Kamis, 19 Zulhijjah 1447 H / 3 Maret 2011 10:23 wib
4.006 views
Sembilan Bocah Afghanistan Tewas Diroket NATO
KUNAR (voa-islam.com): Disaat sedang menghadapi kemarahan publik atas pembunuhan 65 warga sipil dalam serangannya, NATO sekali lagi duduk di kursi panas di propinsi Kunar. Polisi propinsi tersebut melaporkan bahwa serangan udara NATO telah menewaskan sembilan anak-anak pada tanggal 1 Februari 2011.
NATO melaporkan bahwa Operasi Forward Base di wilayah Kunar dilakukan dengan serangan roket, dan NATO percaya bahwa serangan roketnya tepat pada "sasaran" di dekat sebuah sisi gunung.
Bagaimanapun, gunung tersebut ternyata tidak terdapat "pemberontak", melainkan berisi sepuluh bocah Afghanistan yang sedang mengumpulkan kayu bakar pada daerah hutan. Sembilan dari bocah tersebut tewas seketika oleh serangan roket, sementara yang lain terluka parah.
Seperti yang biasa menjadi jawaban NATO, mereka akan menjanjikan penyelidikan lebih lanjut atas pembunuhan tersebut, yang terjadi di distrik Darah-Ye Pech. NATO bersikeras bahwa mereka akan menanggapi dengan serius laporan kematian warga sipil, meskipun tanggapan NATO sebelumnya atas pembunuhan warga sipil tidak pernah selesai yang mendorong cemoohan diantara para pejabat Afghanistan.
Pekan lalu, presiden Afghan Hamid Karzai bertemu dengan para pejabat delegasi untuk investigasi dengan apa yang dia katakan sebagai "gelombang kematian sipil dalam operasi pasukan internasional."
Delegasi tersebut melaporkan bahwa 21 anak laki-laki, 19 anak perempuan, 10 wanita dewasa dan 15 pria telah tewas dalam serangan operasi beberapa hari terakhir yang dilakukan pasukan internasional.
NATO pun membantah, bahwa menurut penyelidikan mereka hanya ditemukan tujuh warga sipil yang terluka.[Za/NEWS AW]
Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!