Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
15.028 views

Euforia Indonesia diatas Duka Gaza

Sahabat Voa Islam,

Air mataku tak bisa lagi aku bendung ketika melihat rudal-rudal Israel memporak-porandakan pemukiman warga yang tak berdosa. Para wanita pun tunggang-langgang dibuatnya, berhamburan keluar rumah menyelamatkan anak-anak mereka. Deru langkah ketakutan saling berpacu ke segala arah. Tapi apa daya, ratusan roket Benjamin Netanyahu berlari lebih cepat. Membuntuti mereka dari segala penjuru mata angin. Mereka hanya bisa menyerah pada kematian, yang hanya berjarak satu jengkal dari urat nadi mereka. Tangan dan kaki mereka hancur, bola mata mereka keluar, isi perutpun terurai. Mereka diluluh lantahkan oleh peluru. Tubuh mereka menyatu bersama panasnya mesiu. Ratusan roket, yang “mewarnai” awan Palestina, mendarat tepat dipemukiman warga. Sontak nyawa para penghuni Gaza “ditampung” dalam dekapan erat malaikat Izrail.

Jika kita memang seorang muslim, tolong tanya sanubari kita yang paling dalam. Adakah getaran di dalam hati kita ketika melihat saudara kita dibantai secara bengis?. Jika anda bukan muslim, katakanlah anda sebagai seorang manusia biasa yang tanpa agama, bagaimana perasaan anda ketika ribuan orang menjadi tawanan di negeri sendiri? Yang menawan adalah tamu mereka. Karena jika tamu tersebut tidak diberikan tumpangan pada waktu itu, mereka akan mati mengenaskan dan musnah di daratan eropa. Dahulu diberi tumpangan dan pertolongan, kini merampok tanah dan menghabisi nyawa orang-orang yang telah menolong mereka.

Hatiku merasa tersayat ketika melihat puluhan nyawa warga Palestina ditelan oleh roket zionis, dan sementara dua kubu (Prabowo dan Jokowi) asyik ber-euforia mendeklarasikan kemenangan masing-masing sebagai presiden di pemilu 2014. Demi sebuah kekuasaan RI 1.

Hatiku merasa tersayat ketika melihat puluhan nyawa warga Palestina ditelan oleh roket zionis, dan sementara dua kubu (Prabowo dan Jokowi) asyik ber-euforia mendeklarasikan kemenangan masing-masing sebagai presiden di pemilu 2014. Demi sebuah kekuasaan RI 1.

Jika bapak prabowo ingin menjadi presiden Indonesia, maka tunjukannlah bahwa anda memang seorang pemimpin umat islam di negeri ini. Lakukan sesuatu hal yang konkrit atas nama diri anda sendiri dahulu terhadap Palestina. Anda mantan prajurit terbaik di negeri ini, maka tunjukanlah kembali jiwa itu untuk melenyapkan penjajahan terhadap warga Palestina. Saya yakin anda terbiasa dengan bau mesiu, bau amis darah, peluru, bom, dan alat-alat militer lainnya. Tapi apakah diri anda terbiasa melihat darah umat muslim ini terus mengucur tanpa memberikan perlawanan? Kami ingin melihat jiwa ksatria anda untuk menolong kaum muslimin Palestina. Jika jiwa ksatria tak pernah diasah maka ia akan berubah menjadi jiwa yang tak berdaya. Ketika anda ingin menjadi pemimpin di Indonesia, hal itu bermakna bahwa anda bukan saja membela umat Islam Indonesia tetapi juga umat Islam di seluruh dunia, termasuk Palestina. Karena umat islam yang satu dan lainnya seperti sebuah tubuh. Jika yang satu sakit, maka yang lain pun juga akan merasakan sakit. Jika satu muslim darahnya tertumpah di Palestina, muslim di belahan dunia lainpun juga ikut merasakan tumpahan darahnya.

Begitupun juga untuk tuan Jokowi, stop dan hentikan segala macam pencitraan tuan. Mungkin sudah ratusan blusukan anda lakukan ke berbagai lembah-lembah kumuh. Tapi untuk kali ini, lakukanlah blusukan ke dalam hati kecil anda. Sekumuh apapun tempat yang pernah anda singgahi, ketahuilah wahai tuan Jokowi, hal terkumuh di dunia ini adalah hati kita sendiri. Karena hati itu merekam segala niat dan perilaku kita setiap detiknya. Jika anda berambisi menjadi pemimpin di negeri ini (yang mayoritas muslim), maka tunjukan keberpihakan anda kepada Palestina karena mereka juga muslim. Bukan hanya sekedar konferensi pers, tapi langkah nyata anda sebagai seorang muslim, tuan. Jika hal itu masih sulit untuk anda, lakukanlah langkah konkrit dari anda sebagai seorang manusia. Iya, seorang manusia yang juga merasa kecut ketika mendengar desingan peluru dan dentuman roket jika mendarat di atap rumah anda.

Indonesia perlu memberikan bantuan militer terhadap kaum Palestina. Sudah menjadi barang tentu bahwa amerika dan antek-anteknya mendukung Israel. Amerika tak berdaya ketika perekonomiannya dipegang oleh orang-orang yahudi amerika yang pro-zionis. Mengapa negara-negara barat hanya diam dan mengadakan diplomasi-diplomasi politik munafik dan murahan kepada Israel tanpa memberikan gempuran militer terhadap Israel? Tapi jika negara-negara muslim lain yang tengah dilanda pertikaian saudara, negara-negara barat dengan serta merta mengirimkan pasukannya kepada negara tersebut, yang biasanya hanya memperkeruh suasana disana. Melakukan diplomasi hanyalah memperpanjang waktu untuk melihat semakin banyak warga Palestina yang bergelimpangan menjadi mayat di jalan-jalan. Bersatunya negara-negara muslim untuk memberikan agresi militer kepada Israel merupakan sebuah cara yang pastinya ditakuti oleh kaum zionis. Karena kekuatannya tak mungkin menandingi kekuatan negara-negara muslim jika saja mereka bersatu.

Desingan peluru, dentuman roket, darah yang memuncah dari warga Palestina, hanya menjadi tontonan umat manusia di seluruh dunia. Masihkah kita tak tergerak ketika melihat hal itu melalui layar kaca TV kita dan hanya duduk manis di atas sofa yang empuk ? Bagaimana andaikata kondisi itu menimpa negeri ini dan negara-negara lain hanya menonton kita menjemput maut diujung rudal ?

Jika ratusan mayat Palestina yang bergelimpangan tak mampu lagi mendorong kita untuk memberikan pertolongan, mungkin hati kita telah mati karena sibuk mencari kekuasaan. Atau mungkin kecintaan kita kepada dunia yang membuat kita lupa akan sesama, hingga kita tak mampu lagi menghargai nyawa manusia. Sepertinya, euforia di Indonesia telah mematikan sanubari kita, hingga Gaza tetap terus mengalirkan darah segar warga Palestina yang tak berdosa.

Ihshan Gumilar
Peneliti dan Dosen Psikologi Neuropsychology BINUS

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Masa Depan Indonesia dalam Cengkeraman Kapitalisme (AS)

Masa Depan Indonesia dalam Cengkeraman Kapitalisme (AS)

Jum'at, 20 May 2022 17:09

Israel Tidak Akan Selidiki Kematian Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh

Israel Tidak Akan Selidiki Kematian Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh

Jum'at, 20 May 2022 16:30

Taliban Perintahkan Presenter TV Wanita Di Afghanistan Untuk Menutupi Wajah Saat Mengudara

Taliban Perintahkan Presenter TV Wanita Di Afghanistan Untuk Menutupi Wajah Saat Mengudara

Jum'at, 20 May 2022 15:35

Jajak Pendapat: Ketidakpercayaan Dan Permusuhan Antara Orang Yahudi Dan Arab Di Israel Meningkat

Jajak Pendapat: Ketidakpercayaan Dan Permusuhan Antara Orang Yahudi Dan Arab Di Israel Meningkat

Jum'at, 20 May 2022 14:30

Khotbah Jumat Ustaz Bachtiar Nasir: Bahaya Memutuskan Silaturrahim

Khotbah Jumat Ustaz Bachtiar Nasir: Bahaya Memutuskan Silaturrahim

Jum'at, 20 May 2022 10:13

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jum'at, 20 May 2022 08:59

Partai Gelora Kecam Pencekalan UAS

Partai Gelora Kecam Pencekalan UAS

Jum'at, 20 May 2022 08:57

Ekonomi Membaik, Legislator Minta Pemerintah Jangan Naikan Harga-harga

Ekonomi Membaik, Legislator Minta Pemerintah Jangan Naikan Harga-harga

Kamis, 19 May 2022 21:44

Pemerintah Prancis Tentang Langkah Kota Grenoble Yang Mengizinkan Pemakaian Burkini Di Kolam Renang

Pemerintah Prancis Tentang Langkah Kota Grenoble Yang Mengizinkan Pemakaian Burkini Di Kolam Renang

Kamis, 19 May 2022 19:22

Mesir Rekrut Anak-anak Untuk Perangi Islamic State Di Sinai Utara

Mesir Rekrut Anak-anak Untuk Perangi Islamic State Di Sinai Utara

Kamis, 19 May 2022 18:00

Pejabat Keamanan Yordania Sebut Militer Suriah Terlibat Penyeludupan Narkoba Ke Yordania

Pejabat Keamanan Yordania Sebut Militer Suriah Terlibat Penyeludupan Narkoba Ke Yordania

Kamis, 19 May 2022 17:00

Fenomena Bocah Pejuang Subuh di Garut

Fenomena Bocah Pejuang Subuh di Garut

Kamis, 19 May 2022 12:57

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Kamis, 19 May 2022 11:13

Dai Muda Muhammadiyah Silaturahmi dengan Ustaz Bachtiar Nasir

Dai Muda Muhammadiyah Silaturahmi dengan Ustaz Bachtiar Nasir

Kamis, 19 May 2022 08:59

Jangan Heran Ustad Somad Dideportasi, Singapura Sudah Lama Anti-Islam

Jangan Heran Ustad Somad Dideportasi, Singapura Sudah Lama Anti-Islam

Rabu, 18 May 2022 20:51

Tegas, Legislator PKS Minta Pemerintah Singapura Minta Maaf

Tegas, Legislator PKS Minta Pemerintah Singapura Minta Maaf

Rabu, 18 May 2022 20:39

Welkam Hom, Pak

Welkam Hom, Pak

Rabu, 18 May 2022 17:51

Ruhut Makin Kacrut

Ruhut Makin Kacrut

Rabu, 18 May 2022 15:50

Mengejar Medali Surgawi, Bagaimanakah?

Mengejar Medali Surgawi, Bagaimanakah?

Rabu, 18 May 2022 15:43

Semakin Hemat! Bikin Desain atau Video Marketing Yuk

Semakin Hemat! Bikin Desain atau Video Marketing Yuk

Rabu, 18 May 2022 15:40


MUI

Must Read!
X