Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.127 views

Pemuda: Energi Perubahan

 

Oleh:

Oktavia Nurul Hikmah S.E.

Pengasuh MT Remaja Kedamean Gresik

 

TAHUKAH Sobat, gelombang protes di kawasan Timur Tengah pada 2010 lalu –kerap disebut Arab Spring- sesungguhnya dipantik oleh seorang pemuda. Seorang sarjana penjual buah, yang memprotes kedzaliman kebijakan penguasa dengan membakar dirinya. Tentu, ini cara yang amat keliru. Namun, mari kita membincang dari sisi yang lainnya.

Peristiwa ini nyatanya memicu gerakan yang dengan cepat meluas, tak hanya di Tunisia negara sang pemuda, namun juga merembet ke negara-negara di sekitarnya. Sosial media mengambil peran besar di dalamnya. Hingga kemudian kita mengenal istilah Arab Spring, atau musim semi Arab. Hal ini merujuk pada peristiwa protes masyarakat di berbagai negara Arab atas kedzaliman sistem kapitalisme yang merampas kesejahteraan mereka.

Adalah pemuda, sosok yang begitu lekat dengan perubahan. Dakwah Rasulullah disambut antusias oleh kalangan muda. Mereka inilah yang kesadarannya begitu mudah dibangun. Kaum mudalah yang amat memahami, bahwa kejahiliyahan sistem kehidupan di Arab waktu itu harus segera diakhiri. Perubahan harus segera diwujudkan. Dan ideologi Islam menjadi senjata pamungkas perubahan. Rasulullah dan mayoritas sahabat mudanya bahu membahu menciptakan dunia baru di bawah naungan Islam yang penuh rahmat. 

Sejarah peradaban Islam pun ditopang oleh kalangan muda. Pemudalah yang menjadi kaum pembaharu, yang mencita-citakan kemuliaan Islam. Al Fatih yang menaklukkan Konstantinopel di usia mudanya. Para cendekiawan muda muslim seperti Al Khawarizmi yang menemukan angka nol, Al Jazari sang insinyur, Ibnu Batutah sang penjelajah, dan ribuan ilmuwan muslim yang menciptakan sejarah. Mereka manfaatkan usia mudanya untuk berbuat sebaik-baiknya demi kemaslahatan umat dan kemuliaan Islam.

Peradaban silih berganti, namun senantiasa diisi oleh kalangan muda. Peradaban Islam memiliki kekhasan yang tidak ditemui pada peradaban lainnya. Ialah ruh keimanan yang mewarnai para pemeluknya. Pejuang perubahan di dalam peradaban Islam melandaskan perjuangannya dengan pondasi aqidah. Pergerakan mereka semata untuk memuliakan kalimat tauhid dan meraih ridha Allah SWT.

Kekhilafahan Islam telah diruntuhkan pada 1924. Sejak itulah, peradaban seolah mundur. Ketiadaan penerapan syariat kaaffah dalam naungan khilafah menyebabkan keterpurukan umat di segenap aspek kehidupan.

Sekulerisme-kapitalisme merajai dunia. Pemuda Islam tumbuh dalam dekapan aqidah, namun tercerabut dari sisi penerapan syariah. Lisan mereka basah dengan syahadat, namun aplikasi kalimat tauhid melenyap. Tak sedikit yang menghafal Qur’an, namun terbentur dalam penerapan. Jangan! Jangan menuding jari pada pemuda. Sekulerisme lah biang keroknya. Keterpisahan agama dari kehidupan menyebabkan manusia kebingungan dalam menjalani kehidupan.

Peran agama dibonsai sekadar ibadah ritual. Sementara sisanya yang banyak mulai dari pergaulan, ekonomi, politik dalam dan luar negeri, kemaslahatan umum, dan lainnya diserahkan pada pengaturan ala akal manusia. Lebih sering dikenal dengan undang-undang atau peraturan pemerintah yang semacamnya. Karena dibuat oleh manusia yang memiliki keterbatasan, aturan-aturan ini pun tidak pernah tuntas menyelesaikan problem manusia. Yang terjadi tambal sulam akibat ketidaksempurnaan aturan.

Sekulerisme mencipta kejahiliyahan modern. Ia merupa dalam berbagai bentuk. Berhala berganti bentuk menjadi harta dan tahta. Pelacuran berganti nama menjadi prostitusi baik fisik maupun online. Kejahatan semakin canggih melampaui batas dan masa. Pemuda disibukkan dengan upaya menggapai kebahagiaan semu. Yaitu kebahagiaan yang mematok pencapaian materi sebagai standar.

Namun, dalam kegelapan yang paling pekat pun pemuda tak kehilangan energinya. Di tengah hingar bingar kerusakan sistem, masih ada pemuda yang ikhlas memperjuangkan perubahan. Mereka yang memahami ketidakidealan yang dicipta sistem sekuler kapitalis. Mereka berupaya mencari jawab pada agamanya. 

Mereka membuka diri pada diskusi. Meluangkan waktu duduk melingkar mengkaji Islam. Mereka kaitkan segala kerusakan yang terjadi dan mencari akar muasalnya. Mereka pelajari kembali sejarah Rasulullah dan mencari tahu kemungkinan pengulangan sejarah itu di era kekinian. Hingga mereka dapatkan, kejahiliyahan itu hadir kembali dalam bentuk yang lebih modern. Maknanya, solusi Islam sesungguhnya tetap relevan diterapkan di era kekinian sebagaimana Rasulullah sukses mendakwahkannya ke seantero Arab.

Mereka pun mendapat stigma yang sama. Jika dulu Rasulullah dituduh gila dan tukang sihir, kini para pemuda pendakwah Islam dituduh radikal dan tukang manipulasi agama. Kesamaan di antara keduanya adalah mereka sama-sama menyerukan kebenaran dan sama-sama mendapat predikat buruk atas aktivitas tersebut. Maka, jangan bersedih wahai pemuda pejuang perubahan. Jika Rasulullah yang mulia saja tak luput dari hinaan bahkan siksaan, maka pewaris perjuangannya pun layak mendapat hal serupa. Maka mintalah pertolongan dan kekuatan dari Allah agar diberikan keistiqamahan hingga ajal datang.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Latest News
Judoka Alzajair Mundur Dari Olimpiade Tokyo Setelah Menolak Bertarung Dengan Pejudo Israel

Judoka Alzajair Mundur Dari Olimpiade Tokyo Setelah Menolak Bertarung Dengan Pejudo Israel

Jum'at, 23 Jul 2021 22:29

Kelompok HAM: Iran Gunakan Kekuatan Melanggar Hukum Dan Berlebihan Terhadap Protes Krisis Air

Kelompok HAM: Iran Gunakan Kekuatan Melanggar Hukum Dan Berlebihan Terhadap Protes Krisis Air

Jum'at, 23 Jul 2021 22:00

Bimas Islam: Prof Huzaemah Tahido Yanggo Perempuan Intelektual yang Patut Diteladani

Bimas Islam: Prof Huzaemah Tahido Yanggo Perempuan Intelektual yang Patut Diteladani

Jum'at, 23 Jul 2021 21:19

Untuk Pertama Kalinya Tentara Wanita Saudi Dikerahkan Untuk Pengamanan Ibadah Haji

Untuk Pertama Kalinya Tentara Wanita Saudi Dikerahkan Untuk Pengamanan Ibadah Haji

Jum'at, 23 Jul 2021 21:00

Naftali Bennet Bersumpah Bawa Pulang Warga Dan Mayat Tentara Israel Yang Ditahan Hamas

Naftali Bennet Bersumpah Bawa Pulang Warga Dan Mayat Tentara Israel Yang Ditahan Hamas

Jum'at, 23 Jul 2021 20:20

Komisi IX Ingatkan Pemerintah Soal Bom Waktu Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19

Komisi IX Ingatkan Pemerintah Soal Bom Waktu Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19

Jum'at, 23 Jul 2021 20:14

Dewan Dakwah Aceh Salurkan Daging Kurban untuk 440 Keluarga Kurang Mampu dan Muallaf

Dewan Dakwah Aceh Salurkan Daging Kurban untuk 440 Keluarga Kurang Mampu dan Muallaf

Jum'at, 23 Jul 2021 19:35

Ketika Nyawa Jadi Tumbal Kebijakan Penguasa di Tengah Wabah

Ketika Nyawa Jadi Tumbal Kebijakan Penguasa di Tengah Wabah

Jum'at, 23 Jul 2021 15:00

Indonesia Halal Watch Potong Hewan Kurban dengan Prokes Ketat

Indonesia Halal Watch Potong Hewan Kurban dengan Prokes Ketat

Jum'at, 23 Jul 2021 11:14

Penyintas Covid Isoman Tak Mampu Memasak, Bantuan IDC Sangat Membantu

Penyintas Covid Isoman Tak Mampu Memasak, Bantuan IDC Sangat Membantu

Jum'at, 23 Jul 2021 10:54

Legislator Minta Pemerintah Evaluasi Efektivitas Penggunaan Vaksin Sinovac

Legislator Minta Pemerintah Evaluasi Efektivitas Penggunaan Vaksin Sinovac

Jum'at, 23 Jul 2021 09:25

Innalillahi, Pakar Fikih Prof Huzaemah Tahido Yanggo Berpulang

Innalillahi, Pakar Fikih Prof Huzaemah Tahido Yanggo Berpulang

Jum'at, 23 Jul 2021 08:22

Keterlaluan, Biaya Tes PCR Rp900.000

Keterlaluan, Biaya Tes PCR Rp900.000

Jum'at, 23 Jul 2021 08:14

AS Lancarkan Serangan Udara Ke Al-Shabaab, Yang Pertama Di Era Pemerintahan Joe Biden

AS Lancarkan Serangan Udara Ke Al-Shabaab, Yang Pertama Di Era Pemerintahan Joe Biden

Kamis, 22 Jul 2021 22:06

AS Akan Tampung Ribuan Penerjemah Afghanistan Yang Bekerja Untuk Mereka Di Pangkalan Qatar

AS Akan Tampung Ribuan Penerjemah Afghanistan Yang Bekerja Untuk Mereka Di Pangkalan Qatar

Kamis, 22 Jul 2021 21:45

Hacker Tuntut 50 Juta USD Dari Saudi Aramco Untuk Hapus Data Perusahaan Yang Mereka Retas

Hacker Tuntut 50 Juta USD Dari Saudi Aramco Untuk Hapus Data Perusahaan Yang Mereka Retas

Kamis, 22 Jul 2021 20:25

Taliban: Kami Dalam Posisi Bertahan Selama Hari Raya Idul Adha

Taliban: Kami Dalam Posisi Bertahan Selama Hari Raya Idul Adha

Kamis, 22 Jul 2021 19:01

Dapat Bantuan Ini, Petugas Pemakaman Covid TPU Mangunjaya Ucapkan Terima Kasih kepada IDC

Dapat Bantuan Ini, Petugas Pemakaman Covid TPU Mangunjaya Ucapkan Terima Kasih kepada IDC

Kamis, 22 Jul 2021 18:15

Evaluasi PPKM Darurat, Bukhori Sampaikan Catatan Kritis

Evaluasi PPKM Darurat, Bukhori Sampaikan Catatan Kritis

Kamis, 22 Jul 2021 16:56

Statuta Universitas Indonesia Direvisi, Legislator: Kampus Dikebiri?

Statuta Universitas Indonesia Direvisi, Legislator: Kampus Dikebiri?

Kamis, 22 Jul 2021 16:27


MUI

Must Read!
X

Rabu, 21/07/2021 09:27

Jangan Biarkan Wanita Mandiri