Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
803 views

Harap-harap Cemas BPJS

 

Oleh:

Ani Hadianti, SKM

Pemerhati Masalah Sosial Lalembuu, Sulawesi Tenggara

 

ISU kenaikan iuran BPJS Kesehatan ternyata bukan isapan jempol belaka. Faktanya,resmi pada tanggal 24 oktober 2019 telah ditandatanganinya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang perubahan atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan yang isinya terkait kenaikan iuran BPJS Kesehatan hingga lebih dari dua kali lipat (KOMPAS.com,3/11/2019).

Terasa menyesakkan dada, iuran yang sebelumnya saja (iuran sebelum dinaikan) masih banyak masyarakat yang telah terdaftar BPJS menunggak. Bagaimana jika sudah harga iuran  dua kali lipat? Orang yang sehatpun akan menjadi sakit, apalagi yang sudah sakit.

Jika kenaikan ini disinyalir sebagai akibat kinerja keuangan BPJS Kesehatan yang terus merugi sejak lembaga ini berdiri pada 2014(KOMPAS.com,3/11/2019) lalu kenapa rakyat yang menjadi korban? Seharusnya BPJS lah, yang harus dibekukan karena terbukti sejak lembaga ini berdiri terus merugi.

Rakyat masih berharap dalam sebulan lebih ini, tiba-tiba ada perubahan dari Pemerintah untuk membatalkan Perpres yang baru itu.

Dalam UU No. 40 Tahun 2004 tentang SJSN dan UU No 24 Tahun 2011 tentang BPJS, disebutkan pembiaayan JKN berasal dari iuran rakyat yang mengikuti prisip asuransi sosial yang sifatnya wajib. Dalam UU No. 40 Tahun 2004 tentang SJSN pasal 19 ayat 1 disebutkan : Jaminan kesehatan diselenggarakan secara nasional berdasarkan prinsip asuransi sosial dan prinsip ekuitas.

Dalam pasal I butir ke-3 UU No 40 Tahun 2004 disebutkan : Asuransi sosial adalah suatu mekanisme pengumpulan dana yang sifatnya wajib. Maka dengan ini BPJS memiliki kewenangan untuk mengambil iuran secara paksa kepada rakyat setiap bulannya, layaknya penagih hutang. Dengan masa pembayaran seumur hidupnya. Uang pungutan tersebut tidak akan dikembalikan. Pengembaliannya hanyalah dalam bentuk layanan kesehatan yang mengikuti standar BPJS, yaitu pada saat sakit saja.

Konsekuensinya, jika rakyat tidak mau membayar maka akan dihukum oleh negara, dengan sanksi berupa denda, dan sanksi lainya berupa tidak akan mendapat pelayanan publik. Seperti mengurus sertifikat tanah, mengurus IMB, dsb.

Dengan melihat konsep tersebut, apakah konsep yang mendasari keberadaan yang mendasari keberadaan BPJS di atas layak disebut sebagai konsep jaminan kesehatan oleh negara? Bukankah yang berlaku adalah sebaliknya, yaitu rakyatlah yang menjamin kesehatan dirinya sendiri, melalui iuran yang wajib selalu dibayarkan kepada BPJS dalam setiap bulannya?

Begitulah sistem ekonomi kapitalis. Kesalahan mendasar dari sistem jaminan sosial yang muncul dari sistem ekonomi kapitalis ini adalah negara tidak boleh ikut campur tangan dalam menangani urusan masyarakat, termasuk dalam urusan ekonomi dan pemenuhan kebutuhan sosial masyarakat seperti kesehatan, pendidikan maupun keamanan. Semua urusan masyarakat, khususnya bidang ekonomi dan sosial, diserahkan pada mekanisme pasar(al-wai’e,edisi08/2011).

Dengan demikian konsep Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang mendasari BPJS di atas sesungguhnya adalah konsep yang mengelabuhi rakyat Indonesia. Seolah-olah ada jaminan kesehatan dari negara, tapi fakta dilapangan rakyat dipaksa menjamin dirinya sendiri. Sebab dalam BPJS pelayanan berbasis asuransi, bukan pelayanan yang benar-benar gratis. Perilaku ini sangat dicela oleh Rasulullah saw., melalui sabdanya; Tidaklah seorang hamba dijadikan Allah sebagai pemimpin yang mengurusi rakyat, lalu dia mati dalam keadaan menipu rakyatnya, kecuali Allah mengharamkan surga bagi dirinya(HR Muslim).

Sesungguhnya jaminan kesehatan itu wajib diberikan oleh negara kepada rakyatnya secara gratis, tanpa membebani, apalagi memaksa rakyat mengeluarkan uang untuk mendapat layanan kesehatan dari negara. Ketentuan ini didasarkan pada Hadis Nabi saw., sebagaimana penuturan Jabir ra.: Rasulullah saw. Pernah mengirim seorang dokter kepada Ubay bin Kaab(yang sedang sakit). Dokter itu memotongsalah satu urat Ubay bin Kaab lalu melakukan kay (pengecosan dengan besi panas) pada urat itu(HR Abu Dawud).

dalam hadis tersebut, Rasulullah saw., yang bertindak sebagai kepala negara Islam, telah menjamin kesehatan rakyatnya secara cuma-Cuma, dengan cara mengirimkan dokter kepada rakyatnya yang sakit tanpa memungut biaya dari rakyatnya itu. Hal serupa pernah dilakukan pada masa Khalifah Umar bin Khatab ketika menjabat sebagai kepala negara Islam telah menjamin kesehatan rakyatnya secara gratis, dengan cara mengirimkan dokter kepada rakyatnya yang sakit tanpa meminta sedikitpun imbalan dari rakyatnya. Namun , hal ini tidak berarti bahwa jasa dokter swasta atau membeli obat dari apotek swasta itu tidak boleh, tetapi yang dimaksud diperoleh secara gratis adalah layanan kesehatan dari negara.(Taqiyudin An Nabhani,Muqadimah ad-Dustur, II/143).

Kita mengharapkan adanya jaminan kesehatan yang benar-benar sesuai yang di contohkan Rasulullah saw. Pastinya tidak akan mungkin bisa tercapai jika sistemmya masih dengan sistem ekonomi kapitalis seperti sekarang, meskipun berganti-ganti pemimpinnya. Masih ada waktu sebelum jatuh tempo 1 Januari 2020, semoga ada mukjizat berubahnya Perpres baru yang mendzolimi rakyat Indonesia. Aamiin. Wallahu a’lam bissawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Latest News
KH Tengku Zulkarnain kepada Jokowi: Film Dilan Dikomentari, Masak Kasus Penghinaan Agama Tidak

KH Tengku Zulkarnain kepada Jokowi: Film Dilan Dikomentari, Masak Kasus Penghinaan Agama Tidak

Rabu, 11 Dec 2019 17:21

Mantan Anggota Intelijen AS Bantu UEA Bangun Unit Mata-mata Rahasia Kontroversial

Mantan Anggota Intelijen AS Bantu UEA Bangun Unit Mata-mata Rahasia Kontroversial

Rabu, 11 Dec 2019 15:15

FPKS Minta PGN Serius Wujudkan Target 30 Juta Sambungan Gas

FPKS Minta PGN Serius Wujudkan Target 30 Juta Sambungan Gas

Rabu, 11 Dec 2019 14:46

Pasukan Keamanan Somalia Baku Tembak dengan Pejuang Al-Shabaab di Sebuah Hotel Mogadishu

Pasukan Keamanan Somalia Baku Tembak dengan Pejuang Al-Shabaab di Sebuah Hotel Mogadishu

Rabu, 11 Dec 2019 14:13

Pengangguran Merajalela, Kartu Pra Kerja Solusinya?

Pengangguran Merajalela, Kartu Pra Kerja Solusinya?

Rabu, 11 Dec 2019 13:43

Indonesia Darurat LGBT, Segera Tuntaskan!

Indonesia Darurat LGBT, Segera Tuntaskan!

Rabu, 11 Dec 2019 12:41

PKS: Amandemen UUD 1945 Harus Dikembalikan kepada Rakyat

PKS: Amandemen UUD 1945 Harus Dikembalikan kepada Rakyat

Rabu, 11 Dec 2019 11:35

Liberalisasi Merusak Generasi

Liberalisasi Merusak Generasi

Rabu, 11 Dec 2019 10:12

BNPT: Cadar dan Celana Cingkrang Bukan Indikator Radikalisme

BNPT: Cadar dan Celana Cingkrang Bukan Indikator Radikalisme

Rabu, 11 Dec 2019 09:26

Riayah Negara dalam Hal Kesehatan

Riayah Negara dalam Hal Kesehatan

Rabu, 11 Dec 2019 09:18

Fahira Idris: Pelaku Pemenggal Kepala dan Sodomi Siswa SD Layak Dihukum Mati

Fahira Idris: Pelaku Pemenggal Kepala dan Sodomi Siswa SD Layak Dihukum Mati

Rabu, 11 Dec 2019 08:54

Menyesal Hancurkan Masjid Babri, Pria Hindu Masuk Islam dan Bangun 90 Masjid untuk Tebus Kesalahan

Menyesal Hancurkan Masjid Babri, Pria Hindu Masuk Islam dan Bangun 90 Masjid untuk Tebus Kesalahan

Selasa, 10 Dec 2019 21:45

Italia Kirim Tim Ahli Bedah Jantung Pediatrik ke Jalur Gaza yang Diduduki

Italia Kirim Tim Ahli Bedah Jantung Pediatrik ke Jalur Gaza yang Diduduki

Selasa, 10 Dec 2019 21:20

Erdogan: Tentara Turki Dapat Dikerahkan ke Libya Jika Diminta

Erdogan: Tentara Turki Dapat Dikerahkan ke Libya Jika Diminta

Selasa, 10 Dec 2019 21:06

Amir Qatar Tidak Akan Hadiri KTT Dewan Kerjasama Teluk di Saudi

Amir Qatar Tidak Akan Hadiri KTT Dewan Kerjasama Teluk di Saudi

Selasa, 10 Dec 2019 17:57

Wanprestasi, BUNDA ELIS Pemilik Kripik Krispy Yammy Babeh dicari

Wanprestasi, BUNDA ELIS Pemilik Kripik Krispy Yammy Babeh dicari

Selasa, 10 Dec 2019 14:56

Sebanyak 42 Kader Masuk Bursa Caketum KAMMI

Sebanyak 42 Kader Masuk Bursa Caketum KAMMI

Selasa, 10 Dec 2019 12:23

Reuni 212, Konsolidasi Umat atau Parade Pidato?

Reuni 212, Konsolidasi Umat atau Parade Pidato?

Selasa, 10 Dec 2019 11:00

Rizal Ramli: 74 Tahun Merdeka, Banyak yang Mengabdi dengan Cara Menjilat

Rizal Ramli: 74 Tahun Merdeka, Banyak yang Mengabdi dengan Cara Menjilat

Selasa, 10 Dec 2019 10:24

Mustahil Menghapus Jejak Khilafah di Nusantara

Mustahil Menghapus Jejak Khilafah di Nusantara

Selasa, 10 Dec 2019 09:46


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X