Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.366 views

Mitos Masjid Radikal

Oleh: Yons Achmad

(Kolumnis| Founder Kanet Indonesia)

(voa-islam.com), “Kalau kamu pingin cepet dapet proyek,  merapat saja ke ormas itu”, kata seorang pemimpin redaksi salah satu stasiun televisi swasta, tentu dengan nada satir.  Benar juga. Tak usah gabung dalam struktur, cukup organisasi sayap atau yang berbau ormas itu, pasti kecipratan proyek. Ini pembicaraan ringan dengannya yang sempat saya rekam dalam ingatan beberapa hari lalu. Menggiurkan memang, tapi menolak karena alasan ideologis, tentu lebih menarik.

Hari ini (10/7/18), saya baca koran Republika, ada berita judulnya “DMI Ragukan Survei 41 Masjid Terindikasi Radikal”.  Berita itu muncul ketika Dewan Masjid Indonesia (DMI) merespon survei yang diadakan oleh LSM Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M). LSM itu telah mensurvei 100 masjid, diantaranya 35 masjid kementerian, 28 masjid lembaga negara, 37 masjid di Bandan Usaha Milik Negara (BUMN). Survei dilakukan setiap shalat jumat pada 29 September sampai 21 Oktober 2017. Setelah dianalisis, hasilnya 41 masjid terindikasi radikal.

Dari 41 masjid yang terindikasi radikal itu kemudian dibagi menjadi 3 kategori. Hasilnya,  terdapat 7 masjid radikal rendah, 17 masjid radikal sedang dan 17 masjid radikal tinggi. Dijelaskan bahwa yang dimaksud radikal rendah artinya terkandung sikap abu-abu jika ada yang bersikap negatif terhadap agama lain.  Sedangkan, radikal sedang artinya sudah mulai setuju dengan sikap negatif atau intoleran terhadap umat agama lain.  Sementara, radikal tinggi artinya sudah mulai memprovokasi umat untuk bertindak negatif terhadap umat  agama lain. Penelitian itu juga menilai dari 41  masjid tersebut ditemukan ujaran kebencian yang mencapai 60%.  Kemudian sikap negatif terhadap agama lain 17%, berikutnya sikap positif terhadap khilafah 15%.

Bagi yang mentah-mentah menerima data itu, barangkali merasa tercengang dan was-was, bahkan bisa memunculkan sikap yang tendensius dan menilai kutbah-kutbah di masjid itu sangat berbahaya. Hanya saja, bagi mereka yang bersikap hati-hati, waras dalam berpikir, serta terus menyalakan akal sehat, maka semuanya itu sekadar mitos belaka.  Bahkan Dewan Masjid sendiri meragukan temuan itu. Imam Addaruquthni menilai penelitian tersebut dilakukan dengan paradigma yang salah terkait dengan pemahaman radikalisme.

Atas penelitian yang sesat pikir dari awalnya ini, tentu saja kita perlu cerdas dalam membacanya.  Memang, kegiatan ilmiah, penelitian menjadi bagian yang diperlukan untuk kemajuan umat. Namun, alih-alih berkontribusi memajukan, yang ada justru malah memberikan stigma buruk. Lihat saja, istilah “Masjid radikal” saja sudah problematis, belum lagi melihat kategori radikalnya. Bayangkan, ketika misalnya seorang khotib (pengkutbah) memberikan wejangan untuk memilih pemimpin muslim dan menolak pemimpin non muslim (kafir), maka 100% kotbah itu dinilai radikal karena  dinilai bersikap negatif terhadap umat agama lain. Sungguh,  sebuah kekonyolan yang berlindung dibalik  jubah penelitian.

Bayangkan pula,  LSM ini melakukan penelitian misalnya di Masjid Jogokariyan, Jogjakarta. Sebuah masjid percontohan yang menjadi rujukan  pengelolaan masjid di tanah air. Masjid ini   tak sekadar bisa memakmurkan masjid dengan saldo ratusan  juta rupiah (walau ini juga salah kaprah). Tapi, benar-benar bisa memakmurkan jamaah dengan saldo nol rupiah.  Semua dana dialokasikan untuk kemakmuran jamaah.Tentu, LSM itu akan memasukkan masjid ini dalam golongan masjid radikal. Kenapa? Saya pernah sepekan menginap di masjid Jogokariyan, bukan ingin menjadi “Intel Kotbah Jumat”, tapi  penasaran dengan manajemen masjid ini mengelola jamaahnya.  Di sana, kotbah pentingnya memilih pemimpin muslim yang kompeten itu biasa. Bahkan,  dalam salah satu ceramah selepas subuh yang saya dengar, sang penceramah melakukan kritik keras atas apa yang disebut dengan “Islam Nusantara”. Jelas, “Intel-intel Kotbah” yang berlindung dibalik jubah penelitian itu bakal semangat berikan masjid ini masuk kategori masjid radikal.

Itu sebabnya, saya kira, kita harus waspada pada oknum-oknum, kelompok-kelompok yang hanya  bisa menjadi duri dalam daging di tubuh umat. Sibuk “menjual agama” dengan proyek-proyek intoleransi, radikalisme, terorisme yang mengada-ada. Apa boleh buat, di era fitnah yang merajalela ini, sudah saatnya sekarang, benteng akal sehat harus terus kita nyalakan agar umat ini tetap tegak dalam kewarasan. []

Tanah Baru, 10 Juli 2018.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalaman dan rawan pemurtadan. ...

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Lombok luluhlantak diguncang gempa. Derita mereka duka kita juga. Mari berbagi kebahagiaan dengan berqurban untuk para korban gempa di lombok....

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Ahmad Syukri, dai penghafal Al-Qur'an 30 juz yang bersanad tujuh riwayat ini terlindas mobil dan banyak mengalami patah tulang. Dioperasi berulang kali, tagihan melonjak 58 juta rupiah....

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Setelah bertarung melawan tumor selama 15 bulan, akhirnya Fatkhur menyerah kepada takdir kematian. Semoga para donatur mengganjar infaknya dengan keberkahan, pahala dan surga Firdaus...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Bila kambuh, biji testis santri Rumah Tahfizh Qur?an ini bengkak dan nyeri hebat. Almarhum ayahnya adalah aktivis Nahi Munkar yang gencar memerangi rentenir, kemaksiatan dan pemurtadan. Ayo...

Latest News
Militer Yaman Kuasai Pangkalan Militer Pemberontak Syi'ah Houtsi di Timur Hodeidah

Militer Yaman Kuasai Pangkalan Militer Pemberontak Syi'ah Houtsi di Timur Hodeidah

Jum'at, 21 Sep 2018 20:45

Turki Tahan 85 Personel Milter Terkait Fetullah Gulen dalam Penggerebegan Terbaru

Turki Tahan 85 Personel Milter Terkait Fetullah Gulen dalam Penggerebegan Terbaru

Jum'at, 21 Sep 2018 20:30

Forjim Latih Jurnalistik Dasar 3000 Dai Parmusi di Jambore Nasional

Forjim Latih Jurnalistik Dasar 3000 Dai Parmusi di Jambore Nasional

Jum'at, 21 Sep 2018 20:26

Anggotanya Ditangkap Soal Video Hoax, FPI Minta Aparat Bersikap Bijak

Anggotanya Ditangkap Soal Video Hoax, FPI Minta Aparat Bersikap Bijak

Jum'at, 21 Sep 2018 20:20

SDF Sebut Pejuang IS yang Mereka Tahan Harus Dibawa Pulang Kembali Oleh Negara Asal Mereka

SDF Sebut Pejuang IS yang Mereka Tahan Harus Dibawa Pulang Kembali Oleh Negara Asal Mereka

Jum'at, 21 Sep 2018 20:15

Rusia Desak Israel Berikan Penjelasan Lebih Lanjut Mengenai Ditembaknya Pesawat Il-20

Rusia Desak Israel Berikan Penjelasan Lebih Lanjut Mengenai Ditembaknya Pesawat Il-20

Jum'at, 21 Sep 2018 20:00

Parlemen Kanada Nyatakan Kejahatan Militer Myanmar Terhadap Rohingya Sebagai Genosida

Parlemen Kanada Nyatakan Kejahatan Militer Myanmar Terhadap Rohingya Sebagai Genosida

Jum'at, 21 Sep 2018 19:39

Di Tanggal Ini, “Serangan” Darat ke 500 Target Siap Dilancarkan Kubu Prabowo-Sandi

Di Tanggal Ini, “Serangan” Darat ke 500 Target Siap Dilancarkan Kubu Prabowo-Sandi

Jum'at, 21 Sep 2018 18:43

Tinggalkan Mengajar 10 Tahun, Ketum Kepemudaan Terima jadi Jubir Prabowo-Sandi

Tinggalkan Mengajar 10 Tahun, Ketum Kepemudaan Terima jadi Jubir Prabowo-Sandi

Jum'at, 21 Sep 2018 17:43

Mantan Anggota DPR: Kalau Disuruh, Saya Milih Khilafah daripada PKI

Mantan Anggota DPR: Kalau Disuruh, Saya Milih Khilafah daripada PKI

Jum'at, 21 Sep 2018 16:43

Mantan Panglima TNI Singgung Nyali KSAD terkait Nonton Bareng Film G30S/PKI

Mantan Panglima TNI Singgung Nyali KSAD terkait Nonton Bareng Film G30S/PKI

Jum'at, 21 Sep 2018 15:43

Pidato KSP ke Projo Ini Dikritik karena Potensial Disalahpahami dan Berbahaya

Pidato KSP ke Projo Ini Dikritik karena Potensial Disalahpahami dan Berbahaya

Jum'at, 21 Sep 2018 14:43

Generasi Yang Hilang

Generasi Yang Hilang

Jum'at, 21 Sep 2018 07:10

Innalillahi, Komandan Kokam Jawa Tengah Berpulang

Innalillahi, Komandan Kokam Jawa Tengah Berpulang

Jum'at, 21 Sep 2018 06:46

Pengadilan Irak Vonis Mati Wakil Abu Bakar Al-Bagdadi

Pengadilan Irak Vonis Mati Wakil Abu Bakar Al-Bagdadi

Kamis, 20 Sep 2018 16:45

Jenderal Rusia Desak Moskow Tembak Jatuh Pesawat Tempur Israel

Jenderal Rusia Desak Moskow Tembak Jatuh Pesawat Tempur Israel

Kamis, 20 Sep 2018 15:38

Debu Ajak Masyarakat Lombok Bergembira dengan Dzikir

Debu Ajak Masyarakat Lombok Bergembira dengan Dzikir

Kamis, 20 Sep 2018 14:51

Berpuasa Asyura, Tapi Punya Hutang Puasa Ramadhan. Sah Puasanya?

Berpuasa Asyura, Tapi Punya Hutang Puasa Ramadhan. Sah Puasanya?

Kamis, 20 Sep 2018 13:54

Permintaan Maaf Asia Sentinel ke SBY dan Demokrat Disambut Investigasi

Permintaan Maaf Asia Sentinel ke SBY dan Demokrat Disambut Investigasi

Kamis, 20 Sep 2018 13:13

PERSIS: Tak Ada Forum Legal Alumni Santri Kami Dukung Jokowi

PERSIS: Tak Ada Forum Legal Alumni Santri Kami Dukung Jokowi

Kamis, 20 Sep 2018 12:35


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Jum'at, 21/09/2018 07:10

Generasi Yang Hilang