan Oslo sebagai tanggapan atas rencana perdamaian pemerintahan Trump.

Kesepakatan Oslo ditandatangani pada tahun 1993 dan seharusnya menjadi langkah sementara dalam persiapan untuk penyelesaian perdamaian akhir Israel-Palestina, yang akan memenuhi hak Palestina untuk menentukan nasib sendiri.

Rencana Trump - yang ia sebut "Kesepakatan Abad Ini" - diperkirakan untuk mengakui kedaulatan Israel atas Yerusalem dan permukiman ilegal Yahudi Israel di Tepi Barat, sehingga mustahil bagi Palestina untuk mendirikan negara yang mandiri dan layak.

Baik Netanyahu dan Gantz juga telah menyatakan niat mereka untuk mencaplok wilayah Lembah Jordan, yang merupakan sepertiga dari Tepi Barat.

Rencana Trump juga mencakup investasi ekonomi utama di wilayah Palestina dalam apa yang tampaknya merupakan upaya untuk menyuap warga Palestina agar menyerahkan hak mereka untuk status negara dan tanah yang secara ilegal diambil oleh Israel.

"Pemerintah AS tidak akan menemukan satu pun orang Palestina yang mendukung proyek ini," kata kementerian luar negeri Palestina dalam sebuah pernyataan pada hari Ahad.

"Rencana Trump adalah rencana abad ini untuk melikuidasi tujuan Palestina."

Trump diperkirakan akan mengungkap detail lengkap rencana tersebut sebelum ia bertemu dengan para pemimpin Israel.

Pada hari Ahad surat kabar Israel Yedioth Ahranoth mengutip sumber-sumber Israel yang mengatakan bahwa rencana Trump akan mencakup "masa transisi" empat tahun karena penolakan Abbas terhadapnya.

Ini dengan harapan bahwa calon pengganti presiden Palestina berusia 84 tahun itu akan menerimanya.

Sumber mengatakan bahwa Palestina akan menerima 70 persen dari Tepi Barat di bawah rencana dan ibukota di Shuafat, dekat Yerusalem.

Sebuah negara Palestina akan didirikan tetapi akan memiliki kedaulatan terbatas, tanpa tentara, tidak ada kontrol atas wilayah udara atau perbatasannya, dan tidak ada kekuatan untuk menandatangani perjanjian dengan negara-negara asing, menurut sumber-sumber Israel. (TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Ikuti Langkah Saudi, Dewan Fatwa UEA Juga Cap Ikhwanul Muslimin Sebagai Organisasi Teroris

Ikuti Langkah Saudi, Dewan Fatwa UEA Juga Cap Ikhwanul Muslimin Sebagai Organisasi Teroris

Selasa, 24 Nov 2020 22:35

Menhan Benny Gantz: Israel Siap Untuk Lakukan Pembicaraan Dengan Hamas

Menhan Benny Gantz: Israel Siap Untuk Lakukan Pembicaraan Dengan Hamas

Selasa, 24 Nov 2020 22:08

Umat Islam di Perancis Makin Ditekan!

Umat Islam di Perancis Makin Ditekan!

Selasa, 24 Nov 2020 21:41

Izinkan Sekolah Tatap Muka, Netty: Pemerintah Pusat Jangan Lepas Tangan

Izinkan Sekolah Tatap Muka, Netty: Pemerintah Pusat Jangan Lepas Tangan

Selasa, 24 Nov 2020 21:20

Organisasi Islam Malaysia Kecam Keputusan Dewan Ulama Senior Saudi Yang Menyebut IM Kelompok Teroris

Organisasi Islam Malaysia Kecam Keputusan Dewan Ulama Senior Saudi Yang Menyebut IM Kelompok Teroris

Selasa, 24 Nov 2020 20:45

Irak Tangkap Kepala Administrasi Islamic State di Bandara Baghdad

Irak Tangkap Kepala Administrasi Islamic State di Bandara Baghdad

Selasa, 24 Nov 2020 20:25

Ambang Batas Rasa Sakit dan Power of Illusion

Ambang Batas Rasa Sakit dan Power of Illusion

Selasa, 24 Nov 2020 20:20

PKS Tolak Penghapusan Premium

PKS Tolak Penghapusan Premium

Selasa, 24 Nov 2020 18:39

Legislator Dukung Realisasi Rencana Pertemuan Wapres dengan Habib Rizieq

Legislator Dukung Realisasi Rencana Pertemuan Wapres dengan Habib Rizieq

Selasa, 24 Nov 2020 10:09

UMK 2021 Depok Tertinggi ke-4 di Jawa Barat

UMK 2021 Depok Tertinggi ke-4 di Jawa Barat

Selasa, 24 Nov 2020 09:03

MUI Berhasil Pertahankan ISO 9001:2015 untuk Ketiga Kalinya

MUI Berhasil Pertahankan ISO 9001:2015 untuk Ketiga Kalinya

Selasa, 24 Nov 2020 08:06

Tahun Depan, Imam Besar dan Imam Masjid Besar di Kabupaten Garut Dapat Insentif

Tahun Depan, Imam Besar dan Imam Masjid Besar di Kabupaten Garut Dapat Insentif

Senin, 23 Nov 2020 22:31

Munas X MUI Momentum Pergantian Kepemimpinan di Level Pusat

Munas X MUI Momentum Pergantian Kepemimpinan di Level Pusat

Senin, 23 Nov 2020 21:12

Hadiri Maulid Nabi, Anis Ajak Perkokoh Silaturrahim dan Sinergi

Hadiri Maulid Nabi, Anis Ajak Perkokoh Silaturrahim dan Sinergi

Senin, 23 Nov 2020 20:29

Penulis Arab Boikot Penghargaan Buku Bergengsi UEA Sebagai Protes Normalisasi dengan Israel

Penulis Arab Boikot Penghargaan Buku Bergengsi UEA Sebagai Protes Normalisasi dengan Israel

Senin, 23 Nov 2020 20:01

Plt Bupati Kudus: Muhammadiyah Konsisten Beri Solusi

Plt Bupati Kudus: Muhammadiyah Konsisten Beri Solusi

Senin, 23 Nov 2020 19:05

518 Peserta Ikuti MTQ Ke-52 Tingkat Kabupaten Bekasi

518 Peserta Ikuti MTQ Ke-52 Tingkat Kabupaten Bekasi

Senin, 23 Nov 2020 18:56

Andalkan Utang Luar Negeri, Mustahil Menjadi Negara Mandiri

Andalkan Utang Luar Negeri, Mustahil Menjadi Negara Mandiri

Senin, 23 Nov 2020 17:57

Peserta Luring Munas X MUI Jalani Tes Swab

Peserta Luring Munas X MUI Jalani Tes Swab

Senin, 23 Nov 2020 17:42

Ratusan Peserta akan Hadir di Munas X MUI Luring dan Daring

Ratusan Peserta akan Hadir di Munas X MUI Luring dan Daring

Senin, 23 Nov 2020 16:41


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X