Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.274 views

Tak Cairnya THR, Bukti Gagalnya Sistem Kapitalis Sekuler

Oleh: Sayyida Marfuah

 

Tunjangan Hari Raya atau THR selalu menjadi topik hangat di setiap Bulan Suci Ramadan menjelang tibanya Hari Raya Iedul Fitri atau Lebaran. Bahkan istilah THR ini sudah sangat populer di  masyarakat karena fenomena THR berkait erat dengan Ramadan dan selalu ditunggu-tunggu karena akan digunakan untuk belanja berbagai kebutuhan di Hari Lebaran. Saking pentingnya hal ini, pemerintah pun ikut mengatur bahkan akan memberikan sanksi kepada pihak-pihak, pengusaha maupun perusahaan yang tidak membayarkan THR kepada karyawannya.

Di negeri kita, THR sudah menjadi tradisi atau budaya jelang hari raya yang diharapkan bisa mengangkat perekonomian dan kesejahteraan rakyat. Dengan pembagian THR diharapkan rakyat dapat memenuhi berbagai macam kebutuhan jelang hari raya. Namun benarkah demikian? Dari pembagian THR yang hanya setahun sekali (itupun jika seluruh perusahaan mampu melakukan) bisa berharap kesejahteraan macam apa untuk rakyat?

Jika kita melihat fakta kehidupan rakyat secara umum, rakyat kecil semakin hari kehidupannya semakin berat, menghadapi harga-harga kebutuhan pokok yang terus melambung, pembagian raskin dan Kartu Keluarga Sehat (KKS) pun tidak merata, hal ini menjadikan kondisi perekonomian mereka jauh dari kata cukup apalagi sejahtera.

Ramadan ini, fenomena perusahaan tak mampu bayar THR karyawan pun terjadi di Pacitan. Sebagaimana diberitakan, bahwa tidak semua pekerja perusahaan swasta di Pacitan "semringah" jelang Lebaran kali ini. Sebab, sebagian di antara mereka terancam tidak bisa menikmati tunjangan hari raya (THR) secara penuh. Setidaknya, lima perusahaan industri perkayuan keberatan memberi THR karyawannya tahun ini. (Radarmadiun.co.id, 28/05/2019)

Atas keberatan tersebut Kasi Pembinaan Hubungan Industrial dan Syarat Kerja Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pacitan Usman tidak bisa berbuat banyak. Pihaknya sekadar melakukan pembinaan pada perusahaan. Dia minta perusahaan yang keberatan mengambil mekanisme musyawarah mufakat dengan perwakilan karyawannya. Sehingga, ada kesepakatan terkait THR dari kedua belah pihak. Tetap diberikan, tidak penuh atau tidak sama sekali. Dia menambahkan, THR diberikan minimal H-7 sebelum lebaran. Bagi perusahaan yang tidak memberi THR ada sanksinya. Mulai administratif, denda, hingga penutupan perusahaan. Hanya, sanksi tersebut tidak bisa serta merta dijatuhkan. Melainkan melalui gugatan dari karyawan yang keberatan.

Padahal, menunggu orang melapor, tentu sangat bergantung pada keberanian pelapor. Pemerintah tidak bisa berdiam diri, serta membiarkan kasus ini terus terjadi. Apabila pemerintah membiarkan fenomena pelanggaran THR maka tidak bisa dinafikan, akan muncul sebuah keyakinan bahwa pemerintah telah tunduk kepada korporasi secara menyeluruh.

Indonesia dalam Cengkeraman Kapitalis

Sejatinya semua bukti terlihat dengan sangat gamblang, betapa saat ini Indonesia sedang berada dalam cengkeraman kapitalisme. Mulai dari tata kelola masyarakatnya, undang-undang yang diterapkan untuk pengaturan urusan dalam negeri hingga landasan hubungan luar negeri, semua berdasarkan arahan dari sistem Kapitalis Sekuler.

Tata aturan masyarakat yang dipakai, banyak menegasikan hukum agama. Dalam pola interaksi antar individunya, mulai dari aspek ekonomi, sosial kemasyarakatan, hukum, politik, pertahanan dan keamanan, semua diatur berdasarkan aturan yang bersumber dari akal manusia semata, tanpa tuntunan agama, di sinilah nampak ciri konsep hidup kapitalis sekuler. Oleh karenanya, sebuah keniscayaan, jika di Indonesia saat ini banyak terjadi kekacauan, kegaduhan dan keresahan di masyarakat. Tindak pidana korupsi yang tak terkendali, pergaulan bebas, narkoba, penjarahan, kesenjangan sosial yang semakin meruncing, hingga hilangnya rasa aman.

Tampaknya cengkeraman kapitalis sekuler sungguh sangat teramat kuat, sehingga berbagai kasus yang menjerat negeri ini seakan sulit untuk dipecahkan, mulai dari hutang negara yang semakin menumpuk dan sulit untuk dilunasi, bencana alam yang susul menyusul, perampasan hak individu yang direstui negara, hingga ketika hak THR karyawan/buruh tak bisa tertunaipun negara seakan tak mampu menjadi penyelesai. Sungguh ironis, negeri ini memiliki potensi SDA yang luar biasa, namun yang terjadi justru bagai anak ayam mati di lumbung padi.

Sungguh, cengkeraman kapitalis sekuler akan melahirkan individu-individu yang hipokrit, kegaduhan dan keresahan di masyarakat, juga menyebabkan banyak penjarahan sumber daya alam yang sebenarnya akan menjadi salah satu sumber kesejahteraan rakyat.

Return to Islam

Sistem Islam yang terangkum dalam syariat Islam kaffah lahir dari ideologi Islam, hukum-hukum yang dilahirkan berasal dari Sang Pembuat Hukum, yakni Allah SWT dan pasti sesuai dengan fitrah manusia, memuaskan akal serta menentramkan jiwa.

Betapa hukum syariat Islam menjamin terpenuhinya kebutuhan asasi setiap individu warga negara, dengan menciptakan keseimbangan ekonomi dalam masyarakat, dibuka seluas-luasnya lapangan pekerjaan yang halal dan tidak adanya unsur eksploitasi manusia, bagusnya sistem distribusi harta kekayaan dalam masyarakat, sehingga harta tidak hanya berputar di antara orang-orang kaya saja, sehingga semua manusia akan dapat menikmatinya, sesuai syariat.

Sistem Islam jualah satu-satunya yang memberikan jaminan terlahirnya individu-individu yang baik dan mampu memberikan banyak kemaslahatan bagi  negeri ini. Jika Kapitalisme sekuler hanya menyebabkan banyak penjarahan sumber daya alam, maka sesungguhnya sistem Islam memberikan jaminan pembebasan atas penjarahan tersebut.

Dalam Islam, kaya miskin, laki-laki perempuan, muslim non muslim, semuanya dimuliakan. Tidak ada satu pun individu manusia yang terlantar kehidupannya karena sistem hukum Islam sangat jelas dan tegas bersifat pencegah dan penebus kesalahan serta menjamin kehidupan bagi setiap individu manusia.

Demikian pula, tidak akan dibiarkan satu pun manusia berbuat salah dan dosa, tidak akan dibiarkan satu pun individu manusia berjuang sendiri dalam keterbatasan dan kelemahannya memenuhi hajat hidupnya. Ada mekanisme pemenuhan hajat hidup manusia yang sangat ideal. Ada mekanisme hukum yang menjamin keamanan dan ketentraman manusia yang bersifat preventif dan ada mekanisme menebus kesalahan yang bersifat tegas dan pasti.

Jika Islam dengan seperangkat aturannya mampu memberikan kesejahteraan bagi setiap individu, juga memberikan segala kebaikan bagi negeri ini, maka sudah seharusnya kita  membuang jauh sistem kapitalis sekular yang hanya akan menyebabkan kerusakan pada individu manusia, menjerumuskan manusia pada jurang kemiskinan dan kebodohan. Sudah saatnya menghilangkan cengkeraman kapitalis di negeri ini, dengan penerapan syariat Islam kaffah dalam naungan Daulah Khilafah Islamiyah.

Wallaahu A’lam bi ash-Shawab.

 Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Latest News
Karyawan Upah di Bawah Rp5 Juta Akan Diberi Bansos, Ini Catatan Komisi XI

Karyawan Upah di Bawah Rp5 Juta Akan Diberi Bansos, Ini Catatan Komisi XI

Jum'at, 07 Aug 2020 07:06

Pembelajaran Daring, Antara Harapan dan Kenyataan

Pembelajaran Daring, Antara Harapan dan Kenyataan

Jum'at, 07 Aug 2020 07:05

Pimpinan Komisi VII DPR RI Prihatin Ekonomi Anjlok: Emak-emak Tak Pegang Duit

Pimpinan Komisi VII DPR RI Prihatin Ekonomi Anjlok: Emak-emak Tak Pegang Duit

Jum'at, 07 Aug 2020 06:54

Indonesia di Ambang Resesi, Legislator Desak Pemerintah All Out Bangkitkan UMKM

Indonesia di Ambang Resesi, Legislator Desak Pemerintah All Out Bangkitkan UMKM

Jum'at, 07 Aug 2020 06:47

Serah Terima Jabatan Ketua Adara Relief, Sri Vira Chandra: Bekerja bagi Kemanusiaan untuk Indonesia

Serah Terima Jabatan Ketua Adara Relief, Sri Vira Chandra: Bekerja bagi Kemanusiaan untuk Indonesia

Jum'at, 07 Aug 2020 06:34

Islamic State Lancarkan Serangan Besar di Dua Bagian Terpisah Di Pusat Suriah

Islamic State Lancarkan Serangan Besar di Dua Bagian Terpisah Di Pusat Suriah

Kamis, 06 Aug 2020 20:45

Libanon Tempatkan Pejabat Pelabuhan Beirut Dalam Tahanan Rumah Sambil Menunggu Penyelidikan

Libanon Tempatkan Pejabat Pelabuhan Beirut Dalam Tahanan Rumah Sambil Menunggu Penyelidikan

Kamis, 06 Aug 2020 20:30

Pejabat Israel Peringatkan Ledakan Mematikan di Beirut Bisa Saja Terjadi di Haifa

Pejabat Israel Peringatkan Ledakan Mematikan di Beirut Bisa Saja Terjadi di Haifa

Kamis, 06 Aug 2020 20:00

Jerat Kemiskinan Bukan karena Sesama Keluarga Miskin Besanan

Jerat Kemiskinan Bukan karena Sesama Keluarga Miskin Besanan

Kamis, 06 Aug 2020 20:00

Kisah Nabi Yusuf: 'Drakor' Terbaik Sepanjang Masa

Kisah Nabi Yusuf: 'Drakor' Terbaik Sepanjang Masa

Kamis, 06 Aug 2020 19:55

Hadirnya Negara dalam Pendidikan di Masa Pandemi

Hadirnya Negara dalam Pendidikan di Masa Pandemi

Kamis, 06 Aug 2020 19:45

Kisah Reynhard Dibuat Film Dokumenter, Bukti Tersebarnya Ide Liberal

Kisah Reynhard Dibuat Film Dokumenter, Bukti Tersebarnya Ide Liberal

Kamis, 06 Aug 2020 19:15

Bukan Dispensasi Nikah yang Dibutuhkan

Bukan Dispensasi Nikah yang Dibutuhkan

Kamis, 06 Aug 2020 18:50

Dilema Muslimah: Feminin atau Feminis?

Dilema Muslimah: Feminin atau Feminis?

Kamis, 06 Aug 2020 18:14

Sekolah Muhammadiyah Harus Berkemajuan dan Miliki Karakter Islami

Sekolah Muhammadiyah Harus Berkemajuan dan Miliki Karakter Islami

Kamis, 06 Aug 2020 17:42

Jadilah Youtuber Panutan yang Bermanfaat

Jadilah Youtuber Panutan yang Bermanfaat

Kamis, 06 Aug 2020 17:39

Keterbatasan Pembelajaran Daring Amputasi Hak Siswa

Keterbatasan Pembelajaran Daring Amputasi Hak Siswa

Kamis, 06 Aug 2020 17:25

Vonis Atas Pembunuhan Mantan PM Libanon Rafik Hariri Ditunda Menyusul Ledakan Mematikan di Beirut

Vonis Atas Pembunuhan Mantan PM Libanon Rafik Hariri Ditunda Menyusul Ledakan Mematikan di Beirut

Kamis, 06 Aug 2020 16:15

VIQQ: Video Invitation QQ spesial untuk pernikahan tak terlupakan

VIQQ: Video Invitation QQ spesial untuk pernikahan tak terlupakan

Kamis, 06 Aug 2020 16:05

Hamas Serukan Pengungsi Palestina di Libanon Donorkan Darah untuk Korban Ledakan di Beirut

Hamas Serukan Pengungsi Palestina di Libanon Donorkan Darah untuk Korban Ledakan di Beirut

Kamis, 06 Aug 2020 15:36


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X