Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.461 views

Mengapa BNPT Bungkam Seribu Bahasa Di Saat Teroris Katolik Beraksi?

VOA-ISLAM.COM - Siang itu tiba-tiba seluruh pengunjung di Mall Alam Sutera menjerit ketakutan, pasalnya mendadak ada ledakan Bom di siang bolong, tentu saja panik dan takut menghantui setiap pengunjung yang ada.

Meski tidak memakan korban jiwa dan hanya memecahkan kaca toilet tapi hal itu sangat menteror para pengunjung yang datang, kejadian itu pada Kamis (9/7) sekitar pukul 13.20 WIB terjadi di sebuah toilet Mall Alam Sutera.

Penyidik Polda Metro Jaya bersama tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menyatakan bom yang meledak di Mal Alam Sutera Tangerang Banten, mirip dengan bom di ITC Depok Jawa Barat pada beberapa waktu lalu.

"Kita dalami termasuk mencari karakter bom signaturnya," kata Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Tito Karnavian, Sabtu (11/7). 

Sejak kejadian kali pertama (Bom di Toilet) di Mall Alam Sutera pihak kepolisian, para pengamat, BNPT dan media bernafsu untuk menggiring kasus ini masuk pada isu terorisme. Bahkan dicoba narasi keterkaitan dengan kelompok atau jaringan terorisme tertentu di Indonesia. 

Begitu pula di kejadian kali kedua, terorisme sudah menjadi bingkai opini untuk membaca kasus bom Alam Sutera. Di lapangan, aparat dengan cepat bisa menangkap pelakunya dan hasil penyidikannya dibuka ke publik. 

Namun, publik akhirnya dikejutkan oleh realitas aktual baru bahwa ternyata pelakunya adalah Leopard Wisnu Kumala (29) alias Leo, seorang etnis Cina dan beragama Katolik. Media akhirnya seperti gagap untuk menata ulang opini, bahkan sebagian pengamat yang sebagian besar memegang pakem metode "framework analisis kultural" juga kelu lidahnya.

Bisa jadi BNPT juga mules perutnya karena teori terorisme yang diusung selama ini kesandung di Alam Sutera. demikian tulis beliau. Kini pelaku Bom Alam Sutera telah tertangkap, pelaku identitas juga sudah jelas hanya saja ada yang berbeda kali ini dengan tindakan yang sering di anggap terorisme selainya.

Dimana dalam kasus ini, media nasional menutup mata dan tokoh tokoh yang mengecam aksi terorisme pun sama bungkam seribu bahasa tiada memberikan komentar yang pedas di media yang ada. Bahkan, Leo mengaku sering melihat video tentang ISIS. Lagi-lagi yang menjadi kambing hitam ISIS, dan si "LEO",bukan teroris.

BNPT tak muncul batang hidungnya, si Asad mbay yang biasa berkali kali muncul di media televisi meski sudah lagi tak punya jabatan, kali ini pun diem tak berkutik.

Bahkan BNPT sibuk sosialisasi mengkampnyekan Penanggulangan Terorisme mengajak kalangan pemuda khususnya yang aktif di dunia maya ikut memerangi terorisme dari para mujahidin dan umat islam.

Padahal dalam kasus kali ini sangat jelas, bahwa Aksi Brutal terorisme Kafir Katolik ini harusnya membuka wacana otak BNPT kalau agama Kristen, Katholik dan lainya juga sangat bisa melakukan tindakan terorisme, sehingga bukan hanya Islam saja yang di hakimi.

Sebelumnya Indonesia Police Watch (IPW) sempat menduga ledakan bom yang terjadi di Mal Alam Sutera Tangerang mirip aksi gerakan radikal baru dari kawasan Xianjiang, Tiongkok. Gerakan ini diduga mulai masuk ke Indonesia. Alasannya karena model ledakannya tidak jauh berbeda.

Namun Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti tidak setuju dengan pernyataan IPW tersebut. Sebab, IPW tidak melakukan penyelidikan seperti pihaknya. Sehingga ia merasa memiliki otoritas resmi untuk menolak klaim IPW.

"Sekarang kalau IPW merilis seperti itu, apakah mereka melakukan penyelidikan? Tidak kan," ujar Krishna di Mapolda Metro Jaya, Jakarta pada Jum'at (30/10).

Masih terngiang di ingatan umat Islam dan tak mungkin terlupa, bila aksi serupa di lakukan oleh kaum Muslimin, yang belum tentu juga dia pelakunya. atau karena sandiwara politik, pasti umat Islam akan di takut takuti dengan berbagai macam.

Keluarganya, temanya, anaknya sampai ke paling privasi pun akan di munculkan di televisi, seperti penggledahan rumah, kamar yang kocar kacir hingga buku buku yang di miliki pun tak lepas dari sorotan mereka

Tapi kali ini mana ada yang mengupas siapa sosok Leopard Wisnu Kumala? mengapa rumahnya tak di geledah? keluarganya tidak di tangkap? teman temanya aman? apakah dia sendiri atau punya gank? mengapa tidak diungkap secara terbuka sebagaimana BNPT mengungkap sebagaimana tindakan terorisme selainnya?

Sungguh ini adalah bukti ketidak keperpihaan para pemegang kekuasaan negeri ini terhadap Islam, dan jelas ini adalah sebuah pembelaan terhadap kaum kufar yang kian hari akan bertindak konyol untuk menghancurkan Islam.[Protonema/bbs/voa-islam]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Latest News
Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-4)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-4)

Kamis, 29 Jul 2021 11:14

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-3)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-3)

Kamis, 29 Jul 2021 11:11

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayorandi Surabaya (Bagian-2)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayorandi Surabaya (Bagian-2)

Kamis, 29 Jul 2021 11:02

Kritik ''Cuitan'' Komunikasi Publik Mahfud MD

Kritik ''Cuitan'' Komunikasi Publik Mahfud MD

Kamis, 29 Jul 2021 11:02

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-1)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-1)

Kamis, 29 Jul 2021 10:54

Pemuda Muhammadiyah Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19

Pemuda Muhammadiyah Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19

Kamis, 29 Jul 2021 06:58

Ketua FPKS: Isoman Anggota Tak Perlu di Hotel, Cukup Manfaatkan Fasilitas Milik DPR

Ketua FPKS: Isoman Anggota Tak Perlu di Hotel, Cukup Manfaatkan Fasilitas Milik DPR

Rabu, 28 Jul 2021 23:56

Alumni IPB Kumpulkan Donasi 1,3 M untuk Pengadaan Tabung Oksigen Medis

Alumni IPB Kumpulkan Donasi 1,3 M untuk Pengadaan Tabung Oksigen Medis

Rabu, 28 Jul 2021 22:45

Peningkatan Kompetensi SDM Bank Syariah Harus Menjadi Perhatian

Peningkatan Kompetensi SDM Bank Syariah Harus Menjadi Perhatian

Rabu, 28 Jul 2021 22:27

Indonesia Juara Angka Kematian Covid, Anggota DPR: Pantau Pasien Isoman!

Indonesia Juara Angka Kematian Covid, Anggota DPR: Pantau Pasien Isoman!

Rabu, 28 Jul 2021 22:09

Bertemu Menlu Cina, Delegasi Taliban Bahas Proses Perdamaian Dan Masalah Keamanan Di Afghanistan

Bertemu Menlu Cina, Delegasi Taliban Bahas Proses Perdamaian Dan Masalah Keamanan Di Afghanistan

Rabu, 28 Jul 2021 22:00

Ketua MUI Labura Wafat Dibunuh, MUI Percayakan kepada Aparat Hukum

Ketua MUI Labura Wafat Dibunuh, MUI Percayakan kepada Aparat Hukum

Rabu, 28 Jul 2021 21:47

Optimis Takwa dan Dakwah di Tengah Wabah

Optimis Takwa dan Dakwah di Tengah Wabah

Rabu, 28 Jul 2021 21:36

Kais Saied Pecat Lebih Banyak Pejabat Senior Tunisia Beberapa Hari Setelah Lakukan 'Kudeta'

Kais Saied Pecat Lebih Banyak Pejabat Senior Tunisia Beberapa Hari Setelah Lakukan 'Kudeta'

Rabu, 28 Jul 2021 21:19

Saudi Akan Larang Warganya Bepergian Ke Luar Negeri Selama 3 Tahun Jika Kunjungi Negara Terlarang

Saudi Akan Larang Warganya Bepergian Ke Luar Negeri Selama 3 Tahun Jika Kunjungi Negara Terlarang

Rabu, 28 Jul 2021 18:00

160 Akademisi Dari 21 Negara Desak Komisi Eropa Untuk Stop Danai Universitas Israel

160 Akademisi Dari 21 Negara Desak Komisi Eropa Untuk Stop Danai Universitas Israel

Rabu, 28 Jul 2021 17:17

Kemenag Akan Alihkan Bantuan Masjid ke Penanggulangan Covid-19

Kemenag Akan Alihkan Bantuan Masjid ke Penanggulangan Covid-19

Rabu, 28 Jul 2021 09:58

Benarkah Indonesia Merdeka?

Benarkah Indonesia Merdeka?

Rabu, 28 Jul 2021 08:31

Calon Jemaah Umrah Indonesia Wajib Karantina di Negara Ketiga, Bukhori: Cambuk bagi Pemerintah

Calon Jemaah Umrah Indonesia Wajib Karantina di Negara Ketiga, Bukhori: Cambuk bagi Pemerintah

Rabu, 28 Jul 2021 08:06

Risiko Ekonomi Saat Pelaksanaan PPKM Darurat

Risiko Ekonomi Saat Pelaksanaan PPKM Darurat

Rabu, 28 Jul 2021 07:19


MUI

Must Read!
X