Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.444 views

Serangan Udara Rusia Di Sebuah Sekolah Tempat Berlindung Di Luhansk Ukraina Tewaskan 60 Orang

LUHANSK, UKRAINA (voa-islam.com) - Sedikitnya 60 orang tewas setelah serangan udara Rusia menargetkan sebuah sekolah di wilayah Luhansk, kata pihak berwenang Ukraina, Ahad (8/5/2022).

Hanya beberapa jam kemudian, pemimpin kelompok negara-negara industri G-7 mengumumkan bahwa mereka menjatuhkan sanksi baru terhadap Rusia setelah konferensi video dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

Dua mayat telah ditemukan sejauh ini setelah serangan udara di sekolah di Bilogorivka, gubernur wilayah itu Serhiy Haidai mengumumkan di saluran Telegramnya pada hari Ahad.

"Mungkin semua 60 orang yang masih berada di bawah reruntuhan bangunan tewas," tambahnya.

Menurut Haidai, 90 orang telah mencari perlindungan dari serangan di gedung sekolah tersebut. Pengeboman itu menyebabkan kebakaran di sekolah, yang kemudian menyebabkan bangunan itu runtuh.

Layanan darurat dapat menyelamatkan 30 orang, tujuh di antaranya terluka, kata gubernur.

Bilogorivka adalah pemukiman perkotaan sekitar 10 kilometer barat Lysychansk, yang berada di bawah pemboman berat Rusia.

Setelah beberapa hari tanpa kemajuan yang berarti, pasukan Rusia kini telah mendapatkan kembali kekuatan dalam serangan mereka di wilayah Donbass timur jauh Ukraina, menurut sumber Ukraina.

Luhansk dan Donetsk bersama-sama membentuk wilayah Donbass, di mana Rusia telah memfokuskan kembali serangannya sejak gagal membuat kemajuan di dekat ibu kota Kyiv dan di bagian lain Ukraina.

Separatis pro-Rusia telah memerangi pasukan pemerintah Ukraina di wilayah tersebut sejak 2014.

Di kota tenggara Mariupol yang terkepung, unit-unit Ukraina terus bertahan di pabrik baja Azovstal. Dengan dukungan udara dan artileri, pasukan Rusia melanjutkan upaya serangan mereka di sana.

Kiev berharap bahwa yang terluka dan tentara dapat segera diselamatkan dan Zelenskyy mengatakan pada Sabtu malam bahwa fase baru evakuasi sedang dipersiapkan.

Terlepas dari situasi mereka yang sangat sulit, para prajurit tidak mau menyerah. "Menyerah bukanlah pilihan bagi kami karena Rusia tidak tertarik dengan hidup kami," Illya Samoylenko dari Resimen Azov mengatakan pada konferensi pers online pada hari Ahad dari dalam pabrik.

Pada hari Sabtu, semua wanita sipil, anak-anak dan orang tua yang berlindung di pabrik baja meninggalkan fasilitas tersebut, kata Wakil Perdana Menteri Ukraina Iryna Vereshchuk.

Di salah satu medan pertempuran utama perang, pasukan Rusia mengatakan mereka telah menembak jatuh dua pembom Ukraina dan sebuah helikopter di sekitar Pulau Ular, sekitar 35 kilometer di lepas pantai, selatan kota Odessa.

Militer Ukraina mengatakan telah menenggelamkan setidaknya satu kapal Rusia dan menunjukkan sebuah video yang mengaku sebagai penembakan jatuh sebuah helikopter Rusia di atas pulau itu.

Militer Ukraina mengatakan Rusia berada dalam posisi bertahan di utara wilayah Kharkiv.

Di Odessa, administrasi kota pelabuhan melaporkan bahwa lebih dari 250 apartemen rusak akibat serangan Rusia. Awalnya tidak disebutkan kemungkinan korban.

Pasukan Rusia, sementara itu, telah merebut kota kecil Popasna yang hancur setelah berminggu-minggu pertempuran, menurut sumber-sumber Ukraina.

"Sayangnya, pasukan kami sebenarnya telah mundur sedikit dari Popasna karena kota itu diserang selama lebih dari dua bulan," kata Gubernur Luhansk Serhiy Haidai dalam sebuah wawancara televisi pada hari Minggu, menurut kantor berita UNIAN.

Perkembangan militer tidak dapat diverifikasi secara independen.

Intelijen Inggris mengatakan pada hari Ahad bahwa Moskow telah dipaksa untuk mengirim perwira tinggi ke garis depan perang karena kerugian besar di antara pasukannya di Ukraina.

"Pengerahan komandan ke depan telah membuat mereka menghadapi risiko yang signifikan," kata penilaian intelijen yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan. (TDS)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
LSM: Raksasa Media Sosial Sensor Konten Pro-Palestina Ratusan Kali

LSM: Raksasa Media Sosial Sensor Konten Pro-Palestina Ratusan Kali

Selasa, 05 Jul 2022 17:30

Milad ke-14, Ini Capaian AQL Islamic Center

Milad ke-14, Ini Capaian AQL Islamic Center

Selasa, 05 Jul 2022 11:50

Menatap Idul Qurban dengan Taqwa

Menatap Idul Qurban dengan Taqwa

Senin, 04 Jul 2022 22:44

Pasukan Pemerintah Yaman Bersiap Lancarkan Operasi Militer Terhadap Al-Qaidah Di Selatan

Pasukan Pemerintah Yaman Bersiap Lancarkan Operasi Militer Terhadap Al-Qaidah Di Selatan

Senin, 04 Jul 2022 22:35

Pasukan Keamanan Saudi Lakukan Parade Di Mekah Dalam Persiapan Untuk Pengamanan Haji

Pasukan Keamanan Saudi Lakukan Parade Di Mekah Dalam Persiapan Untuk Pengamanan Haji

Senin, 04 Jul 2022 22:05

Effendi Simbolon Omong Besar

Effendi Simbolon Omong Besar

Senin, 04 Jul 2022 19:36

Jokowi Akan Menjadi Sekjen PBB?

Jokowi Akan Menjadi Sekjen PBB?

Senin, 04 Jul 2022 16:10

Potensi Diskriminasi dibalik RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA)

Potensi Diskriminasi dibalik RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA)

Senin, 04 Jul 2022 15:52

Miras Holywings di Negeri Muslim Mayoritas

Miras Holywings di Negeri Muslim Mayoritas

Senin, 04 Jul 2022 15:39

Jumlah Warga Jerman Yang Keluar Dari Dinas Militer Meningkat 2 Kali Lipat Karena Perang Rusia-Ukrain

Jumlah Warga Jerman Yang Keluar Dari Dinas Militer Meningkat 2 Kali Lipat Karena Perang Rusia-Ukrain

Senin, 04 Jul 2022 15:32

IHATEC dan Lembaga Riset Jepang Jalin Kerjasama Strategis di Bidang Halal

IHATEC dan Lembaga Riset Jepang Jalin Kerjasama Strategis di Bidang Halal

Senin, 04 Jul 2022 14:35

Bermitra dengan BPJPH, IHATEC Siap Dukung Tercipta SDM Bidang Halal

Bermitra dengan BPJPH, IHATEC Siap Dukung Tercipta SDM Bidang Halal

Senin, 04 Jul 2022 14:24

DPRD: Kasus Holywings Jadi Momentum Evaluasi Perda Miras di Kota Bekasi

DPRD: Kasus Holywings Jadi Momentum Evaluasi Perda Miras di Kota Bekasi

Ahad, 03 Jul 2022 22:07

Anis Byarwati Dinobatkan sebagai Bunda UMKM

Anis Byarwati Dinobatkan sebagai Bunda UMKM

Ahad, 03 Jul 2022 22:02

Laporan: FBI Sewa Vila Di Istanbul Untuk Tersangka Islamic State Sebelum Beri Tahu Otoritas Turki

Laporan: FBI Sewa Vila Di Istanbul Untuk Tersangka Islamic State Sebelum Beri Tahu Otoritas Turki

Ahad, 03 Jul 2022 21:05

Demonstrasi Anti-Militer Berlanjut Di Sudan Untuk Menuntut Pemerintahan Sipil

Demonstrasi Anti-Militer Berlanjut Di Sudan Untuk Menuntut Pemerintahan Sipil

Ahad, 03 Jul 2022 20:45

Otoritas Palestina Serahkan Peluru Yang Menewaskan Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ke AS

Otoritas Palestina Serahkan Peluru Yang Menewaskan Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ke AS

Ahad, 03 Jul 2022 20:13


MUI

Must Read!
X