Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.968 views

Menapaki Kemerdekaan Hakiki

Sahabat VOA-Islam...

Tepat 73 tahun yang lalu, pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya. Dengan kemerdekaan itu, artinya Indonesia telah lepas dari penjajahan berbagai bangsa mulai dari Portugis, Inggris, Belanda, dan Jepang.

Penjajah-penjajah itu datang ke negeri kita atas nama sebuah misi yang dimotori oleh ambisi kekuasaan. Mereka tergiur dengan sumber daya alam kita berupa cengkeh, pala, dan lain sebagainya. Dahulu, tenaga-tenaga nenek moyang kita diperas oleh ambisi para penjajah itu.

Barangkali tidak asing telinga kita mendengar kata rodi dan romusa, kerja paksa yang diberlakukan Negara penjajah pada penduduk negeri kita. Berbagai penindasan dan kezholiman tak manusiawi mereka timpakan kepada penduduk pribumi negeri tercinta ini.

Dahulu, kehidupan nenek moyang kita diliputi keterjajahan sementara kini kita bebas melakukan banyak aktivitas. Sayangnya, ada hal yang tak bisa kita pungkiri, setelah pahlawan-pahlawan kita berhasil mengusir para penjajah itu, hari ini mengapa banyak perusahaan-perusahaan raksasa asing menyerbu Indonesia?

Mengingatkan pada sejarah penjajahan VOC. Mereka sama-sama mengambil kekayaan alam negeri kita meski dahulu yang diambil adalah rempah-rempah bukan pertambangan seperti di zaman milenial ini.

Bahkan, saat ini rakyat kita tersaingi dengan kehadiran tenaga kerja illegal dari negeri tirai bambu. Sudahkah kita benar-benar merdeka? Iya, 73 tahun yang lalu.

Namun, apa perbedaan antara negeri kita sebelum merdeka dengan setelah merdeka bilamana SDA dan SDM kita masih disetir oleh asing? Baiklah, secara fisik, moncong senjata penjajah memang tak menodong kita, namun tangan-tangan mereka dalam menentukan kebijakan-kebijakan negeri ini masih kental terasa.

Menurut pengamat dari Universitas Airlangga Surabaya, Bambang MS M.Sosio mengatakan 72 undang-undang di Indonesia diitervensi asing. Sebagaimana yang dikutip dari Republika.co.id, kepungan tersebut terlihat dari adanya 75 persen pertambangan, 50,6 persen perbankan, 70 persen jaringan telekomunikasi, dan 65 persen agroindustri di Indonesia dikuasai asing. Itukah makna dari kemerdekaan yang kita pahami selama ini?

Tangan-tangan itu tak kasat mata. Mereka lebih berbahaya, karena kita tidak merasakan penindasan secara langsung. Bahkan, sebagian dari kita terdapat orang-orang apatis. Padahal, buta terburuk adalah buta politik. Sebab kita jadi tidak menegrti apakah gerangan yang menyebabkan sembako mahal, bahan bakarpun sama-sama mahal, bahkan merambat pada pembiayaan pendidikan, kesehatan, dan lain sebagainya.

Keuntungan para perusahaan asing itu sangat besar. Atas nama mampu mengelola kekayaan sebuah negeri sebab memiliki modal, mereka pergunakan untuk perlahan demi perlahan mengenyampingkan peran negara. Bukankah itu tak lain adalah bentuk penjajahan gaya baru alias neo-imperialisme?

Lantas, bagaimana cara kita supaya merdeka? Karena penjajahan itu hadir tersebab kita menjalankan hukum buatan manusia sementara manusia adalah makhluk yang memiliki hawa nafsu.

Setiap mannusia memiliki paradigma yang berbeda-beda satu sama lain, maka mereka membutuhkan pemutus perkara yang adil untuk memecahkan masalah di antara mereka. Siapakah dzat Maha Adil itu? Dialah Allah S.W.T yang mengutus Muhammad S.A.W ke tengah-tengan umat manusia.

Rasulullah S.A.W bersabda: “Kaum muslimin bersekutu dalam tiga hal, air, padang gembalaan, dan api ” (HR. Ahmad)

Dari hadits di atas, kita dapat memahami bahwa sumber daya alam seperti air sungai, laut,  atau mata air yang direpresentasikan oleh air, hutan yang direpresentasikan oleh padang gembalaan, mineral dan energi yang direpresentasikan oleh api serta jenis sumbe daya alam lainnya adalah kepemilikan umum.

Sehingga pengelolaannya harus ditujukan untuk kemashlahatan umat manusia. Hal tersebut hanyalah salah satu contoh konkret dari konsep peraturan dalam Islam yang dapat diterakan secara praktis.

Kemerdekaan hakiki hakikatnya adalah terbebas dari segala bentuk penghambaan kepada selain Allah baik dalam dimensi individu maupun negara. Tak lain karena kepada Allah-lah kita tunduk, patuh, dan menghamba.

Dapatkah dikatakan kemerdekaan hakiki bilamana kebijakan negeri kita masi dipengaruhi oleh intervensi asing? Maka, bila kita ingin merdeka, kita harus berhijrah dari peraturan buatan manusia yang saat ini mau tidak mau harus kita patuhi menuju aturan yang berasal dari wahyu Sang Pecipta yang lebih kita kenal dengan nama “syariat Islam”.

Namun, penerapan syariat Islam tersebut tak kan terlaksana secara utuh kecuali jika kita mengganti neo-imperialisme yang terlahir dari pemikiran sekuler-kapitalisme dengan syariat Islam itu sendiri dalam bingkai Khilafah.

Oleh sebab itu, marilah kita bersama-sama menyebarkan opini Islam di tengah-tengah masyarakat untuk mewujudkan penghambaan kolektif kepada Allah ‘azza wa jall, pencipta semesta sekaligus pengatur jagad raya. Wallahu a’lam bishshowab. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Latest News
Kepala LLDIKTI Wilayah IX Tampil Sebagai Pembicara di Dialog Kebangsaan Muktamar III LIDMI

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Tampil Sebagai Pembicara di Dialog Kebangsaan Muktamar III LIDMI

Sabtu, 22 Feb 2020 23:42

Naftali Bennet: Israel Tidak Akan Pernah Menyerahkan Satu Inci Pun Tanahnya pada Orang Arab

Naftali Bennet: Israel Tidak Akan Pernah Menyerahkan Satu Inci Pun Tanahnya pada Orang Arab

Sabtu, 22 Feb 2020 22:30

Panggilan Jiwa Kaum Jurnalis

Panggilan Jiwa Kaum Jurnalis

Sabtu, 22 Feb 2020 22:27

Dubes Negara Sahabat Diundang Pembukaan KUII Termasuk Dubes AS

Dubes Negara Sahabat Diundang Pembukaan KUII Termasuk Dubes AS

Sabtu, 22 Feb 2020 21:22

Keinginan Seorang Wanita Saat Menanti Jodoh

Keinginan Seorang Wanita Saat Menanti Jodoh

Sabtu, 22 Feb 2020 21:20

AS-Taliban Akan Tandatangani Perjanjian Gencatan Senjata Sebagaian pada 29 Februari

AS-Taliban Akan Tandatangani Perjanjian Gencatan Senjata Sebagaian pada 29 Februari

Sabtu, 22 Feb 2020 21:15

5000 Pabrik di Gaza Tutup Akibat 14 Tahun Pengepungan Zionis Israel

5000 Pabrik di Gaza Tutup Akibat 14 Tahun Pengepungan Zionis Israel

Sabtu, 22 Feb 2020 21:00

Laporan: Turki Cegah Pesawat Militer Rusia Lintasi Wilayah Udaranya Menuju Suriah

Laporan: Turki Cegah Pesawat Militer Rusia Lintasi Wilayah Udaranya Menuju Suriah

Sabtu, 22 Feb 2020 20:45

Hamas Tolak Adakan Pembicaraan dengan AS Terkait 'Kesepakatan Abad Ini'

Hamas Tolak Adakan Pembicaraan dengan AS Terkait 'Kesepakatan Abad Ini'

Sabtu, 22 Feb 2020 20:30

Negara Sekular Menjadikan Agama sebagai Musuh

Negara Sekular Menjadikan Agama sebagai Musuh

Sabtu, 22 Feb 2020 20:08

Irak Tutup Perbatasannya dengan Iran untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona

Irak Tutup Perbatasannya dengan Iran untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona

Sabtu, 22 Feb 2020 20:03

Sri Mulyani Tambah Sakit Perut

Sri Mulyani Tambah Sakit Perut

Sabtu, 22 Feb 2020 18:11

Relevansi Quran dan Akhlak Rasulullah

Relevansi Quran dan Akhlak Rasulullah

Sabtu, 22 Feb 2020 17:03

Direktur Pristac Tampil Sebagai Pembicara di Dialog Kebangsaan Muktamar III LIDMI

Direktur Pristac Tampil Sebagai Pembicara di Dialog Kebangsaan Muktamar III LIDMI

Sabtu, 22 Feb 2020 16:43

Cawagub DKI, Kenapa PKS Memilih Riza Patria Bukan yang Lain?

Cawagub DKI, Kenapa PKS Memilih Riza Patria Bukan yang Lain?

Sabtu, 22 Feb 2020 15:30

Pemilihan Wagub DKI, Survei LKSP: Riza Patria Kalah Populer dari Nurmansjah Lubis

Pemilihan Wagub DKI, Survei LKSP: Riza Patria Kalah Populer dari Nurmansjah Lubis

Sabtu, 22 Feb 2020 14:47

PKS Desak PLN dan PGN Bersinergi untuk Produksi Listrik Murah

PKS Desak PLN dan PGN Bersinergi untuk Produksi Listrik Murah

Sabtu, 22 Feb 2020 13:28

Forum Grup Discussion Muktamar III PP LIDMI Bahas Strategi Dakwah Kampus

Forum Grup Discussion Muktamar III PP LIDMI Bahas Strategi Dakwah Kampus

Sabtu, 22 Feb 2020 12:28

Pancasila Tik Tok

Pancasila Tik Tok

Sabtu, 22 Feb 2020 11:49

Pemilihan Wagub Jakarta oleh DPRD, Survei: Warga Khawatir Politik Transaksional

Pemilihan Wagub Jakarta oleh DPRD, Survei: Warga Khawatir Politik Transaksional

Sabtu, 22 Feb 2020 10:59


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X