Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
1.472 views

Pelaku Penembakan di Markas Militer Fort Hood Dituntut Hukuman Mati

Amerika Serikat (Voa-Islam.com) - Jaksa Militer Amerika Serikat telah mengindikasikan bahwa mereka akan meminta hukuman mati bagi mantan tentara psikiater Angkatan Darat Mayor Nidal Malik Hasan, yang di tuntut dalam penembakan mematikan di pangkalan militer terbesar Amerika Serikat, Fort Hood.

Pengacara bagi Mayor Nidal Malik Hasan, John Galligan, telah menerima pemberitahuan dari penuntutan, dengan mengatakan mereka berencana untuk menjatuhkan hukuman mati.

Jaksa Militer telah menguraikan kasus tersebut, dengan mengatakan bahwa hukuman mati adalah tepat karena lebih dari satu orang tewas dalam insiden yang sama.

Jika para juri militer menginginkan untuk menghukum Hasan pada bukti yang tersedia, mereka hanya bisa menjatuhkan vonis mati kepadanya jika ada faktor menjengkelkan dalam kasus tersebut.

Nadal Hasan diduga telah menewaskan 13 orang tentara dan melukai puluhan orang lain setelah menembakkan senjata otomatis kearah para tentara di markas mereka di Fort Hood pada 5 November 2009.

Muslim Amerika keturunan Palestina itu ditembak oleh petugas polisi berpakaian sipil setelah insiden tersebut dan sekarang lumpuh dari pinggang ke bawah.

Dia telah didakwa dengan 13 tuduhan pembunuhan terencana dan dan 32 percobaan pembunuhan berencana, yang bisa membawanya pada tuntutan hukuman mati. (bnn)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Orang dewasa saja belum tentu sanggup menahan nyeri yang hebat selama dua tahun pada mata dan kepala. Tapi balita Nuraini ini bisa bersabar menghadapi ujian Allah, tumor mata ganas....

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Untuk meningkatkan dakwah dan kesejahteraan umat Islam, IDC mensinergikan dakwah Islamiyah, misi kemanusiaan dan medis. Ayo bantu program KLINIK UMMAT di berbagai daerah....

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Gadis yatim syuhada ini wafat di RS Adam Malik Medan setelah menderita penyakit Lupus. Ayahnya gugur tahun 2010 saat menegakkan syariat i'dad bersama kafilah Mujahidin Aceh....

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Setelah dua pekan opname di rumah sakit, akhirnya Luqman Rivai bisa pulang ke rumah. Biaya operasi sebesar 33,5 juta rupiah dilunasi, IDC turut membantu biaya 8,5 juta rupiah...

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Sudah dua pekan Luqman opname di rumah sakit, usai operasi penyumbatan usus. Ia tak bisa pulang karena terganjal biaya operasi 33,5 juta rupiah yang belum dilunasi. Ayo bantu!! ...

Latest News


Must Read!
X