Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.586 views

Hamas Daur Ulang Peluru Yang Ditemukan dari Bangkai Kapal Perang Inggris di Pantai Gaza

JALUR GAZA, PALESTINA (voa-islam.com) - Sayap militer Gerakan Perlawanan Palestina Hamas tampaknya telah mendaur ulang peluru yang ditemukan di bangkai kapal perang Inggris yang tenggelam di lepas pantai Gaza selama Perang Dunia Pertama.

Dalam sebuah film dokumenter yang disiarkan pada hari Ahad Al Jazeera mengungkapkan bahwa Brigade Izzuddine Al-Qassam dapat mengatasi konsekuensi pengepungan pimpinan Israel yang diberlakukan di Gaza, yang sebagian dimaksudkan untuk merusak kemampuannya dalam memproduksi senjata.

Pengepungan yang didukung internasional telah berlangsung selama lebih dari 14 tahun. Selama ini, Israel telah melakukan tiga serangan besar yang bersama-sama menewaskan ribuan warga Palestina, melukai puluhan ribu lainnya dan menghancurkan infrastruktur sipil di wilayah pesisir.

Untuk pertama kalinya, Hamas mengizinkan pabrik senjatanya difilmkan. Film dokumenter itu menunjukkan operasi daur ulang peluru Hamas yang ditemukan di dua kapal perang Angkatan Laut Kerajaan Inggris yang tenggelam. Bahan peledak di dalam peluru telah diuji dan, ditemukan masih bisa digunakan, dipasang ke hulu ledak roket Al-Qassam sendiri.

"Sayangnya, Hamas sampai di sana sebelum kita," kata reporter TV Israel Nir Dvori pada hari Selasa (15/9/2020), mengacu pada peluru di kapal perang Inggris tersebut. “Pengepungan tentara Israel di Gaza membuat Hamas sulit mendapatkan logam dan bahan peledak untuk memproduksi roket. Ini mendorongnya untuk mencari bahan-bahan ini di lokasi yang tidak biasa. Personel angkatan laut Hamas menemukan bahan-bahan ini di atas kapal perang. "

Menurut mantan pelaut Rami Sidnai, angkatan laut Israel diam-diam mencari dua kapal Inggris itu. “Masalah keamanan menghalangi kami untuk menjangkau mereka. Sayangnya, Hamas menemukannya sebelum kita. "

Selain itu, film dokumenter yang diproduksi oleh jurnalis Palestina Tamer Al-Mishal itu mengungkapkan bagaimana pejuang Al-Qassam menemukan jaringan pipa besar yang dipasang sebelum pelepasan Israel dari Gaza pada tahun 2005. Pipa-pipa itu dikatakan telah digunakan untuk mencuri air bersih dari akuifer di bawah Jalur Gaza. Al-Qassam segera membongkar jaringan, mengekstraksi pipa dan menggunakannya untuk membuat selongsong roket.

Bahan peledak tambahan telah dipindahkan dari "ratusan" amunisi Israel yang tidak meledak setelah serangan militer tahun 2014 terhadap warga Palestina di Jalur Gaza.

Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh berbicara di depan kamera tentang tekanan regional dan internasional yang dikenakan pada gerakan itu untuk menyerahkan senjata dan mengakhiri perlawanannya terhadap pendudukan Israel di Palestina. “Hamas tidak berjanji kepada mediator manapun terkait dengan pengembangan senjata perlawanan,” tegasnya.

Namun, menurut Dore Gold, mantan Duta Besar Israel untuk PBB dan penasehat Benjamin Netanyahu, “Jika kita ingin mengembangkan hubungan damai antara Israel dan kelompok Palestina di Gaza… pembongkaran infrastruktur Hamas harus menjadi bagian dari kesepakatan potensial apa pun menjadi layak."

Mantan Penasihat Keamanan Nasional dan Jenderal Israel Yaakov Amidror mengakui bahwa Palestina telah berhasil membangun kemampuan [militer] mereka. “Saat ini, mereka memiliki kemampuan untuk membangun sistem persenjataan, terutama roket jarak jauh. Mereka memiliki sesuatu yang sangat penting dan telah meningkatkan produksi dalam negeri mereka. Mereka belajar sepanjang waktu dan meningkatkan kemampuan mereka. Kami mengerahkan banyak upaya untuk mengetahui tentang kemampuan ini untuk menetralkannya kapan pun kami bisa."

Menurut Ami Ayalon, mantan kepala badan keamanan internal Israel Shin Bet, “Setelah setidaknya dua serangan Israel di Gaza, akibatnya adalah bahwa mereka tidak dapat melucuti senjata Gaza sendiri dan seharusnya tidak. Ini akan menjadi bencana jika kita mencoba untuk melucuti senjata Hamas sendiri." Ia menambahkan keyakinannya bahwa Hamas lebih kuat dari sebelumnya. “Masalahnya rumit. Kami harus membuat realitas politik baru, jika tidak Hamas semakin kuat." (MeMo)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Latest News
Italia Perintahkan TikTok Blokir Akun Pengguna Setelah Kematian Bocah Berusia 10 Tahun

Italia Perintahkan TikTok Blokir Akun Pengguna Setelah Kematian Bocah Berusia 10 Tahun

Sabtu, 23 Jan 2021 21:30

Cina Beri Wewenang Penjaga Pantai Untuk Menembak Dan Menghancurkan Kapal Asing

Cina Beri Wewenang Penjaga Pantai Untuk Menembak Dan Menghancurkan Kapal Asing

Sabtu, 23 Jan 2021 20:15

Putra Pengusaha Suriah Yang Terkait Ledakan Beirut Selamat Dari Upaya Pembunuhan

Putra Pengusaha Suriah Yang Terkait Ledakan Beirut Selamat Dari Upaya Pembunuhan

Sabtu, 23 Jan 2021 19:45

Pemerintahan Biden Akan Tinjau Kesepakatan Perjanjian Dengan Taliban

Pemerintahan Biden Akan Tinjau Kesepakatan Perjanjian Dengan Taliban

Sabtu, 23 Jan 2021 18:15

Ketua Komnas HAM Bagaikan Merangkap Ketua Tim Pembela Polisi

Ketua Komnas HAM Bagaikan Merangkap Ketua Tim Pembela Polisi

Sabtu, 23 Jan 2021 17:55

Cerita Syekh Palestina Selesaikan Hafalan Quran Bersanad di Pengungsian

Cerita Syekh Palestina Selesaikan Hafalan Quran Bersanad di Pengungsian

Sabtu, 23 Jan 2021 17:50

Anis: Indonesia Mengulang Kondisi Krisis Ekonomi 1998

Anis: Indonesia Mengulang Kondisi Krisis Ekonomi 1998

Sabtu, 23 Jan 2021 17:26

Muadzin Baca Shalawat Setelah Adzan Dengan Keras, Bolehkah?

Muadzin Baca Shalawat Setelah Adzan Dengan Keras, Bolehkah?

Sabtu, 23 Jan 2021 14:00

12 Pengungsi Tewas Dibunuh Di Kamp Timur Laut Suriah Tempat Anggota Keluarga IS Ditahan

12 Pengungsi Tewas Dibunuh Di Kamp Timur Laut Suriah Tempat Anggota Keluarga IS Ditahan

Jum'at, 22 Jan 2021 23:16

Tahanan Palestina di Penjara Israel Meninggal Setelah Menerima Vaksin Virus Corona

Tahanan Palestina di Penjara Israel Meninggal Setelah Menerima Vaksin Virus Corona

Jum'at, 22 Jan 2021 22:37

Pantaskah Menuduh Curah Hujan Menjadi Penyebab Bencana Banjir?

Pantaskah Menuduh Curah Hujan Menjadi Penyebab Bencana Banjir?

Jum'at, 22 Jan 2021 19:42

Suami Menyusu ke Istrinya, Ini Pandangan Syaikh Bin Bazz!

Suami Menyusu ke Istrinya, Ini Pandangan Syaikh Bin Bazz!

Jum'at, 22 Jan 2021 17:08

Anggota DPR Ingatkan Penanggungjawab Penanganan Covid-19 Ada Dipundak Presiden Jokowi

Anggota DPR Ingatkan Penanggungjawab Penanganan Covid-19 Ada Dipundak Presiden Jokowi

Jum'at, 22 Jan 2021 12:38

Banjir Kalsel Akibat Kerusakan Lingkungan, Netty: Pemerintah Jangan Lepas Tangan!

Banjir Kalsel Akibat Kerusakan Lingkungan, Netty: Pemerintah Jangan Lepas Tangan!

Jum'at, 22 Jan 2021 08:43

Perintah Halal dan Tayyib Tidak Hanya Untuk Makanan Saja

Perintah Halal dan Tayyib Tidak Hanya Untuk Makanan Saja

Kamis, 21 Jan 2021 23:55

Studi: Penggunaan Masker Bantu Cegah Penularan Covid-19

Studi: Penggunaan Masker Bantu Cegah Penularan Covid-19

Kamis, 21 Jan 2021 22:05

Benyamin Netanyahu Desak Presiden Amerika Joe Biden Perkuat Aliansi AS-Israel

Benyamin Netanyahu Desak Presiden Amerika Joe Biden Perkuat Aliansi AS-Israel

Kamis, 21 Jan 2021 21:51

Serangan Bom Jibaku Kembar Di Baghdad Irak Tewaskan 28 Orang

Serangan Bom Jibaku Kembar Di Baghdad Irak Tewaskan 28 Orang

Kamis, 21 Jan 2021 20:54

Pandemi Covid-19 Belum Mereda, MP Persis Usulkan Muktamar Diundur Lagi

Pandemi Covid-19 Belum Mereda, MP Persis Usulkan Muktamar Diundur Lagi

Kamis, 21 Jan 2021 19:00

Menggantungkan Harapan dan Nasib

Menggantungkan Harapan dan Nasib

Kamis, 21 Jan 2021 16:26


MUI

Must Read!
X