Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.006 views

Guyonan yang Mengamputasi

 

Oleh:

Rifka Fauziah Arman A.Md.Farm

Aktivis Generasi Peradaban Muslimah

 

“Jarimu, jerujimu” merupakan peribahasa yang cocok untuk kasus bullying yang selalu terjadi di seluruh Indonesia terutama di sosial media. Banyak sekali kasus bullying yang terjadi dan terus berulang bahkan sampai ke kepolisian. Tak jarang sampai menimbulkan kematian karena sekarang bukan hanya “Mulutmu, harimaumu” tapi jari menjadi bagian dari perundungan itu sendiri secara tidak langsung.

Baru saja kemarin terjadi kasus perundungan oleh beberapa siswa kepada salah satu temannya hingga mengakibatkan amputasi pada jarinya di Kota Malang (kompas.com). Saat di selidiki para pelaku melakukan hal itu karena bercanda saja dan tidak tahu akan berakibat fatal pada temannya. Belum lagi dengan sikap Kepala Sekolah mengungkapkan bahwa hanya guyonan saja. Bahkan bukan hanya kepala sekolah saja tapi Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang menjadi sorotan karena ungkapannya yang menyepelakan kasus tersebut tanpa ada pengusutan lebih lanjut ke pihak sekolah (kompas.com & indonesiakininews.com).

Hal ini berdampak pada dicopotnya jabatan Kepala Sekolah beserta wakilnya yang kurang baik dalam menangani kasus disekolah tersebut. Belum lagi Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang yang mendapat peringatan akibat ungkapannya kepada awak media.

Mengapa semua ini bisa terjadi terus berulang? Bahkan dalam 9 tahun KPAI berdiri sudah ada 37.381 kasus perundungan yang melakukan pengaduan kepada KPAI. Kasus perundungan tanpa adanya solusi tuntas yang pasti. Menurut Komisioner KPAI Bidang Hak Sipil dan Partisipasi Anak menyebutkan bahwa penyebab terjadinya perundungan ini adalah tontonan kekerasan, dampak negatif gawai dan penghakiman sosial media (inilahkoran.com).

Memang betul bahwa tontonan kekerasan, penghakiman disosial media menjadi penyebab terbesar di era digital ini. Bukan hanya kepada para artis saja tapi antar keluarga, teman bahkan kepada orangtua.

Tontonan kekerasan juga menjadi penyebab adanya perundungan ini terutama penayangan drama remaja seperti balap motor, percintaan dan belum lagi ditambahkan dengan adanya adegan perkelahian. Bukan hanya drama sinetron saja tapi juga animasi dari berbagai negara yang selalu mengajarkan kekerasan misalnya dalam drama pahlawan yang mengandung adegan perkelahian. Tak jarang ibu-ibu sering mengeluhkan anaknya memukul ibunya saat mengamuk tidak diberikan yang ia inginkan dengan memukul dan mengikuti cara-cara yang dicontohkan dalam drama remaja atau animasi anak-anak yang ia tonton.

Penghakiman sosial media pun menjadi penyebab utama dari perundungan ini, mulai dari soal fisik hingga masalah pribadi dalam lingkup keluarga yang menjadi bahan untuk mengomentari seseorang. Sehingga menyebabkan depresi bahkan sampai menyakiti diri sendiri dan tak jarang menimbulkan kematian.

Dampak dari perundungan atau bullying ini tidak menjamin jika seorang anak cerdas dan pintar akan terhindar dari kasus ini atau bahkan menjadi pelaku perundungan ini. Miris sekali melihat anak-anak yang memiliki bakat dalam pelajaran dan minim dalam akhlaknya. Padahal disetiap sekolah seharusnya ada guru BP/BK yang memiliki keahlian dalam ilmu psikologi atau seorang psikiater, sehingga dapat membantu anak-anak yang memiliki kesulitan tidak dalam belajar saja tapi soal pergaulan dan lingkungannya.

Sekolah yang fokus pada peningkatan prestasi murid-muridnya tapi mengabaikan tingkah laku dan lingkungan murid yang berbanding terbalik. Menjauhkan sisi agama dari kehidupan bahkan mengurangi pelajaran agama. Agama menjadi pondasi dan kunci untuk melindungi dari perundungan ini karena dapat membentuk seorang anak menjadi pelajar yang berakhlakul karimah.

Agama yang dapat membentuk generasi terbaik hanyalah Islam karena berlandaskan atas dasar syariat dan Allah SWT menjadi tujuan akhirnya. Tidak disibukkan dengan tontonan yang negatif apalagi mengomentari kekurangan orang lain. Sistem pendidikan dalam Islam juga tidak hanya mementingkan skala nilai tapi juga adab dan perilaku sehingga membentuk kepribadian Islam seorang anak yang utuh sejak dini. Kemudian dalam penataan media yang diatur pemerintah bagaimana Islam mengatur dan tidak melebih-lebihkan, tidak mementingkan rating tapi pesan yang tersampaikan dalam sebuah tayangan media.

Islam juga mengatur pendidikan dalam keluarga mulai dari dalam kandungan hingga ia dewasa dan mampu memilah baik buruknya segala sesuatu dengan Islam. Bagaimana Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita dalam mendidik saat beliau dengan cucunya. Maka sudah seharusnya Islam menjadi solusi dalam pendidikan, lingkungan dan juga pembentukan generasi terbaik. Wallahu’alam bisshawwab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Latest News
Komisi I DPR Dorong Pemerintah Gratiskan Internet Selama Wabah Covid-19

Komisi I DPR Dorong Pemerintah Gratiskan Internet Selama Wabah Covid-19

Jum'at, 03 Apr 2020 08:49

Covid-19 Makin Menggila, Negara Kehilangan Arah?

Covid-19 Makin Menggila, Negara Kehilangan Arah?

Jum'at, 03 Apr 2020 08:23

Ribuan Napi Dibebaskan di Tengah Wabah Corona, Warganet: Ustaz Abu Bakar Baasyir Paling Layak

Ribuan Napi Dibebaskan di Tengah Wabah Corona, Warganet: Ustaz Abu Bakar Baasyir Paling Layak

Jum'at, 03 Apr 2020 07:51

Memutus Mata Rantai Corona

Memutus Mata Rantai Corona

Jum'at, 03 Apr 2020 07:09

Pembatasan Sosial Skala Besar dan Darurat Sipil, Tepatkah?

Pembatasan Sosial Skala Besar dan Darurat Sipil, Tepatkah?

Jum'at, 03 Apr 2020 06:31

WMI Edukasi Para Driver Ojol untuk Cegah Covid19

WMI Edukasi Para Driver Ojol untuk Cegah Covid19

Jum'at, 03 Apr 2020 06:21

Hadapi Covid-19, Muhammadiyah Siapkan 60 Psikolog

Hadapi Covid-19, Muhammadiyah Siapkan 60 Psikolog

Jum'at, 03 Apr 2020 06:18

Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Kamis, 02 Apr 2020 23:59

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negeri?

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negeri?

Kamis, 02 Apr 2020 23:50

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Kamis, 02 Apr 2020 23:28

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Kamis, 02 Apr 2020 23:27

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Kamis, 02 Apr 2020 23:00

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Kamis, 02 Apr 2020 22:26

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Kamis, 02 Apr 2020 22:19

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Kamis, 02 Apr 2020 22:17

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Kamis, 02 Apr 2020 21:45

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

Kamis, 02 Apr 2020 21:15

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Kamis, 02 Apr 2020 20:59

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Kamis, 02 Apr 2020 20:48

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kamis, 02 Apr 2020 20:38


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X