Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
11.386 views

Demokrasi 'Biang Penyakit' Masyarakat

Sahabat Voa Islam,

Dalam sistem demokrasi, politik tak lebih sebagai alat untuk mencapai kekuasaan, meskipun ada sebagian yang lain menganggap demokrasi merupakan salah satu cara mengakomodasikan segala kepentingan rakyat.

Namun, pada faktanya demokrasi yang ada saat ini hanyalah sumber permasalahan yang semakin menyebar ke segala penjuru aspek kehidupan. Sebagaimana kita saksikan saat ini, korupsi merupakan bagian budaya dari para wakil rakyat dan penguasa negeri ini, bahkan penjaga konstitusi pun terlibat di dalamnya.

Belum lagi permasalahan cabang yang ada di kalangan masyarakat, yang mana pelecehan seksual, pembunuhan, penganiayaan, penipuan, kelaparan, perampokan adalah ‘makanan’ harian bagi masyarakat yang hidup di dalam sistem demokrasi. Pada sisi ekonomi, Indonesia tengah menuju negara korporasi.

Terbukti sebagaimana kita saksikan dalam pertarungan politik di Indonesia, yang bertarung adalah para pebisnis yang akan memperebutkan kekuasaan untuk menguasai Indonesia. Lahirnya istilah ‘negara korporasi’ sendiri berawal dari pertemuan puncak di Argentina.

Dalam diskusi mengenai kerusakan lingkungan, didapat kenyataan bahwa perusak lingkungan terbesar bukanlah rakyat atau kelompok masyarakat, melainkan negara, yaitu negara yang digerakkan oleh kaum pebisnis. Para pebisnis yang menguasai negara atau pebisnis dan penguasa yang berkomplotan melakukan kerjasama demi kepentingan mereka walaupun kepentingan tersebut menjadikan rakyat sebagai korban kebiadabaan atas keserakahan mereka.

Demokrasi adalah Biang Penyakit

Negara-negara Barat yang menerapkan demokrasi telah berhasil membuktikan gagalnya sistem ini dalam mengurusi urusan masyarakatnya. Sebagaimana kita ketahui pihak The West -sebagai representasi masyarakat Eropa, Amerika dan Australia- yang seringkali menyuarakan pentingnya dunia yang beradab, nyatanya menyajikan realitas yang jauh berbeda. Mereka mengidap berbagai penyakit sosial, baik yang muncul akibat krisis ekonomi ataupun akibat kebatilan ideologi yang mereka anut.

Pada awal tahun 2012 Spanyol tercatat sebagai negara dengan jumlah pengangguran 5,7 juta jiwa, tertinggi di antara 17 negara kawasan Eropa. Al-Jazeera melaporkan, kondisi tersebut memaksa perempuan Spanyol melakukan prostitusi.

Pada awal tahun 2012 Spanyol tercatat sebagai negara dengan jumlah pengangguran 5,7 juta jiwa, tertinggi di antara 17 negara kawasan Eropa. Al-Jazeera melaporkan, kondisi tersebut memaksa perempuan Spanyol melakukan prostitusi. Amerika sebagai biang kapitalis juga menjadi negara yang memproduksi masyarakat biadab. The Whasington melaporkan, Direktur Dinkes LA, Jonathan Fielding mencatat 819 kasus sipilis menimpa pemain film porno. Industri pornografi di Amerika merupakan ladang bisnis yang sangat menggiurkan.

Yang tak kalah mengerikan, di Eropa kejahatan pornografi juga menimpa bayi dan anak-anak. Pada Mei 2012 lalu polisi menangkap Robert Mikelsons dan 43 kawanannya di Amsterdam karena melakukan pelecehan seksual bahkan dugaan kanibalisme terhadap 140 korban. Tak hanya sampai disitu, kasus lain yang sangat memprihatinkan menutup tahun 2012 menuju 2013 dengan serentetan catatan buruk.

Ternyata tak hanya film-film Hollywood saja yang mampu menyajikan penghilangan nyawa secara paksa. Di dunia nyata, seorang pria bertopeng melakukan tindakan brutal pada 18 Juli 2012 layaknya adegan di film menembak secara membabi buta hingga menelan korban 12 orang tewas dan 58 luka-luka. Dua pekan berselang insiden serupa terjadi di Kuil Sikh, Wisconsin. BBC melansir, dari awal tahun hingga bulan Agustus 2012 telah terjadi 348 kasus pembunuhan di Chicago.

Penyakit masyarakat yang hidup di dalam demokrasi sangatlah kronis bahkan menyebabkan perilaku manusia tidaklah layak disebut sebagai manusia. Kebebasan yang digembar-gemborkan dalam demokrasi telah mengubah gaya hidup manusia. Kebebasan tersebut telah melewati ambang batas. Survei Gallup belum lama ini menunjukkan 50 persen masyarakat Amerika Serikat mendukung perkawinan sesama jenis, sedangkan 48 persen menentang. Meningkatnya dukungan itu sejalan dengan sikap Barack Obama sejak mengakhiri kebijakan ‘Don’t Ask Don’t Tell’ tentang orientasi seksual seseorang di lingkungan militer. Dalam wawancaranya dengan ABC News, Obama mengatakan bahwa pasangan sesama jenis harus bisa menikah. Tingginya penderita HIV/AIDS preferensi terhadap hubungan homoseksual. Padahal di AS sekitar 0,40 persen dari total populasi, yaitu 1,2 juta orang, terinfeki HIV pada tahun 2011. Yang mengenaskan, data 2009 menyebutkan sekitar 4000 anak-anak terjangkit virus AIDS melalui penularan dari ibu-anak.

Tanpa memperhitungkan dampaknya, kebebasan ala demokrasi bagaikan ‘virus’ yang lama kelamaan menyebar hingga menyatu dalam kebudayaan masyarakat. Kebebasan berhubungan seksual dengan siapa saja adalah bentuk kebebasan yang kemudian dijadikan kebudayaan yang lebih rendah daripada binatang. Bahkan, binatang pun tak ada yang melakukannya. Kerusakan fisik dan mental pun terjadi hingga membunuh perlahan-lahan. Penyakit-penyakit membahayakan bertebaran di tengah-tengah masyarakat tak menghalangi mereka untuk terus melakukan aktivitas yang menyimpang tersebut. Dalih kesamaan hak dan lain sebagainya diungkapkan seolah perilaku menyimpang tersebut adalah hal yang normal terjadi pada manusia. Walau dikatakan sebagai negara adidaya sekalipun jika pada kenyataannya malah melahirkan masyarakat yang tidak beradab apalah guna sebutan tersebut, seharusnya sebutan yang tepat adalah negara ‘berbahaya’. Berbahaya karena telah menjadikan masyarakat yang berpenyakit baik fisik, mental maupun sosial. Paling menakutkan lagi jika kebudayaan biadab tersebut sampai ke negara di seluruh dunia.

Jadikan Pelajaran

Kegagalan demokrasi di negara Barat harusnya menjadi pelajaran bagi seluruh negara di dunia bahwa demokrasi tidak akan mungkin melahirkan masyarakat yang beradab dan bermartabat. Pengaruh Barat terhadap di negara seluruh dunia cukup besar. Para penguasa negara yang terikat dalam pengaruhnya sampai saat ini tidak membuka matanya bahwa mereka tengah terancam akan melahirkan masyarakat yang biadab layaknya masyarakat Barat. Para penguasa hanya sibuk memikirkan kursi jabatannya yang empuk agar tidak dijatuhkan oleh pihak manapun, sehingga bagi mereka perlu menjalin kemesraan dengan pihak Amerika dan sekutunya.

Harapan untuk terjadinya perubahan dari pihak penguasa untuk peduli terhadap rakyatnya amatlah kecil. Dari peristiwa-peristiwa yang telah dan tengah terjadi menggambarkan betapa sulitnya kita bangkit dari keterpurukan dengan kondisi penguasa yang tidak peka. Penguasa yang ada saat ini hanyalah sibuk memperkaya diri dengan memanfaatkan rakyat sebagai lokomotif menuju kursi kekuasaan.

Masyarakat yang mengalami ketertindasan dari penguasa yang dzalim harus segera disadarkan dan dipahamkan bahwa seluruh elemen yang ada di masyarakat wajib bersatu menuju kebangkitan. Kebangkitan yang diperjuangkan haruslah dengan dasar yang benar-benar dapat mewujudkan kesejahteraan.

Hanya Islam Yang Dapat Mewujudkan Kesejahteraan

Kebangkitan yang harus dituju oleh seluruh elemen masyarakat hanyalah Islam. Khusus bagi umat muslim wajib menjadikan Islam sebagai landasan dalam beraktivitas dalam kehidupan. Dengan menerapkan Islam dalam kehidupan menjadi bukti identitas keimanan di dalam diri. Islam tak akan bangkit tanpa seizin Allah dan perjuangan hambaNya. “Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka sendiri mengubahnya” (TQS. Ar-Ra’d : 11).

Sejarah telah membuktikan bahwa hanya Islam yang mampu mewujudkan masyarakat yang bermartabat. Bahkan jika dikaji secara intelektual hanya Islam yang mampu mewujudkan sistem kehidupan yang seimbang dan adil tanpa ada diskriminasi terhadap kelompok, agama, suku dan ras tertentu. Bahkan jika dilihat dari sisi dalil Allah menjanjikan keberkahan yang sangat melimpah sebagaimana firmanNya : “Jika sekiranya penduduk suatu negeri beriman dan bertakwa niscaya akan Ku-berikan keberkahan baik dari langit maupun dari bumi” (TQS. Al-A’raf : 96).

Lantas apa yang mengahalangi kita untuk memperjuangkan Islam? Jika Islam telah terbukti berhasil dari sisi historis dan dapat diuji konsep yang digunakan serta Allah pun telah menjanjikan keberkahan (kesejahteraan) yang melimpah?! [muh.rizki/voa-islam.com]

Pengirim:

Aktivis Dakwah Kampus

UNMUL Samarinda

@ammad_rizki

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Latest News
Wakil Ketua Komisi I DPR Minta Pemerintah Segera Evakuasi WNI di China

Wakil Ketua Komisi I DPR Minta Pemerintah Segera Evakuasi WNI di China

Rabu, 29 Jan 2020 08:45

Tidak Bermaksud Menghina, Jyllands-Posten Tolak Minta Maaf Ke Cina Terkait Kartun Satir Virus Corona

Tidak Bermaksud Menghina, Jyllands-Posten Tolak Minta Maaf Ke Cina Terkait Kartun Satir Virus Corona

Selasa, 28 Jan 2020 21:45

Beberapa Anak Tewas Akibat Serangan Bom Pasukan Haftar Bom di Kompleks Sekolah di Tripoli

Beberapa Anak Tewas Akibat Serangan Bom Pasukan Haftar Bom di Kompleks Sekolah di Tripoli

Selasa, 28 Jan 2020 21:17

MUI Akan Bahas Omnibus Law Jika Draft RUU Sudah di DPR

MUI Akan Bahas Omnibus Law Jika Draft RUU Sudah di DPR

Selasa, 28 Jan 2020 21:04

Meski Harga Elpiji 3 Kg Batal Naik, FPKS Akan Terus Kawal

Meski Harga Elpiji 3 Kg Batal Naik, FPKS Akan Terus Kawal

Selasa, 28 Jan 2020 19:51

Mantan Imam Masjidil Haram Mentweet Doa Minta Perlindungan dari Virus Mematikan Cina

Mantan Imam Masjidil Haram Mentweet Doa Minta Perlindungan dari Virus Mematikan Cina

Selasa, 28 Jan 2020 15:00

Badan Intelijen Israel Shin Bet Tangkap Warga Israel Karena Jadi Mata-mata Hamas

Badan Intelijen Israel Shin Bet Tangkap Warga Israel Karena Jadi Mata-mata Hamas

Selasa, 28 Jan 2020 14:00

Terkait Penyebaran Virus Corona, Berikut Tanggapan Sekum PP Muhammadiyah

Terkait Penyebaran Virus Corona, Berikut Tanggapan Sekum PP Muhammadiyah

Selasa, 28 Jan 2020 13:41

Militer AS Akui Pesawatnya Jatuh di Afghanistan, Bantah Ditembak Taliban

Militer AS Akui Pesawatnya Jatuh di Afghanistan, Bantah Ditembak Taliban

Selasa, 28 Jan 2020 13:00

The Next Muhammad Al Fatih

The Next Muhammad Al Fatih

Selasa, 28 Jan 2020 12:49

Menlu Saudi Sebut Timur Tengah 'Lebih Aman' Setelah AS Membunuh Jenderal Iran Soleimani

Menlu Saudi Sebut Timur Tengah 'Lebih Aman' Setelah AS Membunuh Jenderal Iran Soleimani

Selasa, 28 Jan 2020 12:16

Paradoks Sikap Indonesia Mengenai Corona

Paradoks Sikap Indonesia Mengenai Corona

Selasa, 28 Jan 2020 11:44

Taubat Nasuha Harus dengan Shalat Taubat?

Taubat Nasuha Harus dengan Shalat Taubat?

Selasa, 28 Jan 2020 11:00

Rakyat Wuhan Kini Sendiri

Rakyat Wuhan Kini Sendiri

Selasa, 28 Jan 2020 10:39

Inilah Para Juara Olimpiade Halal 2019

Inilah Para Juara Olimpiade Halal 2019

Selasa, 28 Jan 2020 10:15

Memakai Jilbab Adalah Bukti Cinta kepada Al Khaliq

Memakai Jilbab Adalah Bukti Cinta kepada Al Khaliq

Selasa, 28 Jan 2020 09:35

Bahaya di Balik Dewan Pengarah Pembangunan Ibu Kota Baru

Bahaya di Balik Dewan Pengarah Pembangunan Ibu Kota Baru

Selasa, 28 Jan 2020 08:28

Riwayat dan Filosofi Meme Generation

Riwayat dan Filosofi Meme Generation

Selasa, 28 Jan 2020 07:22

Indonesia Mayoritas Muslim, PKS: Sertifikasi Halal Tidak Boleh Hilang di Omnibus Law

Indonesia Mayoritas Muslim, PKS: Sertifikasi Halal Tidak Boleh Hilang di Omnibus Law

Selasa, 28 Jan 2020 06:56

HNW Minta Pemerintah Evakuasi WNI di China

HNW Minta Pemerintah Evakuasi WNI di China

Selasa, 28 Jan 2020 05:59


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X