Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
28.784 views

Ronin: Kebangkitan PKI Baru Mengancam NKRI

SUARA PEMBACA

Upaya eks PKI atau komunis dalam rangka merubah tatanan sistem negara dan mengganti pemerintahan tetap diupayakan dengan berbagai cara, terutama dilakukan secara tertutup atau klandestine.

Adanya indikasi kebangkitan gerakan komunis perlu mendapatkan pencermatan tersendiri dari berbagai elemen masyarakat di Indonesia, karena mereka tetap berpotensi menciptakan gangguan politik dan keamanan ke depan.

Gerakan kelompok komunis muda ini juga “mendompleng” sejumlah aksi unjuk rasa yang marak akhir-akhir ini, bahkan tidak menutup kemungkinan ikut “infiltrasi” dalam berbagai peristiwa bentrokan antar warga beberapa waktu terakhir termasuk kemungkinan terlibat dalam tawuran pelajar atau pemuda.

Ada beberapa indikasi yang menggambarkan kebangkitan gerakan komunis sekarang ini. Salah seorang aktivis dari organisasi yang tidak mau disebut namanya menyatakan, saat ini sudah memiliki organiasasi yang bersifat klandestine, dimana ada beberapa tokoh yang tergabung dalam organisasi ini dari berbagai elemen pergerakan antara lain, “AHD” dan “MWK” yang organisasinya berada di sekitar Jakarta Pusat, “BING” yang organisasinya tidak jauh dari pasar rumput Jakarta Pusat, dan “JL” dari sebuah yayasan HB.

Pada hari yang sama, salah seorang kader kelompok kiri mengaku sebagai mantan PKI menyatakan, gerakan muda PKI baru saat ini tergabung dalam organisasi yang telah dibekali dengan ideologi Marxisme-Leninisme. Deklarator nya antara lain, RS alias RR, mantan tapol Pulau Buru, MN, mantan aktivis kiri di Jakarta Utara tahun 1960-an, OS, anak salah satu tokoh eks PKI, AM, mantan tapol Pulau Buru, CW mantan tapol Pulau Buru dan TW mantan aktivis kiri pada tahun 1960-an. Perekrutan terhadap anggota baru komunis muda pernah dilakukan beberapa tahun lalu di Cipanas, Cianjur, Jawa Barat.

Sebelumnya, salah seorang aktivis perempuan menyatakan, seseorang sebelum bergabung atau direkrut menjadi kader Gerakan Komunis Muda biasanya harus memahami referensi sejarah bangsa Indonesia, terutama referensi sejarah yang benar menurut kalangan mereka. Dirinya sendiri tergabung dalam gerakan ini kurang lebih baru 3 tahun, sekitar tahun 2008, dimana dirinya direkrut gerakan tersebut yang lebih dulu menjadi anggota gerakan di golongan aktivis tertentu.

Pemimpin kelompok aktivis ini saat ini sering mendapat teguran dari kawan-kawan lain, sebab sering mabuk-mabukan dan seorang lagi sering menggunakan ganja, dimana hal ini menimbulkan kekhawatiran di kelompok ini. Rata-rata anggota yang tergabung mempunyai kaki tangan (pergerakan), solidaritas mereka sangat tinggi terbukti saat dirinya menjalani operasi tumor, mendapatkan bantuan dari pergerakan Rp 22.000.000.

Menurutnya, orang komunis dalam usahanya tidak akan berhenti akan menjadikan Indonesia sebagai negara komunis. Orang komunis sangat berbeda pada era pemerintahan Soekarno dan Soeharto dengan era pemerintahan SBY. Sekarang ini Komunis adalah “Multi Warna”, maksudnya disini Komunis tidak nampak jelas tetapi Komunis ada di mana-mana, bahkan di lingkaran SBY sendiri Komunis juga ada, makanya apabila SBY tidak hati-hati bisa di serang dari luar dan dari dalam. Komunis di era tahun 2011 menjelang 2012 tetap eksis dan ada dimana-mana hanya tidak nampak jelas, sehingga kegiatan Komunis tersebut agak sulit di identifikasi. Jaringan eks PKI ini dalam kehidupan keseharian atau di lingkungan umum rata-rata mereka biasanya berusaha tidak saling mengenal apalagi terlihat akrab.

Hal ini sengaja dilakukan untuk menghindari kecurigaan aparat intelejen terhadap jaringan mereka, karena mereka sangat khawatir dihancurkan aparat intelejen dari dalam jaringan. Selain itu dalam berbicara di tempat umum tidak pernah menyangkut pautkan dengan kata komunis dan mereka biasanya berbicara mengatasnamakan kerakyatan. Kerja konkrit yang di laksanakan dalam jaringan mereka yang berada di kalangan elit politik saat ini adalah membisikan untuk kebijakan penyetopan pengiriman TKI ke luar negeri, ini sengaja di dorong terus agar segera dilaksanakan kebijakan tersebut, karena mereka mempunyai tujuan jangka panjang yakni apabila kebijakan itu terlaksana secara otomatis pengiriman TKI akan tidak ada lagi, sehingga di negeri ini akan banyak pengangguran, dan kemiskinan akan merata.

Apabila sudah banyak pengangguran otomatis banyak rakyat kelaparan, sehingga negara akan tidak stabil, sehingga akan mudah untuk di provokasi. Dengan demikian mereka bisa memanfaatkan situasi ini untuk menuju revolusi dan merubah sistem yang saat ini berjalan. Terkait dengan indikasi gerakan komunis di beberapa daerah, tidak semua tokoh senior komunis mendukungnya.

Salah seorang tokoh ormas yang mewadahi korban Orde Baru pernah menyatakan, masalah eksistensi gerakan eks PKI ataupun yang sejenisnya seperti di Medan, Sumatera Utara adalah forum yang utopis dan illegal. Artinya mereka yang membuat gerakan itu sebetulnya tidak memahami esensi dari komunis dan revolusi itu sendiri. Dirinya menilai kelompok-kelompok yang menginginkan eksistensi komunis seharusnya dipikirkan secara matang, bukan seperti membuat partai borjuis. Sekarang ini banyak kelompok yang mengatakan gerakannya sosialis tetapi masih bergaya borjuis seperti kelompok LKM di Medan, Sumatera Utara.

Penulis sependapat dengan tulisan Amir Santoso berjudul “Awas PKI Gaya Baru” (Pelita, 21 November 2012), dimana pendukung Komunis Gaya Baru (KGB) membentuk paguyuban korban 1965 dan rajin menuntut agar mereka mendapat ganti rugi dari pemerintah dan mengadukan masalah mereka ke Pengadilan HAM. Disamping itu, kemungkinan benar jika aksi-aksi unjuk rasa buruh yang anarkis dengan mensweeping perusahaan dan memblokade jalan tol akhir-akhir ini adalah hasil kerja para KGB tersebut, sebab aksi-aksi buruh tersebut persis aksi organisasi buruh PKI menjelang G 30 S/PKI dulu. Benar juga apa yang ditulis Amir Santoso, ada sebuah majalah mingguan dalam memperingati G 30 S/PKI tanggal 30 September 2012 dengan terang-terangan menulus mengakui pengakuan “algojo” dari kalangan NU dan TNI dalam mengeksekusi mati tokoh-tokoh dan anggota PKI di tahun 1965. Juga ada sebuah harian nasional yang terus menerus sampai sekarang, membuat tulisan seolah bersambung dalam rangka membela PKI. Mereka menggambarkan PKI sebagai korban 1965 dan menuntut diadakan peradilan HAM.

Padahal generasi tua masih sangat ingat betapa kejam dan angkuhnya PKI saat itu, karena mereka mengintimidasi dan membantai semua lawan politiknya. Adanya indikasi kebangkitan gerakan komunis dewasa ini di kalangan anak-anak muda jelas menunjukkan militansi kelompok eks PKI atau komunis di kalangan generasi tua sudah berhasil ditransformasikan ke generasi pelanjutnya. Hal ini juga membuktikan bahwa konsolidasi dan gerakan-gerakan klandestine yang mereka lakukan selama ini telah berhasil menumbuhkan semangat militansi dan perlawanan di kalangan anak-anak muda.

Selain itu, indikasi kebangkitan gerakan komunis dewasa ini juga dipicu adanya berbagai permasalahan yang belum terlesaikan selama ini serta situasi kondisi kehidupan, terutama perekonomian masyarakat yang belum membaik telah menjadi “amunisi politik” bagi kelompok ini untuk menyebarkan paham dan ideologi kiri seperti komunisme, Marxisme dan Leninisme, disamping untuk mendiskreditkan dan mendelegitimasi pemerintah. Kebangkitan gerakan komunis dewasa ini berpotensi menimbulkan ancaman bagi ideologi negara Pancasila serta dapat menimbulkan gejolak politik dan keamanan di kemudian hari.

Keberadaan organisasi komunis baru di kalangan generasi muda mengindikasikan belum selesainya pertarungan ideologi antara ideologi Pancasila dengan ideologi antitesisnya seperti komunisme, Leninisme dan Marxisme, di samping karena pengawasan terhadap organisasi ini yang tidak dilakukan secara terus menerus oleh instansi yang berwenang. Terkait dengan kondisi ini, ada beberapa langkah yang disarankan kepada jajaran aparat negara ataupun stake holder lainnya antara lain, Kemenegpora dan Kemendagri perlu melakukan gerakan wawasan kebangsaan dan sosialisasi pemahaman ideologi Pancasila dengan metode pendekatan sosialisasi yang baru dan kontekstual perlu terus menerus dilakukan. [yudisamara/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Rusia Siapkan Serangan Multi-Front Terhadap Ukraina Dengan Kekuatan 175.000 Tentara

Rusia Siapkan Serangan Multi-Front Terhadap Ukraina Dengan Kekuatan 175.000 Tentara

Sabtu, 04 Dec 2021 21:45

Polisi Tahan Puluhan Orang Yang Dituduh Membunuh Penista Agama Asal Sri Lanka Di Pakistan Timur

Polisi Tahan Puluhan Orang Yang Dituduh Membunuh Penista Agama Asal Sri Lanka Di Pakistan Timur

Sabtu, 04 Dec 2021 21:16

Arab Saudi Akan Jadi Tuan Rumah Festival Musik Terbesar Di Timur Tengah

Arab Saudi Akan Jadi Tuan Rumah Festival Musik Terbesar Di Timur Tengah

Sabtu, 04 Dec 2021 20:05

IDEAS Proyeksi Jumlah Orang Miskin Melonjak Jadi 29,3 Juta pada Tahun 2022

IDEAS Proyeksi Jumlah Orang Miskin Melonjak Jadi 29,3 Juta pada Tahun 2022

Sabtu, 04 Dec 2021 17:18

Ketum MUI Ajak Semua Pihak Dukung Kongres Ekonomi Umat II

Ketum MUI Ajak Semua Pihak Dukung Kongres Ekonomi Umat II

Sabtu, 04 Dec 2021 17:10

 Partai Gelora Bakal Terapkan Strategi 'O Poin O' untuk Menghadapi Pemilu 2024

Partai Gelora Bakal Terapkan Strategi 'O Poin O' untuk Menghadapi Pemilu 2024

Sabtu, 04 Dec 2021 16:47

Munas Wanita Al Irsyad ke-13 Fokuskan Soal Ketahanan Keluarga

Munas Wanita Al Irsyad ke-13 Fokuskan Soal Ketahanan Keluarga

Sabtu, 04 Dec 2021 15:25

Lewat Lomba Baca Kitab Kuning, PKS Ajak Masyarakat Hormati Ulama

Lewat Lomba Baca Kitab Kuning, PKS Ajak Masyarakat Hormati Ulama

Sabtu, 04 Dec 2021 15:20

Kemenag Beri Apresiasi kepada Lembaga-Pegiat Zakat dan Wakaf

Kemenag Beri Apresiasi kepada Lembaga-Pegiat Zakat dan Wakaf

Sabtu, 04 Dec 2021 15:03

Serangan Drone AS Tewaskan Komandan Senior Al-Qaidah di Idlib Suriah

Serangan Drone AS Tewaskan Komandan Senior Al-Qaidah di Idlib Suriah

Sabtu, 04 Dec 2021 15:02

AIDS di Kalangan Anak Muda Tinggi, Legislator Kritik Strategi Pemerintah

AIDS di Kalangan Anak Muda Tinggi, Legislator Kritik Strategi Pemerintah

Sabtu, 04 Dec 2021 11:50

Wapres Minta Umat Islam Siap Hadapi Era Masyarakat 5.0

Wapres Minta Umat Islam Siap Hadapi Era Masyarakat 5.0

Sabtu, 04 Dec 2021 11:39

Capres Potensial Jadi Korban Sistem, Fahri Hamzah: Presiden Threshold Mesti Nol Persen

Capres Potensial Jadi Korban Sistem, Fahri Hamzah: Presiden Threshold Mesti Nol Persen

Sabtu, 04 Dec 2021 10:13

Asosiasi Muslim Kanada Luncurkan Situs Web Baru Untuk Perangi Islamofobia

Asosiasi Muslim Kanada Luncurkan Situs Web Baru Untuk Perangi Islamofobia

Jum'at, 03 Dec 2021 21:15

Ilmuan Temukan Area Pertempuran Mohacs Di Hungaria

Ilmuan Temukan Area Pertempuran Mohacs Di Hungaria

Jum'at, 03 Dec 2021 20:45

Menko Polhukam Dijadwalkan Menjadi Narasumber di Muktamar IV Wahdah Islamiyah

Menko Polhukam Dijadwalkan Menjadi Narasumber di Muktamar IV Wahdah Islamiyah

Jum'at, 03 Dec 2021 16:24

Rusia Peringatkan 'Skenario Mimpi Buruk' Dari Konfrontasi Militer Di Eropa

Rusia Peringatkan 'Skenario Mimpi Buruk' Dari Konfrontasi Militer Di Eropa

Jum'at, 03 Dec 2021 16:15

Pengadilan Akhirnya Izinkan Saif Al-Islam Khadafi Ikut Pencalonan Dalam Pilpres Libya

Pengadilan Akhirnya Izinkan Saif Al-Islam Khadafi Ikut Pencalonan Dalam Pilpres Libya

Jum'at, 03 Dec 2021 15:15

Miras di Indonesia dan Cara Islam Memberantasnya

Miras di Indonesia dan Cara Islam Memberantasnya

Jum'at, 03 Dec 2021 14:53

Iman, Tak Kasat Mata Tapi Terasa Ada

Iman, Tak Kasat Mata Tapi Terasa Ada

Jum'at, 03 Dec 2021 14:42


MUI

Must Read!
X