Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.876 views

Mengkritisi dan Menangkal Upaya Asing dalam Menghancurkan Bangunan Keluarga

Oleh: Mela Ummu Nazry Najmi Nafiz (Pemerhati Generasi)

Bonus demografi yang dialami Indonesia dan sederet negeri muslim lainnya menjadi ancaman nyata bagi negara asing yang mengalami penurunan angka kelahiran dan pertumbuhan penduduk.

Sedangkan salah satu syarat berkembangnya  sebuah peradaban adalah tingginya tingkat kelahiran dan pertumbuhan penduduk suatu negeri. Karenanya terjadi penggembosan isu jika tingginya angka kelahiran dan pertumbuhan penduduk suatu negeri adalah ancaman bagi keberlangsungan hidup suatu negeri.

Dibuatlah teori-teori sesat dan menyesatkan jika tingginya angka kelahiran dan pertumbuhan penduduk suatu negeri akan menyebabkan kemiskinan dan kelaparan. Padahal sejatinya teori tersebut adalah salah dan menyesatkan.

Tersebab kemiskinan dan kelaparan suatu negeri bukan ditimbulkan dari tingginya angka kelahiran dan pertumbuhan penduduk melainkan dari kesalahan pengurusan urusan rakyat oleh penguasa akibat penerapan sistem sekuler kapitalistik yang membelit negeri.

Sialnya, teori salah dan menyesatkan ini diadopsi oleh negara saat ini hingga menjadi sebuah bentuk kebijakan publik yang sangat jauh dari nalar sehat manusia, hingga lahir wacana pembatasan usia pernikahan diangka 19 tahun,  upaya legalisasi elgebete dan "pemaksaan" para wanita keluar rumah dengan dalih kesetaraan gender dan emansipasi wanita ataupun pemberdayaan wanita untuk kemandirian ekonomi yang sebetulnya hal ini akan berpengaruh besar pada hilangnya naluri pengasuhan seorang ibu.

Padahal sejatinya ibu adalah tiang negara, sebagai guru, teladan dan pemberi kasih sayang sejati bagi anak-anaknya. Artinya kesalahan cara pandang dan penilaian terhadap bonus demografi yang terjadi dinegeri ini akan berpotensi untuk menghancurkan bangunan keluarga dengan harapan dapat menurunkan angka kelahiran dan pertumbuhan penduduk, sehingga sebuah negeri tidak dapat membangun peradabannya.

Padahal keluarga  adalah benteng pertahanan terakhir pembangun peradaban manusia. Artinya jika bangunan keluarga hancur, maka hancurlah peradaban yang dibangunnya.

Karenanya, haruslah ada upaya sistemik dan sistematis untuk menangkal seluruh agenda asing dalam upaya penghancuran bangunan keluarga tersebut. Upaya tersebut dapat diuraikan dari beberapa sisi sebagai berikut :

1) Memahamkan kepada manusia jika kelahiran anak adalah anugerah, sebuah bentuk kebaikan, tersebab setiap anak yang dilahirkan adalah fitri atau suci atau tidak berdosa. Kelahiran ini hanya akan membawa kebaikan jika proses kelahirannya baik dan berasal dari bibit yang baik dan halal. Berasal dari suami istri yang terikat dalam ikatan pernikahan yang sah sesuai syariat. Suami adalah seorang laki-laki. Dan isteri adalah seorang perempuan yang diikat dengan akad pernikahan yang sah sesuai syariat.

Dari sini maka segala bentuk faham kebebasan dan elgebete akan tertolak secara otomatis. Tersebab tidak sesuai dengan fitrah penciptaan manusia, tidak memuaskan akal dan tidak menentramkan jiwa. Dan hanya akan menimbulkan masalah demi masalah bagi manusia, karena faham kebebasan dan elgebete adalah biang masalah.

2) Memahamkan manusia jika pembatasan usia pernikahan diangka 19 tahun adalah salah. Tersebab tidak sesuai dengan fakta pertumbuhan manusia secara biologis. Dimana manusia akan matang secara biologis adalah direntang usia 9 hingga 15 tahun. Malah faktanya ada yang kurang dari usia tersebut.

Saat manusia matang secara biologis maka, akan timbul dorongan untuk menikah sebagai salah satu solusi halal dalam pemenuhan naluri dari matangnya manusia secara biologis. Laki-laki ditandai dengan keluarnya sperma dan wanita ditandai dengan menstruasi.

Maka pembatasan usia menikah diangka 19 tahun bukanlah solusi tepat dalam pemenuhan naluri seksual yang lahir dari matangnya manusia secara biologis. Tersebab faktor pencetus matang dini manusia secara biologis saat ini sangat tinggi, banyak dan beragam. Mulai dari masuknya suguhan pornografi dan pornoaksi yang sangat mudah untuk diakses hingga faktor makanan. Belum lagi sajian liberalisasi diseluruh sektor kehidupan, semacam gaul bebas.

Maka solusi atas hal demikian bukanlah dengan pembatasan usia menikah diangka 19 tahun, namun dengan cara menutup seluruh akses yang dapat mempercepat matang dini unsur biologis manusia. Karena faktanya tidak ada anak kecil yang belum baligh atau belum matang tubuhnya secara biologis yang meminta untuk menikah. Sebaliknya yang ingin menikah adalah manusia yang telah matang secara biologis.

Maka seharusnya negara memudahkan bahkan memfasilitasi orang-orang yang ingin menikah dalam rangka menjaga kesucian dan kehormatan diri. Bukan malah membatasi diangka usia 19 tahun.

3) Memahamkan manusia jika konsep kesetaraan gender adalah konsep yang sesat. Tersebab tidak sesuai dengan fitrah penciptaan manusia yaitu selamanya ada laki-laki dan perempuan yang memiliki kekhasan sifat masing-masing yang tidak akan pernah bisa ditukar dan dipertukarkan. Karenanya timbul apa yang disebut sebagai hak dan kewajiban laki-laki dan perempuan, berdasarkan karakter penciptaannya.

Karenanya diharapkan dengan minimal tiga upaya diatas, manusia akan kembali sadar dan kembali pada fitrah penciptaannya masing-masing. Sehingga laki-laki tidak akan menuntut dan bertransformasi menjadi perempuan dan mengambil peran-peran perempuan, pun sebaliknya wanita tidak akan menuntut dan bertransformasi diri menjadi laki-laki dan mengambil peran laki-laki. Semua akan berjalan sesuai dengan fitrahnya sebagai manusia.

Karenanya dengan kesadaran ini, diharapkan bangunan keluarga menjadi kokoh kembali dan mampu menangkal seluruh upaya asing dalam menghancurkan bangunan keluarga.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Latest News
Dukungan kepada MUI Jatim, Cukup Satu Salam

Dukungan kepada MUI Jatim, Cukup Satu Salam

Selasa, 19 Nov 2019 02:44

Fatwa MUI Bukan Hukum Positif?

Fatwa MUI Bukan Hukum Positif?

Selasa, 19 Nov 2019 01:54

Kebijakan Publik yang Tepat untuk SDA

Kebijakan Publik yang Tepat untuk SDA

Selasa, 19 Nov 2019 00:42

Menolak Deislamisasi

Menolak Deislamisasi

Senin, 18 Nov 2019 23:51

Gotaba Rajapaksa Disumpah Sebagai Presiden Baru Sri Lanka

Gotaba Rajapaksa Disumpah Sebagai Presiden Baru Sri Lanka

Senin, 18 Nov 2019 22:35

MUI Mulai Lakukan Standarisasi Dai

MUI Mulai Lakukan Standarisasi Dai

Senin, 18 Nov 2019 22:32

12 Anggota Milisi Syi'ah Dukungan Iran Tewas dalam Ledakan Ranjau di Suriah Tengah

12 Anggota Milisi Syi'ah Dukungan Iran Tewas dalam Ledakan Ranjau di Suriah Tengah

Senin, 18 Nov 2019 22:15

Sedikitnya 40 Orang Tewas Sejak Protes Anti Pemerintah Meletus di Iran Akibat Kenaikan BBM

Sedikitnya 40 Orang Tewas Sejak Protes Anti Pemerintah Meletus di Iran Akibat Kenaikan BBM

Senin, 18 Nov 2019 21:46

Muhadjir Effendy: Pemerintah Akan Tingkatkan Kualitas Pembekalan Pranikah

Muhadjir Effendy: Pemerintah Akan Tingkatkan Kualitas Pembekalan Pranikah

Senin, 18 Nov 2019 21:36

Pemerintah Libya GNA Tidak Akan Serahkan Saif Khadafi ke Pengadilan Kriminal Internasional

Pemerintah Libya GNA Tidak Akan Serahkan Saif Khadafi ke Pengadilan Kriminal Internasional

Senin, 18 Nov 2019 21:03

Bandingkan Soekarno dengan Nabi Muhammad, Sukmawati Diminta Belajar Agama Lagi

Bandingkan Soekarno dengan Nabi Muhammad, Sukmawati Diminta Belajar Agama Lagi

Senin, 18 Nov 2019 20:30

Desa Siluman, Tanda Negeri Tanpa Jati Diri

Desa Siluman, Tanda Negeri Tanpa Jati Diri

Senin, 18 Nov 2019 19:30

BPJS Merugi dan Premi Tinggi, Rakyat Jadi Korban Lagi

BPJS Merugi dan Premi Tinggi, Rakyat Jadi Korban Lagi

Senin, 18 Nov 2019 18:44

Stop Pengucapan Salam Lintas Agama

Stop Pengucapan Salam Lintas Agama

Senin, 18 Nov 2019 17:51

Pendidikan Agama yang Tersandera

Pendidikan Agama yang Tersandera

Senin, 18 Nov 2019 16:36

Dinilai Sukses pada Periode Pertama, Nasrullah Larada Kembali Pimpin KBPII

Dinilai Sukses pada Periode Pertama, Nasrullah Larada Kembali Pimpin KBPII

Senin, 18 Nov 2019 16:12

Harap-harap Cemas BPJS

Harap-harap Cemas BPJS

Senin, 18 Nov 2019 15:39

Anggota DPD RI: Sertifikasi Pernikahan Tidak Boleh Beratkan Calon Pengantin

Anggota DPD RI: Sertifikasi Pernikahan Tidak Boleh Beratkan Calon Pengantin

Senin, 18 Nov 2019 12:18

Gadis Ternoda, Salah Siapa?

Gadis Ternoda, Salah Siapa?

Ahad, 17 Nov 2019 23:24

Gaza Butuh Persatuan Kaum Muslim

Gaza Butuh Persatuan Kaum Muslim

Ahad, 17 Nov 2019 23:12


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X