Selasa, 21 Zulqaidah 1447 H / 10 Oktober 2023 14:15 wib
7.163 views
Hamas Ancam Bunuh Tawanan Jika Israel Terus Serang Warga Sipil Gaza Tanpa Peringatan
JALUR GAZA, PALESTINA (voa-islam.com) - Sayap militer kelompok perlawanan Palestina Hamas, Brigade Izzuddine Al-Qassam, pada Senin (9/10/2023) mengancam akan membunuh para sandera jika tentara Israel terus melakukan serangan udara menargetkan penduduk sipil Jalur Gaza tanpa peringatan sebelumnya.
Hamas mengeluarkan ancaman tersebut setelah militer Zionis terus menargetkan warga di Gaza tanpa pandang bulu apakah mereka anggota kelompok perlawanan atau warga sipil biasa.
"Kami mengimani penuh adab dan akhlaq agama kami. Adab dalam peperangan dan kemanusiaan sebagaimana yang telah diungkap oleh komandan tertinggi. Dan kami mengimani segala intruksi dan perintah agama Islam yang lurus dalam menjaga nyawa para tawanan dan tahanan. Akan tetapi kebiadaban Zionis atas bangsa kami yang sudah tak bisa dirtolerir, yang terus terusan mengebom rumah -rumah warga beserta penghuninya. Musuh tidak memahami bahasa kemanusiaan dan etika, jadi kami akan menangani mereka dalam bahasa yang mereka pahami” kata Brigade Izzuddine Al-Qassam, sayap militer Hamas melalui juru bicaranya Abu Ubaidah.
"Dalam beberapa jam terakhir, kami merasakan kepedihan atas apa yang menimpa banyak keluarga di seluruh Jalur Gaza akibat serangan kejahatan fasis Zionis dengan mengebom rumah-rumah warga sipil, katanya, menambahkan bahwa kelompok itu telah memutuskan untuk menerapkan hukuman atas kelakukan militer Zionis yang terus menargetkan warga di Gaza tanpa pandang bulu.
"Karena dari itu, mulai saat ini kami umumkan bahwa setiap rumah warga yang ditarget serangan udara musuh akan dibayar dengan eksekusi mati satu tawanan sipil Israel yang berada di tangan kami dilengkapi gambar dan suara.
Israel telah menggempur Jalur Gaza selama tiga hari terakhir setelah pejuang Hamas menyerbu kota-kota di Israel selatan dalam serangan mendadak yang menewaskan ratusan orang.
Para militan, yang menembakkan peluru di balik ribuan roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza, meloloskan diri kembali ke daerah kantong tersebut dengan sekitar 150 sandera.
Seorang juru bicara militer Israel mengatakan pada hari Senin bahwa rincian sekitar 30 sandera telah diberikan kepada keluarga mereka. (Aby)
Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!