Jum'at, 30 Oktober 2015 19:26 wib

Tren perkawinan sesama jenis antara Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia di Hong Kong sudah semakin memprihatinkan. Ulama asal Bandung, Jawa Bara, KH Athian Ali M. Dai belum lama ini berkunjung ke Hong Kong dan menemuka fakta tersebut.
more →
Jum'at, 30 Oktober 2015 15:36 wib

Harusnya NU berlepas diri dan memusuhi ajaran Syi'ah. Karena pendiri NU, KH. Hasyim Asy'ari telah mengeluarkan fatwa yang berisi sikap tegas terhadap Syi'ah, sebagai ahli bid'ah yang lancang kepada keluarga dna sahabat Nabi Shallallahi 'Alaihi Wasallam.
more →
Jum'at, 30 Oktober 2015 14:19 wib

Emilia Renita Az, Ketua Organization of Ahlulbayt for Social Support and Education (OASE) kembali menceritakan perceraiannya dengan Jalaluddin Rakhmat, Ketua Dewan Syura Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI).
more →
Jum'at, 30 Oktober 2015 09:15 wib

Pihak kepolisian memastikan bahwa pelaku peledakan bom Mall Alam Sutera Tangerang, Banten, Leopard Wisnu Kumala tidak terkait dengan jaringan teroris.
more →
Jum'at, 30 Oktober 2015 07:31 wib

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Prof Yusril Ihza Mahendra menyatakan bahwa pembahasan RAPBN untuk tahun 2016 akan memasuki hari-hari yang menegangkan. Pasalnya ada beberapa titik yang tidak tercapai antara, mana isu yang dinilai penting dan
more →
Jum'at, 30 Oktober 2015 07:12 wib

Hadir sebagai pembicara Mantan Pendeta Ustadz Insan LS. Mokoginta, Mantan Pendeta Koh Hanny Kristanto, dan Mualaf vokalis band Saint Loco, Berry
more →
Jum'at, 30 Oktober 2015 06:31 wib

Anggota DPD RI, Fahira Idris mendukung adanya hukuman kebiri bagi pelaku kejahatan seksual yang dilakukan terhadap anak-anak. Fahira juga menyatakan hal ini sebagaimana yang terdapat di Negara lain di dalam menghukum praktik.
more →
Jum'at, 30 Oktober 2015 05:31 wib

Empat Nagari kembali mendesak Bupati Solok, Sumatra Barat segera mencabut izin dan menutup tambang galian C yang merusak di Paninggahan. Desakan ini disampaikan dalam pertemuan empat perwakilan nagari di kawasan Kuningan, Jakarta, beberapa
more →
Kamis, 29 Oktober 2015 22:11 wib

Hakim Mahkamah Konstitusi, Patrialis Akbar menekankan bahwa pesantren harus bisa mempersiapkan anak didiknya untuk menjadi pemimpin negara.
more →
Kamis, 29 Oktober 2015 17:58 wib

Hakim Mahkamah Konstitusi, Patrialis Akbar menegaskan bahwa konsep hak asasi manusia (HAM) yang dianut Indonesia berbeda dengan konsep HAM yang dianut negara sekuler.
more →